Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 21745 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.52, No.4, April. 2002: hal. 124-130
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
media indonesia; 2015
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kliping koran Media Indonesia 2015
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Setiati; Promotor: Bambang Sutrisna; Ko-promotor: Supartondo, Harry Isbagio; Penguji: Aziz Rani, Wiguno Prodjosudjadi, Ratna Djuwita, Syahrizal Syarif, Maryantoro Oemardi
D-208
Depok : FKM-UI, 2006
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kliping koran Seputar indonesia 2012: hal 35
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.53, No.11, Nop., 2003 : hal. 388-396
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Akhmad Ridho; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Fatma Lestari, Anna, Dyah Purwaning Rahayu
Abstrak: Pajanan debu bedak talk (talcum powder) adalah salah satu kontaminan yangdapat menyebabkan gangguan fungsi paru baik obstruktif, restriktif maupuncampuran pada karyawan di tempat kerja. Tujuan penelitian adalah untukmempelajari hubungan antara pajanan debu respirable talcum powder dengangangguan fungsi paru dan keluhan subyektif karyawan di PT.XYZ tahun 2015.Penelitian ini menggunakan metode survei yang dilakukan tanpa intervensi, yangbersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Besar sampel sebanyak 18 daripopulasi 42 orang yang diambil secara purposive sampling. Variabel yang diamatiadalah tingkat pajanan debu respirable talcum powder pada karyawan, umur,lama bekerja, kebiasaan merokok, kebiasaan olah raga, riwayat penyakit paru danpenggunaan APD. Jenis data adalah data primer dan sekunder, dan pengumpulandata dari hasil pengukuran debu, pemeriksaan spirometri, foto thorax, hasilkuesioner dan wawancara responden. Analisis data yang digunakan adalahanalisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwaada hubungan yang signifikan antara pajanan debu respirable bedak talk dengankeluhan subyektif hidung tersumbat, sakit tenggorokan dan batuk (p<0,05) danada hubungan antara kebiasaan merokok dengan sakit tenggorokan danpenggunaan APD dengan keluhan hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Hasilanalisis regresi logistik dari tiga variabel pajanan debu bedak talk, kebiasaanmerokok dan tidak menggunakan APD menunjukkan bahwa merokok variabelpaling dominan dan beresiko 25 kali mengalami keluhan sakit tenggorokandibandingkan dengan yang tidak merokok. Disarankan untuk memperbaikiinstalasi Local Exhaust Ventilation pada proses bedak, pemantauan danpengukuran debu bedak talk secara rutin, MCU secara berkala, program promosikesehatan di tempat kerja, penyediaan APD bagi karyawan dan pelatihan tentangpenggunaan dan perawatannya.Kata kunci:Pajanan Debu Bedak Talk, Gangguan Fungsi Paru, Keluhan Subyektif
Talcum dust (powder) exposure is one of particulate contaminant that can causepulmonary function disorder either obstructive, restrictive or combination. Theresearch aimed to learn the correlation between respirable dust of talcum exposurewith pulmonary function disorder and health subjective complaint from exposedemployees in PT. XYZ, 2015. The research was analytical study with crosssectional design using survey method without any intervention. There were 18samples from 42 employee of total population by purposive sampling. Theobserved variables were respirable dust of talcum exposure to employees, age,work length, smoke habits, exercise habits, history of pulmonary disease and PPEusage. The data were generated from primary and secondary data, and collectedfrom respirable dust measurement, pulmonary examination (spirometry test andphoto thorax), questionnaires and interview. The data was analyzed by univariate,bivariate and multivariate. The research showed that there was significantlycorrelated between respirable dust of talcum powder exposure with healthsubjective complaint of nasal congestion, sore throat and cough (p<0,05) andthere was correlation between smoke habits with sore throat and PPE usage withnasal congestion and sore throat. The multiple logistic regression analysis fromthree variables i.e. respirable dust of talcum powder exposure, smoke habits andPPE usage showed that smoker among employees was the most dominant factorand had risk until 25 times induced health subjective complaint compared withnon-smokers. It is recommended to improve Local Exhaust Ventilation for talcumpowder process, periodically Medial Check Up, health promotion program, PPEprovision and PPE training to employees.Key words:Talcum Dust Exposure, Pulmonary Function Disorder, Health SubjectiveComplaint
Read More
T-4452
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sasmito, Zainul Kamal
JKY Vol.10, No.2
Jakarta : LP. Univ. Yarsi, 2002
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sem Samuel Surja, Stefani Krisanti, Hendrawan Ariwibowo
JIMKI Vol.1, No.1
Jakarta : SM-IKM FK-UI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Poppy Alia; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Syahrizal Syarif, Yovsyah, Tepy Usia, Sudibyo Supardi
Abstrak:

ABSTRAK

Keluhan efek samping pada kulit akibat penggunaan kosmetik pemutih merupakan salah satu masalah kesehatan yang terjadi peningkatan setiap tahunnya di seluruh dunia. penelitian ini ingin mengetahui pengaruh jenis dan lama penggunaan kosmetik pemutih terhadap keluhan efek samping di kulit di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Surabaya. Penelitian merupakan analisis data sekunder Survei Badan Pengawas Obat dan Makanan tahun 2009. Analisis data menggunakan stratifikasi dan analisis multivariat menggunakan Cox regression. Hasil analisis menunjukkan bahwa prevalensi keluhan efek samping pada kulit sebesar 24,8%; proporsi responden dengan jenis kosmetik pemutih skin bleaching sebesar 21,5%; proporsi responden dengan lama penggunaan kosmetik pemutih lebih dari 3 bulan sebesar 58,9%; jenis kosmetik pemutih skin bleaching berisiko 1,690 kali terhadap keluhan efek samping pada kulit tanpa dikontrol oleh kovariat; lama penggunaan lebih dari 3bulan berisiko 1,755 kali terhadap keluhan efek samping pada kulit tanpa dikontrol oleh kovariat; jenis kosmetik pemutih skin bleaching beresiko 1,577 kali terhadap keluhan efek samping pada kulit setelah dilakukan pengontrolan terhadap faktor risiko lainnya.


ABSTRACT

side effects complaints on the skin due to the use of cosmetics whitening is one of the health problems that increase every year throughout the world. This study investigates correlation between the type and duration of use more than 3 months of whitening cosmetics againts side effect complains on the skin in Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi and Surabaya. The study was conducted with a cross sectional analytic design, using survey data from the National Agency of Drug and Food Control in 2009. Stratification was used in data analysis while multivariate analysis uses Cox regression. The result of analyses showed that prevalence of side effects complain on the skin was 24,8%; the proportion of people using skin bleaching was 21,5%; the proportion of people with duration use more than 3 months was 58,9%. the data showed that people who used skin bleaching whitening cosmetics was at risk of 1,690 times before controlling the coariate factors while 1,544 times after controlling to covariate factors to have complaints of the side effect on skin. As for people with duration of use more than 3 months was at risk of 1,755 times before controlling the covariate factors while 1,577 times after controlling the covariate factors to have complaints of side effect on skin.

Read More
T-4005
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive