Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 22947 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Diwanto; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Hikmat Doni Ramdhan, Alfajri Ismail, Soehatman Ramli
Abstrak:

Thesis ini membahas tentang  Analisa resiko keselamatan pada sistem rem mobil X. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan desain studi analitik yang menggunakan dua jenis data, yaitu pata primer yang didapatkan dengan cara wawancara dan observasi, serta data sekunder dengan telaah dokuman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai risiko keselamatan yang mungkin terjadi pada saat sistem rem mobil X dioperasikan oleh pengemudi, antara lain pada komponen brake fluid, brake pipe, vacuum booster, master cylinder, brake pedal, brake hose, rear wheel brake, dan front wheel brake. Dalam penelitian ini didapatkan identifikasi bahaya, penilaian resiko, dan pengendalian bahaya yang diambil dari pendekatan Failure moda and Effect Analysis (FMEA). Didalam penelitian ini didapatkan rata-rata level resiko berada pada level high. Diharapkan dari penelitian ini pengemudi bisa mengetahui bahaya dan pengendaliannya pada sistem rem mobil Kata kunci : Sistem Rem, Failure Mode and Effect Analysis.


 ABSTRACT Name : Diwanto Study Program :  Master of Occupational Health and Safety Title :  Safety Risk Analysis On Brake System of  X Car This thesis discusses the analysis of safety risks on brake system of X Car. This study is qualitatively by analytic study designs that use two types of data, which is primary data obtained by interview and observation, as well as secondary data by document review. The purpose of this study was to obtain information about the safety risks that may occur during the X car brake system operated by the driver, among others, the components of brake fluid, brake pipe, vacuum booster, master cylinder, brake pedal, brake hose, rear wheel brake, and front wheel brake. In this study obtained hazard identification, risk assessment, and control of hazards from the approach taken by Failure mode and Effect Analysis (FMEA). In this study obtained the average level of risk is at high level. Expected from the research diver can know hazards and control of the vehicle brake system Key Word : Brake system, Failure Mode and Effect Analysis

Read More
T-3515
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Daniel Lies Ambarsari; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Elan Surjawijaya
S-4600
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yosua Buaton; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Muhammad Dawaman
Abstrak: Kecelakaan kerja itu harus dicegah dan jangan sampai terjadi. Salah satu upaya menurunkan angka kecelakaan kerja adalah dengan pengadaan program pencegahan kecelakaan kerja yaitu dengan melaksanakan penilaian risiko. Dalam usaha pencucian mobil, terdapat banyak potensi bahaya dalam setiap proses kerja. Penelitian ini diharapkan dapat diketahui dan dikenal bahaya dan seberapa besar tingkat risiko serta rekomendasi pengendaliannya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang menggunakan standar AS/NZS 4360:2004. Pengumpulan data didapat dari hasil observasi dan wawancara serta dokumentasi. Hasil studi menemukan bahwa dalam seluruh alur proses terdapat potensi bahaya seperti bahaya keselamatan kerja, bahaya kesehatan kerja, bahaya lingkungan kerja, bahaya budaya kerja, dan resiko seperti, terpeleset, tertabrak, terantuk, terkilir, postur janggal, dan kejatuhan. Ada beberapa saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian diantaranya yaitu, modifikasi mesin dan area kerja, pemakaian APD, pembuatan SOP dan safety sign, pengadaan shift kerja serta melakukan penyuluhan
Kata kunci : Bahaya, resiko, Penilaian Resiko, Usaha Pencucian Mobil
Occupational accidents must be prevented and should not happened. One of the ways to reduce the number of occupational accidents is doing risk assessment. In a car wash business, there are many potential hazards in every work process. This study held to analize and recognize the hazard and risk and give recommendations to control it. This study is using observational method with AS/NZS 4360: 2004 standard. The data were obtained from observations, interviews and documentation files. The study found potential hazards such as occupational hazards, health hazards, workplace hazards, work culture hazard, and risks such as, slipped, got hit, stumbles, sprains, awkward postures, and falling object in the whole process flow. The suggestions given based on the results of research are engine and work area modifications, using PPE, SOP, and safety sign, making work-shift and doing counseling.
Keywords: Hazard, Risk, Risk Assessment, Car Wash Business
Read More
S-9250
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fatdriati Junita; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Ike Pujiriani
Abstrak: Penelitian yang dilakukan membahas mengenai proses manajemen risiko yangada pada tempat cuci mobil FJM mulai dari tahapan identifikasi hazard dan risiko,analisis dan evaluasi risiko, penilaian risiko, upaya pengendalian, komunikasi dan konsultasi hingga pemantauan dan telaah ulang. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode semi kuantitatif yang mengacu pada standar AS/NZS4360:2004. Pada tahap identifikasi hazard dan risiko menggunakan tabel JobHazard Analysis (JHA) yang mengacu pada OSHA 3071 Revised (2002).Kemudian untuk proses analisis risiko mengacu pada tabel ukuran semi-kuantitatif berdasarkan kriteria Fine.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan level of risk pada masing-masingtahapan proses pencucian mobil dari level of risk very high, priority 1,substantial, priority 3 hingga acceptable. Oleh karena itu dibutuhkan upaya pengendalian yang bersifat engineering, administrative, serta penggunaaan alat pelindung diri (APD).
Kata kunci :AS/NZS 4360:2004, manajemen risiko, kemungkinan, pemajanan, konsekuensi, level of risk.
This research was conducted in order to examine the process of risk managementthat happened at FJM Car Wash process, started from the hazard and riskidentification stages, analysis and the evaluation of risk, risk assessment, riskcontrolling, communication and consultation up to monitoring and review. Thisresearch was done by using semi-quantitative risks analysis that refers to theAS/NZS 4360:2004 standards. Hazard and risk identification stage was done byusing the table of Job Hazard Analysis (JHA) refers to the OSHA 3071 Revised(2002). For the process of risks analysis, it refers to the table of semi-quantitativemeasure based on fine criteria.The result of this research showed that the level of risk has been found on eachstage in the car wash process ranging from the very high level, priority 1,substantial, priority 3 up to acceptable. Therefore, the necessary control effortsare including the engineering, administrative and also the use of personalprotective equipment (PPE).
Keywords :AS/NZS 4360:2004, risk management, likelihood, exposure, consequences, levelof risk.
Read More
S-7566
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Supriyanto; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Izhar M. Fihir, Izzatu Milah
S-7890
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raditya Herdanu; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Alfajri Ismail, Christofel P. Simanjuntak
Abstrak: Tesis ini membahas mengenai risiko keselamatan pada sistem pengamanan fisikdi Kedutaan Besar X di Jakarta. Sebagai perwakilan suatu negara asing, KedutaanBesar memiliki potensi bahaya dan risiko keselamatan dan keamanan yang tinggi.Pada tesis ini fokus pada risiko keselamatan pada sistem pengamanan fisik yangterkait dengan aktifitas rutin yang berkaitan dengan pihak eksternal KedutaanBesar X, yakni pada fungsi pengamanan vehicle entry, pedestrian entry, mailscanner, dan traffic. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif denganmenganalisa risiko keselamatan pada sistem pengamanan fisik di Kedutaan BesarX di Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko keselamatan padasistem pengamanan di Kedutaan Besar X di Jakarta memiliki tingkat risiko yangyang beragam, mulai dari rendah hingga ekstrim. Bentangan peringkat risiko iniberdasarkan sumber bahaya dan risiko yang dilihat dari keempat tugas fungsipengamanan yang ada di Kedutaan Besar X. Terlihat bahwa pengendalian risikokeselamatan yang dilakukan oleh Kedutaan Besar X melalui sistem pengamanansudah cukup mengantisipasi risiko ekstrim maupun risiko tinggi dari aspekhierarki pengendalian maupun dari aspek keamanan walaupun konsekuensi daririsiko tersebut tidak dapat dihindari oleh Kedutaan. Kata Kunci:Keselamatan, Risiko, Analisis Risiko, Pengamanan Fisik, Kedutaan Besa
Read More
T-4553
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herdina Jane Pusphachinta; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Devie Fitri Octaviani
S-8125
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Neti Yulianti; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf
S-3884
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmat Syafrianto; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mufti Wirawan, Stevan Deby Anbiya Muhamad Sunarno, Ahmad Afif Maulidi, Putri Pujianti
Abstrak:
Industri pertambangan memiliki karakteristik profil risiko tinggi yang membutuhkan manajemen risiko proaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko pada kegiatan operasional penambangan di PT X Jobsite Y tahun 2026 berdasarkan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) dan ISO 31000:2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui triangulasi wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen risiko di PT X Jobsite Y secara struktural telah berjalan dengan dukungan dokumen SOP yang lengkap. Namun, tingkat kematangan sistem cenderung berada pada kategori reaktif dan memicu "paradoks kepatuhan SMKP", di mana kelengkapan administratif belum menjamin efektivitas substantif di lapangan. Pada aspek komunikasi, Pembicaraan 5 Menit (P5M) terlaksana konsisten sebagai komunikasi satu arah, tetapi konsultasi dua arah yang partisipatif masih lemah. Penetapan konteks risiko dominan berfokus pada aspek teknis operasional, sementara faktor sistemik dan sosial (seperti beban kerja dan kompetensi) terabaikan, dipengaruhi oleh minimnya pengawas berpengalaman di atas lima tahun. Selain itu, meskipun identifikasi bahaya empiris di lapangan tergolong kuat, formalisasi ke dalam dokumen IBPR dan Job Safety Analysis (JSA) masih lemah serta tidak konsisten menggunakan matriks penilaian formal. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya transformasi manajemen risiko dari reaktif menjadi proaktif. Perusahaan disarankan untuk memperkuat mekanisme konsultasi partisipatif, meningkatkan akurasi pengisian instrumen K3 secara kuantitatif, serta memberikan pelatihan terstruktur bagi pengawas mengenai identifikasi faktor risiko sistemik guna membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.

The mining industry inherently possesses a high-risk profile that requires proactive risk management. This study aims to analyze the implementation of risk management in mining operational activities at PT X Jobsite Y in 2026 based on the Mining Safety Management System (SMKP) and ISO 31000:2018. This research utilizes a descriptive qualitative approach, with data collected through the triangulation of in-depth interviews, field observations, and document reviews. The results indicate that risk management implementation at PT X Jobsite Y has structurally advanced, supported by a comprehensive set of SOP documents. However, the system's maturity level tends to be reactive, triggering a "compliance paradox of SMKP," where administrative completeness does not necessarily guarantee substantive effectiveness on the ground. In terms of communication, the 5-Minute Safety Talk (P5M) is consistently implemented as an effective one-way communication tool, but participatory two-way consultation remains weak. The determination of risk context dominantly focuses on operational technical aspects, while systemic and social factors (such as workload and competency) are neglected, influenced by the scarcity of supervisors with more than five years of tenure. Furthermore, while empirical hazard identification in the field is robust, its formalization into Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (IBPR) and Job Safety Analysis (JSA) documents remains weak and inconsistent with formal assessment matrices. The conclusion of this study emphasizes the necessity of transforming risk management from reactive to proactive. The company is recommended to strengthen participatory consultation mechanisms, improve the accuracy of quantitative OHS instrument completion, and provide structured training for supervisors on systemic risk factor identification to build a sustainable safety culture.
Read More
T-7639
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suci Mustikarini; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Fatma Lestari, Achmad Ruchyana Muliadiredja, Samil Mukhlisin Yauma Hasan
T-3483
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive