Ditemukan 27639 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Kamar Operasi dapat dijadikan andalan pendapatan bagi Rumah Sakit bila dikelola dengan baik dan profesional. Kesulitan pengelolaan kamar operasi kebanyakan disebabkan karena kegiatan pelayanan dikamar operasi pada pelaksanaannya dilakukan oleh berbagai disiplin ilmu. Instalasi Bedah Sentral di Rumah Sakit Umum Pusat Dr M Djamil Padang yang dibentuk berdasarkan SK Menkes RI nomor 542/MENKES/SKIVI/1994, yang berfungsi untuk menyediakan semua sarana dan tenaga yang diperlukan oleh unit pelaksana fungsional yang akan melakukan tindakan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran utilisasi kamar operasi oleh unit pelaksana fungsional tersebut dan variabel yang berhubungan dengan ini diukur dengan melihat jumlah operasi yang dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Model penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk studi kasus. Populasi adalah seluruh operator yang melakukan operasi Bedah, Obstetri Ginekologi, THT, Bedah Mulut dan Mata, dengan wawancara menggunakan kuisioner pertanyaan terbuka dan beberapa operator dilakukan wawancara mendalam. Sedangkan sampel penelitian adalah seluruh operator yang terlibat dalam masa penelitian. Data lain diambil dari rekam medik dan laporan operasi serta pengamatan langsung saat operasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa operasi yang dihasilkan adalah dibawah standar utilisasi kamar operasi 24 % bila dibandingkan dengan referensi yang ada, dan tindakan yang dilakukan operator perharinya adalah 0,17 operasi yang berarti pemakaian kamar operasi adalah rata-rata 9 menit. Dan variabel yang diteliti nampaknya tidak berpengaruh terhadap rendahnya angka ini., kecuali variable efisiensi tenaga kerja Saran yang dikemukakan adalah agar pihak manajemen lebih bertindak proaktif dan berkomunikasi secara berkala dengan unit pelaksana fungsional untuk mencari solusi mengatasi masalah ini.
Penelitian dilaksanakan di Instalasi Kamar Bedah RS Husada tanggal 11- 17 Desember 2012. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif-kualitataif, analisa data kuantitatif dengan menggunakan metode Time and motion study, dimana aktifitas perawat bedah diteliti pada kegiatan perioperatif, serta kegiatan diluar operasi. Kemudian dengan menggunakan metode Formula Unit Ruang Bedah dihitung jumlah kebutuhan perawat bedah berdasarkan beban kerja. Penelititan kuatitatif dengan wawancara mendalam mengenai kompetensi yaitu pengetahuan, ketrampilan, dan sikap perawat bedah, kepada 3 responden yaitu Kepala Bagian Bedah, Kepala Perawat, dan perawat bedah di Instalasi Kamar Bedah untuk mengetahui jumlah kebutuhan berdasarkan kompetensi perawat bedah.
Research was conducted at the Hospital Surgery Room Installation Husada on 11 to 17 December 2012. Research conducted a quantitative-qualitative descriptive research, quantitative data analysis using the Time and motion study, which investigated the activities of a surgical nurse perioperative events and activities outside of surgery. Then using the Formula Unit Ruang Bedah calculated amount need based surgical nurse workload. Qualitative research in-depth interviews about the competence of the knowledge, skills, and attitudes of surgical nurses, to the third respondent, Head of Department of Surgery, Head Nurse Installation, and surgical nurse at Surgical Room Installation.
Masalah logistik Instalasi Bedah Sentral di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang adalah tidak berfungsinya fasilitas penyimpanan dengan baik. Tesis ini bertujuan untuk membuat rencana fasilitas penyimpanan logistik Intalasi Bedah Sentral di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang. Rencana fasilitas penyimpanan meliputi rencana ruang penyimpanan dan prosedur serta sistem informasi yang mendukung fasilitas penyimpanan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif analitik. Hasil penelitian menemukan ruang penyimpanan steril dan depo farmasi yang tidak memenuhi persyaratan dan pelaksanaan prosedur dan sistem informasi yang tidak maksimal. Berdasarkan penggabungan teori logistik dan peraturan mengenai kamar bedah, instrumen bedah, linen dan farmasi, maka disusun perencanaan yang menyarankan suatu rencana yaitu pemisahan ruang penyimpanan barang steril dengan non steril dan pengaturan depo farmasi dengan tata letak, alur proses barang, area fungsional dan perlengkapan pergudangan yang memenuhi persyaratan penyimpanan yang baik; sebagai pendukung ruang penyimpanan, diatur juga prosedur penyimpanan dan pengambilan, pencatatan dan pelaporan serta perangkat lunak yang sesuai dengan teori penyimpanan dan kebutuhan di lapangan. Kata Kunci: Fasilitas Penyimpanan, Logistik Instalasi Bedah, Ruang Penyimpanan, Prosedur dan Sistem Informasi
Logistical problems of the Central Surgical Installation in Karawang Regional General Hospital is not functioning properly the storage facility. This thesis aims to make the plan for storage facilities of the Installation Central Surgery logistics at Karawang Regional General Hospital. Planning of storage facilities include storage space plans and procedures and information systems that support the storage facility. This study is a qualitative research design with descriptive analytic. The results found that sterile storage room and pharmaceutical depots that do not meet the requirements and implementation of procedures and information systems are not optimal. Based on combining of logistics theory and regulations concerning the operating room, surgical instruments, linen and pharmaceuticals, then prepared a draft plan recommends the separation of storage room for non-sterile and sterile materials, and pharmaceutical depot arrangements with the layout, process flow of materials, functional areas and warehousing equipment which meet the storage requirements of materials; as a supporter of storage room, well arranged storage and retrieval procedures, record keeping and reporting as well as the software in accordance with the theory of storage and needs in the field. Keyword: Storage Facilities, Logistics of Installation Surgery, Storage Room, Procedures and Information Systems
ABSTRACT Name : Rama Garditya Study Program : Hospital Administration Study Thesis : Analysis of Delays in Neurosurgery Operating Room Service at The National Brain Center Hospital Background : Medical services at a central surgical installation require a large amount of money and involve human resources (HR) from various fields of knowledge including medical and non-medical human resources. Delays in the operating room causes increased costs and impacts patient safety. Methods: This study aims to analyze the service time using quantitative and qualitative method with a retrospective design. Quantitative data was obtained from a document review with a sample of 547 cases of neurosurgery (358 cases of cranial surgery, 189 cases of spinal surgery), while qualitative data was obtained through in-depth interviews with eight research informants. Data analysis was carried out quantitatively with the Mann Whitney test. Result: Delays found in the neurosurgery operating room service for cranial surgery and spinal surgery was 54 minutes and 48 minutes respectively. There were differences in clinical time, non-clinical time, and non-clinical time delay between cranial and spinal surgery. Delays in the OR were caused by human resource factors, equipment, and hospital policies. Conclusion: Delays in RSPON IBS operating room services occur in the stages of the anesthesia process, installation of intraoperative nerve monitoring, patient positioning, patient draping, and surgery. Delays in RSPON IBS operating room services were caused by human resource factors, infrastructure, and policies Keywords: delay, operating room, clinical time, non-clinical time, HR, infrastructure, policy
