Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38795 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Mochammad Perbowo; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Ede Surya Darmawan, Mulyo Harsono
S-6209
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Narulita Kurnia Setianggraeni; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Mieke Savitri, Lies Nugrohowati
S-6259
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Okti Hidayati; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Mieke Savitri, Iman Nugraha
S-6248
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elvina Diah; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Vetty Yulianty, Iman Nugraha
S-6021
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desti Kusumastuti; Pembimbing; Suprijanto Rijadi; Penguji: Pujiyanto, Purnawan Junadi, Syaefudin Zuhri, Khofifah Any
B-1302
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jemmi R Bulkhaftab; Pembimbing: Ascobat Gani, Irma Suryani; Penguji: Anhari Achadi, Dumilah Ayuningtyas
Abstrak:

Beban kerja yang dilimpahkan kepada perawat untuk memasukkan data administrasi pasien ke dalam komputer mengambil sebagian waktu perhatian untuk pasien. Kemampuan perawat untuk memasukkan data ke dalam komputer berbeda - beda memberi dampak terhadap jumlah waktu yang berkurang kepada pasien. Kebijakan regulasi yang diambil pihak manajemen rumah sakit untuk menugaskan perawat melaksanakan aktivitas pemasukan data. Pemanfaatan komputer untuk pemasukan data yang harus tetap menjaga kerahasiaan pasien. Keluhan pada perawat yang mengatakan beban kerjanya terlalu tinggi karena harus melaksanakan tugas pemasukan data yang merupakan tugas administrasi. Penelitian dilakukan di ruang rawat inap ibu RSIA Hermina Podomoro menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan melakukan observasi terhadap aktivitas perawat menurut metode work sampling dan kemudian hasil observasi dianalisis dan dilakukan wawancara kepada perawat. Pemasukan data mencapai 7,04% dan jenis tugas perawat di rumah sakit 39,87% dengan 2 orang perawat mengeluh pemasukan data dilakukan setelah jam kerja. Disarankan pemasukan data pasien yang dilakukan setelah melaksanakan secara penuh tugas perawat di rumah sakit. Diperlukan pengkajian kegiatan asisten dokter dan lain-lain yang dimungkinkan untuk disederhanakan. Kata Kunci: Beban Kerja, Pemasukan Data.


 The workload is delegated to nurses to enter data into the computer patient administratiotook some time for patient care. The ability of nurses to enter data into computers of differeimpacts on the reduced amount of time to patients. Regulatory policy taken by the hospitamanagement to assign nurses perform data entry activity. Use of computers for data entry thamust keep patient confidentiality. Complaints to the nurse who said her workload is too hig because they have to perform data entry tasks that are administrative duties. The study was conducted in mother of wards using quantitative and qualitative approacheto observe the activities of nurses according to the method of work sampling then analyzed thresults of observations and interviews with nurses. The data entry reached 7.04% and the typof duties of nurses in hospitals 39.87% with 2 nurses complain of data entry is done aftbusiness hours. It is recommended that the patient data entry is done after fully carrying out theduties of nurses at the hospital. Assessment activities required physician assistants and othethat it is possible to be simplified. Keywords: Workload, Data Entry

Read More
B-1448
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meijani Wibowo; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Budi Hiadayat, Pujiyanto, Emmy Salman
Abstrak: Pengelolaan piutang merupakan salah satu aspek dalam dunia perumahsakitan yang perlu mendapat perhatian khusus dan penanganan secara profesional karena akan selalu ada risiko masalah panjangnya umur piutang dan piutang tak tertagih. Oleh karena itu pengelolaan piutang yang efektif menjadi sangat penting dalam manajemen keuangan di RSIA Hermina Bogor dalam upaya mencapai target. 
Tujuan dari penelitian ini agar diperolehnya solusi dalam pemecahan masalah serta cara pengelolaan yang efektif terhadap piutang asuransi dan perusahaan yang terikat kerjasama agar mencapai target yang telah ditetapkan. 
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sistem yang berorientasi pada pemecahan masalah. Untuk mencapai tujuan dari penelitian dilakukan triangulasi sumber dan metode melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam dan kajian dokumen. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa target yang tidak tercapai disebabkan karena belum dilakukannya pengelolaan piutang yang efektif, seperti belum lengkapnya prosedur untuk mendukung proses, upaya penagihan belum maksimal, laporan piutang belum tersedia sesuai kebutuhan, pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan output piutang belum optimal, dan sistem informasi piutang yang belum dapat mendukung proses. 
Pada akhir penelitian ini disarankan untuk melengkapi seluruh prosedur kerja yang dibutuhkan sesuai dengan yang diusulkan peneliti, membentuk tim penagihan regional, diklat dan umpan balik untuk SDM piutang, penambahan dan penyempurnaan laporan piutang, membuat evaluasi berkala dan meningkatkan pengawasan, serta membuat sistem informasi piutang yang handal.
 

The management of account receivables is a key aspect in hospital management that needs special attention and professional handling due to the inherent potential problems of uncollectible receivables. Therefore an effective account receivable management becomes of utmost importance in the financial management of RSIA Hermina Bogor in order to achieve targets.
 
The pupose of this research is to obtain solutions and propose a more effective account receivable management for the hospital?s insurance and corporate receivables to enable the achievement of financial targets. 
This research uses a qualitative approach with problem-solving orientation. To reach the objectives, the research was conducted by source and method triangulation using direct observations, in-depth interviews, as well as real data analyses.
 The research found that targets are not achieved due to the lack of an effective account receivable management; among various weaknesses found are: incomplete standard procedures, lack of adequate account receivable reporting, suboptimal control on the implementation of account receivable policies, and the lack of an adequate information system.
 This research concludes with the following suggestions: set up a comprehensive operating procedure, set up a regional collection team, proper training and development of personnel, improve the account receivable reporting, conduct periodic evaluations to improve the control mechanism, and set up a versatile information system.
Read More
B-1227
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ronaningtyas Maharani; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Mieke Savitri, Lies Nugrohowati, W.F.P. Kaunang
B-2007
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dyfani Riftynira; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Vetty Yulianty; Mega Purba Sari
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang persepsi tenaga keperawatan terhadap budaya keselamatan pasien di RSIA SamMarie Basra Tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan deskripsi mengenai persepsi tenaga keperawatan terhadap budaya keselamatan pasien yang dapat mencerminkan tingkatan kualitas implementasi keselamatan pasien di RSIA SamMarie Basra. Penelitian ini merupakkan penelitian kuantitatif dengan metode survei dan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53,1% tenaga keperawatan di RSIA SamMarie Basra memiliki persepsi yang baik terhadap budaya keselamatan pasien. Tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik individu terhadap persepsi tenaga keperawatan terhadap budaya keselamatan pasien. Peneliti menyarankan agar semua tenaga kerja di RSIA SamMarie Basra berkomitmen terhadap pelaksanaan respon non-punitive sehingga budaya keselamatan pasien di rumah sakit dapat terus ditingkatkan.
Kata kunci: Budaya Keselamatan Pasien, Persepsi Tenaga Keperawatan, Hospital Survey On Patient Safety Culture (HSOPSC)

This study discusses the perceptions of nursing staff on the patient safety culture at RSIA SamMarie Basra in 2017. The purpose of this study is to get a description of the perceptions of nursing staff on patient safety culture that can reflect the quality level of patient safety implementation at RSIA SamMarie Basra. This research is a quantitative research with survey method and cross sectional approach. The results showed that 53,1% of nursing staff at RSIA SamMarie Basra had a good perception of the patient safety culture. There is no significant relationship between individual characteristics on the nursing staff perceptions on patient safety culture. The researcher recommends that all workers in the hospital commit to the implementation of non-punitive response so that the patient safety culture in hospitals can be improved.
Keywords : Patient Safety Culture, Nursing Staff Perceptions, Hospital Survey On Patient Safety Culture (HSOPSC
Read More
S-9568
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ivoni Pollatu; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Jaslis Iljas, Wahyu Sulistiadi, Sumijatun
Abstrak: Intention to quit merupakan niat seseorang yang merupakan bagian dari perilaku berpindah. Intention to quit dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya intention to quit, stress kerja, kepuasan kerja, pelanggaran kontrak psikolgis dan pengaruhnya pada tingkat intention to quit perawat di RSIA Murni Asih Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode kuantitatif. Jumlah sampel pada penelitian ini 62 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stress kerja, pelanggaran kontrak psikologis dan intention to quit tinggi terjadi pada perawat di RSIA murni Asih dan hampir sebagian perawat RSIA Murni Asih mengalami Ketidakpuasan kerja. Terdapat hubungan yang negative antara stres kerja, pelanggaran kontrak psikologis, kepuasan kerja terhadap tingkat intention to quit perawat di RSIA Murni Asih.
Kata Kunci : Intention to quit, stress kerja, kepuasan kerja, pelanggaran kontrak psikologis, perawat

Intention to quit is someone's intention which is part of moving behavior. Intention to quit is influenced by various factors. This study aims to determine the magnitude of intention to quit, work stress, job satisfaction, violation of psychology contracts and their effects at the level of intention to quit nurses at the Pure Asih Hospital in Tangerang. This research is a cross sectional study with quantitative methods. The number of samples in this study were 62 samples. The results showed that work stress, psychological contract violations and high intention to quit occurred in nurses in pure Asih Hospital and almost half of Pure Pure RSIA nurses experienced job dissatisfaction. There is a negative relationship between work stress, violation of psychological contracts, job satisfaction to the level of intention to quit nurses at Pure Asih Hospital.
Keywords: Intention to quit, work stress, job satisfaction, psychological contract violation, nurse
Read More
B-2071
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive