Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39871 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Indah Ayu Permata Sary; Pembimbing: Meily Kurniawidjaja; Penguji: Robiana Modjo, Dadan Erwandi, Hadi Siswanto, Hanny Harjulianti
T-3185
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hadiyan; pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mila Tejamaya, Devie Fitri Octaviani
Abstrak: ABSTRAK
 
 
Penelitian ini mengenai persepsi, pengetahuan, dan sikap pimpinan FKM UI terhadap K3 di Lingkungan Kampus FKM UI tahun 2014. Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja telah diterapkan di Lingkungan Kampus UI. Akan tetapi, tercatat dua kali kejadian yang mengancam keselamatan di lingkungan kampus FKM UI pada periode januari-april 2014. Penelitian ini dilakukan kepada Pimpinan FKM UI periode 2014-2019 dan membahas mengenai persepsi para pimpinan terhadap K3 menurut karakteristik individu serta pengetahuan dan sikap pimpinan. Penelitian dilaksanakan di Lingkungan Kampus FKM UI, berlangsung selama bulan Mei-Juni 2014. Subjek Penelitian adalah Pimpinan FKM UI dari tingkat Dekan, Manajer, Kepala Unit/Bagian, Kepala Program Studi, Kepala Departemen/ Kelompok Studi, dan Kepala Pusat Penelitian dan Kajian serta Kepala Satuan Pengaman.
 
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian semi kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian bersumber dari data primer dan data sekunder. Setelah dilakukan penelitian, maka dapat diambil simpulan bahwasanya persepsi, pengetahuan, dan sikap Pimpinan FKM UI terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan Kampus FKM UI masih dikategorikan kurang baik. Adapun karakteristik individu Pimpinan FKM UI sebagian besar adalah perempuan, berumur kurang dari 46 Tahun, berpendidikan S3, masa kerja kurang dari 20 Tahun, dan tidak pernah mengikuti pelatihan K3.
 

 
ABSTRACT
 
 
This study regarding perception, knowledge, and attitude Public Health Faculty Leaders against OHS in Environmental Campus FKM UI 2014. OHS policy has been implemented in the Environment Campus UI. However, there were two events that threaten the safety of the campus Faculty of Public Health in the period January-April 2014. Research was conducted for the period 2014-2019 Faculty of Public Health Leadership and discussed about the perceptions of the leaders of the OHS according to individual characteristics as well as the knowledge and attitude of the leadership. This study was conducted at the Environmental Campus Faculty of Public Health, takes place during the months of May-June 2014.
 
Design of this study is semi quantitative descriptive analytic cross-sectional. Data used in the study come from the primary data and secondary data. The result showed that the perception, knowledge, and attitudes towards leadership against OHS is still considered poor. The individual characteristics of the leaders FKM UI mainly women, less than 46 year old, educated S3, working period is less than 20 years, and never got OHS training.
Read More
S-8268
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Devi Partina Wardani; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Fatma Lestari, Mila Tejamaya, Yuni Kusminanti, Jelsi Natalia Marampa
Abstrak: Obesitas, hiperlipidemia, dan hipertensi merupakan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan pegawai Pusat Administrasi Universitas Indonesia diketahui pegawai memiliki faktor risiko mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah. Upaya pencegahan perlu dilakukan agar faktor-faktor risiko yang telah ada tidak timbul menjadi penyakit. Penelitian ini melakukan upaya intervensi berupa promosi kesehatan dengan strategi promosi kesehatan dari Piagam Ottawa dan melihat pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap, dan status kesehatan dengan indikator indeks masa tubuh, tekanan darah, gula darah dan kolesterol pada pegawai. Intervensi dilakukan selama 3 bulan berupa pemberian seminar kesehatan, pemasangan media promosi kesehatan, dan membuat duta kesehatan di setiap unit kerja. Hasil penelitian di dapatkan terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi serta terdapat penurunan nilai rata-rata pada indikator indikator indeks masa tubuh, tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Kata kunci: intevensi, promosi kesehatan di tempat kerja, PJK, Piagam Ottawa
Obesity, hyperlipidemia, and hypertension are risk factors for coronary heart disease. Based on the results of medical check up in Universitas Indonesia employees in 2016 known employees have risk factors for coronary heart disease. Preventive action need to be done so that existing risk factors do not arise into illness. This research undertakes an intervention effort in the form of health promotion with health promotion strategies from the Ottawa Charter and examines the effect of health promotion on knowledge, attitudes, and health status with indicators of body mass index, blood pressure, blood sugar and cholesterol in employees. Intervention conducted for 3 months in the form of health seminars, installation of health promotion media, and create health ambassadors in each work unit. The results of the study found that there was an increase in knowledge and attitude before and after the intervention and there was a decrease in the mean values in indicators of body mass index, blood pressure, blood sugar and cholesterol. Keywords: Intevention, health promotion at work, CHD, Ottawa Charter.
Read More
T-4857
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shinta Gusrinarti; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Hendra, Mila Tejamaya, Sudi Astono, Soedarmadji
Abstrak: HIV & AIDS mengancam para pekerja sektor tambang dan panas bumi di Indonesia. Untuk itu dilakukan upaya pencegahan HIV & AIDS di tempat kerja yang merupakan bagian dari usaha kesehatan kerja di perusahaan. Tesis ini mengkaji upaya promosi kesehatan di tempat kerja terkait penanganan masalah HIV & AIDS di tempat kerja yang dilakukan oleh empat perusahaan sektor pertambangan dan panas bumi di Indonesia berdasarkan konsep Piagam Ottawa yang diintegrasikan dengan pemenuhan peraturan pemerintah tentang pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS di tempat kerja dan Kaidah ILO tentang AIDS dan Dunia Kerja. Penelitian ini merupakan studi kualitatif jenis studi kasus dengan desain studi deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa aspek personal skill development yang berfokus pada edukasi HIV & AIDS kepada pekerja memiliki peran utama dalam mencegah dan menanggulangi HIV & AIDS di tempat kerja. Sementara itu, aspek community action yang berfokus pada kerjasama dengan organisasi eksternal menjadi elemen dengan pemenuhan minim. Untuk itu, perusahaan perlu mengembangkan strategi kerjasama untuk aksi komunitas yang lebih baik dalam rangka mengembangkan program pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS di tempat kerja. Kata kunci: HIV, AIDS, promosi kesehatan di tempat kerja, Piagam Ottawa HIV & AIDS threats workers in mining and geothermal sector in Indonesia. Therefore, effort in HIV & AIDS prevention in workplace is done which is part of occupational health in company. This thesis studies workplace health promotion effort on HIV & AIDS in workplace by four companies comprised of mining and geothermal companies in Indonesia based on Ottawa Charter concept which is being integrated with government regulation on prevention and management of HIV & AIDS in workplace and ILO Code of Practice on HIV & AIDS and the World of Work. This research is a qualitative study with case study approach and descriptive study design with content analysis. The study result found that personal skill development which focused on HIV & AIDS education to workers has been playing major roles in preventing and managing HIV & AIDS in workplace. Meanwhile, community action aspect which focused on cooperation with external organization has becomed the element with minimum compliance. Therefore, companies should develop cooperation strategy for a better community action in order to evolve HIV & AIDS prevention and management program in workplace. Key words: HIV, AIDS, workplace health promotion, Ottawa Charter
Read More
T-4895
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lena Viyantimala; Pembimbing: Meily Kurniawidjaja; Penguji: Dadan Erwandi, Frederick J. Sembiring, Mayarni
Abstrak:

Kegiatan pemboran merupakan salah satu aktivitas yang berpotensi dropped object di industri minyak dan gas bumi lepas pantai. Dropped object dapat menyebabkan cidera serius bahkan kematian, kerusakan peralatan dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan persepsi, pengetahuan, sikap dan kemampuan menghindari bahaya dropped object dengan perilaku tidak aman pada pekerja di rig pemboran lepas pantai. Desain penelitian cross sectional, menggunakan kuesioner, analisis data mengunakan chi square. Hasil telitian menunjukkan hubungan persepsi, pengetahuan, sikap dan kemampuan menghindari bahaya dropped object dengan perilaku tidak aman. Disarankan bagi perusahaan untuk melakukan pelatihan dan pelatihan penyegaran yang berhubungan dengan pencegahan dropped object, memasukkan materi Alat Identifikasi Bahaya dan Kepedulian Dropped Object dalam induksi keselamatan, meningkatkan program Behavior Based Safety dan pengawasan supervisor. Terkait dropped object incident yang telah terjadi disarankan untuk melakukan dropped object incident study.


 Drilling is one of activity in offshore oil and gas industry that has dropped object potential. Serious injury, fatality, property damage and environmental pollution can be resulted from dropped object. The purpose of this study is to find out associations between perception, knowledge, attitude, ability to avoid dropped object hazard and unsafe behavior among workers in offshore drilling rig. Cross sectional design is used, using questionnaire and chi square for data analysis. The results shows there is significant relationship between perception, knowledge, attititude, ability to avoid dropped object hazard and unsafe behavior. It is recommended to conduct training and refreshing training related to dropped object prevention, Hazard Identification Tool and Dropped Object Awareness should be included in safety induction, improve Behavior Based Safety program and supervisor supervision. and dropped object incident study should be conducted related to dropped object incidents that occurred.

Read More
T-3284
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wekoyla; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-7499
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deliana Attasya Widyasari; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Stevan Deby Anbiya Muhammad Sunarno, Wira Wisnu Wardani, Arif Hening Mustikaningrum
Abstrak:
Pendahuluan. Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian dan salah satu masalah kesehatan utama pada kelompok usia produktif. Tingginya faktor risiko yang dapat dimodifikasi, seperti merokok, kurang aktivitas fisik, obesitas, hipertensi, dan dislipidemia menunjukkan pentingnya perilaku pencegahan penyakit kardiovaskular pada pekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan perilaku pencegahan penyakit kardiovaskular berdasarkan model Capability, Opportunity, Motivation of Behaviour (COM-B) sebagai dasar pengembangan promosi kesehatan di tempat kerja. Metode. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) pada 116 pekerja PT NP Group. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner COM-B dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil. Sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan penyakit kardiovaskular yang rendah (55,2%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa psychological capability yang terdiri dari action planning, action control, dan decision making (p <0,001), reflective motivation (p = 0,009), serta automatic motivation (p<0,001) berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, physical capability (p = 0,442), knowledge (p = 0,947), physical opportunity (p = 0,615), dan social opportunity (p = 0,589) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa automatic motivation (OR = 1,249; p = 0,033) dan psychological capability (OR = 1,172; p = 0,020) merupakan determinan yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku pencegahan penyakit kardiovaskular, sedangkan reflective motivation tidak lagi signifikan setelah dikontrol bersama variabel lain (p = 0,146). Variabel sosiodemografi berupa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan status pernikahan juga tidak berpengaruh signifikan. Model akhir memiliki nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,323 dan tingkat ketepatan klasifikasi sebesar 71,6%. Kesimpulan. automatic motivation dan psychological capability merupakan determinan utama perilaku pencegahan penyakit kardiovaskular pada pekerja. Oleh karena itu, program promosi kesehatan di tempat kerja perlu difokuskan pada pembentukan kebiasaan sehat, penguatan regulasi diri, action planning, action control, dan decision making untuk meningkatkan efektivitas pencegahan penyakit kardiovaskular pada pekerja.

Introduction. Cardiovascular disease (CVD) remains the leading cause of mortality worldwide and is a major health concern among the productive working-age population. The high prevalence of modifiable risk factors, including smoking, physical inactivity, obesity, hypertension, and dyslipidemia, highlights the importance of preventive health behaviours among workers. This study aimed to analyze the determinants of cardiovascular disease prevention behaviour based on the Capability, Opportunity, Motivation–Behaviour (COM-B) model as a foundation for developing workplace health promotion programs. Method. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 116 employees of PT NP Group. Data were collected using a COM-B-based questionnaire and analyzed through univariate, bivariate (Chi-square), and multivariate (logistic regression) analyses. Result. The results showed that the majority of respondents demonstrated low cardiovascular disease prevention behaviour (55.2%). Bivariate analysis revealed significant associations between psychological capability, particularly action planning, action control, and decision making (p<0.001), reflective motivation (p = 0.009), and automatic motivation (p <0.001) with cardiovascular disease prevention behaviour. In contrast, physical capability (p = 0.442), knowledge (p = 0.947), physical opportunity (p = 0.615), and social opportunity (p = 0.589) were not significantly associated with preventive behaviour. Multivariate analysis indicated that automatic motivation (OR =1.249; p = 0.033) and psychological capability (OR = 1.172; p = 0.020) were significant determinants of cardiovascular disease prevention behaviour, whereas reflective motivation was no longer significant after adjustment for other variables (p = 0.146). Sociodemographic factors, including age, sex, educational level, and marital status, were also not significantly associated with preventive behaviour. The final model demonstrated a Nagelkerke R Square of 0.323 and an overall classification accuracy of 71.6%. Conclusion. This study concludes that automatic motivation and psychological capability are the primary determinants of cardiovascular disease prevention behaviour among workers. Therefore, workplace health promotion programs should focus on strengthening healthy habits, self-regulation skills, action planning, action control, and decision-making abilities to enhance the effectiveness of cardiovascular disease prevention efforts in the workplace. Keywords: cardiovascular disease, preventive behaviour, workplace health promotion, COM-B, psychological capability, opportunity, reflective motivation, automatic motivation.
Read More
T-7635
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Angga Putra; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Zulkifli Djunaidi, Yuni Kusminanti, Donanta Dhaneswara
T-3358
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Feri Saputra; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Istiati Suraningsih
S-8465
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Buana Yogaswara; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Abdul Kadir, Indri Hapsari Susilowati, Dedei Adnan Fauzi, Ajeng Pramayu
Abstrak:
Posisi kerja merupakan titik penentu dalam menganalisis keefektivan dari suatu pekerjaan. Apabila posisi kerja yang dilakukan oleh pekerja sudah baik dan ergonomis maka dapat dipastikan hasil yang diperoleh oleh pekerja tersebut akan baik, akan tetapi bila posisi kerja pada pekerja tersebut salah atau tidak ergonomis maka pekerja tersebut mudah kelelahan dan terjadi kelainan pada bentuk tulang.Penelitian yang dilakukan di PT. X ini bertujuan untuk melihat kondisi kesehatan kerja di PT X dari sisi Antropometri, Desain Alat Kerja, Tempat Kerja pada Kelelahan Pekerja. . Menggunakan analisa univariat dan bivariat, penelitian ini melibatkan 79 orang karyawan pada Divisi Produksi menggunakan teknik sensus. Hasilnya adalah profil antropometri ,desain alat kerja, tempat kerja dan kelelahan pekerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja.

Work position is a determining point in analyzing the effectiveness of a job. If the work position carried out by the worker is good and ergonomic, it can be ascertained that the results obtained by the worker will be good, but if the work position for the worker is wrong or not ergonomic, then the worker is easily fatigued and abnormalities occur in the shape of the bones. at PT. X aims to see the working health conditions at PT X from an anthropometric perspective, work equipment design, work place and worker fatigue. . Using univariate and bivariate analysis, this study involved 79 employees in the Production Division using a census technique. The result is that anthropometric profiles, work tool design, workplace and worker fatigue have a significant effect on improving performance.
Read More
T-6895
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive