Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30259 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Diani Prisinda; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Purnawan Junadi, Sri Susilawati
B-1230
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Nyoman Guswan; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Wahyu Sulistiadi, Mita Juliawati
B-1212
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mega Denada Aldila; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Ede Surya Darmawan, Jaslis Ilyas, Inneke Cahyani, Novalino
Abstrak:
Teaching hospitals face challenges in fostering sustainable patient revisit intention due to the dual nature of services that integrate clinical education processes with high patient expectations regarding service quality and safety. Amid the growing use of digital communication as part of patient experience management, the effectiveness of digital storytelling in shaping patient perceptions and behaviors remains empirically inconsistent. This study aims to analyze the relationships among digital storytelling, service quality, brand image, and patient satisfaction in influencing revisit intention among outpatients at the Dental and Oral Teaching Hospital of Universitas Jenderal Soedirman. This research employed a quantitative cross-sectional design involving 115 respondents. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that service quality has a significant and dominant effect on brand image, patient satisfaction, and revisit intention. Brand image and patient satisfaction also demonstrate significant positive effects on revisit intention and function as mediators in the relationship between service quality and revisit intention. In contrast, digital storytelling does not show a significant direct effect on brand image, patient satisfaction, or revisit intention within the context of this study. Nevertheless, respondents’ response patterns suggest a relatively positive reception toward digital narrative elements, indicating strategic potential if digital storytelling is developed with greater consistency, clinical relevance, and integration into service delivery processes. These findings emphasize that service quality serves as the primary driver of revisit intention in dental teaching hospitals, while digital storytelling requires strengthened design and implementation to meaningfully contribute to the formation of patient perceptions and decision-making. This study provides empirical evidence to support the development of service quality improvement strategies and patient-oriented digital communication in teaching hospital settings.
Read More
B-2566
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shinta Putri Widyani; Pembimbing: Puput Oktamianti Penguji: Pujyanto, Ignatia Wurangian, Henny Krishnawati
Abstrak:

Rekam medis merupakan suatu hal yang mutlak ada pada setiap pelayanan kesehatan. Sesuai dengan perkembangan jaman, sistem rekam medis yang ada di rumah sakit sudah mengalami perubahan dari sistem pengelolaan manual berubah menjadi komputerisasi. RSGM FKG UPDM (B) masih melakukan pengelolaan berkas rekam medis secara manual sehingga pelayanan penyediaan berkas rekam medis menjadi lama dan keberadaan berkas rekam medis sulit ditelusuri karena sering terselip bahkan hilang. Untuk dapat memberikan jasa pelayanan yang memuaskan, maka perlu dibuat sistem informasi yang baik. Perlu digunakan sistem informasi berbasis komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan untuk mencari data dengan cepat, mudah dan aman sehingga kualitas pelayanan dapat ditingkatkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah petugas pengelola rekam medis di loket dan tiap laboratorium, direktur utama dan wakil direktur bidang pelayanan medik sebagai pihak manajemen. Penelitian ini menghasilkan desain sistem informasi rekam medis untuk Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama). Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit rekam medis masih memerlukan banyak perbaikan. Jumlah petugas di bagian loket masih kurang dan pendidikannya tidak sesuai dengan Standar Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pengelolaan rekam medis yang masih menggunakan sistem manual, belum adanya Standar Operasional Prosedur tentang pengelolaan rekam medis dan analisis pekerjaan untuk petugas pengelola rekam medis menjadi penyebab lamanya dan belum teraturnya pelayanan rekam medis. Desain sistem informasi rekam medis yang sesuai untuk RSGM FKG UPDM (B) adalah sistem informasi yang online baik di loket maupun di tiap laboratorium. Desain sistem informasi rekam medis yang dibuat masih dalam bentuk prototipe, sehingga perlu dikembangkan lebih lanjut sebelum diimplementasikan. Kepustakaan 26 (1992- 2010), Gambar 21, Tabel 3, Lampiran 9 Kata Kunci: Rekam medis, Sistem Informasi


 

Medical records is a must in every healthcare service. Nowadays, medical records systems in hospitals are change from conventional systems to electronic based. Dental Hospital of The Dental Faculty of Prof. DR. Moestopo (Beragama) University still manages medical record  manually, so the service provision of medical record file takes times and difficult to searched even it is often tucked and disappear. To be able to provide satisfactory services, they have to design a good medical record information system. They need to use computer-based information system that can serves a good storage system which can find data quickly, easily and securely so the service quality can be improved. This research is descriptive with qualitative approached. Informants are the officer of the medical record unit at counter and each laboratory, and CEO (Chief Executive Officer) of Medic Division as a representative of the management. This research produces the design of medical record information system in Dental Hospital of The Dental Faculty of Prof. DR. Moestopo (Beragama) University. The results showed that the medical records unit still requires a lot of improvement. The number of officers at the counter is still lacking and under education and are not in accordance to Professional Standards Medical Recorder and Health Information. Management of medical records still using manual systems, they have no Standard Operating Procedure and no job description for medical records staff cause a long and unregulated of medical records services. Medical record information system design that is suitable for Dental Hospital of The Dental Faculty of Prof. DR. Moestopo (Beragama) University is an online information system both at the counter and in each laboratory. Design of medical record information system that created in this research still in the prototype form, so need to be developed further before being implemented. Literatur 26 (1992- 2010), Picture 21, Table 3, Attachment 9 Key Word: Medical Record, Information System

Read More
B-1331
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mia Mariani; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Mieke Savitri, Sonya Priyadharsini, M. Nicky Nurfajri
Abstrak: Kemampuan untuk merawat segmen pasien dengan rasa takut dan cemas terhadap perawatan gigi juga dengan pasien dengan kompromi medis telah menjadi komponen penting dari praktik kedokteran gigi. Oleh karena itu, terdapat kebutuhan untuk perawatan gigi tanpa rasa sakit. Painless Dental Care adalah program layanan kesehatan untuk dikembangkan oleh RSGM YARSI. Layanan kesehatan gigi ini masih belum umum digunakan di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya strategi pemasaran khusus untuk program Painless Dental Care. Di era digital ini, strategi pemasaran juga berkembang di mana teori 4P Marketing Mix telah mengalami pergeseran ke 4C dalam pemasaran 4.0. Ini adalah latar belakang dan tujuan dari penelitian ini yaitu menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk program Painless Dental Care berdasarkan Teori 4C. Penelitian ini merupakan penelitian operasional dengan menggunakan metode pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif yang dilakukan pada bulan Oktober - November 2019. Metode kuantitatif dilakukan dengan mendistribusikan kuesioner kepada pasien Painless Dental Care dengan tujuan mengetahui perspektif konsumen pada 4C. Responden penelitian adalah 30 pasien yang menjawab kuesioner tentang pendapat mereka mengenai 4C Painless Dental Care di RSGM YARSI. Sedangkan metode kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan Consensus Decision Making Group (CDMG) dengan tujuan mengetahui faktor internal dan eksternal rumah sakit dan membahas strategi yang tepat untuk program Painless Dental Care. Informan penelitian ini adalah Direktur, Manajer Operasional, dan Tim Pemasaran Rumah Sakit Gigi YARSI
Read More
B-2128
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winfield; Pembimbing: Yulianty Vetty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Wachyu Sulistiadi, Marta Juslily, Mita Juliawati
B-1322
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Okti Hidayati; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Mieke Savitri, Iman Nugraha
S-6248
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Michael Nathanael Mahama; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Kurnia Sari, Mita Juliawati, Budi Hartono
Abstrak:

ABSTRAK

Dalam rangka meningktakan mutu pelayanan kesehatan, kualitas dari masingmasingsumber daya manusia menjadi fokus perhatian departemen SDM RumahSakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Trisakti. Salah satu strategi untukmeningkatkan kualitas SDM adalah melalui mekanisme penilaian kinerjakaryawan yang efektif.Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran sistem penilaian kinerja diRSGM Universitas Trisakti saat ini dan membuat usulan sistem penilaian kinerjayang baru berdasarkan hasil yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif yang terbagi menjadi dua tahap penelitian. Tahap pertama bertujuanuntuk melihat efektifitas sistem penilaian kinerja lama yang menggunakan DP3.Data diperoleh dari wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah denganinforman berjunlah 10 orang yang terdiri dari 3 orang pimpinan dan 7 orang staf.Selanjutnya tahap kedua bertujuan untuk mengembangkan suatu rancangan sistempenilaian kinerja yang baru. Hasilnya kemudian didiskusikan bersama denganpimpinan RSGM dalam diskusi kelompok terarah.Hasil penelitian yang didapat pada tahap pertama melalui wawancara mendalamdan diskusi kelompok terarah, terlihat bahwa informan dari lini karyawan secaraumum tidak mengetahui dengan jelas mengenai pelaksanaan sistem penilaiankinerja yang dilaksanakan di RSGM. Oleh karena itu, mereka berpendapat bahwasistem penilaian kinerja saat ini belum memiliki relevansi, sensitifitas, tingkatpenerimaan, keandalan dan kepraktisan yang cukup dalam menggambarkankinerja karyawan. Selanjutnya pada tahap kedua, dikembangkan suatu usulansistem penilaian kinerja yang baru berdasarkan konsep efektifitas Cascio denganmamadukan hasil yang didapat dari penelitian tahap pertama, aspek penilaianpada instrumen DP3, kondisi lingkungan pekerjaan di RSGM serta konseppenelitian terdahulu yang sejenis. Setelah hasil diskusi kelompok terarah bersamapimpinan dirangkum, maka didapatkan suatu rancangan pengembangan sistempenilaian kinerja yang baru bagi RSGM Universitas Trisakti. Rancanganpengembangan ini meliputi penilai, instrumen penilaian, prosedur penilaian,kriteria penilaian, waktu pelaksanaan dan manfaat penilaian yang sudahdisesuaikan dengan kondisi lingkunagn RSGM. Dengan diterapkannya rancangansistem penilaian kinerja yang baru ini, diharapkan dapat memotivasi karyawanuntuk bekerja lebih baik dan membantu dalam pengambilan keputusan manajerial.

ABSTRACT

In increasing the quality of health care, quality from individual human resourcesbecome the focus of attention of human resources department of TrisaktiUniversity Oral and Dental Hospital (RSGM). One strategy to increase the humanresources quality is through the effective mechanism of performance appraisalsystem of the employment.The goal of this study is to get the current image of performance appraisal systemin Trisakti University's RSGM and make proposal for new performance appraisalsystem based on the result. First stage is to see the efficacy of previousperformance appraisal system that using DP3. Data is collected from in depthinterview and focus group discussion with a total of 10 informants that consist of3 leaders and 7 staff. The next stage is to develop new framework for performanceappraisal system. The result then discussed with the RSGM's leaders in focusgroup discussion.The result from first stage is collected from in depth interview and focus groupdiscussion, it seems that the informant from employer group in general was notclearly know about the performance appraisal system that been carried out by theRSGM. Therefore, their opinions are the performance appraisal system until nowdoesn't have relevance, sensitivity, the level of acceptance, reliability, andpracticality that deep enough to describe the employer's work. Next on the secondstage, a proposal of new performance appraisal system is developed base onCascio's efficacy concept in concert with the first stage's result, assessment aspectin DP3 instrument, work condition in RSGM as well as previous study, thus anew framework for development of new performance appraisal system TrisaktiUniversity RSGM is made. Development of this framework consist of person whoassess the system, assessment criteria, time of assessment, and the benefit ofassessment that has been adjusted with the condition in RSGM. By applying thisnewly proposed performance appraisal system, hopefully it can motivated theemployer to work better and helps in managerial decision making.

Read More
B-1384
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hud; Pembimbing: Fadjrif H. Bustami
Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi tidak terdapatnya standarisasi rumah sakit khusus pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang juga memiliki fungsi lain sebagai sarana pendidikan dokter gigi. Selain itu perencanaan pembangunan RSGM FKG UI selama ini masih bersifat tambal sulam, hal ini dikarenakan bangunan dan sarana yang ada saat ini pada awalnya dibangun tidak spesifik sebagai sebuah rumah sakit gigi dan mulut.
 
 
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kondisi fisik bangunan dan sarana RSGM FKG UI memenuhi standar Departemen Kesehatan RI dan literatur yang benar dari persyaratan dan ketentuan guna dapat memberikan layanan kesehatan gigi dan mulut serta pendidikan dokter gigi yang tepat.
 
 
Jenis penelitian sdalah studi komparatif. Data dan informasi didapat melalui kuesioner, arsip mengenai kondisi fisik hangman dan sarana di RSGM FKG UI serta pengamatan lapangan sejak 15 Mei -- 17 Juni 2003.
 
 
Pada penelitian ini diamati faktor - faktor yang mempengaruhi disain kondisi fisik bangunan dan sarana RSGM FKG Ul yaitu :
 
1. Ruang Layanan Medik
 
2. Sistem Mekanikal
 
3. Sistem Elektrikal
 
4. Pencahayaan
 
 
Akhir penelitian telah menghasilkan sebuah analisa mengenai kondisi dan usulan mengenai pemecahan masalah fisik bangunan dan saran RSGM FKG UI, yang diharapkan dapat berguna bagi perencanaan dan pengembangan seianjutnya RSGM FKG UI.
 

The study of Physical Building and Infrastructure Condition for Dental and Mouth Hospital, Faculty of Dentistry, University of IndonesiaThis study have a background about there is no standardization for Dental and Mouth Hospital. This Hospital have function not for treatment only, but it has another function is for dentist education. In other side, the planning for RSGM FKG UI building well not organized, this situation because building and infrastructures have built not for Dental and Mouth Hospital.
 
 
This study make analyzing condition of physical building and infrastructures for RSGM FKG UT, to fulfill standard who decided from Health Ministry of RI and literatures.
 
 
This study is Comparative study. Information and data will be found with questioner, archives about physical building and infrastructures RSGM FKG UI condition. This study have observation since May 15 -. June 17 2003.
 
 
This study have observed the factors. who had influence to physical building and infrastructure design :
 
1. Medical Room Services
 
2. Mechanical System
 
3. Electrical System
 
4. Lightning
 
 The result in this study is an analysis and proposition about physical building and infrastructure condition at RSGM FKG UI, which can useful for next planning and improving.
Read More
B-761
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Gusti Putu Maryanti; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Sumijatun, Iwan Turniawan, Puput Oktamianti
B-1663
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive