Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 28132 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kholisah Nasution
JInMA-Vol.61/No.8
Jakarta : IDI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratna Sitompul
JInMA-Vol.61/No.8
Jakarta : IDI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rathi Manjari Fauziah ... [et al.]
JInMA-Vol.61/No.11
Jakarta : IDI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gea Pandhita S; Promotor: Bambang Sutrisna; Kopromotor: Samekto Wibowo, Asrti C. Adisasmita; Penguji: Tri Budi Wahyuni Rahardjo, Syahrizal Syarif, Budi Riyanto Wreksoatmodjo, Nurmiati Amir, Soewarta Kosen, Rustika
Abstrak: Indonesia mengalami lonjakan tinggi populasi penduduk lansia. Hendaya kognitif ringan (pre-demensia) dan hendaya kognitif berat (demensia) diprediksi menjadi penyakit yang umum ditemui di pelayanan kesehatan primer. Deteksi dini dan penanganan Hendaya kognitif ringan (HKR) secara tepat dan seawal mungkin dapat memperlambat hendaya kognitif menjadi lebih buruk. Penelitian ini bermaksud mengembangkan pohon keputusan algoritma klinis berdasarkan pemeriksaan neurologi dan neuropsikologi yang mudah, cepat, akurat, dan reliabel, untuk deteksi dini HKR pada lansia di pelayanan kesehatan primer. Pohon keputusan algoritma klinis yang merupakan kombinasi dari variabel gangguan subjektif daya ingat, riwayat latihan fisik, verbal semantic fluency test, dan gangguan keseimbangan motorik memiliki akurasi yang cukup baik dalam membedakan antara lansia normal dan lansia dengan HKR di pelayanan kesehatan primer (Akurasi = 89,62%). Pohon keputusan algoritma klinis tersebut juga memiliki nilai rasio yang cukup berimbang antara lamanya waktu pemeriksaan dibandingkan tingkat akurasinya (Rasio efektivitas waktu = 3,03).
Read More
D-403
Depok : FKM-UI, 2019
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
616 SUD b (R)
[s.l.] : Jakarta: FKUI, 2006, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andika Ryan Wiratama; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar, Martya Rahmaniati Makful, Rikawarastuti , Fransiska Meilisa
Abstrak:
Data Penderita Diabetes di Indonesia meningkat dari 4,7% menjadi 8,5% pada populasi orang dewasa (InfoDATIN, 2018). 20-25 persen pasien Diabetes Militus memiliki risiko retinopati diabetik (Chrisandy, 2019). Dari penderita retinopati diabetik 48,99% penyebab ganguan penglihatan 20,62% penyebab kebutaan. Pembacaan hasil citra fundus retina dikaji oleh oftalmolodokter secara manual yang tentu saja hasilnya akan subjektif  dari setiap pembaca pekembangan teknologi komputasi dan kecepatan prosesing dapat membantu dalam dunia kesehatan. Dengan pengunaan deep learning untuk membantu deteksi Retinopatik diabetic utnuk membantu melakukan screening agar bisa dilakukan penanganan secara cepat .Semakin banyak jumlah epoch yang dilakukan maka optimal model data training yang digunakan, namun Jika semakin banyak epoch yang digunkan maka proses pembacaan terhadap sistem. Untuk nilai epoh yang efektif adalah lebih besar dari 5. Akurasi dari Sistem Deep Learning dalam Mendeteksi Penyakit Retinopati Diabetik Berdasarkan Citra Fundus Retina dengan mengunakan 3 kelas data menggunakan metode CNN dan GoogleNet adalah 91,6%.

Data on Diabetics in Indonesia increased from 4.7% to 8.5% in the adult population (InfoDATIN, 2018). 20-25 percent of Militus Diabetes patients have a risk of diabetic retinopathy (Chrisandy, 2019). Of diabetic retinopathy sufferers  48.99% cause  ganguan  psee 20.62% cause of blindness.  Readings of the image results of the retina fundus are studied by ophthalmologists manually which of course the results will be subjective from any reader  ofthe development ofcomputational technology and the speed of pingcan help in  dunia  khealth. With the use of deep learning to help the detection of diabetic retinopathy to help do screening so that it can be handled quickly. The more epochs are carried out, the optimal training data model is used, but if more epochs are used then the reading process against the system. For an effective epoh value is greater than 5. The accuracy of the Deep Learning System in Detecting Diabetic Retinopathy Based on Fundus Retina Imagery using 3 classes of data using cnn and GoogleNet methods is 91.6%.
Read More
T-6361
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuda Turana, Adre Mayza, Jofizal Jannis
MJKI No.7
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2009
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
MJKI Th.XXXVI, No.4
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Departemen Kesehatan
613 IND d
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 2005
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bidayatul Tsalitsatul Sua’idah; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Kurnia Sari, Youth Savithri, Dian Triana Sinulingga
Abstrak:

Di Indonesia kanker payudara merupakan kanker tertinggi yang banyak datang pada stadium lanjut sehingga berdampak terhadap mortalitas dan tingginya pembiayaan. Mammografi merupakan alat skrining dan diagnosis yang sudah terbukti efektifitasnya menghasilkan “down staging” pada negara maju, Indonesia sebagai negara berkembang belum menjadikan skrining mammografi sebagai program nasional. Dilakukan studi parsial evaluasi ekonomi biaya dan luaran dengan membandingkan mammografi untuk skrining berbasis populasi terhadap oportunistik skrining di RS. Dilakukan uji coba skrining berbasis populasi terhadap 683 wanita dengan menggunakan mobil mammografi hingga didapatkan case detected serta diambil data retrospektif pasien deteksi dini dengan mammografi hingga penegakan diagnosis di RS dalam periode satu tahun. Dilakukan analisis biaya berdasarkan perspektif program dengan analisis luaran case detected. Didapatkan unit cost pemeriksaan skrining adalah Rp871,045. dengan case detected 0,4% dan cost per case detected Rp Rp290,348,509. Pada deteksi dini di RS didapakan unit cost Rp1,137,881 dan 3% kasus positif kanker. Terhadap skrining berbasis populasi, untuk mendapatkan satu kasus positif kanker diperlukan biaya sebesar Rp 262.342.333. Dengan sumber daya yang dimiliki perlu dilakukan inovasi dalam deteksi dini mammografi melalui penguatan pelaksanaan skrining CBE sebagai program nasional didukung pendekatan akses melalui diagnosis dini dengan mobil mammografi terutama di daerah rentan sehingga dihasilkan diagnosis secara cepat dan tepat dan biaya yang murah. Diperlukan peran pemerintah melalui pembiayaan yang berkelanjutan terhadap deteksi dini mammografi untuk dapat menurunkan angka mortalitas dan pembiyaan dalam pengobatan kanker. Kata kunci: Kanker payudara, mammografi, cost and outcome.


 

Breast cancer is the highest cancer in Indonesia that come at late stage so have impact on mortality and high funding. Mammography is a screening and diagnosis that has proven its effectiveness in producing "down staging" in developed countries, Indonesia as a developing country has not made mammography screening a national program. A partial study of economic evaluation of costs and outcomes was conducted by comparing mammography for population-based screening to opportunistic screening in hospitals. A population-based screening was conducted on 683 women using a mobile mammography until a case was detected and retrospective data taken from early detection patients with mammography to diagnose the hospital in a period of one year. A cost analysis is carried out based on the program perspective with a case detected output analysis. The unit cost of screening is Rp.871,045. with case detected 0.4% and cost per case detected Rp.290,348,509. At early detection in the hospital unit unit costs are obtained Rp1,137,881 and 3% of positive cases of cancer. For population-based screening, to get one positive case of cancer costs Rp 262,342,333. With the available resources, innovation in the early detection of mammography needs to be done through strengthening the implementation of CBE screening as a national program supported by an access approach through early diagnosis by mammography cars, especially in vulnerable areas so that diagnosis is produced quickly and accurately and at a low cost. The role of government is needed through ongoing financing of early detection of mammography to be able to reduce mortality and financing in the treatment of cancer. Keywords: Breast cancer, mammography, cost and outcome

Read More
T-7429
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive