Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 23029 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Melisya Caterina; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Kurnia Sari, Gandi Agusniadi
S-6253
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Helsa Riyanika; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Anhari Achadi, Vetty Yulianti Permanasari, Anasthasia Lumantik
Abstrak:

ABSTRAK Sistem pelaporan kegiatan rutin di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center yang masih manual atau belum terintegrasi secara online, sehingga menyebabkan beberapa masalah seperti tidak standarnya laporan-laporan yang diberikan oleh masing-masing unit, dan terjadinya kesalahan dalam input dan rekapitulasi laporan oleh petugas rekam medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran dan identifikasi sistem pelaporan rutin rumah sakit Metropolitan Medical Center sehingga dapat memberikan saran guna meminimalkan kesalahan dalam pembuatan laporan rutin rumah sakit. Rumah sakit metropolitan medical center memiliki 162 tempat tidur, dimana unit rekam medis bertanggung jawab dalam pembuatan dua laporan wajib rumah sakit, yakni laporan eksternal, yaitu laporan kepada departemen kesehatan, dan laporan internal, yaitu laporan kepada seluruh direksi rumah sakit. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, terbatas pada laporan internal rumah sakit. Informan penelitian berjumlah 14 orang. Dari penelitian didapatkan hasil mengenai sumber daya dan fasilitas yang berhubungan dengan pembuatan laporan kegiatan, dan diketahui bahwa belum semua unit yang terkomputerisasi dan memiliki sistem online, serta tidak standarnya format formulir laporan di setiap unit. Selain itu juga ditemukan adanya kesulitan dari unit rekam medis dalam memproses laporan yang diterima. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa perlunya suatu formulir standar sehingga dapat memudahkan unit rekam medis dalam melakukan rekapitulasi di setiap unit pelaksana sehingga dapat mengurangi kemungkinan timbulnya kesalahan dalam pembuatan laporan rutin rumah sakit. ABSTRACT Report activities in Metropolitan Medical Center are done manually and has not yet adopted an online integration. This causes a number of problems such that the report are not collected in one unified standard and that input mistakes are often made in the reports by the medica record staffs. The purpose of this research is to describe and analyze the daily and monthly report activities at the hospital therefore to advice which could be use to overcome the problems. The Metropolitan Medical Center has 162 beds, and its medical record unit responsible to produce essential reports that are external and internal reports. The external reports are to be submitted to the Ministry of Health Department while the internal reports to the board of directors. The type of research conducted will be qualitatif-descriptive and limited to only internal reports. The research is held the interview of fourteen informants and observations. The informations result from the interview are type of resources and facilities needed to produce the reports as well as evidence that not all the units has the computerized system or online system, and also the format of the form reports is not standard for each unit. It is also known that there is some difficulties to process the reports in medical record unit. The conclusion of the research is standar form is needed to facilitate the medical record unit in order to process the reports for each unit in hospital, so that can minimalized the chance of mistakes in the process of reporting the hospital reports.

Read More
B-1538
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiara Bunga Mayang Permata; Pembimbing: Suprijadi Rijanto; Penguji: Anhari Achadi, Puput Oktamianti, Anasthasia Luamntik
Abstrak:

ABSTRAK

Lean Thinking, filosofi manajemen yang berfokus pada proses usaha, merupakan metode yang tepat untuk menganalisis alur proses pengadaan obat kemoterapi di RS MMC Jakarta. Penelitian ini mengaplikasikan prinsip Lean dalam menggambarkan alur proses yang terjadi saat ini, menganalisis masalah, serta mendesain alur proses yang lebih ideal. Metode yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, dengan observasi langsung proses yang terjadi, wawancara mendalam dengan staf terkait, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat ini sebagian besar pengadaan obat kemoterapi di RS MMC saat ini berlangsung secara cito tanpa standar yang khusus, sehingga polanya tidak jelas. Masalah utama yang ditemukan adalah seringnya obat tidak ada di distributor utamanya dan proses koordinasi antar-unit yang rumit apabila hal ini terjadi. Alur proses terdiri dari 48 kegiatan pada proses pengadaan obat kemoterapi di RS MMC dan hanya 18% dari waktu prosesnya yang bersifat value-added. Analisis masalah dilakukan dengan menggunakan Lean Tools Value Stream Mapping (VSM), identifikasi 8 wastes, analisis akar masalah dengan metode 5 Whys, Kanban, serta konsep error-proofing. Setelah analisis akar masalah dan perumusan ide perbaikan, dilakukan desain ulang yang menghasilkan alur proses baru, terdiri dari 16 kegiatan, dengan persentase waktu value added mencapai 83%.


ABSTRACT

Lean Thinking, a management philosophy focusing on business processes, is the right method to analysis the chemotherapy drugs purchasing process at MMC Hospital Jakarta. This study applied Lean principles in mapping the current work process, analyzing problems, and redesigining a more ideal work flow. Research method used in this study is qualitative approach, by doing direct observation of the actual process, in-depth interview with staffs involved, and document study. This research showed that the current chemotherapy drugs purchasing process are done cito with no specific standard, therefore there was no clear pattern. The main problems were often not found at the main distributors, and that it would demand a very complicated coordination process. The current work process consisted of 48 activities, and only 18% of the total process time was value-added. Analysis were done with the use of Lean Tools Value Stream Mapping (VSM), 8 wastes identification, root cause analysis with 5 Whys method, Kanban, and error-proofing concept. After conducting root-cause analysis and comprising improvement ideas, a new work process was designed, consisted of 16 activites, with 83% value added time.

 

Read More
B-1484
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vania Russendra Setiawan; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Mieke Savitri, Ronnie Rivany, Benjamin Lahey
Abstrak:
Saat ini rumah sakit dan tenaga kesehatan rawan akan tuntutan-tuntutan yaitu tuntutan mutu pelayanan, tuntutan hukum dari pasien dan banyak pesaing dalam bidang perumahsakitan. Atas dasar ilu perlu perbaikan mutu dan menjaga mum. Rekam medis yang tidak lengkap merupakan kendala daiam menghasilkan rekam medis yang bermutu, formulir relcam medis rawat inap merupakan salah satu sumber data untuk mendapatkan informasi asuhan medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentiiilcasikan kelengkapan rekam medis rawat inap Rumah Sakit Family Medical Center. Sehingga diharapkan kualitas rekam medis dapat ditingkatkan yang secara tidak langsung mereileksikan mutu pelayanan medis di rumah sakit bersangkutau. Penelitian dilalcukan dengan metode pendekatan lcuantitatifdan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian pada rekam medis rawat inap pada bulan Januari - Mare: tahun 2009 adalah dari 444 rekam medis pemeriksaan Esik (anamnesis) ketidaklcngkapannya sebesar 50%, pemyataaan pulang paksa yaitu 85%, selanjutnya fommlir Resume medis mempakan hal yang paling sering tidak 50 %_ Dari wawancam mendalam pada kelengkapan pengisian rekam medis memang masih ada kekurangan dalam pengisian rekam medis. Ditemukan juga beberapa faktor yang mempenganzhi kelengkapan rekam medis Rumah Sakit Family Medical Center. Atas dasar temuan tersebut disarankan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan staff sub bagian rekam medis, peningkatan iimgsi dan peranan manajemen, peningkatan disiplin waklu kerj; peningkatan sosialisasi buku pedoman pengelolaan rekam medis, peningkatan prasarana Esik dan sarana.

Recently, the hospital and health personel are troubled by claims that are the claim of service quality, the claim of employee’s welfare, criminal procedure by teha patient and other competitors in hospitalization aspects. Base on those facts, so some effort improving and maintaining the quality is needed. Incomplete medical records are the constraint in producing good and valuable medical record of which inpatient medical record as a one of many data resource to produce information about medical record. The objective of this research is to identify the completeness of inpatient medical records content in "Family Medical Center" hospital in order. That effort is to assure the medical records quality could be developed which is indirectly reflect the quality of health care in the hospital. The research methodology is canied out by quantitive approach and qualitative approach. The result of this research was from 444 medical records can be found in assessment and physical examination 50% incomplete, force discharged 85% incomplete, and medical resume 50% incomplete. From in-depth interview whether in completeness of medical records are still there are lacking in writing medical records documentation. The research also found some factors that influence the firltllling medical record sheet and make it incomplete. Based on those findings, it is suggested to improve the quality of human resources and make the management to be efficient, enhance the function, improve the discipline of working hours, enhance the socialization of the guiding book of medical record management, improve the physical utility and pre-utility.
Read More
B-1162
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dumilah Ayuningtyas; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi
B-436
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kharisma Ersha Mufti; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Anhari Achadi, Wahyu Sulistiadi, Roswin Rosnim Djaafar, Eka Ginanjar
Abstrak: Latar Belakang: Tingginya risiko dan angka penularan COVID-19 pada tenaga kesehatan sejak awal pandemi merupakan masalah yang serius, tanpa jumlah tenaga kesehatan yang cukup memadai, pelayanan terhadap pasien tidak akan maksimal. Penelitian di berbagai negara di dunia menunjukkan tingginya penyebaran kasus COVID19 diantara tenaga kesehatan diakibatkan tidak terdapatnya kebijakan yang pasti untuk melindungi karyawan. Oleh karena itu instansi yang memiliki karyawan haruslah memiliki dasar dan paduan bagaimana penangangan COVID-19 di tempat kerja, khususnya di Rumah Sakit sebagai tempat pelayanan kesehatan yang berisiko sangan tinggi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang pada karyawan di RS MMC pada masa pandemi COVID-19 pada periode Maret 2020 hingga Maret 2022. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling dan data subjek yang memenuhi kriteria inklusi diambil dari rekam medis. Hasil Penelitian: Dari total 697 subjek, 622 diantaranya yang memenuhi kriteria inklusi. Prevalensi kasus COVID-19 pada karyawan RS MMC adalah sebesar 66,7%. Mayoritas subjek berusia 18-44 tahun dengan rata-rata usia 37 tahun, jenis kelamin perempuan mendominasi dengan 76,8% dan sebagian besar 86,2% memiliki komorbid penyerta COVID-19. Seluruh karyawan telah patuh pada kebijakan penggunaan APD dan telah melaksanakan tracing serta 77,3% telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan flu secara lengkap, sementara itu program isoman yang digagas SDM RS MMC juga merangkul mayoritas karyawan yang terkonfirmasi positif COVID-19. Tidak terdapat hasil bermakna pada analisis statistik antara kebijakan SDM RS MMC dan efektivitas kebijakan yang dinilai dari lama cuti dan pencapaian target perbagian, namun 65,6% karyawan telah ternilai secara efektif berdasarkan kedua hal tersebut, dengan 73% angka cuti yang sesuai kebijakan dan 90,2% pencapaian target. Pada karyawan yang telah divaksinasi lengkap, mengikuti program isolasi mandiri, menggunakan APD sesuai aturan dan terdata kontak tracing, mayoritas telah secara efektif dinilai. Kesimpulan: Kebijakan yang dibuat oleh SDM RS MMC dalam penanganan COVID19 pada karyawan dapat memelihara efektivitas dan efektifsi kerja karyawan dan dapat membantu memberikan perlindungan karyawan pada masa pandemi COVID-19
Read More
B-2493
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmaniaty; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal C. Sjaaf, Tenni T.M.
S-6073
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amelia HM; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Dumuilah Ayuningtyas, Tuti Amartiwi
S-7894
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sylva Dinie Alinda; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Anhari Achadi, Wahyu Sulistiadi, Ade Nirmala Chandra, Anasthasia Lumantik
B-1507
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chilyatul Ma`wa; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Tuti Amartiwi
S-6098
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive