Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34884 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
MPPK Vol.XI, No.1
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kosasih; Pemb. Hendrik M. Taurany
A-251
Jakarta : FKM UI, 1978
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kosasi; Pembimbing: Hendrik M. Taurany
A-131
Jakarta : FKM UI, 1978
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kurnia Novianti
JKI Vol.V, No.1
Jakarta : LIPI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kesmas Indonesia (MKMI), th. XIX, No.10, 1991, hal. 560-566
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ismoyowati; Pembimbing: Zulazmi Mamdy
T-695
Depok : FKM UI, 1999
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zuhartini; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ede Surya Darmawan, Rita Marleta, Elvieda Sariwati
Abstrak:

ABSTRAK

Malaria harus dideteksi melalui pemeriksaan sampel darah perifer. Implementasikebijakan pemerintah untuk malaria adalah penegakan diagnosa malaria.Tujuan. Mengevaluasi implementasi serta mengetahui faktor penghambatkebijakan penegakan diagnosa malaria di Provinsi NTB tahun 2011.Permasalahan implementasi kebijakan penegakan diagnose malaria di ProvinsiNTB adalah belum disusunnya Peraturan daerah Provinsi NTB sebagaitindaklanjut Kepmenkes RI Nomor 293 Tahun 2009. Faktor penghambatimplementasi kebijakan penegakan diagnosa malaria yaitu sumberdaya;karakteristik agen pelaksana; disposisi; komunikasi antar organisasi; lingkungan.Sehingga perlunya peningkatan komunikasi antar Kemenkes dan Pemerintahdaerah Provinsi NTB serta komitmen pelaksana dan pemangku kebijakan untukimplementasi kebijakan penegakan diagnosa malaria.

ABSTRACT

Malaria, health problem must detects by examination of peripheral bloodsamples, by implementing policy of establishing malaria diagnose.Aims. Evaluating policy implementation and exploring resistors of establishingmalaria diagnose in NTB Province.Problem of policy implementation for establishing malaria diagnose in NTBProvince is lack of regulator as determinant of Kepmenkes Nomor 293 Year 2009.Resistors are resources; characteristics; disposition; communication amongorganizations; environment.It needs communication and commitment among Ministry of Health and NTBgovernment to improve implementation policy of establishing malaria diagnose.

Read More
T-4006
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nasrin Kodim
KJKMN Vol.5, No.4
Depok : FKM UI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Kazwaini, Fridolina Mau
BPK Vol.43, No.1
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2015
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andi Alfian Zainuddin; Promotor: Umar Fahmi Achmadi; Ko-Promotor: Syafruddin; Penguji: Purnawan Junadi, Agus Suwandono, Tris Eryando, Dewi Susana, Lukman Hakim
Abstrak: Indonesia masih menjadi negara yang belum terbebas dari malaria. Terdapat kesenjangan kasus malaria di Indonesia dengan prevalensi tertinggi di Provinsi Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur.
 
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model manajemen malaria berbasis wilayah yang nantinya dikembangkan menjadi algoritma manajemen malaria berbasis wilayah. Desain penelitian ini adalah desain penelitian analitik yang menggabungkan studi ekologi dan studi potong lintang. Sampel diambil dari empat desa yang berdekatan di Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki perbedaan prevalensi malaria dan perbedaan ekosistem yaitu Desa Mata Kapore, Desa Waikarara, Desa Kahale dan Desa Karang Indah.
 
Hasil penelitian menunjukkan terdapat variabilitas dinamika transmisi di antara keempat desa tersebut yaitu jenis parasit, densitas parasit, kepadatan nyamuk, perilaku pemajanan, jarak rumah dari tempat perindukan nyamuk. Terdapat variabilitas respons imun di antara keempat desa yaitu kadar IgG dan alel gen MSP2. Pola persebaran kasus dan alel gen MSP2 di masing-masing desa memiliki karakteristik tertentu. Ada hubungan antara jarak rumah dari tempat perindukan nyamuk (p=0,041) dan alel gen MSP2 (p=0,032) dengan densitas parasit. Model akhir menunjukkan alel gen MSP2 memiliki hubungan dengan densitas parasit.
 
Penelitian ini menyarankan algoritma manajemen malaria berbasis wilayah yang memuat manajemen kasus, manajemen faktor risiko, integrasi dan keterlibatan lintas sektor.
 

Indonesia is not malaria-free country. There is a gap of malaria cases in Indonesia with the highest prevalence in the province of Papua, West Papua and East Nusa Tenggara.
 
This study aims to obtain spatial management of malaria model which will be developed into an spatial management of malaria algorithms. This study design is an analytic study designs that combines ecological study and cross-sectional study. Samples taken from four adjacent villages in the district of Kodi Balaghar Southwest Sumba Regency East Nusa Tenggara Province which have differences in prevalence of malaria and ecosystem diversity. They are Mata Kapore Village, Waikarara Village, Kahale Village and Karang Indah Village.
 
The results showed there are variabilities in the transmission dynamics among the four villages. The variabilities are the type of parasite, parasite density, density of mosquitoes, behavioral exposure, the distance of house from breeding places. There are variabilities in immune response among the four villages. They are IgG level and MSP2 gene alleles. Distribution patterns of cases distributif and MSP2 gene alleles in each village have certain characteristics. There is a association between the distance of house from breeding place (p=0,041) and MSP2 gene alleles (p=0,032) with parasite density. The final model shows MSP2 gene alleles have a relationship with parasit density.
 
This study suggested spatial management of malaria algorithm that includes case management, risk factor management, integration and cross-sector involvement.
Read More
D-321
Depok : FKM-UI, 2015
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive