Ditemukan 13841 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Sudraji Sumapraja
D-34
[s.l.] :
[s.n.] :
1980
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Pinardi Hadidjaja; Pembimbing: Sri Oemijati
D-38
[s.l.] :
[s.n.] :
1982
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Supriyadi; Promotor: Purnawan Junadi; Kopromotor: Tris Eryando, Wendy Hartanto; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Meiwita P. Budiharsana, Soewarta Koesen, Trihono, Kemal Nazaruddin Siregar
D-388
Depok : FKM-UI, 2018
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dian Kristiani Irawaty; Promotor: Hadi Pratomo; Kopromotor: Rita Damayanti, Meiwita P. Budiharsana; Penguji: Anhari Achadi, Purnawan Junadi, Sabarinah B. Prasetyo, Kemal Nazaruddin Siregar, Besral, Wendy Hartanto
Abstrak:
Read More
Rasio angka kematian ibu melahirkan di Indonesia masih tinggi. Keluarga Berencana (KB) berkontribusi secara langsung terhadap penurunan rasio angka kematian ibu. Namun, kebutuhan KB yang tidak terpenuhi dan angka penggunaan kontrasepsi cara modern di Indonesia masih stagnan. Belum ada definisi dan pengukuran baku mengenai partisipasi laki-laki dalam KB. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tren partisipasi laki-laki dalam KB di Indonesia pada tahun 2007, 2012 dan 2017 dengan alasannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian potong lintang berdasarkan data pasangan dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, 2012 dan 2017. Subyek penelitian adalah pasangan (suami dan istri) yang berhasil diwawancarai dalam SDKI namun mereka menyatakan bahwa istrinya tidak sedang hamil dan menyatakan tidak ingin memiliki anak. Jumlah subyek penelitian sebesar 4.661 pasangan pada tahun 2007, 4.553 pasangan pada tahun 2012 dan 5.117 pasangan pada tahun 2017. Variabel bebas pada penelitian ini adalah sumber informasi KB yang diterima oleh suami baik melalui tenaga kesehatan, tenaga penyuluh KB atau media. Variabel terikat pada penelitian ini adalah partisipasi laki-laki dalam keluarga berencana yang diukur berdasarkan hasil analisis faktor dari pengetahuan suami mengenai kontrasepsi, sikap suami mengenai KB, sikap suami mengenai kontrasepsi, komunikasi pasangan mengenai KB, pengambil keputusan mengenai kontrasepsi, dan penggunaan kontrasepsi. Variabel kontrol adalah karakteristik sosial demografi pasangan. Analisis menggunakan analisis satu arah (one- way) dan analisis varians ganda (multiway Analysis of Variance-ANOVA). Dapat disimpulkan bahwa pemberian informasi secara langsung antara suami dengan tenaga kesehatan dan tenaga penyuluh KB berhubungan secara signifikan dengan partisipasi laki-laki dalam KB. Suami yang mendapat informasi KB dari tenaga penyuluh KB memiliki skor partisipasi yang baik daripada suami yang mendapat informasi dari tenaga kesehatan. Media tidak berhubungan secara signifikan dengan partisipasi laki-laki dalam KB. Disarankan tenaga penyuluh KB maupun tenaga kesehatan memberikan informasi KB secara langsung kepada suami dengan pendekatan yang sensitif jender.
Indonesia faces huge challenges for reducing maternal mortality ratio. Family planning has direct contribution for reducing maternal mortality ratio. Nevertheless, the unmet need for family planning and contraceptive prevalence rate for modern methods remains stagnan. No universal measurement of male engagement in FP. Hence, the objective of this research is to analyze various factors associated with low male engagement in family planning in Indonesia during 2007, 2012 and 2017. This cross-sectional study utilized a quantitative approach based on couple- matched data from 2007, 2012 and 2017 Indonesian Demographic and Health Surveys (IDHS). Research subjects were couples (husbands and wives) who had successfully interviewed by the IDHS but they declared that their wives were not pregnant and they were not want any child. The numbers of research subjects were 4.661 couples in 2007, 4.553 couples in 2012 and 5.117 couples in 2017. The independent variable of this study was source of family planning information received by husbands, either through health workers, family planning field workers or the media (television, radio, newspaper/magazine). This study conducted a factor analysis for reducing a set of complex variables in terms of male engagement in family planning, as the dependent variable of this study, measured by husband's knowledge on contraception, husband's attitude about family planning, husband's attitude about contraception, inter-spousal communication regarding family planning, contraceptive decision-maker, and contraceptive use. The control variable was the socio-demographic characteristics of couples. This research utilized one-way and multi-way Analysis of Variance (ANOVA). The conclusion that family planning field workers and health workers revealed significant association to male engagement into FP. Husbands who received FP information from family planning field worker had higher score of male engagement of FP than husbands who received information from health workers. Media has no correlation with male engagement into FP. Hence, it is recommended that family planning field worker and health workers provide face-to-face counselling of FP to husbands with gender sensitive approach
D-411
Depok : FKM-UI, 2020
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lia Nurdini; Promotor: Sabarinah; Kopromotor: Evi Martha, Pahmi; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar, Tris Eryando, Budi Iman Santoso, Sudibyo Alimoeso,Risma Mulia, Asparian
Abstrak:
Read More
Latar Belakang tingginya unmet need kontrasepsi masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Diikuti dengan trend pemakaian kontrasepsi menetapkan Provinsi Jambi sebagai wilayah dengan program KBKR sangat tidak efisien pada tahun 2025. Penelitian ini mengembangkan strategi KIE “Kampung Kito” terhadap penurunan unmet need kontrasepsi pada PUS di Provinsi Jambi Tahun 2025. Metode Penelitian Mix Method Exploratory Sequential Design dalam tiga tahap. Tahap pertama kualitatif desain Etnografi, tahap kedua pengembangan strategi intervensi dan tahap ketiga kuantitatif desain Quasi Eksperimen. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Muaro Jambi di Kecamatan Kumpe Ulu (Intervensi) dan Kecamatan Jaluko (Kontrol). Waktu penelitian Juli 2024 s.d September 2025. Sampel adalah pasangan usia subur dengan unmet need kontrasepsi, dengan 75 intervensi dan 71 kontrol. Analisis data dilakukan dengan GEE (Generalized Estimating Equations) dan DID (Difference in Difference Analysis). Hasil Penelitian analisis GEE menunjukkan bahwa strategi KIE “Kampung Kito” memiliki efek yang signifikan terhadap penurunan unmet need kontrasepsi pada kunjungan ke tiga dengan AOR 0,67 (95% CI: 0,59–0,75; p = <0,001) dan semakin menurun pada kunjungan ke empat dengan AOR 0,53 (95% CI: 0,47–0,60; p = <0,001). Hasil analisis DiD turut mengkonfirmasi adanya efek kausal intervensi dengan penurunan unmet need 51% pada kunjungan ketiga dan 63% pada kunjungan ke empat, dengan pemakaian kontrasepsi rasional 61,3% dan pemakaian MKJP sebesar 53,3%. Kesimpulan dan Saran Strategi KIE “Kampung Kito” memiliki efek yang signifikan dalam menurunkan unmet need kontrasepsi, meningkatkan pemakaian KB rasional, dan meningkatkan pemakaian MKJP dengan semakin banyak kunjungan. Perlu adanya keberlanjutan strategi KIE “Kampung Kito” untuk menurunkan unmet need kontrasepsi dan memperbaiki trend pemakaian kontrasepsi di Provinsi Jambi.
Background: High unmet need for contraception remains a challenge in Indonesia, including in Jambi Province. Trends in contraceptive use have led to Jambi Province being identified as a region with a highly inefficient KBKR program by 2025. This study : Developed the "Kampung Kito" IEC strategy to reduce unmet need for contraception among women of reproductive age in Jambi Province in 2025. Methods :The research method used was a mixed-methods exploratory sequential design with three stages. The first stage was a qualitative ethnographic design, the second stage was an intervention strategy development, and the third stage was a quantitative quasi-experimental design. The study was conducted in Muaro Jambi Regency in the Kumpe Ulu (Intervention) and Jaluko (Control) Districts. The study period was July 2024 to September 2025. The sample consisted of couples of reproductive age with unmet need for contraception, with 75 intervention and 71 control groups. Data analysis was conducted using Generalized Estimating Equations (GEE) and Difference in Differences (DiD) Analysis. Result : GEE analysis showed that the "Kampung Kito" IEC strategy significantly reduced unmet need for contraception at the third visit, with an AOR of 0.67 (95% CI: 0.59–0.75; p = <0.001), and further decreased at the fourth visit, with an AOR of 0.53 (95% CI: 0.47–0.60; p = <0.001). DiD analysis confirmed the causal effect of the intervention, with a 51% reduction in unmet need at the third visit and an 63% reduction at the fourth visit. Resulted in 61.3% rational contraceptive use and 53.3% use of long-term contraceptive methods. Conclusions and Recommendations: The "Kampung Kito" IEC strategy significantly reduced unmet need for contraception, increased rational family planning use, and increased use of long-term contraceptive methods with increasing visits. The "Kampung Kito" IEC strategy is needed to continue to reduce unmet need for contraception and improve contraceptive use trends in Jambi Province.
D-630
Depok : FKM-UI, 2026
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eva Azzara; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Hadi Pratomo, Flourisa Juliaan
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penggunaan MKJP pada pasangan usia subur di Provinsi Bali tahun 2012. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan analisis data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2012. Populasi pada penelitian ini ialah semua Wanita Usia Subur (WUS) (15-49 tahun), sementara sampel penelitian ini ialah wanita kawin usia 15-49 tahun dan memiliki data lengkap. Analisis statistik bivariat menggunakan uji chi-square.
Read More
S-8245
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Khansa Nur Fathya; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Pujianto, Lathifa Biati Suri
Abstrak:
Penyimpanan obat bertujuan untuk memelihara mutu obat, menghindari penggunaan yang tidak bertanggung jawab, mengendalikan persediaan, dan memudahkan pencarian serta pengawasan. Studi ini membahas mengenai manajemen penyimpanan obat di Unit Farmasi Klinik Satelit Universitas Indonesia Makara Depok tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran manajemen penyimpanan obat di klinik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa unsur input dan proses telah dijalankan dengan cukup baik, namun ditemukan beberapa ketidaksesuaian pengaturan penyimpanan obat berdasarkan ketentuan. Studi ini menyarankan untuk mengadakan pelatihan bagi SDM dan pengaturan penyimpanan obat perlu diperbaiki.
Read More
S-10088
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Djokomuljanto, Robertus Josef Sri; Pembimbing: Boedhi Darmojo
D-29
Jakarta : FKM-UI, 1974
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sabarinah; Promotor: Budi Utomo; Ko-Promotor: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Budi Utomo, Sudijanto Kamso, Tina Afiatin, Irawati Ismail
D-237
Depok : FKM-UI, 2009
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rachmadhi Purwana; Promotor: Umar Fahmi Achmadi
D-65
Depok : PSFKM UI, 1999
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
