Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 19089 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Achmad Oktorudy Djayusman; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Amal C. Sjaaf, Budi Hartono
B-1299
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Johan Salim; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Herwin Meifendy, Agus Ariyanto Haryoso
Abstrak:
Sebagai rumah sakit yang yang berbentuk BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), RSUD Kepulauan Seribu perlu menyusun rencana strategi bisnis yang harus diperbaharui setiap lima tahun. Rencana strategis dan bisnis periode sebelumnya 2018-2022 sudah habis , namun RSB periode selanjutnya 2023-2026 belum selesai disusun, sedangkan sudah terdapat beberapa isu penting terkait operasional , pengembangan layanan unggulan yang perlu diakomodir pada RSB periode selanjutnya. Penelitian ini berfokus pada penyusunan RSB RSUD Kepulauan Seribu yang diharapakan dapat dijadikan referensi dalam menyusun rencana strategis dan bisnis RSUD Kepuauan Seribu tahun 2023-2026 dengan fokus pengembangan layanan unggulan. Penelitian ini menggunakan metode operasional (operastional research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam, data sekunder didapatkan dari laporan-laporan rumah sakit dan stakeholder tekait. Pada tahapan input stage, matching stage, decision stage, dan implementasi ditentukan dengan Teknik pengambilan keputusan CDMG (consensus Decision Making Group) dengan pendekatan Balance Scored Card. Berdasarkan matriks internal eksternal positioning RSUD Kepulauan Seribu berada pada pertumbuhan/ekspansi. Dengan prioritas alternative startegi berdasarkan pengolahan QSPM (quantitave strategic planning matriks) adalah pengembangan layanan unggulan PONEK 24 jam dan wisata medis, pengembangan kompetensi pegawai, Budaya tata kelola dan peningkatan inovasi, revialisasi Gedung sarana dan prasarana, pengembangan target pasar yang menyasar wisatawan, dan penetrasi pasar dengan meningkatkan kerja sama dengan stakeholder. Dalam tahapan implementasi perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah terwujudnya saran dan prasaran yang sesuai dengan standar serta terwujudnya budaya kinaerja yang berinovasi dan team work yang kuat dan efektif. Untuk perspective bisnis internal adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu mampu tatalaksana PONEK 24 jam dan rumah sakit yang mampu menunjang kegiatan wisata, serta terwujudnya pelayanan primer untuk seluruh jenis pelayanan. Berdasarkan perspective pelanggan targetnya adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu sebagai rumah sakit tujuan utama masyarakat kepulauan seribu serta terwujudnya peningkatan kepuasan pasien. Untuk perspective finansial target Peningkatan pendapatan operasional rumah sakit dan Peningkatan CRR (Cost Revenue Rate).

As a distric Hospital which organize in BLUD regulation. RSUD Kepulauan Seribu must to compile strategic and bussines planing document which must to be updated every five years . Strategic bussines planning document period before 2018-2022 has finished, however the next period 2023-2026 hasn’t finished compiled yet. Whereas there so many problem related with operational, develompment of priority health service, which should solved in next period of strategic bussines planning of RSUD Kepulauan Seribu. This Study foccus in discuss of compiling the strategic bussines planning RSUD Kepulauan Seribu which expected could be made the reference ini compile RSUD Kepulauan Seribu strategic and bussines document 2023-2026 period which foccus in discuss the development of prority health services and refferal health service. This study used the operational research method with qualitative approach. Primary data were obtained by comprehensive interview, the secondary data were obtained by the hospital annual reported or the goverment service annual report. In input stage, matching stage, decision stage, and implementaion data was determined by decision making technic CDMG (Consensus Decision Making Group) with Balanced Scored Card Approaching. Based on result of analysis internal eksternal matrix RSUD Kepulauan was at development/expansion posisition With priority alternative strategy based on QSPM (qualitative strategic planning matriks) analysis are development priority health service 24 hours maternal and perinatal emergency services and medical tourism, development of employe competence, governace worked culture dan enhancement innovation, revitalisation of hospital infrastructure, market development which tourist target, and market penetration which improve stakeholder cooperation. In learning dan growing perspective of implementation stage the target are the realization of good standard hospital infrastructure, the formation worked culture which innovative, dan strong effective team work. In intenternal bussines perspective the target are the realization of 24 hour maternal and perinatal emergency services(PONEK 24 jam), medical tourism services, and fullfill the primary standar of refferal health services. In costumer perspective the target are the realization RSUD Kepulauan Seribu as the main refferal hospital for kepulauan seribu district citizen dan increasing of costumer/patient satisfaction. In financial perspective the target are the increasing of hospital income, and increasing of hospital cost revenue rate (CRR)
Read More
B-2468
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Betania Samboe; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Rini Pratiwi, Dyah Eko Judihartanti
Abstrak:
Implementasi rencana strategis di rumah sakit umum daerah menghadapi tantangan signifikan karena ketidakselarasan indikator, keterbatasan sumber daya, dan sistem tata kelola yang lemah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rencana strategis RSUD Sukajadi Banyuasin Tahun 2025-2029 untuk mengidentifikasi hambatan implementasi dan  merumuskan rekomendasi perbaikan. Mengevaluasi implementasi rencana strategis RSUD Sukajadi menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) dan merumuskan rekomendasi perbaikan. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan informan dari pihak eksternal dan internal RSUD Sukajadi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan review dokumen. Analisis data menggunakan model CIPP untuk mengevaluasi empat dimensi: Context (faktor lingkungan), Input (sumber daya), Process (mekanisme implementasi), dan Product (hasil/outcome). Hasil penelitian didapatkan hambatan di semua dimensi CIPP: (1) Context: ketidakselarasan indikator antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Renstra Dinkes, dan Renstra RSUD, dengan fenomena "silo mentality" dalam perencanaan kesehatan daerah; (2) Input: keterbatasan sarana prasarana, sumber daya manusia, dan alokasi anggaran; (3) Process: tata kelola keuangan yang lemah, sistem monitoring evaluasi yang belum optimal, dan komunikasi ke pihak eksternal yang tidak efektif; (4) Product: kinerja RSUD yang rendah dengan Bed Occupancy Rate (BOR) 7% (target 75%), Average Length of Stay (ALOS) 2,5 hari (target 3-5 hari), Angka Kepuasan Pasien yang rendah dan tingkat komplain yang tinggi, cakupan ASPAK 61% (target >80%), dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tidak tercapai. Kesimpulan: Implementasi rencana strategis RSUD Sukajadi memerlukan perbaikan sistemik di semua dimensi CIPP. Rekomendasi jangka pendek, menengah, dan panjang mencakup pengembangan prosedur cascading indikator, implementasi Balanced Scorecard, perbaikan tata kelola keuangan, penguatan sistem monitoring evaluasi, dan advokasi untuk perubahan regulasi yang mendukung perencanaan strategis terintegrasi di tingkat daerah.

Strategic plan implementation in regional general hospitals faces significant challenges due to indicator misalignment, resource limitations, and weak governance systems. This study evaluates the strategic plan of Sukajadi Regional General Hospital (RSUD) Banyuasin for 2025-2029 to identify implementation barriers and formulate improvement recommendations.  Objective of this study is to evaluate the strategic plan implementation of Sukajadi RSUD using the CIPP model (Context, Input, Process, Product) and formulate recommendations for improvement.  Methods: This descriptive qualitative study involved informant from intern and external of RSUD Sukajadi. Data were collected through in-depth interviews, focus group discussions (FGD), and document review. Data analysis used the CIPP model to evaluate four dimensions: Context (environmental factors), Input (resources), Process (implementation mechanisms), and Product (outcomes).  Results: The study identified critical barriers across all CIPP dimensions: (1) Context: misalignment of indicators between Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD), Health Department Strategic Plan, and RSUD Strategic Plan, with "silo mentality" in regional health planning; (2) Input: limitations in infrastructure, human resources, and budget allocation; (3) Process: weak financial governance, suboptimal monitoring-evaluation systems, and ineffective inter-management communication; (4) Product: low RSUD performance with Bed Occupancy Rate (BOR) 7% (target 75%), Average Length of Stay (ALOS) 2.5 days (target 3-5 days), low patient satisfaction score, ASPAK score 61% (target >80%), and unmet Minimum Service Standards (SPM).  Conclusion: Strategic plan implementation at Sukajadi RSUD requires systemic improvements across all CIPP dimensions. Short-term, medium-term, and long-term recommendations include developing cascading indicator procedures, implementing Balanced Scorecard, improving financial governance, strengthening monitoring-evaluation systems, and advocating for regulatory changes to support integrated strategic planning at the regional level.
Read More
B-2619
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tanti Shantisari Waluyo; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Jaslis Ilyas, Wirda Saleh
B-2268
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irfan Rohot Uli Manik; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Prastuti Soewondo, Puput Oktamianti, Sri Diana Ginting Suka, Relia Sari
Abstrak:
Latar Belakang: RSU Hermina Podomoro merupakan salah satu rumah sakit swasta yang memiliki pelayanan poliklinik eksekutif. Unit layanan ini diharapkan dapat menjadi layanan unggulan rumah sakit. Data rekam medis menunjukkan bahwa dalam kurun waktu empat tahun terakhir, angka kunjungan dari unit poliklinik eksekutif belum pernah mencapai target sesuai yang telah ditetapkan. Keberadaan layanan eksekutif sendiri sesungguhnya dapat memberikan pemasukan yang cukup besar bagi rumah sakit. Jika angka kunjungan poliklinik eksekutif bisa meningkat hingga mencapai target maka pemasukan rumah sakit juga semakin besar. Tujuan penelitian: secara umum adalah tersusunnya rencana strategi peningkatan kinerja poliklinik eksekutif RSU Hermina Podomoro untuk periode 2024-2027. Secara khusus adalah teridentifikasi analisis situasi dan diperolehnya gambaran positioning poliklinik eksekutif, tersusunnya strategi yang tepat bagi RSU Hermina Podomoro untuk mengembangkan layanan poliklinik eksekutif, ditetapkannya indikator kinerja yang tepat digunakan untuk mengevaluasi implementasi rencana strategi dengan pendekatan Balanced Scorecard, ditetapkannya target sesuai dengan indikator kinerja yang digunakan dan ditetapkannya aktivitas dan biaya yang dibutuhkan. Metode penelitian: Jenis data pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa data kualitatif hasil wawancara mendalam dan Consensus Decisions Making Group (CDMG) bersama informan. Data sekunder terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa laporan rekam medis, laporan kinerja rumah sakit dan data pendukung lain sedangkan data kualititatif adalah dokumen internal RS dan dokumen eksternal yaituregulasi pemerintah, literatur, hasil penelitian dan data pendukung lain. Hasil penelitian: visi dan misi rumah sakit mendukung rencana strategis pengembangan layanan poliklinik eksekutif. Analisis lingkungan internal dan eksternal dengan EFE Matrix dan IFE Matrix menunjukkan data yang mendukung untuk pengembangan. Hasil Matching Stage pada matriks IE menunjukkan posisi rumah sakit pada sel 1 di matriks IE, yaitu grow dan build. Hasil QSPM digabungkan dengan teori yang ada dalam penentuan strategi prioritas menghasilkan urutan strategi sebagai berikut: optimalisasi promosi layanan poliklinik eksekutif, optimalisasi sarana danfasilitas, optimalisasi produk serta layanan, optimalisasi teknologi, optimalisasi SDM serta optimalisasi service excellence poliklinik eksekutif. Strategi yang ada dilengkapi dengan 28 (dua puluh delapan) KPI dengan target, aktivitas dan biaya masing-masing. Kesimpulan: rencana strategis yang dibuat lengkap dengan indikator sesuai BSC dan target akan mampu menjadi pedoman bagi RSU Hermina Podomoro dalam mewujudkan layanan poliklinik eksekutif sebagai layanan unggulan.

Background : Hermina Podomoro General Hospital is a private hospital that has executive polyclinic services. This service unit is expected to become the hospital's superior service. Medical recorddata shows that in the last four years, the number of visits from the executive polyclinic unit has never reached the target that has been set. The existence of executive services itself can actually provide quite a large income for hospitals. If the number of visits to executive clinics can increase to reach the target, the hospital's income will also increase. Objectives : In general, the preparation of a strategic plan for improving the performance of the executive polyclinic of Hermina Podomoro General Hospital for the period 2024-2027. Specifically, the identificationof a situation analysis and obtaining a picture of the positioning of the executive polyclinic, thepreparation of an appropriate strategy for Hermina Podomoro General Hospital to develop executive polyclinic services, the establishment of performance indicators appropriate to use to evaluate the implementation of strategic plans using the Balanced Scorecard approach, setting targets in accordance with the performance indicators used and determining the activities and costs needed. Method : The types of data in this research are primary data and secondary data. Primary data is qualitative data from in-depth interviews and the Consensus Decisions MakingGroup (CDMG) with informants. Secondary data consists of quantitative data and qualitative data. Quantitative data is in the form of medical record reports, hospital performance reports and other supporting data, while qualitative data is internal hospital documents and external documents, namely government regulations, literature, research results and other supporting data. Results : The hospital's vision and mission supports the strategic plan for the development of executive polyclinic services. Analysis of the internal and external environment with the EFEMatrix and IFE Matrix shows data that supports development. The Matching Stage results in the IE matrix show the position of the hospital in cell 1 in the IE matrix, namely grow and build. The QSPM results combined with existing theory in determining priority strategies produce the following strategy sequence: optimizing promotion of executive polyclinic services, optimizing facilities and facilities, optimizing products and services, optimizing technology, optimizing human resources and optimizing service excellence at executive polyclinics. The existing strategy is equipped with 28 (twenty eight) KPIs with their respective targets, activities and costs. Conclusion: The strategic plan made complete with indicators according to the BSC and targets will be able to serve as a guide for Hermina Podomoro General Hospital in realizing executive polyclinic services as superior services
Read More
B-2455
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewvi Lo; Pemb: Hendrik M. Taurany; Penguji: Purnawan Junadi, Dumilah Ayuningtyas, Muslikah, Eli
Abstrak:

Masalah logistik Instalasi Bedah Sentral di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang adalah tidak berfungsinya fasilitas penyimpanan dengan baik. Tesis ini bertujuan untuk membuat rencana fasilitas penyimpanan logistik Intalasi Bedah Sentral di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang. Rencana fasilitas penyimpanan meliputi rencana ruang penyimpanan dan prosedur serta sistem informasi yang mendukung fasilitas penyimpanan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif analitik. Hasil penelitian menemukan ruang penyimpanan steril dan depo farmasi yang tidak memenuhi persyaratan dan pelaksanaan prosedur dan sistem informasi yang tidak maksimal. Berdasarkan penggabungan teori logistik dan peraturan mengenai kamar bedah, instrumen bedah, linen dan farmasi, maka disusun perencanaan  yang menyarankan suatu rencana yaitu pemisahan ruang penyimpanan barang steril dengan non steril dan pengaturan depo farmasi dengan tata letak, alur proses barang, area fungsional dan perlengkapan pergudangan yang memenuhi persyaratan penyimpanan yang baik; sebagai pendukung ruang penyimpanan, diatur juga prosedur penyimpanan dan pengambilan, pencatatan dan pelaporan serta perangkat lunak yang sesuai dengan teori penyimpanan dan kebutuhan di lapangan. Kata Kunci: Fasilitas Penyimpanan, Logistik Instalasi Bedah, Ruang Penyimpanan, Prosedur dan Sistem Informasi


 Logistical problems of the Central Surgical Installation in Karawang Regional General Hospital is not functioning properly the storage facility. This thesis aims to make the plan for storage facilities of the Installation Central Surgery logistics at Karawang Regional General Hospital. Planning of storage facilities include storage space plans and procedures and information systems that support the storage facility. This study is a qualitative research design with descriptive analytic. The results found that sterile storage room and pharmaceutical depots that do not meet the requirements and implementation of procedures and information systems are not optimal. Based on combining of logistics theory and regulations concerning the operating room, surgical instruments, linen and pharmaceuticals, then prepared a draft plan recommends the separation of storage room for non-sterile and sterile materials, and pharmaceutical depot arrangements with the layout, process flow of materials, functional areas and warehousing equipment which meet the storage requirements of materials; as a supporter of storage room, well arranged storage and retrieval procedures, record keeping and reporting as well as the software in accordance with the theory of storage and needs in the field. Keyword: Storage Facilities, Logistics of Installation Surgery, Storage Room, Procedures and Information Systems

Read More
B-1382
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Purbo Antarsih; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Adang Bachtiar, Amal Chalik Sjaaf, John T. Marbu, Maria Margaretha
Abstrak: Tesis ini membahas tentang Perencanaan Strategis Peningkatan Kompetensi SDM RSUD KramatJati Tahun 2018-2022. Perencanaan strategis ini dibuat karena adanya permasalahan yangdisebabkan karena kompetensi SDM. Rumah sakit perlu melindungi pasien, Lingkungan dan SDMrumah sakit serta meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga perlu meningkatkan kompetensiSDM nya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif . Dengan metode inididapatkan faktor ekternal yang berupa peluang maupun ancaman serta faktor internal sebagaikekuatan maupun kelemahan organisasi. Dari beberapa alternative strategi dengan metode QSPMditentukan strategi utama yang akan digunakan. Strategi tersebut diterapkan untuk mencapaitujuan Rumah sakit.Kata Kunci :Perencanaan strategi, kompetensi, SDM.
Read More
B-1956
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fahrianeta; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Syaifuddin Zuhri
Abstrak:

Rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, karena rumah sakit merupakan fasilitas kesehatan yang padat pakar dan teknologi. Rumah Sakit Tugu Ibu sebagai salah satu unit pelayanan kesehatan di Kota Depok, telah mendapatkan pengakuan dari pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan dengan adanya status ?Akreditasi Penuh Tingkat Dasar?. Pada saat ini jumlah tenaga Rumah Sakit Tugu Ibu sebanyak 411 orang tenaga medis 68 Orang,tenaga Perawat & bidan 161 Orang, tenaga non perawat 29 Orang, dan Tenaga penunjang & prakarya 59 Orang dan tenaga non medis sebanyak 120 orang.

Read More
B-1059
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iskandar; Pemb. Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Sutirto Basuki
B-1056
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lastri Swastanita; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Ede Surya Darmawan, Adang Bachtiar, Supriyantoro; Putri Nadia
Abstrak:
Rumah Sakit Umum Amira sebagai rumah sakit swasta profit kelas C di Kabupaten Purwakarta menghadapi berbagai peluang dan tantangan untuk mewujudkan visi dan misi demi keberlangsungan organisasi. Rencana strategis RSU Amira perlu dikembangkan untuk memberikan arah strategi guna mencapai tujuan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis critical success factor dari lingkungan internal dan eksternal rumah sakit, menentukan di mana posisi strategis rumah sakit, merumuskan strategi alternatif, sasaran, dan indikator kinerja terukur untuk RSU Amira. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, telaah dokumen, dan Conesus Decision Making Group (CDMG). Pada tahap input, analisis data menggunakan metode SWOT, matriks IFE dan EFE. Tahap pencocokan digunakan matriks IE dan matriks TOWS dan untuk memprioritaskan alternatif strategi dalam tahap pengambilan keputusan menggunakan matriks QSPM. Tahap implementasi rencana strategis tergambar dalam kanvas kerangka Business Model Canvas dan kerangka Balanced Scorecard. Penelitian dilakukan di RSU Amira pada Oktober hingga November 2022. RSU Amira berada pada tingkat respon menengah atau rata-rata dengan faktor kekuatan dan peluang lebih menonjol daripada kelemahan dan ancaman. RSU Amira berada dalam sel V (Hold and maintain) dengan alternatif strategi yang berfokus pada penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dirumuskan 5 prioritas, 9 sasaran strategis dan 23 indikator kinerja utama.

Amira General Hospital (RSU Amira) as a class C profit private hospital in Purwakarta Regency faces various opportunities and challenges to realize the vision and mission for the sustainability of the organization. RSU Amira strategic plan needs to be developed to provide strategic direction to achieve the hospital's goals. This study aims to analyze the critical success factors of the internal and external environment of the hospital, determine where the strategic position of the hospital is, formulate alternative strategies, goals, and measurable performance indicators for RSU Amira. This research is qualitative research with data collection conducted through in-depth interviews, document review, and Conesus Decision Making Group (CDMG). At the input stage, data analysis uses the SWOT method, IFE and EFE matrices. The matching stage is used IE matrix and TOWS matrix and to prioritize alternative strategies in the decision-making stage using the QSPM matrix. The implementation stage of the strategic plan is depicted in the Business Model Canvas and the Balanced Scorecard framework. The research was conducted at RSU Amira from October to November 2022. RSU Amira are at an intermediate or average response level with strengths and opportunities factor more stand out than weaknesses and threats. RSU Amira is in V cell (Hold and maintain) with an alternative strategy focused on market penetration and product development. In this research, 5 priorities, 9 strategic goals and 23 key performance indicators were formulated.
Read More
B-2307
Depok : FKM UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive