Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38436 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Miranty Andina Kusuma Wardhani; Pembimbing; Rita Damayanti; Penguji: Zulazmi Mamdy, Widyastuti Soerojo
S-6450
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bayu Rahadian; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Rita Damayanti, Mia Damiyati, Budiharto, Widiastuti Soerojo
Abstrak: Tesis ini membahas tentang bagaimana hubungan pengetahuan dan sikap dengan niat melaksanakan konseling berhenti merokok di antara mahasiswa profesi dan spesialis kedokteran gigi di RSKGM FKG UI. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Sikap merupakan variabel yang paling besar mempengaruhi niat melakukan konseling berhenti merokok, setelah dikontrol oleh variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, status merokok, dan pengetahuan. Nilai OR (OR adjusted) = 59,795 (95% CI 14,777-241,957). Hasil penelitian ini menyarankan agar ada upaya pembentukan sikap terhadap perilaku konseling berhenti merokok melalui pendidikan yang terencana, terarah, dan berkesinambungan. Kata kunci : konseling berhenti merokok ̧ pengetahuan, sikap, niat
Read More
T-4232
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Kurniawati; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Arman Nefi, Christina Rialine Titaley
Abstrak: Salah satu faktor risiko terjadinya berbagai penyakit tidak menular adalah perilaku merokok. Penyebab seseorang merokok antara lain kurangnya pengetahuan, pengaruh orangtua, teman dan juga iklan.
 
Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran dan hubungan antara pengetahuan, sikap, keluarga, teman dekat dan keterpaparan iklan rokok terhadap perilaku merokok pada mahasiswa Universitas Indonesia tahun 2010.
 
Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan menggunakan data sekunder survei perilaku sehat 2010.
 
Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mewakili 12 fakultas, sedangkan sampel yang digunakan adalah mahasiswa yang termasuk kedalam rentang umur remaja akhir (18-21 tahun) yang berjumlah 2.108 responden.
 
Penelitian menunjukkan bahwa ada 263 (12.5%) responden adalah merokok. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan antara jenis kelamin, rumpun, pengetahuan, sikap dan pengaruh keluarga terhadap perilaku merokok.
 

Smoking behavior is one of the factors that risk the infections diseases. The reason why someone smokes can be because of lacking of knowledge, family influence, friends and advertisement.
 
The objectives of this research are to know the description and connections among knowledge, attitude, family, close friends and exposition of cigarette advertisement toward smoking behavior of the students university of Indonesia year 2010.
 
Research design that is used is cutting across using secondary data survey of healthy behavior 2010.
 
Population of this research is from all student represent 12 faculties, while the sample that is used is from students within range of late teenages (18-21 years old) consist of 2108 respondents. The research shows that 263 (12.5%) respondents are smokers.
 
Result test statistically shows the connections among gender, faculty asociation, knowledge, attitude and family influence to wand smoking behavior.
Read More
S-7963
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winda Widyanty; Pembimbing: Zulazmi Mamdy; Penguji: Zarfiel Tafal, Muhammad Hatta
S-6078
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Apriani Oendari; Pembimbing: Evi Martha, R. Sutiawan; Penguji: Rita; Ismoyowati Damayanti, Prijo Sidipratomo
Abstrak: Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengetahui praktik memberi nasihat berhenti merokok dan faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik tersebut. Survei cross sectional dilakukan pada Mei – Juni 2013 terhadap 65 dokter umum Puskesmas di Jakarta Pusat. Dilakukan pula exit-interview pada 212 pasien. Hasil penelitian menunjukkan 72,3% dokter sering atau selalu memberi nasihat berhenti merokok. Faktor yang berhubungan dengan praktik tersebut adalah lama berprofesi sebagai dokter, sikap dokter, dan jumlah pasien per hari. Untuk mengoptimalkan pelayanan berhenti merokok di Puskesmas, perlu dipertimbangkan kapasitas dokter yang melayani, keterlibatan dokter-dokter yang lebih muda, dan beriringan dengan upaya peningkatan sikap positif dokter terhadap kebijakan pengendalian rokok.


The objectives of this study are to explore general physician (GP)’s practice towards smoking cessation advice and its corresponding factors. Cross sectional survey was conducted to 65 GPs working at Public Health Centres (PHC) at Central Jakarta during May and June 2013. Information from 212 patients was also obtained through exit-interview. Most (72,3%) GPs often or always give advice to their smoker patients. Years of practice, attitudes, and amount of patients per day are those which correspond significantly with practice. To optimize smoking cessation service in PHC, we need to consider GPs capacity, engage younger GPs, and, concurrently, raise GPs positive attitude towards tobacco control policy.

Read More
T-3952
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riny Sumarna; Pembimbing: Rina A. Anggorodi; Penguji: Dien Anshari, Adhi Darmawan Tato
S-5665
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Leny Wulandari; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlaela Hadi, Riris Nainggolan, Bambang P. Cadrana
Abstrak:

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peran pengetahuan terhadap perilaku pencarian pengobatan penderita suspek TB Paru setelah dikontrol oleh umur, jenis kelamin, status perkawinan, status pekerjaan, tingkat pendidikan, jarak dan waktu tempuh ke Puskesmas dan RS. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang menggunakan data sekunder hasil survei Pengetahuan Sikap Perilaku (PSP-TB) 2010. Sampel penelitian adalah anggota keluarga yang berumur ≥ 15 tahun yang mengalami gejala TB Paru sebanyak 443 responden. Hasil penelitian menemukan bahwa ada hubungan antara peran pengetahuan penderita suspek TB Paru dengan Perilaku Pencarian Pengobatan TB Paru di Indonesia setelah dikontrol pekerjaan (OR=2,3, CI=1,349-3,952). Serta adanya interaksi antara pengetahuan dan pekerjaan.


ABSTRACT This study aims to quantify the role of knowledge on treatment seeking behavior of patients with suspected pulmonary TB after controlled by age, gender, marital status, employment status, education level, distance and travel time to health center and hospital. The study was a quantitative study with cross sectional design using secondary data of Knowledge Attitudes Behaviour (PSP-TB) Survey 2010. Research sample is a sample of respondents aged ≥ 15 years with symptoms of pulmonary TB as many as 443 respondents. Based on the results of the study found there is a relationship between the role of knowledge of patients with suspected pulmonary TB with treatment seeking Behavior of Pulmonary TB in Indonesia after controlled by variable of employment status (OR = 2.3, CI = 1.349 to 3.952), and there is interaction between knowledge and employment status.

Read More
T-3632
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dela Aristi; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Anwar Hasan, Evi Martha, Bambang Setiaji, Feni Fitriani Taufik
Abstrak: Perokok harus berhenti merokok agar dapat terhindar dari dampak negatif rokok.Berhenti merokok adalah suatu proses yang telah dilakukan beberapa kali sebelumakhirnya perokok tersebut berhasil. Penelitian kualitatif dengan desain RapidAssesment Procedures ini bertujuan untuk memperoleh informasi mendalamtentang upaya berhenti merokok pada mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah JakartaTahun 2014. Informan terdiri dari mahasiswa yang sudah pernah berupayaberhenti merokok serta informan kunci yaitu ahli berhenti merokok dan psikolog.Hasil penelitian menunjukkan upaya berhenti merokok mahasiswa diawali denganberagam motivasi, dilanjutkan dengan berbagai macam proses, yang paling seringadalah mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi dan mengganti kebiasaanmerokok dengan hal lain (minum jus, permen, camilan). Hal-hal yang berperandalam upaya berhenti merokok mahasiswa dalam penelitian ini adalah persepsiterhadap bahaya akibat merokok, informasi bahaya rokok dan peringatan bahayarokok pada kemasan rokok tapi tidak terlalu besar, dukungan orang-orang terdekatdan niat. Diperlukan kebijakan dan program yang bisa membantu mahasiswaperokok untuk berhenti merokok.Kata kunci:Berhenti merokok, mahasiswa, kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2014
Smokers should quit smoking in order to avoid the negative effects of smoking.Quitting smoking is a process that has been done several times before finallysmoker is successful. Qualitative research with Rapid Assessment Proceduresdesign aims to obtain in-depth information about quitting smoking in studentsUIN Syarif Hidayatullah Jakarta in 2014. Informants consisted of students whohad never attempted to quit smoking as well as key informants namely smokingcessation experts and psychologists. The results showed smoking cessationstudent begins with diverse motivations, followed by various processes, whichmost often is to reduce the number of cigarettes consumed and replace smokingwith other things (drinking juice, candy, snack). The things that play a role insmoking cessation efforts of students in this research is the perception of thedangers of smoking, the dangers of smoking information and warning of thedangers of smoking on cigarette packaging but not too large, the support of thoseclosest and intentions. Necessary policies and programs that can help the studentsmokers to quit smokingKey words:Stop smoking, students, campus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2014.
Read More
T-4284
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Sidratul Muntaha; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Ella Nurlaella Hadi, Zya D. Amirin
S-6107
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Khurrohma; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Asri Permata Sari
Abstrak: Desa Tenjo merupakan wilayah dengan cakupan balita yang ditimbang sebesar 71,2% dari jumlah target sebesar 87%. Kunjungan ibu balita ke Posyandu didasari niat ibu yang hanya mau datang saat imunisasi dan jika ada pemberian Vitamin A. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran sikap, norma subjektif, persepsi kontrol diri, niat dan kunjungan ibu balita ke Posyandu. Metode penelitian ini kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan desain cross sectional. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 90 ibu balita. Hasil penelitian menunjukkan kunjungan ibu mencapai 71,1% ibu balita, 60% ibu balita memiliki sikap positif terhadap Posyandu, sebesar 58,9% ibu balita masih memiliki dorongan yang lemah dari orang-orang terdekat untuk datang ke Posyandu, sebesar 76,7% ibu balita masih memiliki persepsi kontrol diri yang rendah tentang Posyandu dan sebesar 96,7% ibu balita memiliki niat untuk memanfaatkan layanan Posyandu. Perlu dilakukan penyuluhan kepada ibu balita dan keluarga mengenai layanan Posyandu dan manfaatnya serta pelatihan kader mengenai Posyandu dan pemberian layanan Posyandu yang lengkap.
Kata kunci: Kunjungan ibu balita ke Posyandu, niat, sikap, norma subjektif, persepsi kontrol diri

Tenjo Village is a region with toddler coverage which is weighed at 71.2% of the target amount of 87%. The visit of every toddler's mother to a Posyandu (Pusat Pelayanan Terpadu or Maternal and Child Health Services) is based on the intention of the mother who only wants to come only if there is any immunization and if there is Vitamin A given to her child. The purpose of this study is to see an overview of attitudes, subjective norms, perceived behavioral control, intention and visit of a toddler mother to Posyandu. This research method is quantitative descriptive with a cross sectional design. Data collection techniques used in structured interviews using a questionnaire with a total sample of 90 mothers of children under five. The results of the study showed that mothers' visits reached 71.1% of mothers of toddler, 60% of mothers of toddler had a positive attitude towards Posyandu, 58.9% of mothers of toddler still had weak encouragement from the closest people to come to Posyandu, 76.7% mothers of children under five still have a low perceived behavioral control about Posyandu and 96.7% of mothers of children under five have the intention to use Posyandu services. It is necessary to educate toddlers and families about Posyandu services and their benefits and human resources training on Posyandu, and also providing complete Posyandu services.
Keywords: Mother's visit to Posyandu, intention, attitude, subjective norms, perceived behavioral control
Read More
S-9924
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive