Ditemukan 30767 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Maj. Kes. Masy. Indonesia (MKMI), XXIII, No.4 Mei, 1995: hal. 235-238
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
CH. M. Kristanti; Pembimbing: Nasrin Kodim
T-300
Depok : FKM UI, 1993
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Emi Badaryati; Pembimbing: Rachmadhi Purwana; Penguji: Zarfiel Tafal, Trisna Setiawan
S-7535
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ch. M. Kristanti, Julianty Pradono, Suhardi
Bulitkes Vol.27, No.3&4
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 1999/2000
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Khaira Anisa; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Sulaiman
S-6423
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eka Sri Haryanti; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Erma Susiawati
Abstrak:
ABSTRAK Peralatan bermain anak-anak dapat menimbulkan risiko kecelakaan jika tidak dirancang atau dipelihara dengan hati-hati. Perilaku merupakan suatu respon individu yang dilakukan akibat adanya pengaruh sebelumnya. Perilaku individu dapat terbentuk akibat adanya penyebab yang melatar belakanginya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor ? Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Penggunaan Sarana Bermain di RPTRA DKI Jakarta Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah pengunjung RPTRA usia minimal > 17 tahun yang dipilih dengan metode accidental sampling di RPTRA Cililitan, Meruya, Sunter, Saharjo, dan Amir Hamzah. Hasil penelitian menunjukan responden yang mendominasi pada variabel perilaku adalah kemampuan pengunjung untuk dapat berperilaku baik dalam menggunakan sarana bermain sebanyak 88 orang (58.7%). Sementara itu responden yang berperilaku buruk dalam menggunakan sarana bermain sebanyak 62 orang (41,3%). Hasil analisis hubungan menunjukan bahwa persepsi (pVal 0.312) penggunaan sarana bermain di RPTRA Jakarta dan faktor pendorong (pVal 0.541) yang mempengaruhi perilaku tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku penggunaan sarana bermain di RPTRA Jakarta. Hasil analisis hubungan menunjukan bahwa faktor predisposisi dan faktor pendukung akan mempengaruhi (ada hubungan) terhadap perilaku pengunjung dalam penggunaan sarana bermain di RPTRA Jakarta (pVal 0.000).
ABSTRACT Children's play equipment can pose a risk of accidents if not designed or maintained with care. Behavior is an individual response to do due to the influence earlier. The behavior of individuals can be formed by the causes behind it. The purpose of this study was to determine Factors Influencing the Utilization Behavior RPTRA Playing in Jakarta Year 2016. This study used cross sectional design. Population and sample of this research was the visitors RPTRA minimum age > 17 years were selected by accidental sampling method in RPTRA Cililitan, Meruya, Sunter, Saharjo, and Amir Hamzah. The results showed respondents dominate the behavioral variables is the ability of visitors to be able to behave well in using the means of playing as many as 88 people (58.7%). Meanwhile respondents who behave badly in using the means of playing as many as 62 people (41.3%). Results of the analysis showed that the perception of the relationship (pVal 0.312) use RPTRA play facilities in Jakarta and factors (pVal 0.541) that influence the behavior does not have a significant association with usage behavior RPTRA play facilities in Jakarta. Results of the analysis showed that factors predisposing relationship and supporting factors will affect for visitor behavior in the use of means playing in RPTRA Jakarta (pVal 0.000).
Read More
S-9206
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Novan Hendra Hariyanto; Pembimbing: Izhar M. Fihir; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Ratna Dewi
S-6289
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Blasius Bayu Widiastono Wiranto; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Triyanti, Anna Fitriani
Abstrak:
Read More
Latar belakang: Perilaku pengendalian berat badan merupakan sikap, tindakan, atau upaya yang dilakukan oleh individu untuk menjaga, menurunkan, atau mencapai berat badan yang diinginkan, dimana perilaku pengendalian berat badan yang tidak sehat dapat memberikan dampak negatif dan membahayakan diri. Penelitian di tahun 2022 menunjukan bahwa setidaknya 16,9% atlet remaja melakukan pengendalian berat badan yang tidak sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengendalian berat badan pada atlet remaja di PPOP DKI Jakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 201 yang dipilih menggunakan systematic random sampling. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa 21,9% atlet remaja di PPOP DKI Jakarta memiliki perilaku pengendalian berat badan yang tidak sehat. Analisis bivariat menunjukan hubungan yang signifikan antara status gizi (p=0,049 ; OR=2,436 dan 0,678), persepsi berat badan (p = 0,000 ; OR = 1,614 dan 5,897), dan pengaruh keluarga (p=0,013 ; OR=2,413) dengan perilaku pengendalian berat badan yang tidak sehat. Kesimpulan: Institusi tempat atlet berlatih dapat melakukan edukasi kepada atlet dan orang tua atlet, dan meningkatkan peran tenaga profesional melalui konseling kepada para atlet yang diikuti dengan peningkatan ketaatan atlet pada pedoman makan yang telah disediakan institusi.
Background: Weight control behavior refers to attitudes, actions, or efforts undertaken by individuals to maintain, reduce, or achieve a desired body weight. Unhealthy weight control behaviors can have negative and harmful effects. A study in 2022 showed that at least 16.9% of adolescent athletes engaged in unhealthy weight control behaviors. Objective: This study aims to describe and identify factors associated with weight control behaviors among adolescent athletes at PPOP DKI Jakarta. Methods: This research is a quantitative study with a cross-sectional design. The sample consisted of 201 participants selected through systematic random sampling. Results: The study found that 21.9% of adolescent athletes at PPOP DKI Jakarta exhibited unhealthy weight control behaviors. Bivariate analysis showed significant associations between nutritional status (p=0.049; OR=2.436 and 0.678), weight perception (p=0.000; OR=1.614 and 5.897), and family influence (p=0.013; OR=2.413) with unhealthy weight control behavior. Conclusion: Institutions where athletes train can provide education to athletes and their parents and enhance the role of professionals through counseling for athletes. This should be accompanied by improved adherence to dietary guidelines provided by the institution.
S-11860
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mohanis; Pembimbing: Toha Muhaimin, Luknis Sabri
T-1748
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yuliana Lubuis ;Pembimbing; Siti Arifah Pujonarti ;Penguji:Rita Damayanti, Kusharisupeni, Lukas C. Hermawan, Nani walandouw
T-985
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
