Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34728 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ika Lastyaningrum; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Sri Tjahjani Budi Utami, Ririn Arminsih Wulandari, Sonny Prajaya Warouw, Surjanto
T-3348
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitriyani; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Sri Tjahjani Budi Utami, Ririn Arminsih Wulandari, Priagung, Widiawati
Abstrak:

Pemaparan partikulat PM10 dapat menimbulkan risiko terjadinya penyakit kesehatan terhadap pekerja, seperti gangguan saluran pernafasan atau gejala infeksi saluran pernafasan akut/ISPA. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional bertujuan ingin mengetahui besarnya masalah hubungan pajanan PM10 dengan kejadian gejala ISPA pada pekerja pergudangan semen di Kotamadya Palembang sebanyak 420 pekerja dari 19 gudang semen dijadikan responden dalam penelitian ini, serta dilakukan pengukuran konsentrasi PM10 dan variabel lain seperti umur, masa kerja, kebiasaan merokok, indeks masa tubuh dan penggunaan APD. Hasil penelitian menunjukkan PM10 mempunyai hubungan yang kuat terhadap gejala ISPA pada pekerja, kebiasaan merokok, indeks masa tubuh dan penggunaa APD. Diantara faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan tersebut konsentrasi PM10 merupakan faktor dominan, yang berpengaruh terhadap kejadian gejala ISPA. Hasil akhir model persamaan regresi logistik kejadian gejala ISPA pada pekerja di pergudangan semen risiko kejadian gejala ISPA pada pekerja yang bekerja di gudang semen dengan kadar PM10 tidak memenuhi syarat, IMT tidak normal, merokok dan tidak menggunakan APD adalah 5,1 kali dibandingkan dengan pekerja yang bekerja di gudang semen dengan kadar PM10 yang memenuhi syarat, IMT normal, tidak merokok dan menggunakan APD. Kata kunci: Partikulat PM10, gejala ISPA.


PM10 particulate exposure may pose health risk for the disease to workers, such as respiratory tract disorders or symptoms of acute respiratory tract infection / ARI. This study used a cross-sectional study design aimed to know the magnitude of relationship problems with PM10 exposure on the incidence of respiratory symptoms cement warehouse workers in the Municipality of Palembang as many as 420 workers from 19 warehouses cement used as respondents in this study, as well as the measured concentrations of PM10 and other variables such as age, period of employment, smoking habits, body mass index and use of PPE. The results showed that PM10 has a strong relationship to the symptoms of ARI on the workers, smoking habits, body mass index and use of PPE. Among the factors associated significantly the concentration of PM10 is a dominant factor, which affects the incidence of respiratory symptoms. The final outcome logistic regression equation model ARI incidence of symptoms in workers in cement warehousing risk of symptoms of ARI incidence in workers who worked at the cement warehouse with high levels of PM10 are not eligible, not normal BMI, smoking and not using the PPE was 5.1 times compared with workers who worked at the cement warehouse with PM10 levels are eligible, a normal BMI, not smoking and using PPE. Key words : Particulate Matter (PM10), symptoms ARI

Read More
T-3519
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizal Maulana; Pembimbing: Sri Tjahyani Budi Utami; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Ririn Arminsih Wulandari, Sonny Priajaya Warouw, Surjanto
Abstrak:

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan pertama pada sepuluh data penyakit terbesar di Desa Padabeunghar Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut disebabkan oleh adanya kegiatan industri kapur. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui hubungan pajanan PM10 terhadap gangguan iritasi dan infeksi saluran pernapasan yang dialami oleh penduduk dengan menggunakan rancangan studi potong lintang (cross sectional). Sebanyak 30 RT terpilih sebagai cluster dan mencakup 334 penduduk sebagai responden. Analisis data menggunakan uji kai kuadrat dan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian diperoleh Konsentrasi PM10  0.017 – 1.101 mg/m 3 dengan rata- 3 rata 0.292 mg/m . Jumlah responden yang mengalami gangguan pernapasan 107 orang (32%). Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara Konsentrasi PM10 (p=0.0005), Intake PM10 (p=0.005), lama tinggal (p=0.029), bahan bakar memasak (p=0.044) dan anggota keluarga mengalami gangguan pernapasan (p=0.018) dengan gangguan saluran pernapasan penduduk. Hasil uji regresi logistik ganda model faktor risiko menunjukkan adanya hubungan antara konsentrasi PM10 udara ambien dengan gangguan saluran pernapasan nilai (OR=2.4 ; 95% CI : 1.168 – 5.078). Kata Kunci : Pencemaran udara, PM10 Udara Ambien, Penambangan Batu Kapur Tradisional, Gangguan Saluran Pernapasan


 Acute Respiratory Infection (ARI) is defined as the first health problem amongst the worst 10 health problems in Padabeunghar Village, Sub District of Jampangtengah in the regency of Sukabumi. It is due to the limestone industry activities in this area. This study was to perceive the relationship between the exposure of PM10 and respiratory irritation and infection, which was being suffered by the people, using Cross Sectional approach. As many as 30 neighbourhood associations had been selected as a cluster with 334 respondents. Chi Square and Double Logistic Regression Tests were used for data analysis. Experimental results showed that PM10 concentration ranged between 0.017 – 1.101 mg/m 3 with the average of 0.292 mg/m 3 . Number of respondents that were suffered respiration tract disorder is 107 (32%). The results showed the correlations amongst concentration of PM10 (p=0.0005), intake PM10 (p=0.005), exposure period (p=0.029), cooking fuel (p=0.044), and family members experiencing respiratory infections (p=0.018) with the respiration infected people. Double logistic regression test yields risk factor model OR=2.4 (95% CI: 1.168 – 5.078) for correlation between concentration of PM10 air ambient and respiration infections. Keywords: Air pollution, PM10 air ambient, traditional limestone mining, respiratory tract disorder

Read More
T-3317
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lilian Susanti Nova; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Budi Hartono, Bambang Wispriyono, Miko Hananto, Beben Saiful Bahri
Abstrak: Tesis ini membahas tentang gambaran kejadian ISPA serta determinan yang mempengaruhinya seperti PM10 suhu, kelembaban, arah dan kecepatan angin, jarak rumah dari industri, ventilasi, kepadatan hunian, asap rokok, intake, umur, jenis kelamin, status gizi, riwayat imunisasi, ASI eksklusif kepada anak balita yang tinggal di Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan melakukan analisis data primer, data primer hasil dari wawancara dan pengukuran PM10, suhu, kelembaban, arah dan kecepatan angin pada udara ambien. Dari 13 variabel yang diteliti yang memiliki hubungan yang bermakna adalah ASI Eksklusif terhadap kejadian ISPA pada anak balita dengan nilai p yang mempunyai arti anak balita yang tidak diberikan ASI eksklusif mempunyai peluang untuk mengalami kejadian ISPA 3 kali lebih besar dibandingkan dengan anak balita yang diberikan ASI eksklusif. Berdasarkan penelitian ini disarankan untuk warga yang tinggal di sekitar industry baja untuk dapat meningkatkan imunitas, karena dari hasil penelitian konsentrasi PM10 dari 8 titik yang diukur 37.5 % tidak memenuhi syarat. Dan perlu adanya kerjasama lintas sektor dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
This thesis discusses the description of ARI events and the determinants that influence it, such as PM10 temperature, humidity, wind direction and speed, distance from home from industry, ventilation, occupancy density, cigarette smoke, intake, age, sex, nutritional status, immunization history, breast milk exclusively for children under five living in Sukadanau Village, West Cikarang District, Bekasi Regency. This study uses a cross sectional design by analyzing primary data, primary data from interviews and measurements of PM10, temperature, humidity, direction and wind speed in ambient air. Of the 13 variables studied that have a significant relationship are exclusive breastfeeding for ARI events in children under five with p which means that children under five who are not exclusively breastfed have the opportunity to experience ARI events. 3 times greater compared to children under five who are given exclusive breastfeeding. Based on this research it is recommended for residents who live around the steel industry to be able to increase immunity, because from the results of the study the concentration of PM10 from 8 points measured 37.5% does not meet the requirements. And there needs to be crosssectoral collaboration from the Health Office, the Environmental Office and the Bekasi District Government.
Read More
T-6038
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lili Yulistiyani; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Sri Tjahjani Budi Utami, Tutut Indra Wahyuni
S-7268
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aulia Rahmi Cheni; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Budi Hartono, Laila Fitria, Erick Zicof, Desrizal
Abstrak:
Pencemaran udara menyebabkan berbagai masalah kesehatan salah satunya Infeksi Saluran pernapasan Akut (ISPA). Penyakit ISPA pada negara berkembang dengan angka kematian balita berada pada angka 40 per 1000 kelahiran hidup yaitu 15-20% pertahun pada golongan usia balita, kurang lebih 13 juta balita didunia meninggal setiap tahun terdapat pada negara berkembang. Prevalensi kejadian ISPA di Indonesia menurut Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 yaitu sebanyak 9.3%. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi pajanan PM10 dalam ruang terhadap kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang Tahun 2024. Dengan menggunakan desain studi cross-sectional dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2024. Jumlah sampel sebanyak 130 balita. Rata-rata konsentrasi PM10 73,3 µg/m3. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan konsentrasi PM10 terhadap kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Surau Gadang dengan nilai p=0,012. Selanjutnya penelitian ini mengonfirmasi bahwa terdapat pengaruh antara konsentrasi PM10 dalam ruang terhadap kejadian ISPA pada balita setelah dikontrol oleh kelembaban dan luas ventilasi.

Air pollution causes various health problems, one of which is acute respiratory infections (ARI). ARI disease in developing countries with under-five mortality rates are at 40 per 1000 live births, which is 15-20% per year in the under-five age group, approximately 13 million under-fives in the world die every year in developing countries. The prevalence of ARI in Indonesia according to Basic Health Research in 2018 was 9.3%. This study aims to determine the effect of indoor PM10 exposure concentration on the incidence of ARI in toddlers in Surau Gadang Village, Nanggalo District, Padang City in 2024. Using a cross-sectional study design conducted in May - June 2024. The number of samples was 130 toddlers. The average PM10 concentration was 73.3 µg/m3. The results showed a relationship between PM10 concentration and the incidence of ARI in toddlers in Surau Gadang Village with a value of p = 0.012. Furthermore, this study confirms that there is an influence between indoor PM10 concentrations on the incidence of URI in toddlers after being controlled by humidity and ventilation area.
Read More
T-7112
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iis Naini; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Laila Fitria, Tutut Indra Wahyuni
S-5953
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yusnabeti; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Laila Fitria, Tutut Indrawahyuni
S-5952
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fuad Nazar Mukti; Pembimbing: Sri Tjayanti Budi Utami; Penguji: Budi Hartono, Didi Purnama
S-9435
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Efi Kurniatiningsih; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Ema Hernawati, Erlinawati Pane
Abstrak: Anak-anak merupakan kelompok umur yang memiliki risiko tinggi karena pencemaran particulate matter PM10. Oleh sebab itu dilakukan penelitian untuk melihat hubungan asupan pajanan PM10 dengan gejala gangguan pernafasan pada anak sekolah dasar. Dalam penelitian ini variabel intake pajanan particulate matter, jenis kelamin, umur dan status gizi diteliti pengaruhnya terhadap gejala gangguan pernafasan. Disain studi yang digunakan adalah cross sectional, analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariat terhadap 102 responden. Pengukuran PM10 dilakukan selama 1 jam pada 4 titik sampling telah menunjukkan bahwa konsentrasi PM10 telah melampaui baku mutu sebesar 120,25 µg/m3 . Sebanyak 43,1% responden mengalami gejala gangguan pernafasan dan disimpulkan bahwa intake pajanan PM10 yang tinggi berhubungan signifikan dengan gejala gangguan pernafasan dengan peluang 3 kali dibanding responden dengan intake pajanan rendah (p value =0,009). Hubungan antara intake PM10 dan gejala gangguan pernafasan dipengaruhi juga oleh umur responden dengan p value 0,018.
Kata kunci : Particulate Matter, PM10, gangguan pernafasan, sekolah
Read More
S-8630
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive