Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 19218 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Gini Permana Sulastini; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Mieke Savitri, Indra Maryunif
B-1443
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Johan Salim; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Herwin Meifendy, Agus Ariyanto Haryoso
Abstrak:
Sebagai rumah sakit yang yang berbentuk BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), RSUD Kepulauan Seribu perlu menyusun rencana strategi bisnis yang harus diperbaharui setiap lima tahun. Rencana strategis dan bisnis periode sebelumnya 2018-2022 sudah habis , namun RSB periode selanjutnya 2023-2026 belum selesai disusun, sedangkan sudah terdapat beberapa isu penting terkait operasional , pengembangan layanan unggulan yang perlu diakomodir pada RSB periode selanjutnya. Penelitian ini berfokus pada penyusunan RSB RSUD Kepulauan Seribu yang diharapakan dapat dijadikan referensi dalam menyusun rencana strategis dan bisnis RSUD Kepuauan Seribu tahun 2023-2026 dengan fokus pengembangan layanan unggulan. Penelitian ini menggunakan metode operasional (operastional research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam, data sekunder didapatkan dari laporan-laporan rumah sakit dan stakeholder tekait. Pada tahapan input stage, matching stage, decision stage, dan implementasi ditentukan dengan Teknik pengambilan keputusan CDMG (consensus Decision Making Group) dengan pendekatan Balance Scored Card. Berdasarkan matriks internal eksternal positioning RSUD Kepulauan Seribu berada pada pertumbuhan/ekspansi. Dengan prioritas alternative startegi berdasarkan pengolahan QSPM (quantitave strategic planning matriks) adalah pengembangan layanan unggulan PONEK 24 jam dan wisata medis, pengembangan kompetensi pegawai, Budaya tata kelola dan peningkatan inovasi, revialisasi Gedung sarana dan prasarana, pengembangan target pasar yang menyasar wisatawan, dan penetrasi pasar dengan meningkatkan kerja sama dengan stakeholder. Dalam tahapan implementasi perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah terwujudnya saran dan prasaran yang sesuai dengan standar serta terwujudnya budaya kinaerja yang berinovasi dan team work yang kuat dan efektif. Untuk perspective bisnis internal adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu mampu tatalaksana PONEK 24 jam dan rumah sakit yang mampu menunjang kegiatan wisata, serta terwujudnya pelayanan primer untuk seluruh jenis pelayanan. Berdasarkan perspective pelanggan targetnya adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu sebagai rumah sakit tujuan utama masyarakat kepulauan seribu serta terwujudnya peningkatan kepuasan pasien. Untuk perspective finansial target Peningkatan pendapatan operasional rumah sakit dan Peningkatan CRR (Cost Revenue Rate).

As a distric Hospital which organize in BLUD regulation. RSUD Kepulauan Seribu must to compile strategic and bussines planing document which must to be updated every five years . Strategic bussines planning document period before 2018-2022 has finished, however the next period 2023-2026 hasn’t finished compiled yet. Whereas there so many problem related with operational, develompment of priority health service, which should solved in next period of strategic bussines planning of RSUD Kepulauan Seribu. This Study foccus in discuss of compiling the strategic bussines planning RSUD Kepulauan Seribu which expected could be made the reference ini compile RSUD Kepulauan Seribu strategic and bussines document 2023-2026 period which foccus in discuss the development of prority health services and refferal health service. This study used the operational research method with qualitative approach. Primary data were obtained by comprehensive interview, the secondary data were obtained by the hospital annual reported or the goverment service annual report. In input stage, matching stage, decision stage, and implementaion data was determined by decision making technic CDMG (Consensus Decision Making Group) with Balanced Scored Card Approaching. Based on result of analysis internal eksternal matrix RSUD Kepulauan was at development/expansion posisition With priority alternative strategy based on QSPM (qualitative strategic planning matriks) analysis are development priority health service 24 hours maternal and perinatal emergency services and medical tourism, development of employe competence, governace worked culture dan enhancement innovation, revitalisation of hospital infrastructure, market development which tourist target, and market penetration which improve stakeholder cooperation. In learning dan growing perspective of implementation stage the target are the realization of good standard hospital infrastructure, the formation worked culture which innovative, dan strong effective team work. In intenternal bussines perspective the target are the realization of 24 hour maternal and perinatal emergency services(PONEK 24 jam), medical tourism services, and fullfill the primary standar of refferal health services. In costumer perspective the target are the realization RSUD Kepulauan Seribu as the main refferal hospital for kepulauan seribu district citizen dan increasing of costumer/patient satisfaction. In financial perspective the target are the increasing of hospital income, and increasing of hospital cost revenue rate (CRR)
Read More
B-2468
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dicky Dewanto Tjatur Rahardjo; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Jaslis Ilyas, Hafizurrahman, Supriyantoro
Abstrak:

Perubahan lingkungan suatu organisasi, baik lingkungan ekstemal maupun internal akan memberikan pengaruh pada kinerja organisasi itu sendixi. Demikian pula halnya dengan RS. Mata AINI yang telah berdiri sejak awal 1ahun 1980, juga tidak lepas dari pengaruh pcrubahan lingkungan yang tezjadi. Dimana pada awalnya RS. Mata AINI dikenal sebagai salah satu tujuan utama para pasien yang menderita pcnyakil mata di wilayah DKI Jakarta dan sekitamya, maka saat ini dengan semakin banyaknya pilihan penyedia jasa pelayanan kesehatan mam yang memiliki fasllitas pengobatan mata yang modem dan canggih, RS. Mata AINI tidak lagi meljadi tujuan utama para pasien mata yang tinggal di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Tujuan penelitian untuk menyusun sebuah perencanaan bisnis bagi scbuah produk unggulan yang belum dimiliki oleh RS. Mata AINI, yang didasari oleh sebuah analisa siluasi yang menghasilkan posisi siratejik RS. Mata AINI untuk menghadapi kondisi persaingan yang ada melalui penggunaan matrik TOWS dan matriks IE. Dari matching dua mauik ini dihasilkan sebuah strategi Pengembangan Produk yang kemudian dilakukan penentuan kelayakan bagi produk yang telah ada dengan menggunakan matrik BCG sebagai dasar penentuan produk unggulan terpilih. Setelah dapat menentukan produk unggulan yang layak melalui anaiisa pangsa pasar tertinggi yang berbanding dengan pertumbuhan pendapatan kotor yang tertinggi pula (kuadran bintang matrik BCG), maka tindakan operasi Katarak terpilih sebagai dasar pengembangan sehuah produk unggulan yang dikombinasikan dengan Glaukoma sebagai produk pendampingnya. Yang kesemuanya itu akan dikemas dalam sebuah perencanaan bisnis produk unggulan yang berupa sebuah layanan terpadu yang diberi nama “Pusat Emas Katnrak dan Glaukoma RS. Mata AINI. Perencanaan bisnis produk unggulan ini, akan memaparkan empat elemen yaitu Rencana Organisasi dan Sumber Daya, Rencana Pemasamn, Rencana Keuangan dan Sistem Inforrnasi. Dimana Rencana Organisasi dan Sumber Daya menentukan posisi tim khusus pmduk lmggulan dalam stmktur organisasi RS. beserta alokasi sumber daya, khususnya SDM dengan kompetensi tertentu bagi pelayanan produk unggulan ini sepeni: dokter spesialis mata, medical account executive dan customer assist. Sedangkan Rencana Pemasaran lebih kearah menentukan target pasar yang dituju, beserta samna dan strategi pemasaran yang akan digunakan. Pada tahap Rencana Keuangan, ditentnkan langkah-langkah penentuan surnber dana dan investasi, proyeksi penerimaan dan biaya, dan aliran dana tunai yang akan menggambarkan tingkat keuntungan atau kerugian beserta tingkat pengembalian investasi. Sedangkan tahap Sistem Informasi akan menggambarkan Iangkah-langkah yang diperlukan bagi pengembangan sistem informasi yang terintegrasi beserta sumber daya yang diperiukan. Penelitian ini menyarankan manzqemen RS. Mata AINI untuk dapat mengaplikasikan perencanaan bisnis produk unggulan pelayanan tcrpadu Katarak dan Glaukcma ini karena paling sesw kondisi ekstemal dan intemai ofganisasi. Terutama karena tidak memerlukan biaya yang terlalu besar dan hanya memerlukan komiunen yang tinggi dad segenap jaiaran tenaga medis, non-medis dan manajemen RS. Mata AINI.


Organization environment change, whether for extemal or internal will atfect the organizatiorfs performance. Similiary with AINI Eye Hospital who has been established since 1980, also aH`ectedly by ever changing business competitive condition. In the old days, AINI Eye Hospital was consider as one of main destination for Eyc's Health Service patient in DKI Jakarta area. Consequently with rapid growth of a new and modern private Eye Clinic in DKI Jakarta area, made AIN I Eye Hospital no longer the main destination holder. The goal of this study is to compose a business plan for the eminent product which AINI Eye Hospital did not have one, that based on ctureni hospital strategic positioned by analyzing the situational condition using TOWS matrix and IE matrix. From matching these two matrixes will lead to Product Development strategy, that followed by determine the current product feasibility for getting eminent product criteria using BCG matrix. After getting the BCG matrix result which described the highest market share and the highest gross revenue growth, the Cataract operation procedure was determine as a Product Development fotmdation and will combined with Glaukoma as a supporting product. And every aspect will wrap in one eminent product called "Cataract and Glaucoma Gold Center" AINI Eye Hospital. The business plan of this eminent product will consist several elements such as: Organizational and Resource Plan, Marketing Plan, Financial Plan and System Information. Organizational and Resource Plan will describe the special team which consist with several member who will have direct responsible to AIN! Eye Hospital President Director. Also allocating the supporting resources, especially high and certain competency based Human Resources such as: Eye Specialist Doctors, Medical Account Executives and Customer Assists. While Marketing Plan will describe certain steps such as: determine the target market, the marketing tools and facilities, and market strategy that will be use. In Financial Plan, will be determine the investment resource, cost and revenue projection, and cash flow which will describe profit or loss level and as well as return on investment rate. While ini System Information will describe the steps that need to bc taken for developing the integrated informational system, along with the resources which needed. This study gives recommendation to AIN! Eye Hospital management, to implement the Business Plan of "Cataract and Glaucoma Gold Center", as this eminent product is considered as the most compatible with external and intemal organization condition. Primarily because this product will not have to draw huge invest:-nent and just only need the upmost commitment from the management and all AINI Eye Hospita1's medical and non medical staff.

Read More
B-1113
Jakarta : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuyun Umniyatun; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal C. Sjaaf, Purnawan Junadi, Budi Hartono
Abstrak: ABSTRAK
 
RSIA SamMarie Basra didirikan pada tahun 2010, merupakan rumah sakit ibu dan anak dengan keunggulan pelayanan fertilitas. Selama lebih dari 2 tahun berjalan, RSIA SamMarie Basra belum mempunyai rencana strategis bisnis. Rencana strategis bisnis adalah sebuah petunjuk/pedoman yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mencapai tujuan usaha dalam waktu beberapa tahun ke depan. Rencana strategis bisnis memuat strategi-strategi perusahaan yang selanjutnya menjadi dasar bagi penyusunan program kerja. Dengan demikian arah pengembangan perusahaan menjadi jelas dan terarah sehingga perusahaan menghasilkan kinerja yang lebih baik dan mampu bersaing di dalam bisnis serupa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis bisnis RSIA SamMarie Basra Tahun 2013-2017. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Melalui kerangka kerja analisis perumusan strategi Fred R. David, maka terdapat tiga (3) tahapan yang dilakukan. Tahap pertama adalah tahap input stage, yaitu melakukan analisis faktor eksternal dan internal dengan menggunakan matriks EFE (external factor evaluation) dan matriks IFE (internal factor evaluation). Tahap kedua adalah tahap matching stage, yaitu menentukan posisi rumah sakit dengan menggunakan matriks IE (Internal External). Kemudian dengan matriks IE dan matriks TOWS menentukan strategi alternatif yang dapat dilakukan. Tahap ketiga adalah tahap decision stage, yaitu menentukan strategi prioritas dengan menggunakan matriks QSPM (Quantitatif Strategic Planning Matrix). Penelitian ini menghasilkan skor EFE sebesar 3.8 dan skor IFE sebesar 2.725, sehingga diketahui posisi RSIA SamMarie Basra berada pada sel II yang menunjukkan tahap tumbuh dan membangun. Pada tahap ini strategi alternatif yang dikembangkan adalah market penetration, market development dan product development. Strategi prioritas yang dihasilkan adalah : 1) Pengembangan dan Penetrasi Pasar dengan Meningkatkan Upaya-Upaya Pemasaran (Skor 4.35); 2) Pembukaan Ruang NICU/PICU (Skor 4.00); 3) Pengembangan Ruang Rawat Inap (Skor 3.95); 4): Penambahan Layanan Radiologi (Skor 3.65); 5) Pengembangan Area Parkir dan Akses Masuk (Skor 2.375) Untuk merencanakan penerapan strategi, maka disusun sasaran dan target sesuai dengan visi, misi dan tujuan rumah sakit. Di dalam penelitian ini, sasaran dan target yang disusun adalah sasaran strategis pemasaran berupa proyeksi data kunjungan tahun 2013 – 2017, sasaran dan target sumber daya manusia berupa proyeksi jumlah sumber daya manusia tahun 2013 – 2017 dan sasaran dan target keuangan berupa proyeksi pendapatan dan laba tahun 2013 – 2017.
 

 
 
ABSTRACT
 
RSIA SamMarie Basra, a mother and child hospital established in 2010, is profound for its excellence in fertility care. Within its two-year service, RSIA SamMarie has yet had a strategic business plan. A business strategic plan provides guidance for an organization in striving to achieve its future business goals. The business strategic plan consists of business strategies from which it leads to the basis for the preparation of the work program. The ultimate aim is to possess a clear and focused direction of company development as to produce better performance and stronger competition. Therefore, this study aims to develop a strategic business plan of RSIA SamMarie Basra Year 2013-2017. This qualitative descriptive analysis research study employed Fred R. David’s framework of strategy formulation analysis which consisted of three stages. The first stage, Input Stage, was to analyze the external and internal factors by using EFE Matrix (External Factor Evaluation) and IFE Matrix (Internal Factors Evaluation). The second stage, Matching Stage, was to determine the position of the hospital by using IE Matrix (Internal External). Then, IE Matrix and TOWS Matrix were employed to determine the possible alternative strategies. The last stage, Decision Stage, was to determine the priority strategies by using QSPM Matrix (Quantitative Strategic Planning Matrix). The findings of the research study revealed an EFE score of 3.8 EFE and IFE score of 2,725. This means that RSIA SamMarie Basra’ position can be decided in the cell II of growing and developing stage. At this stage, the developing alternative strategies are market penetration, market development and product development. The resulting strategic priorities are: 1) Market Development and Market Penetration to Increase Marketing Efforts (Score 4.35); 2) Opening NICU / PICU Rooms (Score 4.00); 3) Development of Inpatient Rooms (Score 3.95); 4) Addition of Radiology Services (score 3.65); 5) Parking and Access Area Development Log (Score 2.375) In planning for the strategy implementation, the objectives and targets are formulated in accordance with the vision, mission and goals of the hospital. In this research study, the goals and targets composed are marketing strategies in the form of traffic data projection 2013 - 2017, human resources in the form of the number of human resources projection in 2013 – 2017, and finance in the form of revenues and earnings projection 2013 - 2017.
Read More
B-1528
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Patricia Samma; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Mamahit, Mieke Savitri
Abstrak:

Suatu rumah sakit yang berlaku sebagai sistem akan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, baik hukum dan perundangan, politik, ekonomi, maupun sosial budaya. Dengan demikian rumah sakit dapat menjadi unit pelaksana pcmerintah dalam memberikan pclayanan publik ataupun sebagai institusi pelayanan swasta. Olch karena itu diperlukan analisa lebih mendalam untuk menilai pclayanan mana yang akan diprioritaskan sehingga diketahui unit bisnis yang paling baik untuk berkcmbang (unit bisnis strategi) yang ada di RSUD Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi Rcncana Strategi RSUD Tangerang yang tepat dan dapat dilaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian operasional dengan analisis data kualitatifdan data kuantitatifl Hasil penelitian mengungkapkan bahwa unsur peluang meliputi kebijakan pemerintah, sosial ekonomi, pendidikan, demografi, geograii, pesaing, pelanggan dan pemasok. Sedangkan unsur ancaman adalah teknologi. Unsur kekuatan mcliputi manajemen dan organisasi, SDM, keuangan dan produk Iayanan. Sedangkan unsur Icelemahan adalah visi dan misi, pemasaran, Sistcm Informasi Manajemen, fasilitas Esik dan litbang. Kcsimpulan pada penelitian ini adalah posisi RSUD Tangerang berada pada kuadran Internal Fix-it (Matriks TOWS), sel V I Hold and Maintain (Matriks IE) Pada tahap pencocokkan dihasilkan strategi product development dengan Unit Penyakt Dalam sebagai unit bisnis unggulan menumt Matriks BCG. Pada penentuan prioritas kegiatan berdasarkan analisis QSPM adaiah Pengembangan Pelayanan Pemeriksaan Penunjang, Penambahan Rawat Inap Kelas III untuk Unit Penyakit Daiam, Pcnambahan Layanan Poliklinik Penyakit Dalam Sore Semiswasta dan Pengembangan Pusat Penyakit Degeneratif.


Hospital system is affected by its extemal factors such as laws and regulations, economics and social culture. Therefore hospitais are government’s means to deliver public services or private health provider, hence in-depth analysis are needed to iind the priorities of their business units in order to develop themselves, in this case for Tangemng State Hospital. The objective of this research is to get the formulation for Tangexang State Hospita|’s Strategic Planning that are precise and applicable. The research’s method is operational with qualitative and quantitative analysis. From the research it is shown that the opportunity factors include govemment’s regulations, social economics, education, demographics, geographic, competitors, consumers and suppliers. The threat factor is technology. Strength factors include management and organization, human resources, finance and products. The weakness factors are the vision and mission, marketing, management information system, infrastructure and research and development. The conclusion of this research is that Tangerang State Hospital is positioned in the lntemal Fix~lt within the TOWS Matrix quadrant, and in the V/Hold and Maintain within the IE Matrix. When matched, it is then shown that the product development strategy is the lntemist Unit as the lead product, according to BCG Matrix. ln determining its priorities’ activities using QSPM, it is then concluded that developing Supporting Services, the 3" Class inward wing for lnternist Unit, adding semi private lntemist Unit and establishing the Central for Degenerative Disease are the best strategies for this hospital.

Read More
B-1154
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Litacha Tamlicha; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Musaida, Erwin
B-1213
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sutrisno; Pembimbing: Ronnie Rivany
B-433
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jenny Darmawan; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Sandi Iljanto, Stefanus Eke
B-1315
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adi Djajadi; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Alex Papilaya, Supriyantoro, Suptijanto Rijadi
Abstrak: Situasi pemulihan ekonomi pasca resesi ekonomi 1998 sampai saat ini masih sangat mempengaruhi pembiayaan pemerintah terhadap lembaga / organisasinya dalam menjalankan fungsinya, termasuk didalamnya adalah organisasi rumah sakit. Untuk meningkatkan penerimaan pendapatan dalam upaya mencapai kemandirian pembiayaan serta memperkecil rentang kendali, salah satu upaya yang dapat dilakukan rumah sakit Salak adalah membentuk Unit Khusus dari instalasi / unit yang dimilikinya melalui suatu kajian. Rumah sakit Salak memiliki tujuh instalasi / unit yang oleh manajemennya diperkirakan layak untuk ditetapkan menjadi unit khusus, antara lain : (1) rawat jalan, (2) rawat inap, (3) kamar bedah, (4) kebidanan, (5) Laboratorium, (6) radiologi, dan (7) gawat darurat. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh dan menetapkan unit khusus. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode riset operasional. Adapun data yang diolah meliputi kinerja keuangan rumah sakit Salak (penerimaan pendapatan dan perolehan laba) serta Kinerja pelayanan rumah sakit Salak, Azra, PMI, Karya Bhakti (jumlah kunjungan, jumlah pasien masuk, jumlah tindakan, dan jumlah pemeriksaan). Analisa data dilakukan dengan menggunakan trend linear, matriks BCG, dan matriks uji banding variabel. Berdasarkan hasil penelitian, ditetapkan Instalasi Gawat Darurat sebagai Unit Khusus dengan Pengembangan Produk sebagai strategi dalam mempertahankan dan memimpin pasar jasa pelayanan ke-gawat darurat-an di kota Bogor. Penetapan instalasi gawat darurat sebagai unit khusus perlu segera direalisasikan karena merupakan the golden gate rumah sakit.
The situation of economic recovery after the economic recession in 1998 has still been affecting the financing of institutions/organizations, including hospitals, by the government. To increase its revenues so that it reaches financing autonomy, and to shorten the span of control, an effort conducted by Salak hospital is establishing strategic enterprise unit from its installations/units through a study. Salak hospital has seven installations/units, which are predicted feasible to be excellent by the management. They are (1) out-patient unit, (2) in-patient unit, (3) surgery room, (4) midwifery, (5) laboratory, (6) radiology, and (7) Emergency unit. The research objectives are to get and to determine the excellent installations/units. The research was done by using operational research method. Data processed include the hospital financial performance (revenue and profit) of Salak hospital and service performance of Salak, Azra, PMI, Karya Bhakti hospital (number of visit, number of admission, number of action, and number of examination). Data analysis was conducted by using the trend linear, BCG matrix, and variable compared matrix test. Based on the research, Emergengy unit was determined as the “Unit Khusus”. The installation applies Product Development as a strategy in maintaining and leading the market of emergency service in Bogor. The determination of Emergency Unit as a strategic business installation have to be brought to reality immediately because the installation is also the hospital golden gate.
Read More
B-902
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andi Wisnubaroto; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Vetty Yulianti, Daya Suryandaru, Samson Purba
B-1617
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive