Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34749 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Renny Risviana; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hendra, Irma Setiawati Wulandari
Abstrak: Penelitian ini membahas Penilaian Risiko Keselamatan Kerja dari Bahaya Fisik pada Operator Pigging pada Stasiun Penerimaan Pig di PT. X Tahun 2013, penelitian inibersifat deskriptif analaitik. Desain studi yang digunakan merupakan desai studi berdasarkan standar AS/NZS 4360:2004 dengan metode semi kuantitatif menggunakan Joh Hazard Analysis (JHA). Analisis Risiko dilakukan dengan menganalisis nilai konsekuensi, peluang, dan frekuensi, yang dianalisis dengan menggunakan Metode Fine yang ada pada AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan level risiko substansial dan priority 3. Oleh karenaitu, diberikan rekomendasi yang bersifat engineering dan administratif.
Kata kunci : AS/NZS 4360:2004, penilaian risiko, kemungkinan, pemajanan,konsekuensi, level risiko.
This risk assesment of safety research that was held at Pig Receiver Station at PT. Xin 2013, is a descriptif analytic study. This design used a study design basedonstandard AS/NZS 4360:2004 with semi-quantitative method using the Joh HazardAnalysis (JHA). Risk analyzes wereconducted to analyze the velue of theconsequences, opportunities and frequency and analyzed using the methods of Fineexisting AS/NZS 4360:2004. The result showed that level of risk is substantial andpriority 3. Therefore, given the recommendation that is engineering andadministrative.
Keywords : AS/NZS 4360:2004, risk assessment, probability, exposure,consequences, level of risk.
Read More
S-7767
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fani Handayani; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Irma Setiawati Wulandari
Abstrak: Tidak adanya pelindung (guarding) pada mesin dan peralatan kerja, jarangnya pemeliharaan mesin dan peralatan kerja, cara bekerja yang tidak mementingkan keselamatan, serta pengakuan pekerja yang sering mengalami cedera menandakan bahwa di Indah Jati Furniture memiliki risiko keselamatan dari bahaya mekanik yang terjadi akibat penggunaan mesin dan peralatan kerja. Tujuan dari penelitian adalah untuk melakukan penilaian risiko keselamatan dari bahaya mekanik.
 
Job Hazard Analysis (JHA) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, sedangkan matriks risiko semi kuantitatif dari Fine digunakan untuk menilai risiko, nilai risiko didapat dari hasil perkalian antara probability, exposure, dan consequences. Hasil penelitian menunjukkan terdapat total enam belas jenis bahaya mekanik yang teridentifikasi pada enam proses pekerjaan dengan berbagai skenario.
 

Machines and work equipments that have no protection (guarding), lack of maintenance, working without concerned about safety, and workers who frequently having occupational injury indicate that in Indah Jati Furniture has safety risk of mechanical hazards arising the use of machinery and work equipment. The purpose of the study is to assess the safety risk of mechanical hazards.
 
Job Hazard Analysis (JHA) is used to identify hazards, while the semi-quantitative risk matrix from Fine used to assess risk, the risk values obtained from the multiplication of probability, exposure, and cconsequences. The results showed there were a total of sixteen mechanical hazards identified in six work processes with various scenarios.
Read More
S-7762
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herdina Jane Pusphachinta; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Devie Fitri Octaviani
S-8125
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Supriyanto; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Izhar M. Fihir, Izzatu Milah
S-7890
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hamidum; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Oka Adhitya Kusumawardhana
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang nilai risiko yang didapat pada proses penerimaan dan penimbunan di PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Jakarta Group Tahun2012. Penilaian risiko dilakukan dengan menganalisis nilai kemungkinan,pemajanan dan konsekuensi dari setiap tahapan pekerjaan yang kemudian dibandingkan dengan standar level risiko semikuantitatif W.T. Fine J untukmengetahui level risiko yang ada pada setiap kegiatan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode semi kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yang dimiliki pada setiap langkah kegiatan penerimaan dan penimbunan meliputi level : acceptable, priority 3,substancial, priority 1, dan very high. Kata kunci : Penilaian risiko, kemungkinan, pemajanan, konsekuensi dan level risiko.
This study discusses the risk values obtained in the process of receiving andstockpiling of PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Jakarta Group in 2012. Riskassessment is done by analyzing the possible value, exposure and consequences ofeach stage of the work which is then compared to the standard level of risksemiquantitatively WT Fine J to determine the level of risk involved in anyactivity. This study is a descriptive analytic study using semi-quantitativemethods. The results stated that the level of risk that you have on every step of theadmission and retention activities include level: acceptable, priority 3, substancial,priority 1, and very high.Keywords:Risk assessment, probability, Exposure, consequences and risk levels
Read More
S-7709
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hadi Setiyoko; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Susilowati, Indri Hapsari; Adenan; Irawan, Agung Surya
Abstrak: Abstrak

Kecelakaan atau kerugian yang muncul pada industri eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di lepas pantai sangat besar, mulai dari dampak pada pekerja (orang) yaitu meninggal dan cidera, kehancuran/kerusakan fasilitas (peralatan/property), pencemaran air laut (lingkungan/environment) dan citra/reputasi negatif perusahaan.

Heinrich (1931) mengatakan bahwa kecelakaan/kerugian disebabkan 88 persen tindakan tidak aman/unsafe act, 10 persen disebabkan kondisi tidak aman/unsafe condition dan 2 persen disebabkan yang lain. Peneliti melakukan penelitian tentang penilaian risiko pada pekerjaan operator produksi pada pengoperasian FPSO.

Kolluru (1996) mengatakan bahwa risiko adalah kombinasi antara tingkat konsekuensi (consequence)yang terjadi dengan tingkat kemungkinan (probability) kecelakaan/kerugian terjadi. Menurut proses manajemen risiko (mengacu pada ISO 17776 dan AS/NZ 4360), proses manajemen risiko diawali dengan menentukan kontek risiko ,Perusahaan bertujuan mendapatkan keuntungan bisnis dengan melakukan manajemen risiko dengan mencegah atau mengurangi perkiraan kerugian atau kecelakaan yang sangat besar (dampak pada korban jiwa atau cidera pekerja/people, kerusakan fasilitas/peralatan/property, kerusakan atau pencemaran lingkungan (laut) dan reputasi atau citra negatif perusahaan) pada pengoperasian FPSO.

Langkah awal adalah mengenali atau kegiatan identifikasi bahaya di FPSO, FPSO mempunyai potensi bahaya dari fasilitas/proses/peralatan/property, bahaya dari tindakan atau pekerjaan pekerja/orang dan lingkungan/kondisi cuaca. Identifikasi Bahaya di penelitian ini berfokus pada pekerjaan operator produksi menggunakan analisa bahaya pekerjaan/JHA, kemudian hasil identifikasi bahaya ini dihitung risikonya dengan menggunakan metode analisa risiko semikuantitatif atau tabel matrik risiko semikuantitif. Peneliti merekomendasi langkah-langkah pengendalian atau pengurangan risiko dari rekayasa engineering, administratif dan penggunaan Alat Pelindung Diri.


Accident or loss impact which occurrence on industrial exploration and production of oil and gas in offshore is very large, ranging from the impact on workers (people) are dead and injured, destruction / damage to facilities (equipment / property,explosion and fire), seawater pollution (environment) and image / reputation of the company negatively.

Heinrich (1931) said that the accident / harm caused 88 percent of unsafe acts , 10 percent due to unsafe conditions / unsafe condition and the other 2 percent is due. Researchers conducted the study on risk assessment to operation production task on the operation of the FPSO.

Kolluru (1996) said that the risk is a combination of the level of consequence (consequence) which occurs with the probability (probability) accidents / losses occurred. According to the risk management process (refer to ISO 17 776 and AS / NZ 4360), the risk management process begins with determining the context of risk, the Company aims to gain a business advantage by conducting risk management to prevent or reduce the estimated loss or a huge crash (impact on fatalities or injury of workers / people, damage to facilities / equipment / property, damage or pollution of the environment (marine) or a negative image and reputation of the company) on the operation of the FPSO.

The initial step is to recognize or hazard identification activity in FPSO, FPSO has the potential dangers of facility / process / equipment / property, the dangers of the job action or labor / people and the environment / weather conditions. Hazard identification in this study focuses on the production operator jobs using job hazard analysis / JHA, then the results of the hazard identification risk is calculated using a semiquantitative risk analysis or risk matrix table semiquantitative. The researcher recommends control measures or risk reduction of engineering , administrative, and use of Personal Protective Equipment.

Read More
T-3890
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Floren Wahyu Purwanto; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Devie Fitri Octaviani
S-8099
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Syakir Azhikri R.; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari, Ike Pujiriani
S-7907
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Intan Pardyani; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Mayarni
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang penilaian risiko keselamatan kerja pada pekerjaan konstruksi di ketinggian di Proyek Bogor Valley Residence & HotelPT. X Tahun 2014. Penilaian risiko ini dititik beratkan kepada risiko yang akan dialami pekerja pada pekerjaan ketinggian khususnya di bagian finishing, yaitu: pengecatan dengan menggunakan gondola, pemasangan railing di tepi gedung sampai dengan ketinggian 20 lantai, pemasangan billboard dengan menggunakan scaffholding, dan Passenger hoist. Penilaian risiko dilakukan dengan menganalisis nilai kemungkinan,pemajanan dan konsekuensi dari setiap tahapan pekerjaan yang kemudian dibandingkan dengan standar level risiko semi kuantitatif W.T. Fine J untuk mengetahui level risiko yang ada pada setiap tahapan proses produksi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metodesemi kuantitatif AS/NZS 4360:2004. Desain penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data didapatkan dari hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian pekerjaan di ketinggian didapatkan hasil level very high, priority 3, substantial, priority 1 dan acceptable.
Kata Kunc i: AS/NZS 4360:2004, penilaian risiko, konstruksi, pekerjaan di ketinggian
This study discusses the safety risk assessment in construction work atheight in Project Bogor Valley Residence & Hotel PT. X 2014. Risk assessment isfocused to the risk that will be experienced by workers on the job, especially atthe height of finishing, namely: painting by using the gondola, the installation ofrailing at the edge of the building up to a height of 20 floors, billboards usingscaffholding, and Passenger hoist.Risk assessment is done by analyzing the probable value, exposure andconsequences of each phase of the work which is then compared to the standardsemi-quantitative risk level W.T Fine. J to determine the level of risk involved ineach stage of the production process. The study was a descriptive analytic studyusing semi-quantitative method AS/NZS 4360:2004. Design research is anobservational cross-sectional approach. The collection of data obtained fromobservations and interviews. The study states that the level of risk in work atheight includes very high level, priority 1 level, substantial level, priority 3 levelandacceptable level.Keywords:AS/NZS 4360:2004, risk assessment, construction, work at height.
Read More
S-8238
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Ashari Ciptaningrum; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Chandra Satrya, M. Mushanif Mukti
Abstrak: Kecelakaan konstruksi terjadi dikarenakan pekerjaan konstruksi mengandung bahaya dan risiko yang cukup tinggi. Khususnya pada pekerjaan pemasangan (erection) baja di proyek pembangunan stasiun LRT, dimana pekerja dihadapkan pada kondisi seperti; lokasi kerja di ketinggian, melibatkan alat-alat berat dan peralatan tajam, kondisi cuaca panas, dan durasi kerja yang panjang. Untuk menghindari kecelakaan pada pembangunan stasiun LRT, maka diperlukan penilaian risiko pada proses pekerjaan erection tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko keselamatan kerja pada proses pekerjaan erection baja pada proyek pembangunan stasiun LRT oleh PT X dengan mengacu pada metode analisis risiko semi-kuantitatif AS/NZS ISO 31000:2009 tentang Manajemen Risiko. Desain penelitian yang dilakukan bersifat observasional dengan metode analisis deskriptif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa risiko tertinggi pada pekerjaan erection baja ialah terjatuh, terbentur material baja, terjepit komponen peralatan erection, dan kelelahan akibat durasi kerja yang panjang. Pengendalian yang direkomendasikan antara lain, penggunaan manlift, penambahan persediaan APD, pengadaan system reward & punishment bagi pekerja, dan pengawasan yang optimal oleh supervisor, HSE manager, konsultan pengawas, serta pihak kementrian perhubungan.
Read More
S-9946
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive