Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35936 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Imran Zulkarnain Gultom; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Yuni Kusminanti
S-5742
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Haerun; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Mila Tejamaya, Devie Fitri Octaviani
Abstrak: Merujuk pada ketentuan ILO (International Labour Organizations), perusahaanpetrokimia merupakan perusahaan yang dikategorikan sebagai perusahaan denganrisiko Major Hazard. PT Pupuk Kujang melibatkan amonia untuk prosesproduksinya yang disimpan pada tanki penyimpanan 10000 MT. Meskipun peristiwakebocoran pada tanki amonia di PT Pupuk Kujang belum pernah terjadi, akan tetapirisiko kebocoran tersebut seluruhya masih tetap ada. Penyimpanan amonia di PTPupuk Kujang masih menyimpan potensi-potensi terjadinya kerusakan atau gangguanpada proses penyimpanannya yang dapat merusak tanki, sehingga timbul kebocoranamonia dalam jumlah besar. Dengan kemungkinan tersebut PT Pupuk Kujang memerlukan analisis konsekuensi untuk dijadikan landasan perencanaan sistemtanggap darurat jika skenario kebocoran dalam jumlah besar terjadi.Dalam studi ini analisa konsekuensi kebocoran dilakukan dengan menggunakan BREEZE Incident Analyst. Hasil Penelitian menunjukan bahwa terjadinya bahayadan dampak kebocoran dapat disebabkan oleh kegagalan major dan kegagalan minoryang dianalisa dengan Fault Tree Analysis jarak dispersi terjauh mencapai lebih dari 262.6 m dengan kadar amonia 25 ppm dan 164.6 m untuk kadar 150 ppm dan116.9 m untuk kadar 750 ppm. Daerah yang berisiko terkena sebaran dispersiamonia dalam berbagai skenario adalah Pabrik Kujang 1A, utility Pabrik Kujang1B,cooling tower dan refrigerant amoniaKata kunci: Storage tank, Amonia, dispersi , BREEZE Incident analyst, Fault TreeAnalysis
According to ILO convention (International Labour Organizations), petrochemicalinstallation is one among other industry with a major hazard risk involved in theindustrial process. PT Pupuk Kujang Involved ammonia in the production processsaved on 10000 MT capacity storage tank. Although there is no leaking history forammonia storage tank at PT Pupuk Kujang it does not mean the potential for theevent to happen became impossible. The ammonia storage process still process thepotential of a mishap, malfunction or damage that could jeopardize the integrity ofthe storage tank an eventually leakage could occur. With this background, anconsequence analysis required for PT Pupuk Kujang around the facility to understandthe hazard and risk possibly occur, so proper mitigation and emergency plan could beproduce.In this study, the analysis of the consequences of leakage performed using BREEZEIncident Analyst . This studies show that the occurrence and impact of leakage can becaused by the failure of major and minor failures were analyzed by Fault TreeAnalysis, The projection produced by BREEZE Incident Analyst show the maximumdispersion distance is more 262.6 m with 25 ppm ammonia concentration and164.6 m for 150 ppm ammonia concentration and 116.9 m for 750 ppm ammoniaconcentration. Areas at risk of dispersion of the distribution of ammonia in variousscenarios are Factory Cleaver 1A, 1B Kujang utility plant, cooling tower andammonia refrigerant.Keywords : Storage tank, Ammonia, dispersion, BREEZE Incident analyst, FaultTree Analysis
Read More
S-7738
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Garna Abdima; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Alfajri Ismail
S-6593
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kristina; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Hendra; Adenan
S-7853
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Mutia Rahayu; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Nur Huda Salasa Majid
Abstrak:
Pertalite merupakan produk minyak yang diidentifikasi sebagai cairan yang dapat menyala lalu memicu kilatan api (flash fire) atau ledakan. PT X, sebuah perusahaan distribusi, menggunakan jalur maritim dan kapal tanker untuk mendistribusikan produk minyak ini. Salah satu jenis kapal tanker yang digunakan adalah Self Propelled Oil Barge (SPOB). Risiko tinggi bahaya kebakaran dan ledakan pada kapal tanker berasal dari produk minyak yang tergolong extremely flammable liquid. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pemodelan kuantitatif yang menggunakan data sekunder perusahaan, studi literatur, serta wawancara pekerja. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Areal Locations Of Hazadous Atmosphere (ALOHA) berdasarkan skenario terburuk. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis konsekuensi kebakaran dan ledakan dari kebocoran tangki berupa jangkauan radiasi termal dari skenario kebakaran pool fire dan overpressure threat zone atau blast area dari skenario ledakan vapor cloud explosion. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jangkauan konsekuensi kebakaran pool fire mencapai 95 meter, sementara ledakan vapor cloud explosion mencapai 558 meter. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memperhitungkan konsekuensi kebakaran dan ledakan ini, mempertahankan sistem keselamatan kebakaran dan tanggap darurat yang sudah ada, serta melakukan sosialisasi mengenai konsekuensi kebakaran dan ledakan kepada pekerja, masyarakat, serta pihak dermaga.

Pertalite is an oil product identified as a flammable liquid that can ignite and cause flash fires or explosions. PT X, a company involved in oil distribution, employs maritime routes and tankers to transport this oil product. One of the tanker types used is the Self Propelled Oil Barge (SPOB). The high risk of fire and explosion hazards on tankers arises from the presence of extremely flammable liquids onboard. This research is a descriptive study that utilizes quantitative modeling, including company secondary data, literature reviews, and employee interviews. The data are then analyzed using the Areal Locations Of Hazardous Atmosphere (ALOHA) software based on worst-case scenarios. The aim of this study is to analyze the consequences of fire and explosion resulting from tank leaks, focusing on the thermal radiation coverage from pool fire scenarios and the overpressure threat zones or blast areas from vapor cloud explosion scenarios. The results of this study indicate that the range of consequences for pool fires reaches up to 95 meters, while vapor cloud explosions can extend up to 558 meters. Therefore, it is crucial for the company to consider the consequences of fire and explosion, maintain the existing fire safety and emergency response systems, and raise awareness among employees, the local community, and the dockyard about the potential risks of fire and explosion.
Read More
S-11286
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hesti Febyandini Lestari; Pembimbing: Laksita Ri Hastiti; Penguji: Fatma Lestari, Ambi Pradiptha
Abstrak: Toluene merupakan bahan kimia mudah terbakar dan beracun yang berfungsi sebagai solvent dalam produksi cat. Skripsi ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan semi kuantitatif menggunakan data sekunder perusahaan, literature serta observasi secara langsung yang kemudian di analisis menggunakan perangkat lunak Areal Location Hazardous Atmosphere (ALOHA). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsekuensi yang terjadi berdasarkan jangakauan disperi uap toluene terhadap potensi keracunan, kebakaran, ledakan dan populasi berisiko terpajan dari skenario kebocoran tangki toluene yang sudah dirancang yakni dengan 4 jenis skenario cuaca pada kondisi overcast tinggi dan rendah serta kondisi cerah tinggi dan rendah. Hasil penelitian ini didapatkan dispersi uap beracun dan mudah dengan area jangkauan dispersi paling luas berasal dari skenario worst case (rupture crevice dan tidak terkendali) pada kondisi cuaca cerah dengan kecepatan angin dan suhu yang rendah pada gasket berukuran 4 inch yang dispersinya mencapai 438 meter yang mencakup seluruh wilayah Kawasan industri hingga pemukiman dan jalan raya publik, dan dispersi uap mudah terbakar dispersinya mencapai 69 meter yang mencakup hampir seluruh area PT. Inkote Indonesia. Sedangkan area konsekuensi radiasi termal paling luas berasal dari skenario worst case (rupture crevice dan tidak terkendali) pada kondisi cuaca mendung dengan kecepatan angin tinggi dan suhu yang rendah pada gasket berukuran 4 inch yang dispersinya mencapai 51 meter
Read More
S-10905
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratih Wulandari; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan
M-1031
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sigit Nugroho; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-5846
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irhanah; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Devie Fitri Octaviani
Abstrak: Perusahaan minyak dan gas adalah salah satu instansi yang berisiko tinggi terjadinya ledakan atau kebakaran (ILO, 1991). Ledakan dan kebakaran tersebut dapat digolongkan ke dalam kategori bahaya besar, karena dapat menimbulkan kerugian besar dalam waktu yang singkat. Penyebabnya dapat disebabkan oleh banyak variabel tergantung dari bentuk fisik suatu material (padat, cair atau gas), sifat fisik (kapasitas panas, tekanan uap, pembakaran panas, dll) serta kereaktifannya. Kondisi ini sebenarnya dapat diminimalkan dengan upaya pencegahan dan pengendalian risiko, salah satunya dengan menganalisis konsekuensi dispersi gas, ledakan dan kebakaran yang diakibatkan oleh kebocoran tangki penyimpanan LPG bermuatan 30 ton tahun 2012 dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif.
 
Pada penelitian ini penulis menggunakan 3 skenario terpisah antara propana dan butana yaitu vapor cloud, jet fire dan BLEVE, karena ketiga skenario ini memungkinkan untuk terjadinya kebocoran gas. Peneliti melihat kejadian mulai dari yang terkecil hingga terbesar agar efek / dampak yang ditimbulkan dapat diantisipasi. Analisis ini menggunakan piranti lunak ALOHA (Areal Locations Of Hazardous Atmospheres), dimana ALOHA dapat memprediksikan seberapa jauh penyebaran dari setiap skenario yang dibuat.
 

Oil and gas companies are among the high-risk establishments explosion or fire (ILO, 1991). Explosions and fires can be classified into the category of great danger, because it may cause a big loss in a short time. The cause can be caused by many variables depending on the physical form of a material (solid, liquid or gas), physical properties (heat capacity, vapor pressure, burning heat, etc.) as well as its reactivity. This condition can actually be minimized by preventing and controlling risk, example analyzing the consequences of gas dispersion, fire and explosion caused by leakage of LPG storage tanks loaded with 30 tons in 2012 by using the descriptive quantitative research methods.
 
In this study the authors used three separate scenarios namely vapor cloud, jet fire and BLEVE for each propane and butane, because these are the three possible scenarios for gas release. The purpose is to analyse all these events ranging from smallest to largest damage order so that effect / impact can be anticipated. This analysis uses software ALOHA (Areal Locations of Hazardous Atmospheres), where ALOHA can predict how far the spread and the impact of all the scenarios.
Read More
S-7587
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sahlur Hamzah Muksin; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi; Penguji: Fatma Lestari, Chandra Satrya, Devie Fitri Octaviani
Abstrak:

ABSTRAK

Spherical tank yang berisi Butana merupakan subjek berpotensi hazard (kebocoran, kebakaran dan ledakan) yang dapat memberikan konsekuensi terhadap fasilitas dan manusia sebagai obyek penerima yang berada pada radius pajanan. Penelitian ini menggunakan pemodelan dengan input data primer dan sekunder yang diaplikasikan dalam perangkat lunak ALOHA, Area Locations of Hazardous Atmosphere. Hasil penelitian terhadap skenario kejadian kebocoran, kebakaran dan ledakan di fasilitas pengolahan minyak dan Gas PT Z mendapatkan nilai konsukeuensi zona bahaya sampai radius satu kilometer. Zona aman setelah radius satu kilometer.


ABSTRACT

Spherical tanks containing Butane is subject of potentially hazard (leak, fire and explosion) which can bring facility and human consequences as the recipient objects which are in the radius of exposure. This research uses input modeling with primary and secondary data which applied in the Area Locations of Hazardous Atmosphere (ALOHA) software. The study of the leak, fire and explosion incidence scenario at oil and gas processing facilities of PT Z scores shows threat zone to a radius of one kilometer. Safety zone distance after radius kilometer.

Read More
T-3822
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive