Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33707 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fauza Rizqiya; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Kusharisupeni, Erry Sriyanti
S-5681
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwirina Hervilia; pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Asih Setiarini, Abbas Basuni Jahari, Kusuma Wijayanti
T-3053
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Farida Kusumaningrum; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Triyanti, Anies Irawati
S-6710
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Najma Rienita Marsya;Pembimbing: Triyanti; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Dieta Nurrika
Abstrak:
Ultra-processed food atau UPF adalah produk pangan yang telah melalui serangkaian teknik dan proses industri. 38% dari total energi harian anak usia prasekolah berasal dari produk UPF. Konsumsi UPF secara berlebihan diketahui dapat meningkatkan risiko berat badan lebih dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi UPF pada anak usia 3–6 tahun di Kecamatan Cinere, Kota Depok tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 150. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang diisi secara mandiri. Data yang diperoleh akan dianalisis secara univariat dan bivariat (chi-square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 49,3% anak dilaporkan mengonsumsi UPF tingkat tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status pendidikan orang tua, status pekerjaan ibu, pengetahuan UPF orang tua, penggunaan UPF sebagai regulasi emosi, praktik modeling, praktik pengawasan, dan praktik pembatasan UPF oleh orang tua dengan tingkat konsumsi UPF anak. Modeling, pengawasan, dan pembatasan upf untuk kesehatan oleh orang tua bersifat protektif terhadap konsumsi UPF anak prasekolah, sementara pemberian makan berbasis regulasi emosi dan ibu tidak bekerja merupakan faktor risiko. Intervensi sebaiknya mempromosikan praktik pemberian makan adaptif, bukan hanya peningkatan pengetahuan. Orang tua dapat secara konsisten memberikan contoh makan sehat, aktif memantau asupan anak, dan membatasi akses terhadap UPF tanpa menggunakan makanan sebagai regulasi emosi anak. Program edukasi gizi perlu dikembangkan dengan fokus pada keterampilan praktis seperti membaca label pangan dan strategi pengaturan makan di rumah.

Ultra-processed foods (UPF) are food products that have undergone a series of industrial techniques and processes. UPF accounts for 38% of total daily energy intake among preschool children in Indonesia. Excessive UPF consumption is known to increase the risk of overweight and obesity. This study aimed to identify factors associated with UPF consumption in children aged 3-6 years in Cinere District, Depok City, in 2026. A cross-sectional design was used with a sample size of 150 participants. Data were collected using a self-administered online questionnaire. Data were analyzed using a univariate and bivariate (chi-square) method. The result showed that 49,3% of children were reported to have high levels of UPF consumption. Bivariate analysis revealed significant associations between parents' education level, maternal employment status, parental UPF knowledge, UPF as emotion regulation, parental modeling practices, monitoring practices, and restriction of UPF for health and children’s UPF consumption levels. Parental modeling, monitoring, and restriction for health were protective against preschool children’s UPF consumption, while emotion regulation feeding and non-working mothers were risk factors. Interventions should promote adaptive feeding practices rather than solely increasing knowledge. Parents are advised to consistently model healthy eating during meals, actively monitor children’s intake, and restrict access to UPF without using food as a soothing tool. Health institutions need to develop nutrition education programs that focus on practical skills, such as reading food labels and implementing household food management strategies.
Read More
S-12400
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gumanti Cita Murni; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Kusnidar Achmad, Muhamad Nasir
S-6537
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dipo Wicaksono; Pembimbing: Sandra Fikawati
S-6288
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahma Marfuatim Mutohharoh; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Kamaluddin Latief
S-7931
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Resky Syam; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Asih Setiarini, Triani Posma Rohana
S-10259
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Chairani; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Asih Setiarini, S.R. Tri Handari
S-7156
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dyah Puspito Rini; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Evi Fatimah
Abstrak: Kegemukan merupakan masalah kesehatan dunia yang sering ditemukan di berbagai negara (Daniels, 2009). Berat badan lebih atau gemuk adalah keadaan dimana seseorang memiliki berat badan yang lebih dibandingkan berat badan idealnya yang disebabkan karena terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh (Supariasa, 2000). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kegemukan pada Anak di Sekolah Dasar Katolik Ignatius Slamet Riyadi II Jakarta Timur Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi crosssectional yang dilakukan pada bulan Mei tahun 2019 di SDK Ignatius Slamet Riyadi II Jakarta Timur dengan jumlah responden sebanyak 128 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengisian kuesioner secara mandiri oleh responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-Square, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda model prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55.5% anak di SDK Ignatius Slamet Riyadi II Jakarta Timur mengalami kegemukan. Berdasarkan hasil uji statistik, variabel jenis kelamin (p-value=0.020;OR=2.483), asupan energi (p-value=0.0001;OR=7.347), asupan protein (p-value=0.0001;OR=4.055), asupan karbohidrat (p-value=0.001;OR=6.349), dan asupan lemak (p-value=0.044;OR=2.300) berhubungan dengan kegemukan pada anak. Selain itu, diketahui juga jenis kelamin merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kegemukan dimana anak laki-laki 3.166 kali lebih berisiko untuk mengalami kegemukan. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan kepada siswa untuk lebih memperhatikan berat badan dan tinggi badan dengan melakukan pengukuran antropometri berkala di sekolah dan memperhatikan asupan makan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta tidak mengonsumsi fast food dan minuman manis kemasan bergula berlebihan. Sekolah disarankan melakukan pemantauan berat badan dan tinggi badan siswa dengan mengadakan pengukuran antropometri secara berkala, melakukan edukasi kepada orang tua murid tentang gizi seimbang, serta membuat program senam pagi bersama di sekolah. Kata kunci: Kegemukan, jenis kelamin, asupan makanan, aktivitas fisik, siswa SD
Read More
S-10098
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive