Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40491 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Muhammad Ja`far; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Yuni Kusminanti
S-7494
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Robby Agus Cahyono; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Meily Widjaja, Yuni Kusminanti
S-4416
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Pramana; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri
S-3393
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herman Bagus Wicaksono; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Nasrul Sjarief
Abstrak:

Ketel uap dalam penggunaannya untuk berbagai kebutuhan industri mengandung resiko bahaya yang memerlukan perhatian, karena menghasilkan uap panas, bertekanan dan dapat meledak. Kegiatan-kegiatan di dalam mengoperasikan ketel uap tersebut harus dipenuhi agar dalam pengoperasiannya berjalan lancar dan aman. Agar tahu seberapa besar resiko dari kegiatan-kegiatan pengoperasian ketel uap tersebut perlu dilakukan analisa resiko terhadap salah satu jenis ketel uap yang bila meledak akan menghasilkan ledakan yang hebat dibandingkan dengan jenis ketel uap lainnya, yaitu ketel uap silinder mendatar pipa api. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meadapatkan gambaran resiko dari kegiatan-kegiatan pengoperasian ketel uap pipa api di pabrik NSD PT. Unilever Indonesia Tbk - Cikarang - Bekasi dan di pabrik PT. Nestle Indonesia - Cikupa - Tangerang.Penelitian dilakukan dengsn pengamatan secara langsung di unit pengoperasian ketel uap. Sampel penelitian adalah kegiatan-kegiatan pengoperasian ketel uap. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan check list, diskusi dan wawancara langsung dan dari data-data sekunder. Analisa data terdiri dari analisa terhadap kegiatan-kegiatan sebelum pengoperasian ketel uap pipa api, terhadap kegiatan-kegiatan pada saat mulai pengoperasian ketel uap pipa api dan terhadap kegiatan-kegiatan selama pengoperasian ketel uap pipa api.Dari hasil analisa di dapat bahwa kegiatan-kegiatan pengoperasian ketel uap pipa api di kedua perusahan tersebut telah dilakukan secara baik dan benar, selain itu alat-alat perlengkapan termasuk alat-alat pengaman ketel uap pipa api di kedua perusahaan tersebut juga masih bekerja dengan baik, yang menjadikan kegiatan-kegiatan pengoperasian ketel uap pipa api di kedua perusahaan tersebut mempunyai tingkat resiko paling tinggi adalah pada tingkat substansial.Saran yang dapat diberikan adalah agar peneliti lain dapat melanjutkan penelitian ini dengan jenis ketel uap yang berbeda. Sebaiknya PT. Unilever Indonesia - Cikarang - Bekasi dan PT. Nestle Indonesia Cikupa - Tangerang - menugaskan para operator ketel uap hanya untuk melayani ketel uap saja. Kinerja terus ditingkatkan agar kegiatan-kegiatan pengoperasian ketel uap pipa api tetap mempunyai tingkat resiko yang rendah.


 

Risk Analysis of Fire Tube Boiler Operation at Non Soap Detergent Plant PT. Unilever Indonesia Tbk - Cikarang - Bekasi and at Plant of PT. Nestle Indonesia -Cikupa - TangerangThe usage of boilers in many industries is contains hazard risk that need a special treatment. They generate a pressure steam and can explode. The activities of boiler operation should be allowed in order -to operate smoothly. In order to know how big the risk of boiler operation activities, it need to be carried out risk analysis of one kind of boiler that could explode and cause big explosion. That is fire tube cylinder boiler. The aim of this research is to get risk description of boiler operation activities at NSD Plant PT. Unilever Indonesia Tbk - Cikarang - Bekasi and at Plant of PT. Nestle Indonesia - Cikupa - Tangerang.The research is carried out visually in boiler operation unit. Research samples are boiler operation activities. The data collection is carried out by check list, discussion, interview and secondary data. The data analysis is comprised of analysis on activities before operation, start operation and during operation for fire tube cylinder boiler.Based on results of analysis, it will be getting that the activities of boiler operation have been carried out appropriately. The accessories and safety devices of fire tube boiler in both companies have the highest risk -that is substantial level.The advice is the other research could continue this research with different type of boiler. The both companies assign boiler operator to operate boiler only. The performances keep to be developed in order to that activities of boiler operation have low risk level.

Read More
T-1378
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endra Muhamad Fadillah; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Indri Pujriani
Abstrak: Penelitian ini membahas Manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja dipabrik tahu x tahun 2012, penelitian ini bersifat deskriptif. Desain studi yangdigunakan merupakan desain studi berdasarkan standar AS/NZS 4360:2004 dengan metode semi kuantitatif menggunakan Job Hazard Analysis (JHA).Analisis risiko dilakukan menganalisis nilai konsekuensi, peluang serta frekuensidan dianalisis menggunakan metode Fine yang ada pada AS/NZS 4360:2004.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan level risiko yang belumacceptable pada setiap proses pembuatan tahu yaitu very high, priority 1,substansial, dan priority 3. Oleh karena itu, diberikan rekomendasi yang bersifatengineering, administrative, serta penggunaaan alat pelindung diri.
Kata kunci:AS/NZS 4360:2004, penilain risiko, kemungkinan, pemajanan, konsekuensi, levelrisiko.
This Risk management of safety and health research that was held at plant tofu xin 2012, is a descriptive study. This study design used a study design based onstandard AS / NZS 4360:2004 with a semi-quantitative method using the JobHazard Analysis (JHA). Risk analyzes were conducted to analyze the value of theconsequences, opportunities and the frequency and analyzed using the methods ofFine existing AS / NZS 4360:2004. The results showed that the level of risk thathas not been found acceptable on every process of making out is very high,priority one, substantial, and priority 3. Therefore, given the recommendation thatis engineering, administrative, and use of protective equipment.
Keywords:AS/NZS 4360:2004, risk assessment, probability, exposure, consequences, Levelof risk
Read More
S-7720
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arief Kurniawan; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Chandra Satrya, Harumiti Ramli
Abstrak: Pabrik Tahu X Citeureup merupakan produsen makanan di Kabupaten Bogor yangmemiliki faktor dan potensi bahaya dan risiko pada setiap prosesnya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui risiko keselamatan dan kesehatan kerja, melakukanpenilaian, dan menentukan pengendalian yang mungkin dilakukan. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif dan desain studi cross-sectional denganmenggunakan tool berupa standar manajemen risiko AS/NZS 4360:2004 danperhitungan risiko dengan formula W.T Fine. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat level risiko yang belum acceptable pada setiap proses pembuatan tahu,yaitu very high, priority 1, substantial, priority 3, dan acceptable. Rekomendasiyang dapat diberikan bersifat substitusi, engineering, administratif, dan penggunaanAPD.
Kata Kunci: AS/NZS 4360:2004, Penilaian Risiko, Kemungkinan, Pemajanan,Konsekuensi, Level Risiko.
Tofu Factory X Citeureup is food producers in. Bogor, which has factors and hazardand risk potentials in each process. This study aims to know the occupational healthand safety risks, do assessment, and determine control may be performed. Thisstudy is a descriptive study and cross-sectional study design using tools such as riskmanagement standard AS/NZS 4360:2004 and risk calculation with the W.T Fineformula. The results showed that there are risk levels not acceptable in any processof making tofu, is very high, priority 1, substantial, priority 3, and acceptable.Recommendations that can be provided is substitution, engineering, administrative,and use of PPE.
Keywords: AS / NZS 4360: 2004, Risk Assessment, Probabilities, Exposure,Consequences, Risk Level.
Read More
S-9070
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sunarto; Pembimbing: Chandra Satrya
S-3871
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saltiani Damayanti; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Mila Tejamaya, Ike Pujiriani
S-9784
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widya Motivasi Manurung; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Hendra, Harumiti Ramli
Abstrak: Masalah kesehatan dan keselamatan kerja di bengkel pembuatan alas kakidiakibatkan oleh lemahnya manajemen risiko, sehingga dibutuhkan pengkajianrisiko dalam rangka pengelolaan risiko. Penelitian ini berisi analisis risikokesehatan dan keselamatan kerja di Bengkel Pembuatan Alas Kaki Tahun 2016.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai tingkat risiko kesehatan dankeselamatan kerja pada setiap tahapan proses produksi alas kaki. Penilaian risikomenggunakan metode W.T. Fine yaitu dengan menganalisis nilai konsekuensi,pajanan dan kemungkinan. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yangdimiliki pada setiap langkah kerja meliputi level very high yaitu bahaya kimia,level priority 1 yaitu bahaya ergonomi dan bahaya mekanik, level substantialyaitu desain kerja (housekeeping), level priority 3 yaitu bahaya kinetik danacceptable yaitu bahaya psikososial.Kata kunci:Penilaian risiko, konsekuensi, panjanan, kemungkinan, tingkat risiko, metodeW.T. Fine
Occupational health and safety problems in small and medium enterprises arecaused by lack of risk management. This research aimed to assess the OHS risklevel at five small shoes industries. Risk assessment was done by implementingW.T Fine method to analyze risk level by scoring the level of probability,exposure and consequence. This study found that the risk of chemical hazard(solvent vapor from glue) was very high; the risk of ergonomic and mechanicalhazard were categorized as priority 1, the risk of poor housekeeping wassubstantial; the risk of kinetic hazard was priority 3; and the risk of psychosocialhazards was acceptable.Keywords:Risk assessment, consequence, exposure, probability, level of risk. W.T. Finemethod.
Read More
S-9215
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yosua Buaton; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Muhammad Dawaman
Abstrak: Kecelakaan kerja itu harus dicegah dan jangan sampai terjadi. Salah satu upaya menurunkan angka kecelakaan kerja adalah dengan pengadaan program pencegahan kecelakaan kerja yaitu dengan melaksanakan penilaian risiko. Dalam usaha pencucian mobil, terdapat banyak potensi bahaya dalam setiap proses kerja. Penelitian ini diharapkan dapat diketahui dan dikenal bahaya dan seberapa besar tingkat risiko serta rekomendasi pengendaliannya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang menggunakan standar AS/NZS 4360:2004. Pengumpulan data didapat dari hasil observasi dan wawancara serta dokumentasi. Hasil studi menemukan bahwa dalam seluruh alur proses terdapat potensi bahaya seperti bahaya keselamatan kerja, bahaya kesehatan kerja, bahaya lingkungan kerja, bahaya budaya kerja, dan resiko seperti, terpeleset, tertabrak, terantuk, terkilir, postur janggal, dan kejatuhan. Ada beberapa saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian diantaranya yaitu, modifikasi mesin dan area kerja, pemakaian APD, pembuatan SOP dan safety sign, pengadaan shift kerja serta melakukan penyuluhan
Kata kunci : Bahaya, resiko, Penilaian Resiko, Usaha Pencucian Mobil
Occupational accidents must be prevented and should not happened. One of the ways to reduce the number of occupational accidents is doing risk assessment. In a car wash business, there are many potential hazards in every work process. This study held to analize and recognize the hazard and risk and give recommendations to control it. This study is using observational method with AS/NZS 4360: 2004 standard. The data were obtained from observations, interviews and documentation files. The study found potential hazards such as occupational hazards, health hazards, workplace hazards, work culture hazard, and risks such as, slipped, got hit, stumbles, sprains, awkward postures, and falling object in the whole process flow. The suggestions given based on the results of research are engine and work area modifications, using PPE, SOP, and safety sign, making work-shift and doing counseling.
Keywords: Hazard, Risk, Risk Assessment, Car Wash Business
Read More
S-9250
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive