Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31970 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Silvia Sari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Yuni Kusminanti
S-7549
Depok : FKMUI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irrna Melina; Pembimbing: Widjaya, Melly
M-753
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizki Ananda; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Mufti Wirawan, Fatma Lestari, Robertus Wisnu Wijaya, Arif Airlangga Putra
Abstrak: Kondisi Pandemik yang disebabkan oleh COVID-19 meningkat cukup pesat di awal tahun 2020 dan menimbulkan banyak kerugian terhadap banyak perusahaan, sehingga beberapa perusahaan yang tidak siap akan penanganan keadaan darurat terpaksa harus gulung tikar. Business Continuity merupakan sebuah Langkah bagi setiap pengusaha untuk menangani kondisi yang tidak terduga yang bersifat pandemik. Salah satu aturan mengenai Business Continuity terdapat di dalam The National Fire Protection Association (NFPA) 1600, mengenai standar dari Manajemen Keadaan Darurat dan Business Continuity, yang mana memiliki beberapa point inti yaitu Recovery Point Objective (RPO), Maximum Tolerable Downtime (MTD), Recovery Time Objective (RTO). PT XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada jasa hulu minyak gas dan panas bumi, yang mana berada pada pekerjaan sektor Objek Vital Nasional. Perusahaan ini telah memilii Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang mengacu kepada ISO 4500:20018. Penelitian ini akan menganalisa bagaimana point penting Business Continuity yaitu RPO, MTD, dan RTO terdapat dalam sistem manajemen keselamatan kerja (SMK3) di PT XYZ saat ini dan menjadikan rekomendasi untuk perusahaan
Read More
T-6382
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hesti Pangesti; Pembimbing: Hendra; Penguji: Ridwan Zahdi, Dwi Bondan Panular
S-5095
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Linchon Hasiholan Simorangkir; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Bayu Suryo
S-8212
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arif Jauhari; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi
Abstrak:
Keselamatan operasional pesawat sinar-x merupakan faktor penting untuk menjamin bahwa pemeriksaan rontgen yang dilakukan tidak mengakibatkan bahaya pada pasien, petugas maupun orang di sekitarnya. Untuk maksud tersebut maka pesawat sinar-x yang terdapat pada Jurusan Teknik Radiografi Politeknik Kesehatan Jakarta II dilakukan tes uji kepatuhan (compliance test). Disain penelitian ini menggunakan metode studi evaluasi dengan melakukan observasi dan eksperimen, kemudian dilakukan indepth analysis untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap keselamatan pesawat sinar-x. Didapatkan hasil penelitian untuk faktor eksposi terjadi koreksi rerata sebesar 7. 4 kV eff dan 7.1 kV peak pada pengukuran 100 mA, 100 ms. Koreksi rerata sebesar 10.8 kV eff dan 12.9 kV peak pada 150 mA, 200 ms. Rerata koreksi 10.3 kV eff dan 7.9 kV peak pada 200 mA, 300 ms. Untuk koreksi rerata arus tabung sebesar 22.5 mA, sedangkan koreksi rerata waktu penyinaran sebesar 5.3 detik. Untuk tabung kolimasi; materialnya masih mampu untuk menahan radiasi hambur dan radiasi boor. Tetapi reproduktivitas pesawatnya rendah bila dilakukan penyinaran dengan interval waktu yang cepat. Hasil tersebut menimbulkan permasalahan pada aspek keselamatan pemeriksaan pasien karena timbulnya unsafe act dan unsafe condition. Juga peril dan hazard yang terkandung akan dapat mengakibatkan incident dan accident pada peralatan, pasien maupun radiografer yang bakerja. Faktor keselamatan operasi pesawat sinar-x berperan penting dalam membentuk prosedur pemeriksaan yang aman dan optimal terhadap pasien, radiografer dan masyarakat umum. Sehingga kelebihan paparan pada pemeriksaan medik sinar-x tidak akan terjadi. Daftar bacaan: 22 (1988 - 2003)

Radiation Safety Analysis of X-Ray Machine on Laboratory of Radiography Departement, Jakarta 2nd Health PolytechnicsThe operational safety of x-ray machine is the most important factor, which insured that the radiation examination carried out, is not occurring hazard to the patient, radiographers, and the environment. Therefore, it is very important to make a compliances test of the x-ray machine, which is installed on a radiological department. The design of this paper is the evaluation study with in-depth analysis, which is useful to find the significant factor, influenced the safety radiation of x-ray machine. It is found that there are: mean correction of 7.4 kV eff and 7.1 kV peak at 100 mA, 100 ms; mean correction of 10.8 kV eff and 12.9 kV peak at 150 mA, 200 ms; mean correction of 10.3 kV eff and 7.9 kV peak at 200 mA, 300 ms, all for the voltage. Mean correction of 22.5 mA for the tube current and mean correction of 5.3 second for the exposure time. While for the collimator box, the material and the design of the box is still be able to hold out and observe the scattered radiation, but the reproducibility of the x-ray machine fail to perform the rapid serial exposure. The result makes a problem in the safety aspect of the patient examination because of the unsafe act and the unsafe conditions. It is also because of the peril and hazard contended tend to make some incident and accident on the x-ray machine, patient and the radiographers. Safety factor play the main rule to perform the safe and optimal examination procedure of the patient. radiographers and the environment. So un-useful radiation exposure on the medical radiation examination can be avoided. Reference: 22 (1988 - 2003)
Read More
T-1683
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meilisa Rahmadani; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Fatma Lestari, Hendra, Aly Syahrul Chairuman, Selamat Riyadi
Abstrak:
Sebagai tempat kerja, rumah sakit memiliki bahaya dan risiko yang tinggi khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh karena itu, guna melindungi sumber daya manusia, aset, dan fasilitas rumah sakit, diperlukan sistem yang komprehensif dalam mengatur implementasi K3 di rumah sakit. Untuk menjamin sistem K3 diimplementasikan dengan baik, diperlukan instrumen penilaian khusus untuk dapat menggambarkan sejauh mana sistem K3 telah dijalankan di rumah sakit. Dalam rangka mengembangkan instrumen penilaian yang tepat bagi ruah sakit, penelitian ini melakukan anlisis terkait elemen penilaian SMK3 rumah sakit, melalui review dari hasil penelitian yang ada. Berdasarka pencarian yang dilakukan terhadap database Science Direct, Jstor, SpringerLink, ProQuest, Sage Publication, Oxford Journal, Google Scholar, dan Garuda Dikti, diperoleh 486.132 jurnal. Melalui evaluasi uji inklusi dan eksklusi, dipilih 18 literatur. Dari 18 literatur tersebut diperoleh bahwa elemen penting yang diperlukan dalam menilai implmentasi SMK3 rumah sakit adalah: implementasi K3, pebangunan dan pemeliharaan komitmen, manajemen risik K3, dan Pengembangan Keterampilan dan Kemampuan staf rumah sakit

As a place of work, hospitals have high dangers and risks, especially related to occupational safety and health. Therefore, in order to protect human resources, assets, and hospital facilities, a comprehensive system is needed in managing OSH implementation in hospitals. To ensure the OSH system is implemented properly, special assessment instrumens are needed to be able to describe the extent to which the OSH system has been implemented in hospitals. In order to develop an appropriate assessment instrumen for hospital patients, this study conducts an analysis related to hospital SMK3 assessment elements, through a review of existing research results. Based on searches conducted on the Science Direct, Jstor, SpringerLink, ProQuest, Sage Publication, Oxford Journal, Google Scholar, and Garuda Dikti databases, 486,132 journals were obtained. Through the evaluation of inclusion and exclusion tests, 18 literatures were selected. From the 18 literatures, it was found that important elements needed in assessing hospital SMK3 implementation are: OSH implementation, building and maintaining commitments, OHS risk management, and developing the skills and abilities of hospital staff.

Read More
T-5878
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cut Alia Keumala Muda; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Wawan Irawan
T-2756
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Affan Ahmad; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Chandra Satrya, Maryani
T-1357
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Suryohartono Sasmita; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Baiduri Widanarko, Ridwan Zahdi Sjaaf; Arief Zulkarnain; Jovita Krisita
Abstrak: PT. XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur di bidang pengolahan minyak nabati/minyak CPO (crude palm oil), yang menghasilkan produk margarine, shortening sertaminyak goreng. PT. XYZ menerapkan beberapa sistem manajemen, diantaranya sistemmanajemen K3, sistem manajemen lingkungan dan sistem manajemen mutu.Implementasi sistem manajemen K3 secara formal dimulai sejak tahun 2010 dan saat inisudah mendapatkan sertifikasi dari badan audit. Namun demikian untuk melakukanperbaikan yang berkelanjutan terhadap sistem menajemen K3, PT. XYZ belummengetahui efektifitas penerapan sistem yang ada, meskipun selama ini sudahmendapatkan sertifikasi dari badan audit, belum menjamin sistem sudah efektif dan bisadiandalkan mengelola keselamatan dan kesehatan pekerja.Analisis dilakukan terhadap efektivitas sistem manajemen K3 yang sedang diterapkanmenggunakan metode triangulasi, yaitu wawancara mendalam, observasi dan studidokumen terhadap implementasi sistem.Hasil penelitian selain mengetahui efektivitas SMK3 juga mengungkap tipe sistem yangdigunakan oleh PT. XYZ yaitu tipe traditional design and engineering. Instrumenpenilaian kinerja sistem manajemen menggunakan hasil penelitian dari Gallagher, 1997dan diperoleh hasil akhir PT. XYZ memenuhi kriteria penilaian sebesar 63,9%.Outcome data 5 tahun terakhir menunjukkan tiga indikator insiden di PT. XYZmemiliki tren yang variatif (positif dan negatif). Sehingga bisa disimpulkan kinerjasistem belum efektif dalam menurunkan tingkat insiden (final outcome).Kata kunci: kinerja, sistem manajemen K3, efektivitasAnalisis efektivitas
PT. XYZ is one of the manufacturing companies in the processing vegetable oil area/crude palm oil (CPO), which produces margarine, shortening and cooking oil. PT. XYZapplies several management systems, including OHS management system,environmental management system and quality management system. Theimplementation of OHS management system formally started in 2010 and today it hascertified by the audit body. However, regarding continuous improvement to the healthand safety management system, PT. XYZ is not aware of the effectiveness of existingsystem, although it has been certified by the audit body, does not guarantee the systemhas been effective and reliable manage the safety and health of workers.Analysis was conducted on the effectiveness of implemented OHS management usingtriangulation method, ie in-depth interview, observation and document review. Theresults of research besides knowing the effectiveness of OHSMS also reveal the type ofsystem used by PT. XYZ is the traditional design and engineering type. Theperformance analysis instrument of the management system adopted from Gallagher,1997 and obtained the final result of PT. XYZ criteria compliance is 63.9%. The last 5years data outcome shows three incident indicators at PT. XYZ has a varied trend(positive and negative). So it can be concluded that the system performance has notbeen effective in decreasing the incident rate (final outcome).Key words: performance, OHSMS, effectiveness.
Read More
T-5210
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive