Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39872 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Madschen Sia mei OL Siska Selvija Tambun; Pembimbing: Hendra; Penguji: Syahrul Meizar Nasri, Yuni Kusminanti, Farida Tusafariah
Abstrak:

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko ergonomi pekerjaan tenun ulos yang dilakukan dan hubungannya dengan keluhan MSDs pada pekerjaan tenun ulos di Kelurahan Martimbang dan Kelurahan Kebun Sayur Kota Pematang Siantar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Penelitian ini dilakukan pada 42 orang pekerja tenun ulos. Tingkat risiko ergonomi per bagian tubuh terkait postur, beban, durasi dan frekuensi menggunakan REBA serta tingkat keluhan MSDs per bagian tubuh yang dirasakan oleh pekerja menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Hasil analisis risiko ergonomi dengan metode REBA terhadap tahapan pekerjaan tenun ulos memiliki tingkat risiko ergonomi paling tinggi pada tahap menarik kayu. Hasil kuesioner Nordic Body Map, paling banyak merasakan keluhan MSDs pada pinggang belakang (79%), bahu kanan (71%), bahu kiri (62%), pantat (62%), lengan atas kanan (50%) dan betis kanan (50%). Distribusi keluhan MSDs berdasarkan umur paling banyak pada pekerja umur 30 s/d 45 tahun, berdasarkan jenis kelamin paling banyak pada perempuan, berdasarkan masa kerja paling banyak pada pekerja dengan masa kerja lebih dari 10 tahun dan berdasarkan kebiasaan olah raga paling banyak pada pekerja yang tidak terbiasa berolah raga.


The pupose of this study was to determine the risk of weaver ulos who carried out the work ergonomics and its relationship with symptons of MSDs in Martimbang and Kebusn Sayur Village Pematang Siantar City. This was an observational study. The population amounting to 42 people. The level of ergonomics risk related to the body posture, weight, duration and frequency using REBA tool, and the level of MSDs complaints that is felt by workers per part of the body using Nordic Body Map questionnaire. Ergonomics risk analysis results using the method of REBA according to the stages of weaving ulos that pull timber is the highest one. Nordic Body Map Questionnaire results about MSDs complaints were many who complained on the waist (79%), right shoulder (71%), left shoulder (62%), bottom (62%), right upper arm (50%) and right calf (50%). Distribution of MSDs based on age mostly occur on workers aged 30 until 45 years, based on sex mostly occur on female workers, based on working experience mostly occur on workers which has been worked for more than 10 years and based on sport habit mostly occur on workers whish have no habit of working out sports.

Read More
T-3636
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Merina; Pembimbing: Hendra; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Nungki Agusti S.T.
S-7607
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suparni; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Pembimbing: Dadan Erwandi, Fatma Lestari, Nurmainah
T-3421
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hamzah Fansuri Fajri; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Ali Syahrul Chairuman
Abstrak: Keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada umumnya dapat terjadi karena adanya kontraksi atau pembebanan yang berlebihan pada otot ataupun tulang. Salah satu contoh aktivitas yang dapat memicu kejadian keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) adalah pekerjaan manual material handling. Pekerjaan manual material handling masih banyak ditemukan pada pekerjaan yang dilakukan pada CV Bengkel Otomotif. Penelitian ini berfokus pada melihat hubungan antara variabel fisik dan individu dengan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja CV Bengkel Otomotif. Penelitian ini bersifat studi cross-sectional dengan instrumen quick exposure check dan nordic body map. Dari sebanyak 60 orang pekerja yang menjadi responden penelitian, didapati bahwa 38 orang pekerja (63.3%) mengalami keluhan. Bagian tubuh yang paling banyak mengalami keluhan adalah pada bagian pinggang (25 pekerja). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara variabel indeks massa tubuh (p value=0.004), dan kebiasaan olahraga (p value=0.004) dengan keluhan musculoskeletal disorder (MSDs).
Complaints of musculoskeletal disorders (MSDs) in general can occur due to contraction or excessive loading of muscles or bones. One example of an activity that can trigger the incidence of musculoskeletal disorders (MSDs) is manual material handling work. Manual material handling work is still commonly found in the work done at CV Bengkel Otomotif. This study focuses on looking at the relationship between physical and individual variables with complaints of musculoskeletal disorders (MSDs) in CV Bengkel Otomotif workers. This research is a cross-sectional study with quick exposure check and nordic body map instruments. Of the 60 workers who became respondents to the study, it was found that 38 workers (63.3%) had complaints. The part of the body that experienced the most complaints was the waist (25 workers). The results showed that there was a relationship between the variable body mass index (p value = 0.004), and exercise habits (p value = 0.004) with complaints of musculoskeletal disorders (MSDs).
Read More
S-10953
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firmansyah; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhanm, Adenan
S-7984
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Daifan Catur Febriansyah; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Irma Setiawaty Wulandari
S-8591
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggiri Herliani; Pembimbing: Hendra ; Penguji: Ridwan Z. Sjaaf, Ira Siti Sarah
S-6319
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nuri Evelina; Pembimbing: Ridwan Z. Syaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Farida Tusafariah
S-7359
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiranti Vindhagita Aisyah; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi; Penguji: Dadan Erwandi, Tubagus Hedi Saepudin
S-7714
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diandra Renya Rosari; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Chandra Satrya, Tasdikin
Abstrak: Proses kerja di bagian Bagging Off memiliki risiko MSDs untuk pekerja.Penelitian ini menggambarkan tingkat risiko ergonomi yang berpotensimenyebabkan gangguan muskuloskeletal pada pekerja dan gambaran dari keluhansubjektif gangguan muskuloskeletal dari pekerja di PT. JAPFA ComfeedIndonesia Unit Tangerang. Desain penelitian ini adalah cross sectional denganmenggunakan REBA dan RULA untuk menilai tingkat risiko ergonomi padasetiap tahap proses kerja dan Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui dimana keluhan pada pekerja. Berdasarkan penilaian REBA pada proses palletingbekerja menunjukkan tingkat risiko sangat tinggi, penilaian RULA pada prosespenjahitan menunjukkan tingkat risiko yang sangat tinggi dan penilaian REBApada proses pengantongan menunjukkan tingkat risiko tinggi dan tingkat risikosedang. Penilaian NBM menunjukkan ada 20 pekerja memiliki keluhan dipinggang, 8 pekerja mengeluh di bawah pinggang dan 7 pekerja memiliki keluhandi leher bagian atas dan bahu kanan. Tingkat risiko dapat dikurangi denganmenyediakan Pallet Adjustable Berdiri untuk proses kerja palleting, mendesainulang tempat kerja pada proses penjahitan dan memberikan kursi yang cocokuntuk pekerja pada proses pengantongan. Selain itu, pekerja harus meregangkanotot sebelum bekerja, di tengah-tengah bekerja dan setelah bekerja, dan kemudianbekerja dengan postur tubuh yang benar.
Working process in section Bagging Off has the risk of MSDs to workers. Thisstudy describe the risk level of ergonomic which potentially causingmusculoskeletal disorders to workers and an overview of complaint subjectivemusculoskeletal disorders on workers at PT. JAPFA Comfeed Indonesia UnitTangerang. The design of this study is cross sectional using REBA and RULA toassess the ergonomic risk level at each stage of working process and Nordic BodyMap (NBM) to know where the complaints on workers. Based on REBAassessment on working process of palleting showed very high risk level, RULAassessment on working process of sewing showed very high risk level and REBAassessment on working process of bagging showed high risk level and mediumrisk level. NBM assessment showed there is 20 workers have complaint in waist,8 workers have complain in under waist and 7 workers have complaint in upperneck and right shoulder. This level of risk can be reduced by providing AdjustablePallet Stand to working process of palleting, redesign workplace on workingprocess of sewing and providing chair which is suitable to workers on workingprocess of bagging. Besides that, workers have to stretch the muscles beforeworking, in the middle of working and after working, and then working with thecorrect posture.
Read More
S-9054
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive