Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33593 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Meilissa Ayu Pratiwi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Ridwansyah
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang gambaran pemenuhan kesesuaian pelaksanaan sistem tanggap darurat PT X dalam upaya mempersiapkan proses tanggap daruratjika terjadi keadaan darurat/bencana. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan desain studi deskriptif yang menggunakan dua jenis data, yaitu pata primer yang didapatkan melalui wawancara dan observasi, serta data skunder melalui telaah dokumen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian implementasi sistem tanggap darurat di Oil and Gas Services Company PT X ditinjau dari National Fire Protection Association 1600 (NFPA 1600) tahun 2012. Hasil penelitian inidiharapkan agar PT X dapat mempertimbangkan saran yang diberikan untuk meningkatkan pemenuhan semua elemen persyaratan NFPA 1600 dalammengimplementasikan sistem tanggap darurat di perusahaannya.Kata kunci : Sistem Tanggap Darurat, NFPA 1600, Keadaan Darurat/Bencana
Focus of this study is looking for overview of compliance conformity forimplementation emergency response system at PT X to prepare emergencyresponse in the event of an emergency/disaster. This research is a qualitativedescriptive study design that use two types of datas, primary data obtainedthrough interviews and observations, and secondary data through documentreview. The purpose of this study to determine conformity of the implementationemergency response system in Oil and Gas Services Company PT X as perNational Fire Protection Association 1600 (NFPA 1600) in 2012. PT. X areexpected to consider the advice had given based on results of this study toimprove compliance to all elements requirements of NFPA 1600 in the company'semergency response system.Keywords: Emergency Response System, NFPA 1600, Emergency / Disaster.
Read More
S-7584
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
PMeilissa Ayu Pratiwi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yulianto Sulistyo Nugroho, Wachyu Sulistiadi, Hardianto Wardjaman
Abstrak: Tesis ini dilatarbelakangi pada masih minimnya organisasi atau perusahaan yang memiliki perencanaan keberlangsungan bisnis yang terarah pasca bencana/insiden. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemenuhan aspek business continuity plan dalam upaya pengembangan program pencegahan, mitigasi, dan pemulihan saat dan pasca bencana/insiden di Industri Manufaktur PT. XYZ berdasarkan Standar National Fire Protection Association 1600 : 2013. Penelitian yang bersifat analitik dengan desain studi deskriptif ini menggunakan dua jenis data, yaitu pata primer yang didapatkan melalui wawancara dan observasi, serta data skunder melalui telaah dokumen. Penelitian ini akan menghasilkan gambaran pemenuhan aspek business continuity plan melalui hasil penilaian potensi risiko dan analisis dampak bisnis yang akan digunakan sebagai acuan dalam pengembangan program-program untuk mencegah dan mengurangi dampak serta pemulihan pasca bencana. Kata kunci : Business Continuity Plan, NFPA 1600, Bencana/insiden, Risiko, Dampak Bisnis
Read More
T-4461
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Machfud; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi, Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Dadan Erwandi, Anton Ojong, Ricko Adiyana Putra
Abstrak: Tesis ini membahas tentang kesesuaian implementasi terhadap kebijakan danrespon tanggap darurat yang dimiliki oleh perusahaan dan dibandingkan denganstandar yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia yaitu Peraturan MenteriPerhubungan No.58 tahun 2013 tentang penanggulangan pencemaran di perairandan pelabuhan serta kesesuaian implementasi dengan menggunakan assessmenttool berdasarkan National Fire Protection Association (NFPA) 1600. Apabilakemudian ditemukan perbedaan antara kedua standard tersebut, maka akandilakukan upaya perbaikan pada prosedur yang dimiliki oleh perusahaan agarterciptanya perbaikan terus-menerus untuk kesiapan respon Tier-1. Dalam insidentumpahan minyak peraturan menteri perhubungan No.58 tahun 2013 dan elemenpencegahan dalam NFPA 1600 dapat diimplemtasikan dengan melakukanpenilaian risiko. Tujuan dari penilaian risiko ini untuk mengetahui tingkatkemungkinan, keparahan dan resiko terjadinya tumpahan minyak di fasilitas PT.X. Setelah melakukan penilaian risiko dapat disiapkan rencana penanggulangan tumpahan minyak yang merupakan elemen mitigasi dalam NFPA 1600.Penanggulangan tumpahan minyak mempertimbangkan strategi response, timpenanggulangan, kecukupan peralatan dan response time sebelum tumpahan sampai ke pantai. Hasil simulasi dengan mengunakan software trajectory modelling diperoleh informasi waktu tercepat tumpahan minyak menuju garis pantai. Kemampuan penanggulangan tumpahan minyak dapat ditentukan berdasarkan jumlah tumpahan minyak, peralatan yang dimiliki, tim yangkompeten serta strategi response yang tepat.
Kata kunci:Tumpahan minyak, Peraturan Menteri Perhubungan No.58 tahun 2013, NFPA1600, penilaian resiko, trajectory modelling, penaggulangan, strategi respon.
The thesis was looking for compliance for emergency response system for oil spillpolicy and implementastion in company PT.X, conformity with standard ofIndonesia regulation, Manistry of Sea Transportation No. 58, 2013 and research used assessment tool from National Fire Protection Association (NFPA) 1600edition 2013. Element prevention in Manistry of Sea Transportation No. 58, 2013and research used assessment tool from National Fire Protection Association(NFPA) 1600 edition 2013 for oil spill incident can be implemented by performing risk assessment. The purpose of risk assessment to determine the levelof likelihood, severity and relative risk of oil spills in the PT.X. Oil spill contigency plan can be prepared after conducted a risk assessment, which part ofof the implemented of mitigation, consider of strategy of response, combat team, oil spill equipments, response time before spill hit the shoreline. The simulation form software trajectory modelling result information time of oil spills to theshoreline. The ability of the oil spill response can be determined based on oil psill volume, oil spill equipments, oil spill team combat and strategy of response.
Key words:Oil spill, Manistry of Sea Transportation No. 58, 2013, NFPA 1600, riskassessment, trajectory modelling, Contigency plan, strategy of response.
Read More
T-5225
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Mutia Rahayu; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Nur Huda Salasa Majid
Abstrak:
Pertalite merupakan produk minyak yang diidentifikasi sebagai cairan yang dapat menyala lalu memicu kilatan api (flash fire) atau ledakan. PT X, sebuah perusahaan distribusi, menggunakan jalur maritim dan kapal tanker untuk mendistribusikan produk minyak ini. Salah satu jenis kapal tanker yang digunakan adalah Self Propelled Oil Barge (SPOB). Risiko tinggi bahaya kebakaran dan ledakan pada kapal tanker berasal dari produk minyak yang tergolong extremely flammable liquid. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pemodelan kuantitatif yang menggunakan data sekunder perusahaan, studi literatur, serta wawancara pekerja. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Areal Locations Of Hazadous Atmosphere (ALOHA) berdasarkan skenario terburuk. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis konsekuensi kebakaran dan ledakan dari kebocoran tangki berupa jangkauan radiasi termal dari skenario kebakaran pool fire dan overpressure threat zone atau blast area dari skenario ledakan vapor cloud explosion. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jangkauan konsekuensi kebakaran pool fire mencapai 95 meter, sementara ledakan vapor cloud explosion mencapai 558 meter. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memperhitungkan konsekuensi kebakaran dan ledakan ini, mempertahankan sistem keselamatan kebakaran dan tanggap darurat yang sudah ada, serta melakukan sosialisasi mengenai konsekuensi kebakaran dan ledakan kepada pekerja, masyarakat, serta pihak dermaga.

Pertalite is an oil product identified as a flammable liquid that can ignite and cause flash fires or explosions. PT X, a company involved in oil distribution, employs maritime routes and tankers to transport this oil product. One of the tanker types used is the Self Propelled Oil Barge (SPOB). The high risk of fire and explosion hazards on tankers arises from the presence of extremely flammable liquids onboard. This research is a descriptive study that utilizes quantitative modeling, including company secondary data, literature reviews, and employee interviews. The data are then analyzed using the Areal Locations Of Hazardous Atmosphere (ALOHA) software based on worst-case scenarios. The aim of this study is to analyze the consequences of fire and explosion resulting from tank leaks, focusing on the thermal radiation coverage from pool fire scenarios and the overpressure threat zones or blast areas from vapor cloud explosion scenarios. The results of this study indicate that the range of consequences for pool fires reaches up to 95 meters, while vapor cloud explosions can extend up to 558 meters. Therefore, it is crucial for the company to consider the consequences of fire and explosion, maintain the existing fire safety and emergency response systems, and raise awareness among employees, the local community, and the dockyard about the potential risks of fire and explosion.
Read More
S-11286
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taufan Arif Z; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Hendra, Deni Andreas, Adenan
T-4757
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Satria Kelana Putra; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Hendra, Chandra Sunaryo, Juni Trihardiyanto
Abstrak:
Fasilitas penyimpanan crude oil pada industri hulu minyak dan gas memiliki tingkat potensi bahaya kebakaran dan ledakan yang tinggi karena menyimpan hidrokarbon dalam jumlah besar. Kondisi tersebut menuntut dilakukannya penilaian risiko untuk mengidentifikasi tingkat bahaya, memperkirakan potensi kerugian, serta menentukan prioritas pengendalian yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko kebakaran dan ledakan pada Tangki S-01 di PT X menggunakan metode Dow’s Fire and Explosion Index (F&EI) Edisi ke-7. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif semi-kuantitatif melalui pengumpulan data yang meliputi observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta telaah terhadap dokumen perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tangki S-01 memiliki nilai Fire and Explosion Index (F&EI) sebesar 89,04 yang termasuk dalam kategori moderate hazard. Selain itu, estimasi Maximum Probable Days Outage (MPDO) menunjukkan potensi gangguan operasional selama 39 hari apabila terjadi kebakaran atau ledakan, sedangkan estimasi kerugian akibat terhentinya aktivitas bisnis  mencapai US$ 3.232.125

Crude oil storage facilities in the upstream oil and gas industry are exposed to a high potential for fire and explosion hazards due to the large volumes of hydrocarbons they contain. This condition necessitates risk assessment to identify hazard levels, estimate potential losses, and establish appropriate risk control priorities. This study aimed to analyze the fire and explosion risk level of Storage Tank S-01 at PT X using the 7th Edition of the Dow’s Fire and Explosion Index (F&EI) method. A descriptive semi-quantitative approach was employed, with data collected through field observations, interviews, documentation, and a review of company documents. The analysis revealed that Storage Tank S-01 obtained a Fire and Explosion Index (F&EI) value of 89.04, classifying it as a moderate hazard. Furthermore, the estimated Maximum Probable Days Outage (MPDO) indicated a potential operational disruption of 39 days in the event of a fire or explosion, while the estimated business interruption loss was US$3,232,125
Read More
T-7723
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Martalena; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Mila Tejamaya, Nugroho Wahyuarto, Dody Yohanes
T-4158
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Listia Annisa; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Laksita Ri Hastiti, Adrianus Pangaribuan, Alfajri Ismail
Abstrak: Data Sensus Penduduk Indonesia tahun 2020 mencatat jumlah penduduk wanita pada usia subur sebanyak 74,06 juta jiwa. Menjadikan Indonesia merupakan salah satu pasar pembalut wanita yang besar dengan rata-rata pertumbuhan 14% di Tahun 20182019.Disisi lain, pertumbuhan ekonomi di sektor Pergudangan dan Transportasi pada Triwulan II 2020 yang mengalami konstraksi sebesar -30,84% akibat Pandemi COVID19. Dengan kondisi tersebut, PT X merencanakan membangun Gudang Sementara sebagai pengganti sewa gudang eksternal untuk penyimpanan barang jadi kebutuhan ekspor dan domestik dengan biaya sewa mencapai 114,446$ USD/tahun. Gudang Sementara akan dibangun pada bekas area produksi dengan masa pakai 3 tahun. Tesis ini bertujuan untuk menentukan desain fire sprinkler system yang paling tepat untuk dapat diimplementasikan di Gudang Sementara PT X, dengan mempertimbangkan pemenuhan standar keselamatan serta nilai investasi dan masa pakai. Penelitian ini menggunakan rancangan peneletian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Read More
T-6190
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andhika happy Chandraditya; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Dadan Erwadni, Ike Pujriani
Abstrak: Penelitian ini menilai konsekuensi pelepasan bahan kimia dari tangki penyimpanan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bertekanan pada PT. LMI. Penelitian ini adalah kuantitatif. Simulasi pelepasan bahan kimia menggunakan piranti lunak ALOHA (Areal Locations of Hazardous Athmospheres) berdasarkan data primer dan sekunder pada operasi normal. ALOHA memberikan hasil dalam berbagai jangkauan jarak dispersi, kebakaran dan ledakan. Setiap jangkauan jarak diklasifikasikan menjadi tiga kategori: merah, oranye dan kuning berdasarkan tingkat keparahan. Hasil penelitian ini menunjukkan sekolah, klinik medis, pabrik, dan rumah-rumah di sekitar PT. LMI menjadi populasi berisiko tinggi terkena dampak pelepasan bahan kimia dari tangki penyimpanan LPG.
 

This study assess the consequences of the chemical release from the pressurized Liquefied Petroleum Gas (LPG) storage tank at PT. LMI. This study is kuantitative. Simulation of release using ALOHA (Areal Locations of Hazardous Athmospheres) software based on primary and secondary datas on the normal operation. ALOHA give result in a distance range of dispersion, fire and explosion. Each distance range is classified into three categories: red, orange and yellow based on the level of severity. These study's result is indicate that schools, medical clinic, factories, and homes around PT. LMI being the high-risk population affected by the release of chemicals from the LPG storage tank.
Read More
S-7721
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andri Cahyadi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Hendra; Wenny Ipmawan, Renauld Koswiranagara
Abstrak:
Keadaan darurat adalah suatu peristiwa yang tidak direncanakan/diinginkan, menyebabkan kematian/cedera serius, mematikan/mengganggu proses bisnis, mengganggu kegiatan operasional, menyebabkan kerusakan fisik/lingkungan, mengancam kerusakan fasilitas bangunan, kondisi keuangan atau citra perusahaan di masyarakat. Pada saat ini PT X telah mengoperasikan stasiun penyaluran gas dan kapal FSRU di perairan Lampung Timur untuk menyuplai kebutuhan gas di wilayah sumatera bagian selatan dan wilayah jawa bagian barat. Pesatnya perkembangan teknologi yang menunjang kegiatan operasional penyaluran gas akan berpengaruh terhadap masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sehingga dapat berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat hubungan kerja karena lokasi fasilitas berada di tengah laut dan jauh dari fasilitas umum sehingga dibutuhkan evaluasi kesiapsiagaan penanganan kondisi emergensi medis. Berdasarkan pendapat responden didapatkan bahwa terdapat 3 (tiga) elemen yang memiliki kategori excelent ( > 90% ) antara lain : elemen Kesisteman & Prosedur dengan nilai sebesar 95,05%; elemen Jumlah, distribusi dan isi kotak P3K dengan nilai sebesar 93,09%; elemen Klinik dan Sarana dengan nilai sebesar 92,09%. Elemen yang memiliki kategori sangat siap (81-90%) antara lain : elemen Komunikasi dan simulasi dengan nilai sebesar 88,56 %; elemen Pelatihan P3K dengan nilai sebesar 88,28%; elemen Jumlah, Distribusi dan kompetensi P3K dengan nilai sebesar 83,98%; elemen RS Rujukan dan Kerjasama Dengan Organisasi Eksternal dengan nilai sebesar 82,03%. Sedangkan elemen yang memiliki kategori tidak siap (<60%) adalah elemen Kompetensi Dokter & Paramedis dengan nilai sebesar 35,16 %.

An emergency is an unplanned/desired event, causing death/serious injury, shutting down/interfering with business processes, disrupting operational activities, causing physical/environmental damage, threatening damage to building facilities, financial condition, or company image in the community. Currently, PT X has operated gas distribution stations and FSRU vessels in the waters of East Lampung to supply gas needs in the southern part of Sumatra and western Java. The rapid development of technology that supports gas distribution operational activities will affect occupational safety and health (K3) problems so that it can potentially cause work accidents and diseases due to work relations because the location of the facility is in the middle of the sea and far from public facilities, so an evaluation of preparedness for handling emergency conditions is needed. medical. Based on the opinion of the respondents, it was found that there are 3 (three) elements that have an excellent category (> 90%), including System & Procedure elements with a value of 95.05%; elements Number, distribution, and contents of the first aid kit with a value of 93.09%; elements of Clinics and Facilities with a value of 92.09%. Elements that have a very ready category (81-90%) include Communication and simulation elements with a value of 88.56%; Elements of First Aid Training with a value of 88.28%; elements of Quantity, Distribution, and First Aid competence with a value of 83.98%; elements of Referral Hospital and Cooperation with External Organizations with a value of 82.03%. In comparison, the elements that have the unprepared category (<60%) are the Competency Elements of Doctors & Paramedics with a value of 35.16%.
Read More
T-6569
Depok : FKM UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive