Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 20989 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
editor, Hadi Pratomo dan Trini Sudiarti
920 SRI
Depok : FKM UI, 2013
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hadi Pratomo, Trini Sudiarti, Bambang Pardiarto
920.02 PRA s
Depok : FKM-UI, 2022
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Archive of community health (ACH), Vol.1, No, 2, Desember, 2012 : hal. 109-119. ( ket. ada di bendel maj. campuran No. 12 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
MJKI No.6, XXXVIII
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2012
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Warta Demografi, Ke-41, No.2, 2011, hal. 35-44. ( ket. ada di bendel 2008- 2011)
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Sugih Hartiningsih; Promotor: Budi Utomo; Kopromotor: Rita Damayanti; Penguji: Sudijanto Kamso, Hadi Pratomo, Purnawan Junadi, Adang Bachtiar, Didi Turmudzi, Budi Djatmiko, Hendro Prabowo
D-335
Depok : FKM-UI, 2016
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Ashari; Pembimbing: Syahrizal; Penguji: Yovsyah, Melyana
Abstrak:
Latar belakang: Secara global stroke merupakan penyebab tertinggi kematian akibat PTM dan menyumbang disability adjusted life years (DALYs) yang tinggi. Stroke menyebabkan kematian dini penduduk usia produktif. Jawa Barat merupakan provinsi dengan penduduk terbanyak di Indonesia dan sebagian besar didominasi oleh kelompok usia produktif. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stroke pada populasi usia produktif (15-64 tahun) di Jawa Barat. Metode: Desain studi potong lintang (cross-sectional) dengan analisis univariat dan bivariat digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitan ini ialah 46.440 penduduk berusia 15-64 tahun di Jawa Barat berdasarkan data Riskesdas 2018 sebagai data sekunder. Hasil: prevalensi kejadian stroke pada usia produktif di Jawa Barat sebesar 0,8%. Hasil analisis terhadap variabel dependen dan independen menunjukkan adanya hubungan antara usia (POR=6,48 95%CI;5,31 ? 7,91), hipertensi (POR=5,93 95%CI;4,84 ? 7,27), diabetes mellitus berdasarkan diagnosis dokter (POR=8,81 95%CI;6,53 ? 11,89), indeks massa tubuh (POR=1,52 95%CI;1,25 ? 1,85), obesitas sentral (POR=2,24 95%CI;1,84 ? 2,73), mantan perokok (POR=3,28 95%CI;2,46 ? 4,37) dan perilaku merokok (POR=0,73 95%CI;0,57 ? 0,92) dengan kejadian stroke dan seluruhnya memiliki nilai p >0,05. Kesimpulan: Ditemukan adanya hubungan yang dignifikan antara usia, hipertensi, diabetes milletus, indeks massa tubuh, obesitas sentral dan mantan merokok dengan kejadian stroke. Sedangkan perilaku merokok memiliki hubungan protektif terhadap kejadian stroke.

Background: Globally, stroke is the highest cause of death due to NCD and a high cause of life-adjusted disability (DALYs). Stroke causes premature death of productive age. The largest population in Indonesia is in the west java province and is mainly dominated by the productive age group. Objective: This study aims to determine the risk factors associated with the incidence of stroke in the population of productive age (15-64 years) in West Java. Methods: This study used a cross-sectional study design with univariate and bivariate analysis. The sample of this research was 46,440 residents aged 15-64 years in West Java based on Riskesdas 2018 data as secondary data. Results: The prevalence of stroke at productive age in West Java is 0.8%. The results of the analysis of the dependent and independent variables show a relationship between age (POR=6.48 95%CI; 5.31 ? 7.91), hypertension (POR=5.93 95%CI; 4.84 ? 7.27), diabetes mellitus based on doctor's diagnosis (POR=8.81 95%CI;6.53 ? 11.89), body mass index (POR=1.52 95%CI;1.25 ? 1.85), abdominal obesity (POR= 2.24 95%CI;1.84 ? 2.73), former smoker (POR=3.28 95%CI;2.46 ? 4.37) and smoking behaviour (POR=0.73 95%CI;0 .57 ? 0.92) with the incidence of stroke and each has a p-value> 0.05. Conclusions: There is a significant relationship between age, hypertension, diabetes mellitus, body mass index, central obesity, and former smoking with the incidence of stroke. While smoking behaviour has a protective relationship to the incidence of stroke.
Read More
S-11119
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ineu Isnaeni; Pembimbing: Dian Ayubi; Penguji: Ella Nurlaella Hadi, Evi Martha, Nita Ita Hernita, Retno Wijayanti
Abstrak:
Sebanyak 45% orang tua yang memiliki anak disabilitas di Kota Depok masih malu, menelantarkan anaknya, dan tidak memberikan kasih sayang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan orang tua yang memiliki anak disabilitas dan determinannya di Kota Depok Jawa Barat tahun 2022. Penelitian menggunakan desain cross sectional, pengumpulan data melalui pengisian kuesioner online pada 120 orang tua yang memiliki anak disabilitas yang tinggal di Kota Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerima anak disabilitas di Kota Depok Jawa Barat Tahun 2022 sudah baik dengan nilai rata-rata 86,79 (skala 100). Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan, sikap, nilai religiusitas, dukungan tenaga kesehatan, dan pendapatan memiliki hubungan bermakna dengan penerimaan orang tua yang memiliki anak disabilitas. Dukungan tenaga kesehatan merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan penerimaan orang tua yang memiliki anak disabilitas di Kota Depok Jawa Barat. Orang tua yang cukup mendapat dukungan dari tenaga kesehatan berpeluang menerima anaknya yang mengalami disabilitas 5,6 kali dibanding dengan orang tua yang kurang mendapat dukungan tenaga kesehatan setelah dikontrol oleh pengetahuan, sikap, nilai religiusitas dan pendapatan. Kata kunci: Penerimaan orang tua, disabilitas, Kota Depok

As many as 45% of parents who have children with disabilities in Depok City are still ashamed, neglect their children, and do not give abundant love. This study aims to determine the acceptance of parents who have children with disabilities and their determinants in Depok City, West Java in 2022. The study used a cross sectional design, collecting data through filling out online questionnaires on 120 parents of children with disabilities living in Depok City. The results showed that parents accepting children with disabilities in Depok City, West Java in 2022 were good with an average score of 86.79 (scale 100). The results showed that knowledge, attitudes, religious values, support from health workers, and income had a significant relationship with the acceptance of parents who had children with disabilities. The support of health workers is the most dominant factor related to the acceptance of parents who have children with disabilities in Depok City, West Java. Parents who have adequate support from health workers have the opportunity to accept their children with disabilities 5.6 times compared to parents who do not receive support from health workers after being controlled by knowledge, attitudes, religious values and income. Key words: Acceptance of parents, disability, Depok City
Read More
T-6384
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Isfandari
BPK Vol.26, No.1
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 1998/1999
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cermin Dunia Kedokteran (CDK), No.60, 1990, hal. 43-46, ( cat. ada di bendel 89/90 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive