Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 24271 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
R. Muhammad Kemal; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Popy Yuniar, Farida
S-5978
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Imam Ahmadi; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Artha Prabawa, Teguh Setiawan
S-8059
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wijayanti; Pembimbing: Besral; Penguji: R. Sutiawan, Andreas Dwi Atmoko
Abstrak: Pada tahun 2012 penyakit gigi dan mulut menempati urutan empat besar penyakit utama di Kota Bogor , dalam proses pencatatan dan pelaporan program kesehatan gigi dan mulut Puskesmas Kota Bogor terdapat beberapa permasalahan yaitu keterlambatan saat melaporkan ke Dinas Kesehatan dikarenakan banyaknya penyalinan data, isi laporan masih ada tidak sesuai format laporan dan tidak memiliki basis data. Aplikasi SIKDA Generik menyediakan basis data dan pencatatan terintegrasi antar unit sehingga memudahkan pencatatan dan pelaporan di Puskesmas, namun masih belum tersedia indikator pelaporan program kesehatan gigi dan mulut, sehingga diperlukan pengembangan modul sistem informasi kesehatan gigi dan mulut pada aplikasi SIKDA Generik . Telah dihasilkan modul sistem informasi kesehatan gigi dan mulut pada aplikasi SIKDA Generik berbasis komputer yang dapat mempermudah dalam pencatatan dan pelaporan program kesehatan gigi dan terintegrasi antar pelayanan tanpa terjadi data yang duplikasi, tidak valid, dan keterlambatan pelaporan . Sistem informasi kesehatan gigi dan mulut pada Aplikasi SIKDA Generik masih diperlukan perbaikan dalam penerapannya sehingga membutuhkan kerjasama antar pihak yaitu Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan dan Puskemas dalam penerapan aplikasi tersebut.
Read More
S-8310
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nita Dwi Octavianie; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Besral, Yenni Risniati
S-7726
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fenny Virginia Sandra Dewi; Pembimbing: Meiwita Budiharsana; Penguji: R. Sutiawan, Yulia
Abstrak: Latar belakang: Diabetes Melitus tipe 2 tidak dapat disembuhkan. Edukasimerupakan salah satu penanganan DM tipe 2. Edukasi atau Diabetes SelfManagement Education (DSME) di rumah sakit tidak optimal berdampak padalama hari rawat yang panjang.
Tujuan: untuk mengetahui karakteristik pasienDM tipe 2 di RSUP NTB tahun 2012-2013, serta mengukur asosiasi sederhana DSME terhadap lama hari rawat pasien di RSUP NTB. Desain dan
Metode: Tinjauan secara retrospektif terhadap 199 rekam medis pasien DM tipe 2.
Hasil: DSME disampaikan oleh perawat dan ahli gizi. Akan tetapi, tidak seluruh pasien mendapat edukasi. Di RSUP NTB, yang tercatat edukasi tentang: diet (53%),aktivitas fisik (33%), tentang obat (8%), komplikasi (1%), edukasi lainnya (6%),dan 27% pasien yang tidak mendapat edukasi apapun oleh perawat. Sebanyak 43.7% pasien yang mendapat konseling gizi oleh ahli gizi. Pasien yang mendapatDSME memiliki lama hari rawat yang lebih singkat dibandingkan dengan yang tidak mendapat edukasi.
Kesimpulan: berdasarkan catatan rekam medis DSMEdi RSUP NTB belum optimal dan DSME berperan mempersingkat lama harirawat pasien.
Kata kunci: Diabetes Self Management Education, DM tipe 2, lama hari rawat,rawat inap, RSUP NTB.

Background: Type 2 Diabetes Mellitus (type 2 DM) is a disease that can not becured. An adequate education is one of way management of type 2 DM. DiabetesSelf Management Education (DSME) in hospitals not adequate and impact onlength of stay.
Purpose: this study to describe characteristics of patients withtype 2 DM at General Hospital West Nusa Tenggara 2012-2013, and measuredassociation of DSME to length of stay.
Design and Method: Descriptiveresearch method with retrospective design. Number of samples involved in thisstudy is 199 medical records of patients with type 2 DM.
Result: DSMEdelivered by nurses and nutritionists. But, not all patients get DSME. DSMErecorded was about: diet (53%), exercises (33%), medicines (8%),complications of type 2 DM (1%), other education (6%), and 27% of patients donot get any DSME. Patients with DSME has shorter length of stay than patientwithout DSME.
Conclusion: according to medical records, DSME at GeneralHospital West Nusa Tenggara 2012-2013 is not optimal and DSME role inlength of stay of patients with type 2 Diabetes Mellitus.
Keywords: Diabetes Self Management Education; type 2 DM; length of stay,inpatient, RSUP NTB.
Read More
S-8468
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Resty Khusna Sifa Azizah; Pembimbing: Meiwita Paulina Budiharsana; Penguji: R. Sutiawan, Masfuri
Abstrak:

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi lama hari rawat dan total tagihan rawat inap pasien stroke hemoragik di Unit Stroke Rumah Sakit “X” Yogyakarta tahun 2011-2012. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien di unit stroke dengan diagnosis utama stroke hemoragik yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian mendapatkan persamaan regresi untuk estimasi lama hari rawat pada pasien keluar hidup yaitu; Lama Hari Rawat = 7,046 + 0,023 (umur) + 0,935 (jenis kelamin) + 0,118 (diagnosis sekunder) + 8,024 (riwayat ICU) + 1,744 (hari keluar). Persamaan regresi untuk mengestimasi total tagihan rawat inap yaitu; Total Tagihan Rawat Inap = Rp 2.854.882 + Rp 7.810 (umur) + Rp 162.803 (diagnosis sekunder) + Rp 3.738.001 (ICU) + Rp 364.164 (lama hari rawat) – Rp 384.543 (hari masuk) + Rp 854.197 (kelas I) Rp 1.971.282 (VIP). Diharapkan hasil penelitian ini berguna bagi penderita stroke dan keluarga, manajemen rumah sakit, pihak pembayar dan para pembuat kebijakan dalam mengantisipasi dampak ekonomi dari meningkatnya kasus stroke.Beban ekonomi akibat stroke terutama karena biaya perawatan di rumah sakit semakin meningkat seiring meningkatnya kejadian stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi lama hari rawat dan total tagihan rawat inap pasien stroke hemoragik di Unit Stroke Rumah Sakit “X” Yogyakarta tahun 2011-2012. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien di unit stroke dengan diagnosis utama stroke hemoragik yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian mendapatkan persamaan regresi untuk estimasi lama hari rawat pada pasien keluar hidup yaitu; Lama Hari Rawat = 7,046 + 0,023 (umur) + 0,935 (jenis kelamin) + 0,118 (diagnosis sekunder) + 8,024 (riwayat ICU) + 1,744 (hari keluar). Persamaan regresi untuk mengestimasi total tagihan rawat inap yaitu; Total Tagihan Rawat Inap = Rp 2.854.882 + Rp 7.810 (umur) + Rp 162.803 (diagnosis sekunder) + Rp 3.738.001 (ICU) + Rp 364.164 (lama hari rawat) – Rp 384.543 (hari masuk) + Rp 854.197 (kelas I) Rp 1.971.282 (VIP). Diharapkan hasil penelitian ini berguna bagi penderita stroke dan keluarga, manajemen rumah sakit, pihak pembayar dan para pembuat kebijakan dalam mengantisipasi dampak ekonomi dari meningkatnya kasus stroke.


 

ABSTRACT The economic burden of stroke due primarily because of the cost of hospital care are increasing with the increasing incidence of stroke. This study aims to determine the estimated length of stay of hospitalization and the total hospitalization billings of hemorrhagic stroke patients in Stroke Unit "X" Hospital, Yogyakarta, 2011-2012. The research design used was cross-sectional. The sample in this study were all patients at the Stroke Unit with a primary diagnosis of hemorrhagic stroke who meet the inclusion criteria. The results got the regression equation for estimating length of stay is; Length of Stay = 7,046 + 0,023 (age) + 0,935 (sex) + 0,118 (secondary diagnose) + 8,024 (history in ICU) + 1,744 (day of discharge). The regression equation for estimating Inpatient Total Billings = Rp 2.854.882 + Rp 7.810 (age) + Rp 162.803 (secondary diagnose) + Rp 3.738.001 (history in ICU) + Rp 364.164 (length of stay) – Rp 384.543 (day of admission) + Rp 854.197 (class I) Rp 1.971.282 (VIP).

Read More
S-8134
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Widiastuti; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Artha Prabawa, Reski Ivanka Tarigan
Abstrak: ABSTRAK Skripsi ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Dr.Hafiz (RSDH) Cianjur berdasarkan empat variabel masukan yaitu man, material, machine, dan methode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional, yaitu penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dengan observasi dan kualitatif untuk pendalaman dari penelitian kuantitatif dengan teknik wawancara mendalam. Hasil penelitian kuantitatif didapatkan bahwa rata-rata kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap adalah 92,18 %, dan dari nilai tersebut 79,52 % lengkap terisi sedangkan 20,48 % tidak lengkap, 7,82 % yang tidak ada atau tidak didokumentasikan. Gambaran kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Dr.Hafiz (RSDH) Cianjur secara kuantitas sudah bagus namun secara kualitas masih buruk karena ada beberapa variabel penting seperti pengisian diagnosa dan tandatangan tenaga kesehatan (dokter) nilainya masih di bawah 50 %. Adapun faktor yang paling mempengaruhi kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap adalah metode (Standar Prosedur Operasional/SPO) tentang Kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap yang masih belum dipatuhi oleh tenaga kesehatan di Rumah Sakit Dr.Hafiz (RSDH) Cianjur, perlu adanya induksi Standar Prosedur Operasional/SPO tentang kelengkapan pengisisan dokumen rekam medis rawat inap dan prosedur safety secara berkala kepada pegawai baru maupun lama sehingga selalu terpapar dan dapat bekerja sesuai dengan prosedur yang ada. Kata kunci: Rekam Medis, Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap, Tenaga Kesehatan This study discusses the Factors Affecting the Completeness of Inpatient Medical Record Documents at Dr.Hafiz (RSDH) Hospital Cianjur based on four input variables namely man, material, machine, and method. This research uses descriptive observational method, that is quantitative research using secondary data with observation and qualitative for deepening of quantitative research with in-depth interview technique. The result of quantitative research shows that the average of inpatient medical record document is 92,18%, and from 79,52% complete value is filled while 20,48% is incomplete, 7.82% is missing or not documented. The description of the completeness of the in-patient medical record document at Dr.Hafiz Hospital (RSDH) Cianjur in quantity is good but the quality is still bad because there are some important variables such as filling diagnosis and signature of health personnel (doctor) the value is still below 50%. The factors that most affect the completeness of inpatient medical record document is the method (Standard Operating Procedure / SOP) about the completeness of inpatient medical record document which still has not been obeyed by the health workers at Dr.Hafiz Hospital (RSDH) Cianjur, it is necessary to have induction of Standard Operating Procedure / SOP on completeness of document medical record in-patient medical record and safety procedures periodically to new and old employees so that always exposed and can work in accordance with existing procedures. Key words: Medical Records, Completeness of Inpatient Medical Record Document, Health workers.
Read More
S-9840
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ira Octaviana Madjid; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Artha Prabawa, Bambang Setiaji, Sururin
Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh Pusat Promosi Kesehatan adalah sistempelaporan kegiatan organisasi kemasyarakatan yang ada saat ini masih manual,laporan hasil pelaksanaan rincian kegiatan disampaikan setiap akhir termin,prosedur penyampaian laporan melalui tim pemeriksa dan pemerima barang, sertamonitoring dan evaluasi dilakukan dengan cara kunjungan lapangan pada terminketiga (akhir). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi kegiatanorganisasi kemasyarakatan berbasis web di Pusat Promosi Kesehatan KementerianKesehatan Republik Indonesia.

Desain penelitian ini adalah riset operasional,yaitu melalui serangkaian proses ilmiah untuk mengidentifikasi masalah danmencari solusi terhadap masalah yang ditemukan pada sistem. Sedangkanpemecahan masalah menggunakan metode pengembangan sistem prototyping.Sistem yang dikembangkan ini dapat menghasilkan berbagai macam laporandalam bentuk grafik, narasi, serta tabel yang dapat digunakan untuk monitoringdan evaluasi serta membantu proses perencanaan kegiatan organisasikemasyarakatan.

Hasil penelitian menyarankan perlu dibuat kebijakan tentangpengoperasian sistem informasi ini kepada pihak-pihak yang terlibat dalampelaksanaan kegiatan; perlu mereviu prosedur pelaporan kegiatan organisasikemasyarakatan; sistem masih berupa prototype yang dikembangkanmenggunakan data kegiatan pembinaan PHBS; kebutuhan diluar sistem aplikasiseperti spesifikasi sistem, perangkat lunak sistem, sumber daya manusia sertabrainware sumber daya manusia perlu juga diperhatikan; serta pemerintah perlumenyediakan teknologi internet agar masyarakat dapat dengan mudah dan murahmengakses sistem informasi ini sebagai salah satu bentuk pertanggungjawabanorganisasi kemasyarakatan kepada masyarakat.

Kata Kunci :Berbasis web, kegiatan organisasi kemasyarakatan, prototyping, sistem informasi.
The problem occurred at the Health Promotion Center is still manuallyCommunity Agencies reporting system, the implementation of details activitiesreport delivered each end of the term, the procedure for submission of reportssubmitted by the inspection and consignee team, monitoring and evaluation doneon the third installment (final) through work visit. This research aims to designweb based information systems for community agencies at Health PromotionCenter of the Ministry of Health Republic of Indonesia.

This research use anoperational research design, through a series of scientific process to identifyproblems and seek solutions found in the system. The problem solving based onprototyping system development. This system can produce various kinds ofreports such as graphics, narration, and tables that can be use for monitoring andevaluation as well as assist in the planning of activities of community agencies.

Results of this research suggest the need of policy regarding operation of theseinformation systems to the parties involved in the implementation activities; needto review the activities of community agencies reporting procedures; the system isstill as prototype that was developed using the PHBS's activities data;requirements beyond of application systems such as system specifications, systemsoftware, human resources and human resources brainware should also be noted;also the government should to provide Internet technology access so peoples caneasily and cheaply to access this information system as a form of communtyagencies responsibility to the public.

Keyword :Web based; community agencies activities; prototyping; information system.
Read More
T-4514
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astina Atikah Sultan; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Tris Eryando, Marisa Aristiawati
S-7373
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tutut Indra Wahyuni; Pembimbing: Besral, Sutanto Priyo Hastono
T-1627
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive