Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40261 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Irna Taulaza Djohan; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Pujiyanto, Tono Rustiano
S-6796
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erdayani; Pembimbing: Prastuti Suwondo; Penguji: Pujiyanto, Isti Qomarsih
Abstrak: Skripsi ini membahas analisis umur, jenis kelamin, wilyah tempat tinggal dan diagnosis penyakit terhadap tingkat utilisasi dan biaya klaim Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Bapel JPKM PT X di RS P. Penelitian ini adalah penelitian deskriptik analitik dengan desain crosssectional atau potong lintang. Hasil penelitian menyarankan di lakukannya manajemenutilisasasi secara berkelanjutkan dan memperhatikan faktor usia, jenis kelamin, wilayah tempattinggal dan diagnosis. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah lama hari rawat. Kata Kunci :Utilisasi
This study analyzes age, gender, diagnosis, lenght of stay, and diagnosis of disease ofparticipants on the level of utilization and claim cost in Health care program in Bapel JPKM PTX di RS P. This is describe about descriptic analytical study use cross sectional design. Theresults of this study suggest Skripsi ini membahas analisis umur, jenis kelamin, wilyah tempattinggal dan diagnosis penyakit terhadap tingkat utilisasi dan biaya klaim Program JaminanPemeliharaan Kesehatan Bapel JPKM PT X di RS P. Penelitian ini adalah penelitian deskriptikanalitik dengan desain cross sectional atau potong lintang. Hasil penthat it is need to considerother factors besides age, gender, diagnosis and status of participants. Same factors needs to beconcerned are leght of stay and type of health care.Key word :Utilization.
Read More
S-7577
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Leonny Elimin; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Pujiyanto, Puput Oktamianti, Tjeffy Gunadi, Ikbal Ibuk Sindy,
Abstrak:

ABSTRAKNama             : Leonny EliminProgram Studi        : Ilmu Kesehatan MasyarakatJudul Tesis          : Dampak Sectio Caesarea terhadap Risiko Kesehatan Ibu dan Anak Studi KasusKlaim Perusahaan Asuransi X Periode 2014 - 2016Tingkat sectio caesarea (SC) telah meningkat sangat tinggi diseluruh dunia sehingga beban biayakesehatan untuk SC yang tidak dibutuhkan jauh melebihi beban SC yang dibutuhkan dan mempunyairisiko kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuifaktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan tindakan SC dan pengaruh akibat tindakan SC tersebutterhadap terjadinya risiko kesehatan ibu dan anak. Penelitian dengan desain cross sectional inimenggunakan data klaim perusahaan asuransi komersial X periode 2014 – 2016. Identifikasi ibumelahirkan dengan SC, Low Back Pain (LBP) pada ibu,  bronchopneumonia  dan  gangguan  perkembanganmotorik  pada  anak berdasarkan ICD-10. Hasilnya tingkat SC dipengaruhi oleh urutan kelahiran anak(OR=2,43), manfaat asuransi (OR=1,66) dan fasilitas kesehatan (OR=0,23). Analisa dampak SCmendapati bahwa kelahiran melalui SC (nilai p=0,08; OR=13,87; SK 95%=0,73-263,57), fasilitaskesehatan dan usia anak >= 1 tahun mempengaruhi risiko gangguan perkembangan motorik pada anak.Kelahiran melalui  SC  tidak  mempengaruhi  risiko  bronchopneumonia,  melainkan dipengaruhi olehfasilitas kesehatan dan usia anak >=1. Kelahiran SC mempunyai risiko LPB pada ibu sebesar 144%namun tidak ada hubungan bermakna. Hasil penelitian ini mendukung hipotesa bahwa urutan kelahirananak, manfaat asuransi dan fasilitas kesehatan dapat meningkatkan pemanfaatan SC, kemudian anakyang dilahirkan  melalui  SC  dapat  mengalami  peningkatan  risiko  gangguan perkembangan motorik.Kata kunci: section caesarea, Low Back pain, bronchopneumonia, gangguan perkembangan motorik.

ABSTRACTName             : Leonny EliminStudy Program        : Public Health ScienceTitle              : Impact of Sectio Caesarea On Maternal Health Risk and Children Case Study ofClaim in Insurance Company X Period 2014 - 2016Caesarea Section (CS) rates has been increasing dramatically around the world, the health cost ofthe “medically unnecessary” CS was far beyond the “needed” CS, and might cause the short-term andlong-term health risk. The objective of this study was to investigate the factors increasing thelikelihood of undergoing CS and the impact of CS on maternal health risk and children. This studywas cross sectional desain and using database of commercial insurance company X for the period of2014 – 2016. The ICD-10 was used to identify the mothers with CS, Low Back Pain (LBP) in mothers,bronchopneumonia and specific developmental disorder of motor function in children. The resultsfound that the CS rate was associated with birth order (OR=2,43), insurance benefit (OR=1,66) andhealth facility (OR=0,23). Further study due to CS, were found that CS delivery (p- value=0,08;OR=13,87; CI 95%=0,73-263,57), health facility and children age>=1 year might increase the risk of developmental disorder of motor function in children. CSdelivery was not associated with bronchopneumonia in children but health facility and children age>=1 year were found to increase the risk of bronchopneumonia. CS delivery might increase the riskof LBP in mothers 144% but has no significant association. The results of this study support thehypothesis that birth order, insurance benefit and health facility might increase CS delivery, thenthe children born by CS might increase the risk of specific developmental disorder of motorfunction.Keywords: section caesarea; Low Back pain; bronchopneumonia, specific developmental disorder ofmotor function.


 

Read More
T-5027
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Setiorini; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Heru Susmono
Abstrak: Skripsi ini menganalisa utilisasi dan biaya klaim rawat inap PT BGS dan PT XYZ periode polis 2011-2012 di PT Asuransi Allianz Life Indonesia menurut usia,jenis kelamin, diagnosa, status peserta, LOS (lenght of stay), dan tipe provider. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan design study crossectional.
 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa utilisasi dan biaya klaim pada PT BGS didominasi oleh peserta dengan usia dewasa produktif, berstatus employee, berjenis kelamin laki-laki, dengan diagnosa certain infectious and parasitic disease, biaya klaim tertinggi terdapat pada usia dewasa produktif. Sedangkan untuk PT XYZ, utilisasi dan biaya klaim didominasi oleh peseta dengan usia dewasa produktif, berjenis kelamin perempuan, berstatus peserta child, dan biaya klaim tertinggi pada usia dewasa produktif.
 

 
This study aims to analyze utilization and inpatient claim cost of PT BGS and PT XYZ in PT Asuransi Allianz Life Indonesia 2011-2012 Policy Periode based on age, gender, diagnose, member status, LOS (lenght of stay), and tipe of provider. This study is a cross sectional study with descriptive design through a quantitative approach.
 
The result of this study showed that PT BGS is dominated by productive age , in men gender, with certain infectious and parasitic disease, the highest of claim is in productive age. Thus, PT XYZ is dominated by productive age , in female gender, with certain infectious and parasitic disease, the highest of claim is in productive age.
Read More
S-8018
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aprillia Sriduma Tambunan; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Mardiati Nadjib, La Ode
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghitung biaya rata-rata 10 diagnosa penyakit terbanyak dan termahal peserta Program Pelayanan Kesehatan Karawang Sehat di Kabupaten Karawang periode Januari-Desember 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan dari data klaim Program Pelayanan Kesehatan Karawang Sehat. Analisis yang dilakukan adalah analisis Univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta laki-laki mendapatkan pelayanan rawat inap terbanyak yaitu 50,4% dari seluruh klaim. Rata-rata umur peserta yang mendapatkan pelayanan rawat inap adalah 33,41 tahun dan rata-rata lama hari rawat adalah 4,86 hari. Typhoid Fever merupakan penyakit rawat inap terbanyak, penyakit rawat inap termahal yaitu Hydrocephalus, unspecified dengan biaya Rp213.576.000,00. Biaya rata-rata perawatan paling besar peserta Program Pelayanan Kesehatan Karawang Sehat periode Januari - Desember 2018 pada 10 penyakit rawat inap terbanyak adalah penyakit Tuberculosis of lung, confirmed by unspecified means yaitu sebesar Rp5.393.807,55 dan pada 10 penyakit rawat inap termahal adalah Presence of cerebrospinal fluid drainage device yaitu sebesar Rp34.804.500,00. Saran untuk Program Pelayanan Kesehatan Karawang Sehat adalah melakukan kegiatan promotif dan preventif pada penyakit-penyakit rawat inap yang terbanyak terjadi pada peserta Program Pelayanan Kesehatan Karawang Sehat. Melakukan pemeriksaan berulang terhadap klaim 10 diagnosa penyakit rawat inap termahal dengan jumlah kasus yang besar untuk menghindari terjadinya pembengkakan biaya dan fraud. Melakukan kerjasama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil untuk mengatasi data kependudukan penduduk miskin Kabupaten Karawang, sehingga dapat diintegrasikan ke dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional.
 

This study aims to calculate top 10 diagnosis of disease and top 10 expensive disease inpatient care among participants of the Healthy Karawang Health Service Program in Karawang Regency, January-December 2018. This research is a quantitative descriptive study using a cross sectional design. The data used in this study are secondary data obtained from the claims data of the Karawang Sehat Health Service Program. The analysis carried out was Univariate analysis. The results of this study indicate that the male participants received the most inpatient services, namely 50.4% of all claims. The average age of participants who received inpatient services was 33.41 years and the average length of stay was 4.86 days. Typhoid Fever is the most hospitalized disease, the most expensive inpatient disease, Hydrocephalus, unspecified at a cost of Rp213.576.000,00. The highest average cost of care for participants in the Healthy Karawang Health Service Program for the period of January - December 2018 in the 10 most inpatient diseases was Tuberculosis of Lung, confirmed by unspecified means which was Rp5.393.807,55 and in the 10 most expensive inpatient diseases Presence of cerebrospinal fluid drainage device is Rp34.804.500,00. Suggestions for the Karawang Sehat Health Service Program are to carry out promotive and preventive activities in hospitalized diseases, which mostly occur in the participants of the Healthy Karawang Health Service Program. Conduct repeated checks on claims of 10 most expensive inpatient diagnoses with a large number of cases to avoid the occurrence of cost overruns and fraud. Collaborating with the Social Service and Population and Civil Registry Service to address the population data of the poor population of Karawang Regency, so that it can be integrated into the National Health Insurance scheme.
Read More
S-9916
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmadana Aprianggi; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Achadi, Heru Susmono
S-6791
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adriana Diah Wulansari; Pembimbing: Hafizurrahman; Penguji: Dumillah Ayuningtyas, Faiza Kamalia
S-5657
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kiki Ikromatul Afifah; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Harry Nurdiansyah
Abstrak: Penelitian ini membahas mengenai Hubungan Penilaian Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Klinik Pratama) Terhadap Kasus Rujukan.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang didapatkan dari hasil penilaian BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama yang akan bekerjasama serta data peserta JKN yang dimiliki. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara nilai penilaian fasilitas kesehatan dan sumber daya manusia dengan kasus rujukan yang terjadi di BPJS Kesehatan KCU Tangerang.
Kata kunci:kasus rujukan, Penilaian Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, Tangerang

This research explains about the relationship between assessment of the primary health care facilities with referral cases. This is a quantitative research with crosssectional study design. Data that are used in this research are secondary data from assessment report of the primary health care facilities that will cooperate with BPJS Kesehatan and data of JKN participants. Analysis result shows that there are significant relation between the score of facility healthcare and score of human resources with referral cases that happen in BPJS Kesehatan KCU Tangerang.
Keywords : referral cases, Assessment of Primary Health Care Facilities, Tangerang
Read More
S-9552
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Evi Sihan Murdewenti; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Syaifuddin Zuhri
S-8420
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zainal Muslim; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Sabarinah Prasetyo
T-1653
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive