Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 26013 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Faisal Husni; Pembimbing: Ronie Rivany; Penguji: Puput Oktamianti, Enny Ekasari
S-5973
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mayola Audita Hervyani; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Popy Yuniar, Harmiyani
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil evaluasi pelaksanaan SistemInformasi Kesehatan (SIK) di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi JakartaTimur pada tahun 2015. Jenis Penelitian cross sectional kualitatif denganmenganalisis efektivitas pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) di SukuDinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur dengan dilakukan wawancaramendalam kepada narasumber yang disesuaikan dengan kerangka konsep. HasilPenelitian menunjukan bahwa sampai saat ini Suku Dinas Kesehatan KotaAdministrasi Jakarta Timur masih menggunakan Sistem Informasi Kesehatanberbasis komputerisasi Offline yang sejauh ini penggunaannya efektif dikarenakankecukupan SDM, pendanaan, alat, dan sudah adanya kebijakan/peraturan yangjelas tentang pelaporan data terkait pelaksanaan Sistem Informasi Kesehatan.Kata Kunci : Efektivitas, Evaluasi pelaksanaan, Kualitatif, Sistem InformasiKesehatan, Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi JakartaTimur,Evaluasi pelaksanaan.., Mayola Audita Hervyani, FKM UI, 2016.
This study aimed to obtain the evaluation of the Health Information System (HIS )at the Dept. of Health East Jakarta Administration in 2015. The study was crosssectional qualitative type by analyzing the effectiveness of the implementation ofthe Health Information System (HIS ) at the Dept. of Health East JakartaAdministration City with conducted in-depth interview to the informant that aretailored to the conceptual framework . Research shows that to date the Dept. ofHealth East Jakarta Administration still use Healthcare Information Systemcomputerized Offline is by far its use effectively due to adequacy of humanresources, funding , tools, and existing policies / clear rules on the reporting ofdata related to the implementation of the Information System Health.Keywords : Dept. of East Jakarta Administration City Health, Effectiveness,Evaluation of the implementation, Health Information Systems,Qualitative.
Read More
S-9068
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meiynana; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Puput Oktamianti, Herra Superiyatna
Abstrak: Pelaksanaan Desa Siaga Aktif di Kecamatan Karangsembung sudah sesuai dengan kriteria. Semua Desa Siaga Aktif telah mencapai strata mandiri. Namun, hal tersebut belum dikuti dengan peningkatan status kesehatan seperti masih tingginya jumlah kematian bayi dan masih rendahnya cakupan pelayanan kesehatan dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan Desa Siaga Aktif di Kecamatan Karangsembung Tahun 2013. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif menggunakan telaah dokumen dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil dari penelitian adalah pelaksanaan Desa Siaga Aktif di Kecamatan Karangsembung sudah sesuai dengan delapan kriteria Desa Siaga Aktif. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat faktor penghambat diantaranya dukungan dana dari pemerintah desa masih terbatas, peran serta masyarakat dan ORMAS masih rendah, kapasitas kader dan pengurus masih kurang, kerjasama lintas sektor yang belum ada, Pokjanal tingkat Kecamatan belum terbentuk dan faktor pendorong diantaranya setiap desa sudah mempunyai Forum Masyarakat Desa, Kegiatan Dana sehat berjalan, terdapat tujuh mobil desa siaga aktif, jumlah sumber daya tenaga yang cukup. Kata Kunci: Evaluasi, Desa Siaga Aktif, Pendekatan sistem.
Read More
S-8588
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Janita Ristianti; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Purnawan Junadi, Arum Ambarsari
Abstrak: Tesis ini membahas Evaluasi Rencana Strategis Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017-2022 Terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Pada Indikator Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain non-eskperimental. Hasil penelitian Implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan pada indikator pelayanan hipertensi yang mengalami kenaikan signifikan dalam renstra DKI Jakarta tahun 2017-2022 didalam faktor struktur yang paling berperan dalam peningkatan ketercapaian signifikan tersebut adalah bentuk program yang terjadwal seperti kegiatan posbindu dan KPLDH serta kegiatan strategis daerah yang dilaksanakan di pasar, trans jakarta, taman dan MRT, kemudian terdapat juga kerjasama lintas sector seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Disnakertrans. Kemudian hasil penelitian menyarankan dinas kesehatan DKI Jakarta dapat menyusun kebijakan terkait pelayanan hipertensi yang terpisah dengan program lain, termasuk kebijakan pembiayaan kesehatan SPM hipertensi sebagai mandatory regulation dalam hal penyusunan unit cost untuk masing-masing komponen layanan sebagai dasar perumusan costing SPM hipertensi. Kemudian penguatan kebijakan lintas sektor dan program dalam upaya perluasan cakupan pelayanan SPM khususnya hipertensi melalui pendekatan kolaborasi, serta memberikan edukasi dan sosialisasi kembali kepada masyarakat akan pentingnya melakukan pemeriksaan rutin terkait dengan hipertensi. 
This thesis discusses the Evaluation of the DKI Jakarta Provincial Health Office's Strategic Plan for 2017-2022 on Minimum Service Standards (SPM) in the Health Sector on Health Service Indicators for Hypertension Sufferers. This research is a qualitative research with non-experimental design. The results of the research on Implementation of Minimum Service Standards (SPM) in the Health Sector on hypertension service indicators which experienced a significant increase in the DKI Jakarta strategic plan for 2017-2022 in the structural factors that play the most role in increasing this significant achievement are the form of scheduled programs such as posbindu and KPLDH activities as well as activities regional strategies carried out in markets, trans jakarta, parks and the MRT, then there is also cross-sector cooperation such as the Social Service, the Education Office and the Manpower and Transmigration Office. Then the results of the study suggest that the DKI Jakarta Health Office can formulate policies related to hypertension services that are separate from other programs, including the hypertension MSS health financing policy as a mandatory regulation in terms of compiling unit costs for each service component as the basis for the formulation of hypertension MSS costing. Then strengthening cross-sectoral policies and programs in an effort to expand the scope of MSS services, especially hypertension through a collaborative approach, as well as providing education and socialization to the public about the importance of carrying out routine checks related to hypertension.
Read More
T-6726
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Izumi; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Rina Fithri Anni
S-4998
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Donny Novriansyah; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Jaslis Ilyas, Yuli Prapanca Satar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan(berdasarkan fungsi pengambil keputusan, fungsi pegawas, fungsi Actuating(penggerak) dan fungsi motivator) dan kompensasi (berdasarkan upah dan gaji,insentif, tunjangan dan fasilitas) terhadap kinerja pegawai Dinas KesehatanKabupaten Lebong Provinsi Bengkulu tahun 2014. Penelitian ini menggunakanmetode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian inipegawai negeri sipil yang berjumlah 90 orang. Sampel diambil dengan menggunakan metode random sampling (probability sampling).Faktor yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong adalah kompensasi berdasarkan upah dan gaji (Beta= 0,533). Hasil penelitian bahwa kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu tahun 2014 berkinerja dengan kategoribaik. Kata kunci : kepemimpinan, kompensasi, kinerja
The purpose of this study to find out influence of leadership (pursuant tofunction taker of decision, supervisor function, function of actuating andmotivator function) and compensation (pursuant to wage and salary, incentive,facility and subsidy) to officer performance of Public Health Service Sub-Province of Lebong Provinsi Bengkulu at 2014. This research use quantitativemethod with sectional cross desain. Sample in this study all are of the employeesin health lebong 90 person. Sampling taken by using method of random sampling(sampling probability).The most Influence factor to officer performance of Public Health ServiceSub-Province of Lebong is compensation pursuant to wage and salary (Beta=0,533). Result of research that performance officer of Public Health Service Sub-Province of Lebong Provinsi Bengkulu at 2014 have performance with goodcategory. Keyword : Leadership, Compensation, Performance
Read More
T-4129
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dina Zakiah; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Sandi Iljanto, Enny Ekasari
Abstrak:

ABSTRAK

Tesis ini membahas kesiapan puskesmas di Kabupaten Ketapang dalam menyongsongImplementasi Jaminan Kesehatan Nasional 2014 nanti. Penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dilengkapi dengan wawancara.Dari hasil analisis variabel penelitian didapatkan bahwa tidak ada puskesmas yangsiap dilihat dari dimensi utilisasi dan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitimenyarankan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang menambah sumber dayapuskesmas seperti tenaga kesehatan inti yaitu dokter, dokter gigi, perawat, dan bidan;juga peralatan dan obat pelayanan kesehatan dasar; dengan melakukan advokasi kepemerintah daerah untuk menambah anggaran kesehatan.


 

ABSTRACT

Readiness in order to facing the implementation of the National Health Insurance2014. This study was a quantitative research with cross sectional design featuresinterview with key informants. From the analysis of the study variables mentionedthat no primary health care is ready viewed from the dimensions of utilization andquality of health services. Researchers suggested that the health departement inKetapang Regency to adds resources center specially for the core professional suchas doctors, dentists, nurses, and midwives; other things is also for equipment andprimary health care medicines; by advocating to local governments for increase thehealth budget.

Read More
T-3931
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elsa Gloria Hosang; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Ede Surya Darmawan, Kurnia Sari, Jitro Josafat, RB Wahyu
Abstrak:
Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan bagian penting dari transformasi digital pelayanan kesehatan. Namun penggunaan sistem yang tinggi tidak selalu mencerminkan pemanfaatan sistem. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aspek-aspek yang berhubungan dengan optimalisasi pemanfaatan SIMRS MTHIS 2 di RS Murni Teguh Pejaten berdasarkan pendekatan Human-Organization-Technology Fit (HOT-Fit) dan Model Donabedian. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory, yang diawali dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif, kemudian dilanjutkan dengan pendalaman data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari 52 responden pengguna MTHIS 2 yang terdiri atas tenaga kesehatan dan tenaga administrasi, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 6 informan kunci dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya manusia (β = 0,738; p < 0,001) dan anggaran (β = 0,381; p = 0,043) berhubungan positif dan signifikan terhadap optimalisasi pemanfaatan sistem. Organisasi dan manajemen berhubungan signifikan dengan arah negatif (β = -0,438; p = 0,041), sedangkan teknologi (β = 0,056; p = 0,738) serta kebijakan dan SOP (β = 0,159; p = 0,183) tidak berhubungan signifikan terhadap penggunaan sistem. Penggunaan sistem berhubungan positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna (β = 0,696; p < 0,001). Selanjutnya, kepuasan pengguna berhubungan positif dan signifikan terhadap optimalisasi pemanfaatan SIMRS (β = 0,750; p < 0,001) dan menjadi faktor yang paling dominan dalam model penelitian. Penggunaan sistem tidak berhubungan langsung terhadap optimalisasi pemanfaatan sistem, tetapi berhubungan secara tidak langsung melalui kepuasan pengguna sebagai variabel mediasi. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa MTHIS 2 telah mendukung pengambilan keputusan berbasis data, meningkatkan efisiensi pelayanan, dan mendukung peningkatan kualitas layanan, meskipun masih ditemukan kendala berupa gangguan sistem, integrasi antar modul yang belum optimal, dokumentasi yang belum sepenuhnya lengkap, serta beberapa proses yang masih berjalan secara manual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemanfaatan SIMRS lebih ditentukan oleh kompetensi pengguna, dukungan organisasi berupa anggaran, dan terutama kepuasan pengguna dibandingkan oleh aspek teknologi semata. Oleh karena itu peningkatan kompetensi pengguna, penguatan manajemen perubahan, penyempurnaan fitur, serta peningkatan pengalaman pengguna perlu menjadi prioritas dalam pengembangan SIMRS secara berkelanjutan.

The implementation of Hospital Management Information Systems (HMIS) has become an essential component in supporting healthcare service delivery, improving operational efficiency, and facilitating data-driven decision-making in hospitals. However, the success of HMIS implementation depends not only on technological aspects but also on human, organizational, and managerial factors. This study aimed to evaluate the factors influencing the optimization of MTHIS 2 utilization at Murni Teguh Pejaten Hospital using the Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) model and the Donabedian framework. A mixed methods approach with a sequential explanatory design was employed. Quantitative data were collected from 52 respondents through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Qualitative data were obtained through in-depth interviews with six key informants and analyzed using thematic analysis to enrich and explain the quantitative findings. The results showed that human resources (β = 0.738; p < 0.001) and budget (β = 0.381; p = 0.043) had a positive and significant effect on system use, while organization and management had a significant negative effect (β = −0.438; p = 0.041). Technology and policies/SOPs did not significantly affect system use. System use had a positive and significant effect on user satisfaction (β = 0.696; p < 0.001). Furthermore, user satisfaction had a positive and significant effect on HMIS utilization optimization (β = 0.750; p < 0.001) and emerged as the most influential factor in the model. System use did not directly affect optimization but demonstrated a significant indirect effect through user satisfaction. Qualitative findings indicated that MTHIS 2 had contributed to data-driven decision-making, service efficiency, and service quality improvement. Nevertheless, several challenges remained, including documentation complexity, system disruptions, incomplete integration among modules, and the continued use of manual processes in certain service workflows. This study concludes that the optimization of MTHIS 2 utilization is primarily influenced by human resource readiness, organizational resource support, and user satisfaction as the key mediating factor. Therefore, efforts to optimize HMIS utilization should focus on strengthening user competencies, enhancing user experience, improving system integration, and continuously developing features aligned with operational needs.
Read More
T-7622
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Justine Zohra Charollyne; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Anhari Achadi, Weningtyas Purnomorini
S-6380
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eugenius Rada Masri; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Anhari Achadi, Mariani Subrata, Adeline Lebuan
Abstrak: Kondisi geografis dan akses yang sulit masih menjadi kendala dalamefektifitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di NTT yang menyebabkan munculnyamasalah 3T dan tingginya AKI dan AKB. Jalan keluar yang ditempuh antara lainadalah Revolusi KIA NTT dengan penyediaan rumah tunggu kelahiran (RTK).Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemanfaatan RTKoleh ibu hamil di Manggarai Barat NTT tahun 2016. Pemanfaatan rumah tungguberhubungan faktor predisposisi (predisposing factors), faktor pemungkin (enablingfactors) dan faktor penguat (reinforcing factors).Metode penelitian ini adalah Mixed Method Research dengan desaineksplanatoris. Penelitian ini mengambil jumlah sampel survey sebanyak 100responden dengan metode multistage random sampling jumlah respondenwawancara mendalam 29 responden. Analisis data menggunakan program StatisticalProduct and Service Solutions (SPSS) program Nvivo 11 Plus. Analisis kuantittatifmenggunakan metode Chi Square Test.Hasil penelitian terdapat 19% ibu hamil menggunakan RTK di ManggaraiBarat tahun 2016. Wawancara mendalam menunjukkan bahwa keberadaan RTKberdampak positif bagi banyak ibu hamil dari geografis sulit dan ibu hamil yangberesiko tinggi.
Hasil analisis kuantitaf dari faktor predisposisi (predisposing factors)menunjukkan bahwa umur (p=0.38), pendidikan (p=0.301), pengetahuan (p=0.201),pekerjaan (p=0.68), kondisi ekonomi (p=0.592), sikap (p=0.452) dan faktor sosialbudaya tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan pemanfaatan RTK diManggarai Barat. Faktor ketersediaan sarana dan tenaga kesehatan mempunyaihubungan bermakna (p=0.038) serta ketersediaan sarana transportasi juga bermakna(P=0.04). Faktor ketersediaan kendaraaan dijelaskan oleh faktor jarak dan faktorgeografis. Faktor-faktor penguat (reinforcing factors) seperti keluarga (p=0.201), masyarakat (p=1), tenaga kesehatan (p=0.26) dan pemerintah (p=0.345) tidak bermakna terhadap pemanfaatan RTK di Manggarai Barat tahun 2016.

Bad goegraphic condition and bad access to health facility still remain to bethe big problem in effectivity of maternity care in NTT Province, Indonesia. The badaccess to the facility causes the problems of 3 Lates (Tiga Terlambat) and still highof MMR and IMR. One of the wayouts of the problems is the revoluiton of Motherdan Infant Health care in NTT since 2009 with providing maternity waiting houses(MWH) near facility of health care.The aim of the study is to determine the effectivity of using maternity waitinghouses in district of Manggarai Barat, Province of NTT, in 2016. The use of MWHlink to the factors of: predisposing factors, enabling factors and reinforcing factors.This research uses Mixed Method Research with explanatory design. Totalsurvey samples are 100 respondents using multistage random sampling method andtotal indepth interview samples are 29 respondents. The analisys of data using thesoft ware program of Statistical Product and Service Solutions (SPSS) and Nvivo 11Plus.The result of the survey is 19% pregnant women used MWH in ManggaraiBarat in 2016. Indepth Interview shows the fact that the use of MWH have a positiveimpact for many pregnant women from the villages with bad geographic conditionsand the pregnant women with high risk maternity. The quantitative analysis showingthe result that the predisposing factors: age (p=0.38), education (p=0.301),knowledge (p=0.201), work (p=0.68), socio-economic condition (p=0.592), attitude(p=0.452) and socio-cultural factors had no significant relation with the use of MWHin Manggarai Barat in 2016. The factors of heath facility and healt care provider(p=0.038) and the presence of transportation facility (car or vehicles) (p=0.04) havesignificat relation with the use of MWH. The reinforcing factors: family (p=0.201),public figures (p=1), health care provider (p=0.26) and government (p=0.345) had nosignificant relationship with the use of MWH in Manggarai Barat, 2016.
Read More
T-5255
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive