Ditemukan 39211 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Maria Steffi; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, ira siti Sarah
S-7046
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Febreza Ramadhan Sayih; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hendra, Yuni Kusminanti
S-7028
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ahmad Kusworo Destyanto; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Agus Triyono
S-8720
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Belmi Andra; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Ike Pujiriani
S-8696
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yustika Itsnati Rahmah; Pembimbing: Hendra; Penguji: Mila Tejamaya, Heru Nugroho
Abstrak:
Penelitian ini dilakukan pada pekerja aktivitas manual handling di proyek pembangunan gedung bertingkat PT X yang berlokasi di Cikini, Jakarta Pusat, dengan tujuan untuk melihat hubungan antara tingkat risiko ergonomi dan faktor individu terhadap keluhan gejala gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dan melibatkan 85 pekerja aktivitas manual handling. Metode yang digunakan dalam penlitian ini adalah Quick Exposure Check (QEC) dan Nordic Body Map (NBM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi keluhan terbanyak yang dialami oleh pekerja yaitu pada punggung (51,8%), bahu kiri (40%), dan bahu kanan (36,5%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara tingkat risiko dan usia terhadap keluhan gejala gangguan muskuloskeletal
Read More
S-10796
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hendry Azwar; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Doni HIkmat Ramdhan, Dadan Erwandi, Adenan
Abstrak:
Read More
Tesis ini membahas tentang faktor terjadinya risiko manual handling pada pekerjaan feeding katern di bagian penjilidan PT.PGC. Risiko manual handling merupakan salah satu unsur risiko ergonomi yang ada di tempat kerja yang berpengaruh terhadap kenyamanan, keselamatan, gangguan kesehatan dan produktivitas kerja. Penelitian ini adalah penelitian semi kuantitatif dengan menggunakan metode risk asssessment MAC (Manual Handling Assessment Chart) tools yang dimodifikasi menjadi risk assessment Gramedia of Printing. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat risiko manual handling pada pekerjaan feeding katern masuk dalam kategori perlu dilakukan investigasi dan tindakan perbaikan segera. Hal ini disebabkan oleh postur janggal (posisi badan membungkuk dan gerakan badan memutar), kendala rute, faktor lingkungan dan faktor psikososial. Dari hasil penelitian disarankan untuk melakukan rekayasa teknik di area produksi dan penyediaan peralatan pendukung serta rekayasa manajemen menyangkut kompetensi, penyediaan dokumen standar dan evaluasi pekerjaan.
This thesis discussed the manual handling risk factors at feeding katern activities in section binding PT.PGC. The risk of manual handling is one element that is ergonomic risk in the workplace that affect comfort, safety, health problems and work productivity. This research was semi-quantitatively using asssessment risk MAC (Manual Handling Assessment Chart) tools are modified to be a risk assessment Gramedia of Printing. The results showed that the level of risk of manual handling at feeding katern activities into the category needs to be investigated and corrective action immediately. This is caused by awkward posture (bended posture and twisting body), obstacles en route, environmental factors and psychosocial factors. Advised of the research to conduct engineering in the area of production and provide support equipment, then in engineering management regarding competency, provision of standard documents and job evaluation.
T-4127
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Miski Irfani Harahap; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Baiduri Widanarko, Sigit Widiyanto
Abstrak:
Penanganan beban manual (PBM) merupakan aktivitas yang dapat menimbulkankeluhan gangguan otot rangka pada pekerja. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui gambaran tingkat risiko ergonomi pada aktivitas PBM dan gambarandistribusi keluhan gangguan otot rangka pada pekerja di back end area Toko XDepok tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasionaldengan desain crossectional. Penilaian tingkat risiko ergonomi dilakukanmenggunakan metode BRIEF dengan menilai postur, berat beban, durasi, danfrekuensi. Penelitian ini juga menggambarkan karakteristik pekerja yangmelakukan aktivitas PBM di back end area, seperti jenis pekerjaan, umur, lamakerja, kebiasaan merokok, pendidikan, dan jenis kelamin. Data keluhan gangguanotot rangka diambil menggunakan kuesioner NMQ dengan jumlah 11 orangresponden. Hasil penelitian menunjukkan beberapa aktivitas PBM di back end areatoko mempunyai risiko tinggi terhadap bagian tubuh siku kiri, siku kanan, bahu kiri,bahu kanan, dan punggung. Keluhan gangguan otot rangka banyak dirasakanpekerja pada bagian tubuh bahu kanan dan punggung bawah dengan persentasesebesar 45,5%. Upaya perbaikan untuk mengurangi aktivitas PBM dapat dilakukandengan menggunakan alat memindahkan barang (pallet stacker) yang dapat diaturketinggiannya dan edukasi pekerja terkait bahaya ergonomi.
Kata Kunci:BRIEF, ergonomi, keluhan gangguan otot rangka, NMQ, penanganan bebanmanual
Manual handling is an activity that can cause musculoskeletal disorders. Thisresearch illustrates ergonomics risk level in manual handling activities and alsoillustrates the distribution of musculoskeletal complaints at the back end area ofstore X Depok in 2016. It is a descriptive observational study with cross-sectionaldesign. The ergonomics risk level was assessed by BRIEF method which evaluateposture, force, duration, and frequency. This research also gathered information onindividual characteristics (such as occupation, age, job tenure, smoking behavior,education, and gender) of the workers who perform manual handling activityregularly in back end area. The data of musculoskeletal symptoms complaints werecollected using NMQ questionnaires with 11 responden. The result of this studyindicates several activites in back end area are high risk to left elbow, right elbow,left shoulder, right shoulder, and back. Most complaints come from right shoulderand lower back with 45,5%. Manual handling activity can be reduced by usingpallet stacker with adjustable height and educate the workers about ergonomics.
Key words:BRIEF, ergonomics, manual handling, musculoskeletal complaint, NMQ.
Read More
Kata Kunci:BRIEF, ergonomi, keluhan gangguan otot rangka, NMQ, penanganan bebanmanual
Manual handling is an activity that can cause musculoskeletal disorders. Thisresearch illustrates ergonomics risk level in manual handling activities and alsoillustrates the distribution of musculoskeletal complaints at the back end area ofstore X Depok in 2016. It is a descriptive observational study with cross-sectionaldesign. The ergonomics risk level was assessed by BRIEF method which evaluateposture, force, duration, and frequency. This research also gathered information onindividual characteristics (such as occupation, age, job tenure, smoking behavior,education, and gender) of the workers who perform manual handling activityregularly in back end area. The data of musculoskeletal symptoms complaints werecollected using NMQ questionnaires with 11 responden. The result of this studyindicates several activites in back end area are high risk to left elbow, right elbow,left shoulder, right shoulder, and back. Most complaints come from right shoulderand lower back with 45,5%. Manual handling activity can be reduced by usingpallet stacker with adjustable height and educate the workers about ergonomics.
Key words:BRIEF, ergonomics, manual handling, musculoskeletal complaint, NMQ.
S-9135
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ike Pratiwi; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Robiana Modjo, Jefri Chandra
S-5877
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kenya Lintang Wienantu; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Lena Kurniawati
Abstrak:
Manajemen risiko yang lemah menjadi faktor utama masalah K3 pada UMKM sehingga identifikasi bahaya dan penilaian risiko dibutuhkan dalam rangka manajemen risiko. Penelitian ini berisi tentang analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada UMKM Pembuatan Furnitur di Kelapa Dua, Depok tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat risiko K3 pada setiap tahapan proses pembuatan furnitur. Penelitian ini menggunakan metode analisis risiko semi kuantitatif dengan kriteria W.T. Fine 1971 untuk menentukan nilai konsekuensi, frekuensi pajanan, dan kemungkinan. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat risiko pada setiap proses meliputi kategori very high berupa bahaya kimia dan mesin potong, kategori priority 1 berupa bising dan ergonomi, kategori substantial berupa getaran, kategori priority 3 yaitu suhu panas dan bahaya mekanik, serta kategori acceptable yaitu bahaya kinetik dan bahaya psikososial. Pengendalian yang ada dinilai belum sepenuhnya efektif dalam mengurangi risiko yang terdapat di lingkungan kerja.
Poor risk management becomes the main factor of occupational health and safety issue in SMEs. This study focused on hazard identification and risk analysis at SME for furniture making at Kelapa Dua, Depok in 2017. This study aimed to know risk level of processes in making furniture. Risk assessment done by using semi quantitative risk analysis of W.T. Fine 1971 by scoring consequences, exposure, and likelihood. The results showed that risk of cutting machine and chemical hazard were very high, risk of noise and ergonomic hazard were categorized as priority 1, risk of vibration was substantial, risk of hot temperature and mechanical hazard were categorized as priority 3, and risk of kinetical and psychosocial hazard were acceptable. Existing controls were not implemented effectively to minimize hazards and risks in the workplace.
Read More
Poor risk management becomes the main factor of occupational health and safety issue in SMEs. This study focused on hazard identification and risk analysis at SME for furniture making at Kelapa Dua, Depok in 2017. This study aimed to know risk level of processes in making furniture. Risk assessment done by using semi quantitative risk analysis of W.T. Fine 1971 by scoring consequences, exposure, and likelihood.
S-9320
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anisa Tasya Priastika; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, Muhammad Rizki
S-7053
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
