Ditemukan 40683 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
ABSTRAK Nama Program Studi Judul : : : Musyarrafah Hamdani Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Implementasi Budaya Siri’ dalam Pengasuhan Anak di Keluarga Suku Bugis dan Makassar Berkaitan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Sekolah di Makassar, Sulawesi Selatan Survei Terpadu Biologis dan Perilaku tahun 2013 menunjukkan Makassar (6.9%) menempati posisi ketiga pada data proporsi remaja yang melakukan hubungan seksual pranikah berdasarkan kota. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana implementasi siri’ dalam pengasuhan anak di keluarga masyarakat suku Bugis dan Makassar berkaitan dengan perilaku seks pranikah pada remaja sekolah di Makassar. Pendekatan kualitatif desain etnografi dengan life history approach sebagai metode penelitian melalui wawancara dan observasi. Melalui internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi orang tua telah menerapkan siri’ dalam mengasuh anaknya yang dimulai saat anak memasuki masa pubertas. Orang tua menanamkan secara tersirat dengan nasihat ‘jaga diri dan nama baik keluarga’ yang ditujukan kepada perilaku seks pranikah. Usaha remaja menjaga siri’ keluarga merupakan penahan mereka melakukan seks pranikah. Diharapkan adanya pengarusutamaan siri’ dalam pencegahan perilaku seks pranikah pada remaja oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar dengan materi siri’ dalam ajaran Muatan Lokal. Begitupun dengan orang tua senantiasa menanamkan siri’ kepada anaknya dimulai sejak masih kanak-kanak. Kata Kunci: budaya bugis-makassar; pengasuhan anak; perilaku seks pranikah; remaja; siri’
ABSTRACT Nama Program Studi Judul : : : Musyarrafah Hamdani Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Implementasi Budaya Siri’ dalam Pengasuhan Anak di Keluarga Suku Bugis dan Makassar Berkaitan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja Sekolah di Makassar, Sulawesi Selatan Integrated Surveys of Biological and Behavior in 2013 showed that Makassar (6.9%) ranked third on of adolescents who had premarital sexual intercourse according to the city. The study aimed to explore the implementation of Siri’ in parenting of Buginese and Makassar ethnic families related to adolescents’ premarital sex behavior in Makassar. Qualitative approach that used ethnography with life history approach as a research method through in-depth interviews and participant observation. Through nternalization, socialization, and enculturation, the parents had implemented siri’ in raising their children since the child entered the period of puberty. Parents instilled siri’ implicitly through advice ‘protect yourself and the good name of the family’ aimed to prevent premarital sex behavior. Adolescents take care of siri’ family to be a barrier in premarital sex. Siri’ mainstreaming should be held to prevent school adolescents to engage in premarital sexual behaviors, particularly the Provincial Education Board of Makassar is expected to involve siri’ as material in Local Content “Muatan Lokal” subject. As well parents should instill the values of siri’ to their children, since their children as a child. Keywords: adolescents; buginese and makassar culture; parenting; premarital sex behavior; siri’
Nutrition literacy is one of the predictors of non-comunicable diseases; however, research around nutrition literacy assessment is lacking in Indonesia, including among its welleducated population. This study aimed to examine the determinants of nutrition literacy among first year undergraduate students of the University of Pattimura, Maluku. Using data derived from the Health Literacy Study 2019, six determinants of nutrition literacy (i.e., sex, weekly expenditure, living place status, perceived ethnic diversity, social participation and education programs) were analyzed. Nutrition literacy was measured using the adapted 6-item Newest Vital Signs. Descriptive statistic of frequency, mean and median was used to describe each of the main variables. The non-parametric MannWhitney was performed to examine the association between independent and dependent variables. Linear regression linear was used to analyze association between independent variables and nutriton literacy. Of the 382 participants, the average score of nutrition literacy was 2,31 (SD=1,30), with more than half of them have inadequate nutrition literacy (54,7%) compare to those who have adequate nutrition literacy (45,3%). Perceived ethnic diversity was the only social determinant that significantly associates with nutrition literacy. Future research exploring association of other social determinants to nutrition literacy is recommended
