Ditemukan 41456 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
304.2 MAN
[s.l.] :
Bandung Alumni 21 cm, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Buku II, Republika. hal : 134
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Koran Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Pantjawidi Djuharnoko; Pembimbing: I Made Djaja, Syahrizal Syarif
T-1799
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bappenas
R 363.7392 IND s
Jakarta : Bappenas, 2006
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Achmad Husni; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo
S-1371
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rahmawaty Widya Sumanti; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto
S-2188
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Orchidita Lystia; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Budi Hartono, Indra Kusuma Cahyadi
Abstrak:
Penyakit ISPA masih menjadi masalah kesehatan yang serius dinegara berkembang maupun Negara yang telah maju, tetapi jumlah angka morbiditas dan mortalitas di negera berkembang lebih banyak terutama di Indonesia. penemuan kasus ISPA menurut Data LB I SIMPUS (2017) yang dikutip dari Dinas Kesehatan Depok (2017) dengan angka kejadian sebesar 158.512 kasus, jumlah penderita ISPA merupakan data umum penderita yang merupakan gabungan dewasa dan balita. ISPA menempati urutan pertama diantara 10 penyakit besar di Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana hubungan kualitas udara ambien (NO2 dan SO2) dengan kejadian penyakit ISPA. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif menggunakan desain studi ekologi berdasarkan tempat. Dalam penelitian ini nantinya akan dilakukan pengamatan pola kecenderungan terhadap kualitas udara ambien (NO2 dan SO2) dengan kejadian penyakit ISPA tahun 2017. Hasil penelitian menunjukan kualitas udara NO2 tidak terdapat hubungan bermakna dengan kasus ISPA (p=0,641). Variabel hubungan antara kualitas udara NO2 dengan kasus ISPA menunjukan korelasi yang searah (positif) dengan kekuatan/ keereatan hubungan yang sangat lemah (r=0,132). Sedangkan untuk kualitas udara SO2 dengan kasus ISPA tidak dapat dihitung secara statistik. Hal tersebut dikarenakan hasil data SO2 tidak terdeteksi.
Read More
S-10158
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Benedectus Bayu Sabdo Kusumo; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto, Bambang Wispriyono; Penguji: Budi Hartono, Wartoni
Abstrak:
Konsentrasi 1-Hydroxypyrene di dalam urin dipengaruhi beberapa faktor pajanan, salah satunya adalah konsentrasi pajanan Benzo (a) Pyrene di udara. Didalam penelitian ini selain meneliti hubungan BAP dan 1-OHP juga diteliti faktor lain yang dapat menpengaruhi konsentrasi 1-OHPu, yaitu : karakteristik individu (Jenis kelamin, berat badan dan IMT), lama pajanan, dan sumber pajanan lain (makanan bakar/panggang, bahan bakar memasak, perokok dirumah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pajanan BAP dan konsentrasi 1-OHPu dan faktor lain yang mempengaruhi. Penelitian cross-sectional ini dilakukan dengan mengambil sampel udara dilingkungan SMPN 16 Bandung, dan memeriksa 36 sampel urin siswa kelas 2 SMPN 16 untuk pemeriksaan 1-OHPu, dan dilakukan wawancara terstruktur dengan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan antara BAP di udara dan 1-OHPu siswa kelas 2 SMPN 16. Kesimpulan penelitian ini : faktor paling mempengaruhi konsentrasi 1-OHPu siswa kelas 2 SMPN 16 secara berurutan adalah : bahan bakar memasak dirumah, adanya perokok dirumah, makanan bakar/panggang, IMT, dan lama pajanan Kata kunci: Benzo (a) Pyrene, 1-Hydroxypyrene, SMPN 16 Bandung.
The concentration of 1-Hydroxypyrene in urine is affected by several exposure factors, one of which is the concentration of Benzo (a) Pyrene in the air exposure. In this study, in addition to studying the relationship between BAP and 1-OHP, other factors that can influence the concentration of 1-OHPu are: individual characteristics (sex, weight and BMI), duration of exposure, and other sources of exposure (grilled, Cooking fuel, and smokers at home). This study aims to determine the relationship of BAP exposure and concentration of 1-OHPu and other factors that influence. This cross-sectional study was conducted by taking air samples in SMPN 16 Bandung, and examining 36 urine samples of second grade students of SMPN 16 for 1-OHPu examination, and structured interview with questionnaire. The results of this study indicate that there is no correlation between BAP in the air and 1-OHPu of second grade students of SMPN 16. The conclusion of this research: the most influencing factor of 1-OHPu concentration of second graders of SMPN 16 in sequence are: home cooking fuel, Grilled / baked foods, BMI, and duration of exposure Key words: Benzo (a) Pyrene, 1-Hydroxypyrene, Junior High School 16 Bandung.
Read More
The concentration of 1-Hydroxypyrene in urine is affected by several exposure factors, one of which is the concentration of Benzo (a) Pyrene in the air exposure. In this study, in addition to studying the relationship between BAP and 1-OHP, other factors that can influence the concentration of 1-OHPu are: individual characteristics (sex, weight and BMI), duration of exposure, and other sources of exposure (grilled, Cooking fuel, and smokers at home). This study aims to determine the relationship of BAP exposure and concentration of 1-OHPu and other factors that influence. This cross-sectional study was conducted by taking air samples in SMPN 16 Bandung, and examining 36 urine samples of second grade students of SMPN 16 for 1-OHPu examination, and structured interview with questionnaire. The results of this study indicate that there is no correlation between BAP in the air and 1-OHPu of second grade students of SMPN 16. The conclusion of this research: the most influencing factor of 1-OHPu concentration of second graders of SMPN 16 in sequence are: home cooking fuel, Grilled / baked foods, BMI, and duration of exposure Key words: Benzo (a) Pyrene, 1-Hydroxypyrene, Junior High School 16 Bandung.
T-4869
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hondli Putra; Pembimbing: Bambang Wispriyono, Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Budi Hartono, Inswiasri, Cucu Cakrawati
Abstrak:
Benzena adalah salah satu zat yang bersifat toksik dan mudah menguap yangdikenal dengan Volatile Organic Compounds (VOCs). Benzena dapatmenyebabkan kanker dan leukemia. Salah satu biomarker benzena dalamtubuh untuk lingkungan udara ambien adalah S-Phenylmercapturic Acid (S-PMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi benzena di udaradan konsentrasi S-PMA dalam urin serta hubungan antara keduanya. Perlu juga diketahuinya kekuatan hubungan antara konsentrasi S-PMA dengan variabel umur,lama pajanan, status merokok, transportasi sekolah, garasi kendaraan danpenggunaan masker. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengandesain studi potong lintang (cross sectional). Penelitian dilaksanakan di SekolahMenengah Pertama Negeri 16 Kota Bandung pada bulan Mei 2017. Jumlahsampel sebesar 33 sampel murid kelas VIII dengan pemilihan sampel adalah acaksederhana.
Read More
T-4897
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Martini Dwiningsih; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Widyawati
S-4603
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
