Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 15936 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yuyun Umniyatun; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal C. Sjaaf, Purnawan Junadi, Budi Hartono
Abstrak: ABSTRAK
 
RSIA SamMarie Basra didirikan pada tahun 2010, merupakan rumah sakit ibu dan anak dengan keunggulan pelayanan fertilitas. Selama lebih dari 2 tahun berjalan, RSIA SamMarie Basra belum mempunyai rencana strategis bisnis. Rencana strategis bisnis adalah sebuah petunjuk/pedoman yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mencapai tujuan usaha dalam waktu beberapa tahun ke depan. Rencana strategis bisnis memuat strategi-strategi perusahaan yang selanjutnya menjadi dasar bagi penyusunan program kerja. Dengan demikian arah pengembangan perusahaan menjadi jelas dan terarah sehingga perusahaan menghasilkan kinerja yang lebih baik dan mampu bersaing di dalam bisnis serupa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis bisnis RSIA SamMarie Basra Tahun 2013-2017. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Melalui kerangka kerja analisis perumusan strategi Fred R. David, maka terdapat tiga (3) tahapan yang dilakukan. Tahap pertama adalah tahap input stage, yaitu melakukan analisis faktor eksternal dan internal dengan menggunakan matriks EFE (external factor evaluation) dan matriks IFE (internal factor evaluation). Tahap kedua adalah tahap matching stage, yaitu menentukan posisi rumah sakit dengan menggunakan matriks IE (Internal External). Kemudian dengan matriks IE dan matriks TOWS menentukan strategi alternatif yang dapat dilakukan. Tahap ketiga adalah tahap decision stage, yaitu menentukan strategi prioritas dengan menggunakan matriks QSPM (Quantitatif Strategic Planning Matrix). Penelitian ini menghasilkan skor EFE sebesar 3.8 dan skor IFE sebesar 2.725, sehingga diketahui posisi RSIA SamMarie Basra berada pada sel II yang menunjukkan tahap tumbuh dan membangun. Pada tahap ini strategi alternatif yang dikembangkan adalah market penetration, market development dan product development. Strategi prioritas yang dihasilkan adalah : 1) Pengembangan dan Penetrasi Pasar dengan Meningkatkan Upaya-Upaya Pemasaran (Skor 4.35); 2) Pembukaan Ruang NICU/PICU (Skor 4.00); 3) Pengembangan Ruang Rawat Inap (Skor 3.95); 4): Penambahan Layanan Radiologi (Skor 3.65); 5) Pengembangan Area Parkir dan Akses Masuk (Skor 2.375) Untuk merencanakan penerapan strategi, maka disusun sasaran dan target sesuai dengan visi, misi dan tujuan rumah sakit. Di dalam penelitian ini, sasaran dan target yang disusun adalah sasaran strategis pemasaran berupa proyeksi data kunjungan tahun 2013 – 2017, sasaran dan target sumber daya manusia berupa proyeksi jumlah sumber daya manusia tahun 2013 – 2017 dan sasaran dan target keuangan berupa proyeksi pendapatan dan laba tahun 2013 – 2017.
 

 
 
ABSTRACT
 
RSIA SamMarie Basra, a mother and child hospital established in 2010, is profound for its excellence in fertility care. Within its two-year service, RSIA SamMarie has yet had a strategic business plan. A business strategic plan provides guidance for an organization in striving to achieve its future business goals. The business strategic plan consists of business strategies from which it leads to the basis for the preparation of the work program. The ultimate aim is to possess a clear and focused direction of company development as to produce better performance and stronger competition. Therefore, this study aims to develop a strategic business plan of RSIA SamMarie Basra Year 2013-2017. This qualitative descriptive analysis research study employed Fred R. David’s framework of strategy formulation analysis which consisted of three stages. The first stage, Input Stage, was to analyze the external and internal factors by using EFE Matrix (External Factor Evaluation) and IFE Matrix (Internal Factors Evaluation). The second stage, Matching Stage, was to determine the position of the hospital by using IE Matrix (Internal External). Then, IE Matrix and TOWS Matrix were employed to determine the possible alternative strategies. The last stage, Decision Stage, was to determine the priority strategies by using QSPM Matrix (Quantitative Strategic Planning Matrix). The findings of the research study revealed an EFE score of 3.8 EFE and IFE score of 2,725. This means that RSIA SamMarie Basra’ position can be decided in the cell II of growing and developing stage. At this stage, the developing alternative strategies are market penetration, market development and product development. The resulting strategic priorities are: 1) Market Development and Market Penetration to Increase Marketing Efforts (Score 4.35); 2) Opening NICU / PICU Rooms (Score 4.00); 3) Development of Inpatient Rooms (Score 3.95); 4) Addition of Radiology Services (score 3.65); 5) Parking and Access Area Development Log (Score 2.375) In planning for the strategy implementation, the objectives and targets are formulated in accordance with the vision, mission and goals of the hospital. In this research study, the goals and targets composed are marketing strategies in the form of traffic data projection 2013 - 2017, human resources in the form of the number of human resources projection in 2013 – 2017, and finance in the form of revenues and earnings projection 2013 - 2017.
Read More
B-1528
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rani Umina; Pembimbing: Vetty Yullianty Permanasari; Penguji: Adik Wibowo, Jacoeb, Teuku Nebrisa Zagladin
Abstrak: Insiden pasien jatuh menduduki peringkat kedua setelah insiden kesalahan pengobatan. Pengurangan risiko jatuh merupakan salah satu ukuran kualitas pelayanan yang menjadi fokus utama bagi Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pasien jatuh di Instalasi Rawat Inap RSIA SamMarie Basra tahun 2020 dengan tools FMEA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen, dan FGD. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang menjadi mode kegagalan potensial prioritas tinggi terdapat pada variabel structure dan variabel process. Faktor pada variabel structure meliputi protokol RS yang tidak mengatur mobilisasi pasien pulang dan sarana prasarana yang belum disediakan. Faktor pada variabel process meliputi dokumentasi dan pengawasan pasien yang tidak konsisten. Penyebab mode kegagalan meliputi follow-up yang belum optimal, jam kerja perawat yang padat, ketidaktahuan perawat terhadap prosedur, dan kebijakan mobilisasi pasien yang tidak memadai. Hal tersebut berdampak pada manajemen risiko pasien jatuh yang sulit terukur dan peningkatan risiko pasien jatuh. Rekomendasi penelitian berupa penguatan sistem monitoring melalui penerapan bedside checklist status, shift report kebutuhan pasien terkait pencegahan jatuh, optimalisasi briefing dan debriefing keselamatan pasien serta perbaikan SPO Pemulangan Pasien.
Kata kunci: FMEA; Instalasi Rawat Inap; Manajemen Risiko; Pasien Jatuh; Pencegahan Pasien Jatuh

The incidence of patients fall is a second big issue after the incidence of medication errors. Reducing the risk of falls is one measure of service quality that is the main focus of the Hospital. This study aims to analyze the risk management of inpatient falls at Woman and Children Hospital SMB in 2020 by using FMEA tool. This research is a qualitative study by using in-depth interviews, observation, document review, and FGD as data collection methods. The results of this study indicate that factors of patient fall which become high priority potential failure modes are found in the structure and process variables. Factors in the structure variables include hospital protocols that do not regulate the mobilization of discharged patients and infrastructures that have not been provided. Factors in the process variable include inconsistent documentation and patient supervision. The potential impacts are difficulty to measure risk management of patient fall and increased risk of patient fall. Research recommendations are strengthening the monitoring system through the implementation of bedside checklist status, shift reports on patient needs related to falling prevention, optimization briefings and de-briefings of patient Safety, and improving the SOP of discharge planning.
Keywords: FMEA; Inpatient Care; Risk Management; Patient Falls; Patient Falls Prevention
Read More
S-10315
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sulis Tiya Ningrum; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Masyitoh, Nebrisa Zagladin
Abstrak: Skripsi ini bertujuan untuki mengetahui analisis kebutuhan tenaga di Instalasi Rawat Inap RSIA SamMarie Basra Tahun 2014. Latar belakang penelitian adalah bertambahnya jumlah 3 tempat tidur, persentase upah lembur, pusat pendapatan rumah sakit. Adapun formula perhitungan yang digunakan adalah formula (Gillies, PPNI, Ilyas). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, observasi (time and motion study), kualitatif dengan wawancara mendalam dan telaah dokumen. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi selama 8 hari kerja, serta melakukan wawancara mendalam kepada informan yang berkaitan dengan penelitian di RSIA SamMarie Basra.

Dari pengamatan terhadap pola kegiatan perawat diperoleh hasil penggunaan waktu produktif perawat di Instalasi Rawat Inap 64,45%, dan waktu tidak produktif 35,54%. Berdasarkan data primer yang berhasil dikumpulkan, setelah diolah oleh Formula (Gillies, PPNI, Ilyas) dan data sekunder terkait seputar pengetahuan seputar pekerjaan, keterampilan dan sikap, diperoleh kesimpulan bahwa jumlah tenaga perawat di Instalasi Rawat Inap sejumlah 10 orang. Jumlah ini sesuai dengan jumlah perawat saat ini.

Kata kunci: Analisis kebutuhan tenaga, perawat, Instalasi Rawat Inap

This thesis aims untuki know the analysis of energy needs in Inpatient RSIA SamMarie Basra 2014. The research background is the increasing number 3 beds, the percentage of overtime, center hospital revenue. The calculation formula used is the formula (Gillies, PPNI, Ilyas). This research is quantitative with observation (time and motion study), qualitative in-depth interviews and document review. Primary data were collected through observation during the 8 days of work, and conduct in-depth interviews to informants related to research in RSIA SamMarie Basra.

From the observation of the pattern of activity nurses obtained results using productive time nurse in Inpatient 64.45%, and 35.54% unproductive time. Based on primary data collected, after being processed by Formula (Gillies, PPNI, Ilyas) and related secondary data regarding knowledge about jobs, skills and attitudes, it is concluded that the number of nurses in Inpatient some 10 people. This number corresponds to the number of nurses today.

Keywords: Analysis of energy needs, nurses, Inpatient
Read More
S-8582
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endar Kusuma Yudiati; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Atik Nurwahyuni, Irwan Heriyanto
Abstrak:

ABSTRAK

Tesis ini membahas Rencana Strategis Unit Pelayanan Terpadu RSCM Kencana RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Tahun 2013 – 2017. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan operation research. Tehnik yang digunakan adalah wawancara mendalam dan Consensus Decision Making Group (CDMG). Hasil Penelitian ini adalah terbentuknya visi dan misi serta diketahuinya aspek internal dan eksternal yang mempengaruhi RSCM Kencana. Aspek internal (kekuatan dan kelemahan) dan aspek eksternal (peluang dan ancaman) yang mempengaruhi RSCM Kencana. Hasil penelitian menghasilkan analisa SWOT RSCM Kencana ada di kuadran tiga dengan strategi Turn Around, Matriks TOWS ada di internal fix it dan analisa dengan matriks IE RSCM Kencana ada di kuadran III, V dan VII yaitu Hold and Maintenance. Dimana alternatif strategi dianalisa adalah pengembangan produk. Pengembangan produk yang dipilih sebagai prioritas dari matriks QSPM adalah pembuatan paket layanan.


ABSTRACT

This thesis discussed Strategic Plan of Integrated Services Unit RSCM Kencana at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo for 2013-2017. This study used qualitative with the operation research approach. The techniques used were in-depth interviews and Consensus Decision Making Group (CDMG). This study result is the new vision and mission. The result of the research discussed internal aspects (strengths and weaknesses) and external aspects (opportunities and threats) influencing the RSCM Kencana. The results of SWOT analysis in third quadrant with Turn Around strategy, TOWS matrix in internal fix it and IE matrix analysis is at quadrant III, V and VII which strategy used are Hold and Maintenance. Where the alternative strategy is product development. The choice of the priority development products from the QSPM matrix is making the service packet. Keywords: vision, mission and strategic planning.

Read More
B-1568
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ruth Oktavia Gresia Carolina; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Marsaulina Olivia
S-8997
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Petra Ade Paramita Lestari; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Vetty Yulianty Permanasari, Nugroho Kampono, Dewi Yana
Abstrak:
Latar Belakang : Penyebab kematian pada bayi baru lahir sebagian besar disebabkan oleh prematuritas, asfiksia, sepsis dan kelainan kongenital. Kesemua kondisi klinis tersebut memerlukan NICU dalam perawatannya. RSIA Brawijaya Duren Tiga di bawah Brawijaya Group berusaha memberikan layanan paripurna bagi ibu dan anak. Pasca akuisisi, ekspektasi masyarakat akan layanan yang diberikan meningkat. Rencana strategis pengembangan NICU dibuat dalam upaya meningkatkan mutu layanan RSIA Brawijaya Duren Tiga (BDT). Adanya NICU yang terjangkau pada sebuah RSIA diharapkan dapat meningkatkan citra RS menjadi institusi yang lengkap dan menjamin kontinuitas pelayanan bagi pasien. Tujuan penelitian : secara umum adalah tersusunnya rencana strategis dan studi kelayakan pengembangan NICU RSIA BDT 2021 – 2025, secara khusus diperoleh data terkait analisis lingkungan internal dan eksternal RS, faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap penyusunan renstra NICU, diketahuinya posisi RSIA BDT secara strategi bisnis, mendapatkan strategi pengembangan, mengetahui Key Performance Indicator (KPI) untuk mengukur kinerja, serta mengetahui kegiatan yang diperlukan untuk mencapai KPI. Metode penelitian : menggunakan metode penelitian operasional. dilakukan di RSIA Brawijaya Duren Tiga pada bulan Oktober 2019 – Mei 2020. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan diskusi grup terarah (focused group discussion) untuk data primer, sementara data sekunder didapat dari dokumen internal RS, UU, Peraturan Pemerintah, hasil survei, hasil penelitian dan data pendukung lain. Instrumen penelitian menggunakan daftar pertanyaan sebagai pedoman wawancara serta alat perekam. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah data primer dan sekunder, kemudian diolah sesuai tahapan pembuatan rencana strategis, hingga diperoleh strategi alternatif serta penentuan strategi prioritas yang diturunkan menjadi KPI dan kegiatan. Hasil penelitian : visi dan misi RS mendukung rencana strategis pengembangan layanan NICU. Analisis lingkungan internal dan eksternal menunjukkan data yang mendukung untuk pengembangan. Hasil Matcing Stage pada matriks IE menunjukkan posisi RS pada sel 4 di matriks IE, yaitu grow dan build. Pada matriks TOWS, strategi alternatif dominan pada kuadran IV yaitu future quadrant. Kedua matriks menghasilkan strategi market development dan product development. Hasil QSPM dalam penentuan strategi prioritas menghasilkan urutan strategi sebagai berikut : meningkatkan promosi dan marketing layanan NICU, kendali biaya pada layanan NICU, audit kepatuhan Clinical Pathway pada iv Universitas Indonesia kasus NICU, meningkatkan kualitas pengelolaan SDM RS, mempertahankan loyalitas pasien, meningkatkan peran mitra dalam perolehan pasar, monitoring dan evaluasi indikator mutu NICU. Strategi diturunkan menjadi KPI dan kegiatan. Pada studi kelayakan sederhana layanan NICU, berdasarkan asumsi yang sudah ditetapkan, penyelenggaraan NICU layak untuk dijalankan dengan bukti break even point dapat dicapai di tahun kedua. Upaya yang harus dilakukan agar dapat bertahan adalah memenuhi asumsi : jumlah kenaikan sensus pasien meningkat 12/tahun, efisiensi biaya operasional tidak lebih dari 10% per tahun, meningkatkan tarif layanan NICU 10% per tahun. Kesimpulan : penelitian menunjukkan bahwa pengembangan layanan NICU di RSIA BDT layak untuk dilaksanakan selama seluruh pihak memiliki komitmen untuk menjalankan strategi serta kegiatan yang telah disepakati. Kata Kunci :NICU, rencana strategi, studi kelayakan, KPI, kegiatan
Background : Prematurity, asphyxia, sepsis and congenital disorder still considered as the cause of death in many newborn. All of those conditions required NICU treatment. Brawijaya Duren Tiga (BDT) Hospital under the Brawijaya Group has the commitment to give comprehensive care for mother and babies. After the acquisition process, there has been some increase expectation from the public. NICU development strategic plan has been made to upgrade the quality of care in the BDT hospital. An affordable NICU for all will make the good image of a hospital. Purpose : to make a NICU development strategic plan and feasibility study in BDT Hospital year 2021-2025. In a specific purpose, this research tries to analyze data related to internal and external environmental, what kind of internal and external factor that will affect the establishment of a strategic plan, in what spot the hospital position is in a business strategic scheme, and to know any development strategy, key performance indicator, and what kind of activity that is needed. Research method : operational research, held at BDT hospital, October 2019 – Mei 2020. Collecting data technique for the primary data done by doing in-depth interview to the key person and followed by focused group discussion. Secondary data is done by collecting any supporting data : internal hospital document, regulation, government rules, survey data, journal report dan others. Research instrument is question list as the interview guideline and audio recorder. Data is analyzed by processing primary and secondary data, then it is processed to establish the strategic plan. The result of data processing is alternative strategies, priority strategy, KPI and activities. Result : hospital vision and mission is supporting strategic plan of NICU development. The analysis of internal and external environment data supports the issue for development of NICU. IE matrix puts the hospital positioning on cell 4 : grow and build. TOWS matrix offered alternative strategies which are dominant at the four quadrant : future quadrant. Both matching stages matrix show that the strategy for NICU development is market development and product development. QSPM generates list of priority strategies : increase the marketing and promotion, cost control, audit process to clinical pathway compliance, emphasize the human resource management, maintain patient loyalty, increase partner part, to monitor and evaluate the NICU quality indicator. Simple feasibility study shows that based on the assumption, NICU is worth to develop because it will achieve the BEP on the second year. Some efforts must be done to fulfill the assumptions : the increase of census should be 12 patients/year, operational cost should vi Universitas Indonesia be efficient, not more than 10% per year, review of NICU tariff aim to increase of 10%/year. Conclusion : this research shows that the development of NICU in BDT hospital is feasible as long as everybody has commitment to do the strategy and activities. Keyword : NICU, strategic plan, feasibility study, KPI, activity
Read More
B-2142
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Puput leni Yuiani Suchery; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Anhari Achadi, Mega Purba Sari
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang rancangan perlengkapan rekam medis berdasarkan value analysis di RSIA SamMarie Basra. Berdasarkan hasil observasi didapatkan ukuran rekam medis rawat jalan yang terlalu kecil dan terpisahnya rekam medis pasien rawat jalan dan rawat inap yang berdampak pada dokter yang sulit untuk menetapkan/merencakan pengobatan/perawatan yang harus diberikan kepada seorang pasien. Oleh karena itu diperlukan suatu rancangan perlengkapan penyimpanan dokumen rekam medis berdasarkan value analysis di RSIA SamMarie Basra. Perancangan ini bertujuan untuk mendapatkan suatu rancangan perlengkapan yang sesuai dengan fungsinya dalam menampung serta menjaga isi/formulir rekam medis di RSIA SamMarie Basra, sehingga tercipta suatu penyimpanan rekam medis yang memudahkan untuk pengelolaan rekam medis. Perancangan ini juga bertujuan agar rekam medis di RSIA SamMarie Basra terintegrasi menjadi satu dokumen yang berisikan catatan medis pasien baik di rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, dan pelayanan lainnya. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah operational research (riset operasi) dengan objek pada penelitian adalah perlengkapan penyimpanan rekam medis terutama map/file folder. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan kajian literatur, observasi, telaah dokumen, penyebaran form isian dan wawancara mendalam, dengan analisis data yang menggunakan enam fase/tahapan dalam Value Analysis. Hasil akhir dari penelitian ini, bahwa rancangan perlengkapan penyimpanan dokumen rekam medis (map/file folder) belum dapat meningkatkan daya tampung ruang penyimpanan rekam medis, akan tetapi rancangan perlengkapan ini telah memenuhi fungsi ideal yang harus dimiliki oleh sebuah rancangan map/file folder dalam menampung serta menjaga isi/formulir rekam medis.
Kata kunci: Rekam Medis, Peralatan Penyimpanan, Perlengkapan Penyimpanan, Map/File Folder, Value Analysis.
Read More
S-8993
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Johan Salim; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Herwin Meifendy, Agus Ariyanto Haryoso
Abstrak:
Sebagai rumah sakit yang yang berbentuk BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), RSUD Kepulauan Seribu perlu menyusun rencana strategi bisnis yang harus diperbaharui setiap lima tahun. Rencana strategis dan bisnis periode sebelumnya 2018-2022 sudah habis , namun RSB periode selanjutnya 2023-2026 belum selesai disusun, sedangkan sudah terdapat beberapa isu penting terkait operasional , pengembangan layanan unggulan yang perlu diakomodir pada RSB periode selanjutnya. Penelitian ini berfokus pada penyusunan RSB RSUD Kepulauan Seribu yang diharapakan dapat dijadikan referensi dalam menyusun rencana strategis dan bisnis RSUD Kepuauan Seribu tahun 2023-2026 dengan fokus pengembangan layanan unggulan. Penelitian ini menggunakan metode operasional (operastional research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam, data sekunder didapatkan dari laporan-laporan rumah sakit dan stakeholder tekait. Pada tahapan input stage, matching stage, decision stage, dan implementasi ditentukan dengan Teknik pengambilan keputusan CDMG (consensus Decision Making Group) dengan pendekatan Balance Scored Card. Berdasarkan matriks internal eksternal positioning RSUD Kepulauan Seribu berada pada pertumbuhan/ekspansi. Dengan prioritas alternative startegi berdasarkan pengolahan QSPM (quantitave strategic planning matriks) adalah pengembangan layanan unggulan PONEK 24 jam dan wisata medis, pengembangan kompetensi pegawai, Budaya tata kelola dan peningkatan inovasi, revialisasi Gedung sarana dan prasarana, pengembangan target pasar yang menyasar wisatawan, dan penetrasi pasar dengan meningkatkan kerja sama dengan stakeholder. Dalam tahapan implementasi perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah terwujudnya saran dan prasaran yang sesuai dengan standar serta terwujudnya budaya kinaerja yang berinovasi dan team work yang kuat dan efektif. Untuk perspective bisnis internal adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu mampu tatalaksana PONEK 24 jam dan rumah sakit yang mampu menunjang kegiatan wisata, serta terwujudnya pelayanan primer untuk seluruh jenis pelayanan. Berdasarkan perspective pelanggan targetnya adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu sebagai rumah sakit tujuan utama masyarakat kepulauan seribu serta terwujudnya peningkatan kepuasan pasien. Untuk perspective finansial target Peningkatan pendapatan operasional rumah sakit dan Peningkatan CRR (Cost Revenue Rate).

As a distric Hospital which organize in BLUD regulation. RSUD Kepulauan Seribu must to compile strategic and bussines planing document which must to be updated every five years . Strategic bussines planning document period before 2018-2022 has finished, however the next period 2023-2026 hasn’t finished compiled yet. Whereas there so many problem related with operational, develompment of priority health service, which should solved in next period of strategic bussines planning of RSUD Kepulauan Seribu. This Study foccus in discuss of compiling the strategic bussines planning RSUD Kepulauan Seribu which expected could be made the reference ini compile RSUD Kepulauan Seribu strategic and bussines document 2023-2026 period which foccus in discuss the development of prority health services and refferal health service. This study used the operational research method with qualitative approach. Primary data were obtained by comprehensive interview, the secondary data were obtained by the hospital annual reported or the goverment service annual report. In input stage, matching stage, decision stage, and implementaion data was determined by decision making technic CDMG (Consensus Decision Making Group) with Balanced Scored Card Approaching. Based on result of analysis internal eksternal matrix RSUD Kepulauan was at development/expansion posisition With priority alternative strategy based on QSPM (qualitative strategic planning matriks) analysis are development priority health service 24 hours maternal and perinatal emergency services and medical tourism, development of employe competence, governace worked culture dan enhancement innovation, revitalisation of hospital infrastructure, market development which tourist target, and market penetration which improve stakeholder cooperation. In learning dan growing perspective of implementation stage the target are the realization of good standard hospital infrastructure, the formation worked culture which innovative, dan strong effective team work. In intenternal bussines perspective the target are the realization of 24 hour maternal and perinatal emergency services(PONEK 24 jam), medical tourism services, and fullfill the primary standar of refferal health services. In costumer perspective the target are the realization RSUD Kepulauan Seribu as the main refferal hospital for kepulauan seribu district citizen dan increasing of costumer/patient satisfaction. In financial perspective the target are the increasing of hospital income, and increasing of hospital cost revenue rate (CRR)
Read More
B-2468
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dyfani Riftynira; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Vetty Yulianty; Mega Purba Sari
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang persepsi tenaga keperawatan terhadap budaya keselamatan pasien di RSIA SamMarie Basra Tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan deskripsi mengenai persepsi tenaga keperawatan terhadap budaya keselamatan pasien yang dapat mencerminkan tingkatan kualitas implementasi keselamatan pasien di RSIA SamMarie Basra. Penelitian ini merupakkan penelitian kuantitatif dengan metode survei dan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53,1% tenaga keperawatan di RSIA SamMarie Basra memiliki persepsi yang baik terhadap budaya keselamatan pasien. Tidak ada hubungan yang signifikan antara karakteristik individu terhadap persepsi tenaga keperawatan terhadap budaya keselamatan pasien. Peneliti menyarankan agar semua tenaga kerja di RSIA SamMarie Basra berkomitmen terhadap pelaksanaan respon non-punitive sehingga budaya keselamatan pasien di rumah sakit dapat terus ditingkatkan.
Kata kunci: Budaya Keselamatan Pasien, Persepsi Tenaga Keperawatan, Hospital Survey On Patient Safety Culture (HSOPSC)

This study discusses the perceptions of nursing staff on the patient safety culture at RSIA SamMarie Basra in 2017. The purpose of this study is to get a description of the perceptions of nursing staff on patient safety culture that can reflect the quality level of patient safety implementation at RSIA SamMarie Basra. This research is a quantitative research with survey method and cross sectional approach. The results showed that 53,1% of nursing staff at RSIA SamMarie Basra had a good perception of the patient safety culture. There is no significant relationship between individual characteristics on the nursing staff perceptions on patient safety culture. The researcher recommends that all workers in the hospital commit to the implementation of non-punitive response so that the patient safety culture in hospitals can be improved.
Keywords : Patient Safety Culture, Nursing Staff Perceptions, Hospital Survey On Patient Safety Culture (HSOPSC
Read More
S-9568
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arismen; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Ede Surya Darmawan, Jusuf Kristianto, Vitrie Winastri
B-2093
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive