Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27589 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hanevi Djasri
JMPK Vol.09, No.03
Yogyakarta : FK UGM, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Imas Qurrata Ayuni; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Purnawan Junadi, Inensa Khairul Harap, Guruh Wicaksono
Abstrak:
Sektor kesehatan merupakan bidang yang harus selalu beradaptasi untuk mengimbangi ilmu pengetahuan dan kesehatan yang berkembang secara cepat. Organisasi pembelajaran di sektor kesehatan dapat menjadi jawaban bagi permasalahan pada pencapaian pelayanan kesehatan di Indonesia, hal ini karena bentuk organisasi ini berfokus pada sumber daya manusia di dalamnya. Puskesmas sebagai salah satu organisasi pelayanan publik di bidang kesehatan diharuskan untuk selalu berubah dan beradaptasi mengikuti perubahan yang terjadi di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana penerapan organisasi pembelajaran di puskesmas Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif dengan desain studi kasus pada rentang waktu dari bulan November-Desember 2023. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara Focus Group Discussion terhadap 12 informan dari pegawai puskesmas, wawancara mendalam terhadap 3 informan dari kepala puskesmas, telaah dokumen, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi pembelajaran sudah diterapkan dengan cukup baik, meskipun masih terdapat hambatan pada penerapannya. Saran penelitian ini kepada puskesmas, yaitu menanamkan pentingnya rasa saling peduli diantara sesama pegawai, mencari informasi sebanyak mungkin terkait pelatihan dan seminar gratis untuk profesi-profesi yang belum memiliki anggaran, memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi dan memiliki kinerja yang baik, serta mempertahankan kualitas pelayanan yang baik.

The health sector is a field that must always adapt to keep pace with health sciences that are developing rapidly. Learning organizations in the health sector can be the answer to the problem of achievement of health services in Indonesia, it is because this form of organization focuses on human resources in it. Public health center is required to always change and adapt to follow changes that occur in its work area. This study was aimed to identify the extent of the implementation of learning organizations in the Sidoarjo Regency health center. This research used qualitative data type with case study design in the time span from November-December 2023. The data collection method was carried out by means of Focus Group Discussion on 12 informants from public health center employees, in-depth interviews with 3 informants from the head of the public health center, document review, and observation. The results showed that the learning organization has been implemented quite well, although there are still obstacles to its implementation. This research suggestion to puskesmas, namely instilling the importance of mutual care among fellow employees, seeking as much information as possible related to free training and seminars for professions that do not have a budget, rewarding employees who excel and have good performance, and maintain good service quality
Read More
T-6868
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annabel Serafina; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Dion Zein Nuridzin
Abstrak:
Latar Belakang: Pneumonia menyebabkan banyak kematian pada anak-anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pneumonia menyebabkan sebanyak 15,3% kematian pada anak usia 29 hari–11 bulan dan 12,5% kematian pada anak balita usia 12–59 bulan di Indonesia pada tahun 2022. Di Provinsi Jawa Timur, prevalensi pneumonia balita mencapai 3,32%, lebih tinggi dari prevalensi nasional sebesar 1,56%. Hal ini menjadikan Provinsi Jawa Timur sebagai provinsi dengan prevalensi pneumonia balita tertinggi ketiga di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendapatkan pola sebaran kasus pneumonia dan faktor risikonya pada balita di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan analisis autokorelasi spasial global dan lokal menggunakan Moran’s I. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya autokorelasi spasial imunisasi dasar lengkap dengan kasus pneumonia pada balita. Kasus pneumonia pada balita membentuk pola mengelompok dengan variabel kepadatan penduduk, ASI eksklusif, suplementasi vitamin A, penggunaan bahan bakar utama untuk memasak yang berisiko, dan keberadaan puskesmas. Sementara itu, kasus pneumonia pada balita membentuk pola menyebar dengan variabel penduduk miskin, berat badan lahir rendah, dan gizi buruk. Kesimpulan dan Saran: Kasus pneumonia pada balita dan faktor-faktor risikonya membentuk pola yang berbeda-beda. Pencegahan dan pengendalian pneumonia pada balita dapat disesuaikan dengan karakteristik dari masing-masing kabupaten/kota.

Background: Pneumonia causes many deaths in children throughout the world, including in Indonesia. Pneumonia causes 15.3% of deaths in children aged 29 days–11 months and 12.5% of deaths in children aged 12–59 months in Indonesia in 2022. In East Java Province, the prevalence of pneumonia in under-five children reached 3.32%, higher than the national prevalence of 1.56%. This makes East Java Province the province with the third highest prevalence of under-five children pneumonia in Indonesia. Objective: This study aims to obtain patterns of pneumonia cases and risk factors among under-five children in East Java Province in 2022. Methods: This study uses an ecological study design with global and local spatial autocorrelation analysis using Moran's I. Results: The results show spatial autocorrelation in complete basic immunization in cases of pneumonia in under-five children. Pneumonia cases in under-five children form a pattern that clusters with population density, exclusive breastfeeding, vitamin A supplementation, risky use of primary fuel for cooking, and the presence of community health centers. Meanwhile, cases of pneumonia in under-five children form a widespread pattern with variables such as poverty, low birth weight, and poor nutrition. Conclusions and Recommendations: Pneumonia cases in under-five children and their risk factors form different patterns. Prevention and control of pneumonia in under-five children can be adjusted to the characteristics of each regency/city.
Read More
S-11666
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zakianis; Promotor: I Made Djaja; Kopromotor: Sabarinah, Haruki Agustina; Penguji: Alin Halimatussadiah, Ririn Arminsih Wulandari, Rita Damayanti, Sonny P. Warouw
Abstrak: ABSTRAK Kegagalan dalam pengelolaan sampah berarti kegagalan dalam menjaga dan melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Penelitian ini mengembangkan indikator kinerja TPS3R dan bank sampah serta indikator tingkat kepuasaan rumah tangga terhadap layanan pengelolaan sampah di TPS3R dan bank sampah. Diterapkan pendekatan gabungan, yaitu studi kualitatif untuk menggali indikator kinerja, serta studi kuantitatif untuk memeriksa validitas dan reliabilitas instrumen pengukur kinerja TPS3R dan bank sampah. Data memperlihatkan bahwa validitas dan reliabilitas instrumen yang dikembangkan cukup baik. Skor kinerja TPS3R yang berkinerja baik (skor 60 atau lebih) lebih banyak (48,61%) dari pada bank sampah (24,04%). Terungkap asosiasi secara statistik antara indikator masukan dan keluaran kinerja di TPS3R, namun tidak demikian halnya di bank sampah. Pemerintah daerah disarankan dapat memakai instrumen yang dikembangkan ini untuk mengukur kinerja TPS3R dan bank sampah. Namun tetap diperlukan studi lain guna memperbaiki indikator kinerja di wilayah yang lebih luas. Kata kunci: pengelolaan sampah padat, skala pemukiman, TPS3R, bank sampah ABSTRACT Solid waste mismanagement means failure to maintain and protect public health and the environment. This study developed performance indicator of TPS3R and waste bank, as well as household satisfaction indicators towards services done byTPS3R and waste bank. A combined qualitative approach to explore performance indicators, and quantitative study to test the validity and reliability of instruments, was employed. The validity and reliability of developed instruments were satisfied. Using total score, it was revealed that TPS3R good performance (score 60 or higher) was found more frequent (48,61%) than the waste bank (24,04%). The association of input and output performance indicators was statistically found in TPS3R, but not in waste bank. The local government to assess the level of performance of TPS3R and waste bank might use these instruments. Hence, it still calls for more studies to improve indicators in a wider area. Keywords: solid waste management, community, TPS3R, waste bank
Read More
D-393
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dina Milana Anwar; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Evi Martha, Dumilah Ayuningtyas, Rima Damayanti, Rien Pramindari
Abstrak: Latar belakang: Laju penurunan Angka Kematian Bayi melambat sejak tahun 1991-2017. Enam puluh tiga persen kematian bayi terjadi pada periode neonatal dimana risiko kematian yang terjadi pada bayi yang tidak mendapatkan Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial adalah 18,56 kali lebih tinggi daripada bayi yang mendapatkan pelayanan kesehatan tersebut. Puskesmas PONED X merupakan Puskesmas PONED satu-satunya di Kecamatan X, Kota Depok, dimana terdapat kesenjangan terbesar pada indikatorindikator terkait dengan Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial serta memiliki kebutuhan akan layanan yang besar berdasarkan jumlah persalinan, bayi lahir hidup dan pemanfaatan puskesmas untuk melakukan persalinan. Terkait hal tersebut, penelitian ini bertujuan melakukan analisis kualitas penerapan Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial di Puskesmas PONED Kecamatan X. Metode: Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di Puskesmas PONED X pada bulan April-Mei 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan telaah dokumen. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Puskesmas, Bidan Koordinator PONED, Bidan Koordinator KIA dan para Bidan Pelaksana PONED serta para Ibu dari neonatus yang mendapatkan pelayanan kesehatan neonatal esensial di Puskesmas Kecamatan X. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan jumlah, jenis dan kompetensi tenaga kesehatan yang masih kurang, persiapan alat dan bahan habis pakai yang belum lengkap, serta belum sesuainya pelaksanaan dalam perawatan neonatal esensial pada saat dan setelah lahir dengan standar pelaksanaan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Meskipun hasil indikator output menunjukkan ketercapaian yang sangat baik di 4 bulan pertama tahun 2020, akan tetapi dalam pelaksanaan proses pelayanannya, belum semua standar proses dilakukan sesuai Pedoman Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial Kementerian Kesehatan RI. Kesimpulan dan Rekomendasi: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas penerapan Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial di Puskesmas PONED Kecamatan X masih kurang karena berdasarkan analisis komponen input, proses dan output, masih terdapat kekurangan baik terkait komponen input maupun proses penerapan layanan yang belum sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Penguatan pemenuhan komponen input dan penguatan manajemen serta kapasitas tenaga kesehatan dalam memahami dan melakukan proses Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial sesuai standar merupakan hal yang direkomendasikan.

X BEONC Primary Health Center (PHC), the only BEONC PHC in sub-district X, Depok City, where there is the largest gap in the proxy indicators of Neonatal Essential Health Services (6,94%) and has a large need for services based on the number of service targets (5765 live birth) and the use of health centers for delivery (1105 deliveries). This research is a qualitative case study that aims to analyze the quality implementation of Essential Neonatal Health Services at the X BEONC PHC in sub-district X, conducted in April-May 2020. Data collection was carried out through in-depth interviews, participatory observation and documents review. The results showed that in the elements of health workers, references, equipment and consumables were still lacking, as well as inadequate implementation of essential neonatal care at and after birth to the standards set by the Indonesian Ministry of Health. It was concluded that the quality of implementation of Neonatal Essential Health Services at the BEONC PHC sub-district X was still lacking, because there were still shortcomings in terms the input components and the service implementation process that were not in accordance with the standards set by the Indonesian Ministry of Health. Meeting the input components and strengthening management and the capacity of health workers in understanding and carrying out the process of Neonatal Essential Health Services according to standards is highly recommended.
Read More
T-5874
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wahyu Jaya Putra; Pembimbing: Dewi Susanna
S-3649
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marihati, Nilawati
MGMI Vol.8, No.12
Magelang : Balitbang GAKI Kemenkes RI, 2017
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Yulihane; Pembimbing: Renti Mahkota; Penguji: Yovsyah; Christina Widaningrum
S-6912
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sophia Maria Simatupang; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Tri Noviati
S-5586
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Justine Zohra Charollyne; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Anhari Achadi, Weningtyas Purnomorini
S-6380
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive