Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33842 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Novi Dewi Tanjung; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Nabilah Abdurrahman
S-5819
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Emerita Stefany; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Judhiastuty Februhartanty
S-7102
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Santi Septiani; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Toha Muhaimin, Maria Yuliana
Abstrak: Hipertensi bertanggung jawab atas setidaknya 45% kematian akibat penyakit jantung dan 51% kematian akibat stroke. Di Indonesia, hipertensi merupakan penyakit terbanyak yang dialami oleh usia lanjut. Prevalensi hipertensi pada usia lanjut di Indonesia menempati posisi pertama penyakit tidak menular tertinggi yaitu sebanyak 57,6%. Di Kota Bogor penyakit hipertensi menduduki urutan kedua kunjungan pasien rawat jalan, setelah penyakit Nasopharyngitis akut (common cold). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, pola konsumsi dan indeks masa tubuh dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 98 orang. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Mei dan Juni 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 66,3% responden menderita hipertensi. Didapatkan hubungan yang bermakna antara usia, riwayat hipertensi, aktivitas fisik, konsumsi natrium dan indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi. Perlu dilakukan upaya promosi kesehatan pada masyarakat melalui penyuluhan atau kegiatan-kegiatan aktif seperti pengadaan senam dan pendidikan kesehatan secara rutin dengan melibatkan kader posbindu. Kata kunci: Hipertensi, lansia, aktivitas fisik, pola konsumsi, IMT Hypertension is responsible for at least 45% of deaths due to heart disease and 51% of deaths due to stroke. In Indonesia, hypertension is the most common disease suffered by the elderly. The prevalence of hypertension in elderly in Indonesia occupies the first position of the highest non-communicable diseases as much as 57.6%. In Bogor hypertension ranks second in outpatient visits, following acute Nasopharyngitis. This study aims to determine the relationship of physical activity, consumption patterns and body mass index with the incidence of hypertension. This study is quantitative by using cross sectional design and the number of samples is 98 people. Data collection was conducted in May and June 2018. The results showed that 66.3% of respondents suffer from hypertension. There was a significant correlation between age, history of hypertension in family, physical activity, sodium consumption and body mass index with hypertension occurrence. Health promotion efforts should be made to the community through counseling or active activities with the help of posbindu cadres. Key words: Hypertension, elderly, physical actvity, consumption pattern, BMI
Read More
S-9870
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herry; Pembimbing: Diah M. Utari; Penguji: Fatmah Yusron, Agus Triwinarto
S-5462
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bunga Aisyah; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Salimar Salim
S-5765
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sudartinah; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Yvonne Magdalena Indrawani, Didik Supriyono
S-7155
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuni Retnowati; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Yvonne Magdalena Indrawani, Nurfi Afriansyah
S-6305
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eugeunia Angela Andrian; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Asih Setiarini, Neni Herlina Rafida
Abstrak:
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada kelompok usia dewasa di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor asupan (natrium, lemak, serat, kalium), Indeks Massa Tubuh (IMT), dan gaya hidup (aktivitas fisik, merokok, dan stres) dengan kejadian hipertensi serta mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi hipertensi pada penduduk dewasa usia 45–59 tahun di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 153 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran langsung. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan prevalensi hipertensi pada responden sebesar 54,9%, hasil ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden dalam kelompok usia tersebut menderita hipertensi. Pada uji multivariat dengan memasukkan faktor asupan natrium, lemak, serat, aktivitas fisik, merokok dan stress didapatkan hasil nilai p = 0,025 pada asupan natrium (OR = 2,276) dan merokok (OR = 2,805), hal ini menjadikan keduanya sebagai faktor dominan yang berkontribusi terhadap hipertensi. 
Hypertension is one of the non-communicable diseases with a continuously increasing prevalence, particularly among the adult population in urban areas such as Jakarta. This study aims to examine the relationship between dietary factors (sodium, fat, fiber, potassium), Body Mass Index (BMI), and lifestyle factors (physical activity, smoking, and stress) with the incidence of hypertension, as well as to identify the dominant factors influencing hypertension among adults aged 45–59 years in Kemayoran District, Central Jakarta. A cross-sectional study design was employed, involving a total of 153 respondents. Data were collected through questionnaires and direct measurements. Data analysis was conducted using chi-square tests and logistic regression. The results showed a hypertension prevalence of 54.9% among respondents, indicating that more than half of individuals in this age group were affected by hypertension. Multivariate analysis, which included sodium intake, fat intake, fiber intake, physical activity, smoking, and stress, revealed that sodium intake (p = 0.025; OR = 2.276) and smoking (OR = 2.805) were the dominant contributing factors to hypertension.
Read More
S-12008
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Gita Menur; pembimbing: Yvonne M. Indrawani; Penguji: Triyanti, Ida Ruslita
S-4687
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Purwanti; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Maryantoro Oemardi
S-4291
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive