Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4223 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Medika, No. 9, th.12, Sept. 1986, hal. 811-816
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
MPPK Vol.XIV, No.3
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hadi Pratomo ... [et al]
JKT Vol.23, No.4
Jakarta : FK Univ. Trisakti, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Flaina Auri; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Puput Oktamianti, Mustikasari
Abstrak:

Latar belakang penelitian ini adalah perawat gigi di rumah sakit. Masalahmasalah yang terjadi pada perawat gigi perlu mendapat perhatian lebih guna meningkatkan kualitas rumah sakit tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan tujuan untuk dapat menggali informasi dan data lebih mendalam mengenai hal-hal yang berkaitan dengan motivasi pada tenaga perawat gigi di rumah sakit. Berdasarkan hasil penelitian faktor yang dirasa paling menonjol dalam kaitannya dengan motivasi adalah pengakuan. Sehingga dalam upaya untuk meningkatkan motivasi kerja perawat gigi dibutuhkan system penghargaan yang baik dan kejelasan status.


The background of this research is dental nurse at the hospital. The problems that occurred in dental nurses should get more attention in order to improve the quality of the hospital. This study included qualitative research with the aim to explore more in-depth information and data on matters relating to the motivation on dental nurses at the hospital. Based on the results of research which is considered the most salient factor in relation to motivation is recognition. So in an effort to enhance work motivation needed dental nurse system rewards the good and the clarity of status.

Read More
B-1288
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jurnal Kedokteran Trisakti
[s.l.] : FK Trisakti, s.a.]
KIM (Katalog Induk Majalah)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hadian Tarzon; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Kemal N. Siregar, Mieke Savitri, Muhammad Ilhamy Setyahadi, Wasnidar
T-3128
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novia Indriani Sudharma; Pembimbing: Ratna Djuwita Hatma; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Purwanto, M.L
Abstrak:

ABSTRAK Testosteron merupakan salah satu hormon androgen pada laki-laki, yang akan menurun seiring dengan bertambahnya usia Dua puluh persen dari pria berusia 60- 80 tahun, dan 35% dari pria yang berusia lebih dari 80 tahun, mempunyai konsentrasi testosteron di bawah batas normal. Beberapa faktor mempengaruhi terjadinya penurunan hormon testosteron, beberapa di antaranya dapat dimodifikasi, seperti indeks massa tubuh, asupan makan, gaya hidup, faktor penyakit, sehingga diharapkan dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hormon testosteron pada laki-laki, di antaranya adalah usia, indeks massa tubuh, asupan makan, gaya hidup seperti perilaku merokok, aktivitas fisik, dan faktor penyakit kronik yaitu Diabetes dan tekanan darah. Penelitian dilakukan dengan metode potong lintang. Data didapat dari data sekunder penelitian payung Andropause Trisakti-Puskesmas Cilandak tahun 2011. Sebanyak 249 responden laki-laki usia 40 tahun ke atas yang memenuhi kriteria masuk sebagai subyek penelitian. Terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh, Diabetes Melitus, serta merokok dengan testosteron total, dengan OR sebesar 2,1 (95% CI : 1,085 ? 4,058), 5,5 (95% CI : 2,442 ? 12,443), OR=0,485 (95% CI: 0,249 ? 0,944). Analisis multivariat dengan regresi logistik didapatkan faktor Diabetes Melitus merupakan faktor yang paling dominan terhadap hormon testosteron pada laki-laki usia 40 tahun ke atas (OR =5,49 , 95% CI : 2,427 ? 13,20).


 Abstract Testosterone is one of the male?s androgen hormone, which it decrease according to age-ing. 20% male population from 60 to 80 years of age , and 35% of male population above 80 years of age, experincing lower than normal testosterone level. Several factors supposed to influence testosterone hormone decline, such as body mass index, food intake, lifestyle, and disease, and yet these factors are also modifiable to accomodate prevention efforts. This research had been conducted to further determine factors contribution to the influence,which were age, food intake, lifestyle such as smoking and physical activities, chronic disease (e.g diabetic mellitus, blood pressure) . The study design was cross sectional. The required data was retrieved as secondary data resulted from an umbrella androgen research in puskesmas Cilandak at 2011. The 249 males respondent, age above 40 years old, all eligible of the criterias, was included as test subjects. This study established a significant relation between body mass index (OR= 2,1; 95%CI:1.085 ? 4.058), diabetes mellitus (OR= 5,5; 95% CI:2,442-12.443) , and smoking (OR= 0.485; 95% CI: 0.249-0.944), towards total testosterone levels. Multivariate analysis rendered that diabetes mellitus is the most dominant factor to male above 40 years old testosterone level (OR=5,49, 95% CI: 2,427 ? 13,20)

Read More
T-3606
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Embun Ferdina Enjaini; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Evi Martha, Sandra Fikawati, Kodrat Pramudho, Mellisa Chew
Abstrak: Stunting (pendek) merupakan masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Kecamatan Tanjung Agung Palik memiliki persentase stunting tertinggi (47,48%), Desa yang menjadi lokasi penelitian adalah Desa Sengkuang dan Desa Sawang Lebar, kedua desa tersebut merupakan desa yang paling tinggi kejadian stunting. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis sosial budaya suku Rejang terkait dengan stunting. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif Rapid Ethnografi. Informan utama dalam penelitian ini adalah 4 ibu yang memiliki anak balita stunting dengan ekonomi rendah, 4 ibu yang memiliki balita stunting dengan ekonomi menengah dan 4 ibu yang memiliki anak balita normal dengan ekonomi rendah, yang tinggal di suku Rejang Kecamatan Tanjung Agung Palik yang dipilih dengan metode purposive sampling yang datanya sudah diketahui dari sistem e- PPGBM Puskesmas berdasarkan pengukuran antropometri. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipasi yang dilaksanakan pada bulan April-Juni 2019 di Kecamatan Tanjung Agung Palik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab stunting pada masyarakat suku Rejang disebabkan oleh 1) Lingkungan dan Sanitasi yang buruk, 2) Masih belum melakukan ASI eksklusif, 3) Pemberian MP-ASI dini balita, 4) Pola pemberian makanan yang masih rendah, 5) Pengetahuan masyarakat yang masih rendah, 6) Masih adanya kepercayaan tentang pantang makan pada ibu hamil dan balita. Disarankan agar ada upaya penurunan kepercayaan pantang makan ibu hamil dan anak balita, pengetahuan lingkungan dan sanitasi, mengurangi pemberian makanan prelakteal pada bayi baru lahir, pola pemberian makan dan cakupan pemberian MP-ASI dini melalui penyuluhan rutin dengan melibatkan orang tua balita dan bermitra dengan dukun untuk memberikan edukasi akan pentingnya kesadaran ibu terkait gizi
Read More
T-5720
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Penduduk & Pembangunan, No. XII (2), Agt. 2001 : hal. 19-38, ( Ket. ada di bendel 2001 - 2002 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Noviandi Sayuti; Pembimbing; Ede Surya Darmawan; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Yuli Prapancha Satar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara lingkungan kerja dankepuasan kerja dengan kinerja karyawan Instalasi Farmasi RSUD Dr. M. YunusBengkulu. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode cross sectionalmenggunakan kuesioner dan lembar penilaian oleh atasan. Penelitian dilakukan diInstalasi Farmasi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu pada bulan April 2014 dengansampel berjumlah 64 orang. Analisis hubungan menggunakan uji somers'dgamma dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan kerja fisikdan non fisik serta kepuasan kerja mempunyai hubungan signifikan dengankinerja karyawan. Instalasi Farmasi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu harusmeningkatkan lingkungan kerja dan kepuasan kerja agar kinerja karyawanmeningkat.
This study aims to determine the relationship between the work environment andjob satisfaction and employee performance at the Hospital Pharmacy Dr. M.Yunus Bengkulu. This type of quantitative research with cross sectional methodusing questionnaires and assessment form by the supervisor. The study wasconducted at Hospital Pharmacy Dr. M. Yunus Bengkulu in April 2014, with asample totaling 64 employees. Analysis of the relationship using gammasomers'd test and logistic regression. The results showed the physical and nonphysical work environment and job satisfaction has a significant relationshipwith employee performance. The Hospital Pharmacy should improve the workenvironment and job satisfaction in order to increase employee performance.
Read More
B-1650
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive