Ditemukan 26603 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Wiwi Wahyuni; Pembimbing: Rachmadhi Purwana; Penguji: Zakianis, Ery Soekresno
Abstrak:
Taman Kanak-kanak R.A Madinatun Naja merupakan sekolah pra-formal dengan dominasi kegiatan eksplorasi luar ruangan dan rutinitas makan bersama sebagai satu rangkaian setiap harinya. Sehingga rutinitas mencuci tangan bukan lagi merupakan sebuah pembelajaran namun sudah menjadi suatu kebutuhan. Penelitian ini meneliti seberapa efektif penyuluhan dilakukan kepada murid-murid dengan kisaran usia 4-6 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest- Posttest with Control Group. Terdapat 3 populasi penelitian : Play group, TK A, dan TK B. Penelitian dilakukan terhadap perubahan perilaku mencuci tangannya pada sebelum (Pre-test) dan sesudah (Post-test) dilakukan penyuluhan pada tiga waktu pengamatan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan penyuluhan yang dilakukan memberikan perubahan perilaku mencuci tangan yang signifikan pada ketiga populasi penelitian dan tingkat inisiatif mencuci tangan pada populasi TK B paling tinggi dibanding populasi lainnya dengan metode penyuluhan yang efektif yaitu diskusi dua arah.
Madinatun Naja Kindergarten is a pre-formal school with domination of outdoor exploration and routines activities such as eats together as a sequence activity every day. Therefore, routine hand washing shall be no longer as learning but shall become a necessity. This research is to show effectiveness of counseling to students at the range age 4-6 years. This research method is pretest and post test experimental with control group. There are three populations as a sample: Play group, Kindergarten A and B. In this research, we observe behavior of hands washing before and after counseling in three observations. The most effective was kindergarten B compared to other sample populations. Meanwhile, the most effective method in that population was two way discussions.
Read More
Madinatun Naja Kindergarten is a pre-formal school with domination of outdoor exploration and routines activities such as eats together as a sequence activity every day. Therefore, routine hand washing shall be no longer as learning but shall become a necessity. This research is to show effectiveness of counseling to students at the range age 4-6 years. This research method is pretest and post test experimental with control group. There are three populations as a sample: Play group, Kindergarten A and B. In this research, we observe behavior of hands washing before and after counseling in three observations. The most effective was kindergarten B compared to other sample populations. Meanwhile, the most effective method in that population was two way discussions.
S-7980
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mila Camelia; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Ema Hermawati, Didik Supriyono
Abstrak:
Tujuan Penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan antara perilaku mencuci tangan, akses terhadap air bersih, dan rumah sehat dengan prevalensi COVID-19 di Kabupaten Bogor pada tahun 2020. Metode: Desain studi ekologi dengan unit analisis kecamatan di Kabupaten Bogor yang berjumlah 40. Data didapatkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan data terbuka BOGA PETA (Bogor Geodatabase untuk Satu Data Pemetaan). Data tersebut kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Uji korelasi menunjukkan nilai p=0,045 dan r=0,318 untuk cakupan rumah tangga yang mencuci tangan pakai sabun dengan prevalensi COVID-19, nilai p=0,091 dan r=0,271 untuk cakupan akses terhadap air bersih dengan prevalensi COVID-19, nilai p=0,137 dan r=0,239 untuk cakupan rumah sehat dengan prevalensi COVID-19. Kesimpulan: Variabel cakupan rumah tangga yang mencuci tangan pakai sabun memiliki hubungan signifikan yang berpola positif dengan prevalensi COVID-19, sedangkan variabel lain tidak menunjukkan hubungan signifikan.
Read More
S-10809
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rachmi Tri Wardhani; Pembimbing : Erwandi, Dadan / Penguji : Hapsari, Indri; Millah, Izzatu
Abstrak:
Penelitian ini membahas risiko keselamatan pada aktivitas bermain di area bermain outdoor TK Indria, Beji-Depok Tahun 2013. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional yang bertujuan untuk menentukan tingkat risiko keselamatan pada aktivitas bermain terkait penggunaan alat-alat permainan di area bermain outdoor dengan menggunakan metode semi kuantitatif AS/NZS 4360:2004. Penelitian ini melakukan identifikasi bahaya dan risiko di setiap tahapan (task) aktivitas bermain dengan menggunakan metode JHA (Job Hazard Analysis) dan menganalisis nilai probability, exposure, dan consequences di setiap tahapan tersebut berdasarkan tabel semi kuantitatif W.T Fine J. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat risiko yang dimiliki pada setiap tahapan aktivitas bermain di area bermain outdoor meliputi level very high, priority 1, substantial, priority 3, dan acceptable.
This research discussed the safety risk in playing activity at playgorund area Kindergarten Indria, Beji-Depok 2013. Design for this research was descriptive observational study that objective to determine the level of risk safety on playing activity related playing equipment at playground area using semi quantitative method AS/NZS 4360:2004. The research identified hazard and risk using JHA (Job Hazard Analysis) and analyze the score of probability, exposure, and consequences at each stage in playing activity based on semi quantitative table W.T. Fine J. Results of this research showed that the level of risk at each stage in playing activity at playground area includes very high level, priority 1, substantial, priority 3, and acceptable.
Read More
S-7863
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Siti Masita; Pembimbing: Chandra Satrya; Pembimbing: Robiana Modjo, Tata Soemitra
S-6275
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Miftah Fatmasari; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Didik Supriyono
S-8875
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lisana Karomah; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Laila Fitria, Mimi Utami
Abstrak:
Latar Belakang: Higiene sanitasi dan tingkat kontaminasi Escherichia coli pada makanan di tempat wisata perlu diukur sebagai dasar pertimbangan dalam upaya pengendalian kontaminasi makanan untuk menjamin kesehatan para pengunjung. Tujuan: Tujuan utama dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara higiene sanitasi terhadap tingkat kontaminasi Escherichia coli pada makanan dan minuman di Taman Margasatwa Ragunan. Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain studi potong lintang. Sebanyak 24 Tempat Pengolahan Makanan terpilih diambil secara total sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan uji laboratorium. Setelah itu dilakukan analisis univariat dan bivariat dengan menghubungkan variabel independen dengan variabel dependen. Hasil: Hasil studi menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (58,3%), perilaku baik (75,0%), tempat pembuangan sampah tidak memenuhi syarat (70,8%), sanitasi peralatan pengolahan makanan tidak memenuhi syarat (62,5%), penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi memenuhi syarat (54,2%), dan tingkat kontaminasi Escherichia coli memenuhi syarat (91,6%). Hasil uji bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara seluruh variabel independen dan variabel dependen. Kesimpulan: Higiene sanitasi makanan tidak berhubungan dengan tingkat kontaminasi Escherichia coli pada makanan dan minuman di Taman Margasatwa Ragunan. Kata kunci : Escherichia coli, higiene sanitasi, potong lintang.
Read More
S-8765
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Helistia Yuniarni; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Laila Fitria, Endang Widyastuti
Abstrak:
ABSTRAK Hepatitis merupakan infeksi pada hati yang dapat berkembang menjadi fibrosis jaringan parut , sirosis, bahkan kanker hati. Sanitasi perorangan merupakan salah satu faktor risiko pada hepatitis enterik yang meliputi sarana dan perilaku individu, yaitu sarana sumber air bersih, perilaku mencuci tangan, dan perilaku buang air besar. Jenis virus hepatitis yang termasuk virus enterik adalah Hepatitis A dan E. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi perorangan terhadap kejadian Hepatitis A. Sekitar 1,5 juta kasus klinis hepatitis A terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Di Indonesia, proporsi penderita hepatitis A merupakan proporsi terbanyak kedua dari seluruh tipe hepatitis 19,3 . Penelitian dilakukan dengan desain studi kasus-kontrol berdasarkan sumber data dari Riskesdas 2013. Jumlah sampel kasus penelitian ini adalah sebanyak 3272 orang dan jumlah sampel kontrol sebanyak 6544 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode strata dua tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus Hepatitis A berdasarkan diagnosa dan gejalanya pada penduduk dengan usia ge;10 tahun di Indonesia tahun 2013 adalah 1,2. Sanitasi perorangan berdasarkan perilaku individu yang terdiri dari perilaku mencuci tangan dan perilaku buang air besar merupakan faktor risiko kejadian hepatitis A dengan odds rasio 1,326 CI 1,213 ndash;1,449 . Selain itu, sanitasi perorangan yang terdiri dari sarana yang digunakan, yaitu sarana sumber air bersih juga merupakan faktor risiko kejadian hepatitis A dengan odds rasio 1,147 CI 1,028 ndash;1,279 .
ABSTRACT Hepatitis is an infection of the liver that can develop into fibrosis, cirrhosis, even liver cancer. Personal sanitation is one of the risk factor of hepatitis enteric which includes individual facilities clean water source and behavior hand washing and defecation behavior . Types of enteric hepatitis are Hepatitis A and E. The purpose of this study was to find out the correlation between personal sanitation and the occurrence of Hepatitis A. Approximately 1.5 million cases of clinical hepatitis A occur worldwide each year. In Indonesia, the proportion of hepatitis A patient is the second most of hepatitis patient 19.3 . The study was conducted with case control design based on data sources from Indonesia rsquo s RISKESDAS 2013. The number of the case sample is 3272 and the number of control sample is 6544. The sampling was done by two state stratified method. The results showed that cases of Hepatitis A on people aged ge 10 years in Indonesia based on diagnosis and symptoms were 1,2 . Personal sanitation behavior consisting of hand washing and defecation behavior is a risk factor for the occurrence of Hepatitis A with odds ratio 1,326 CI 1,213 ndash 1,449 . In addition, personal sanitation facilities which is the source clean water also a risk factor for the occurrence of Hepatitis A with odds ratio 1,147 CI 1,028 ndash 1,279.
Read More
S-9420
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yunita Sari; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: Suyud Warso Utomo, Diah Wati
Abstrak:
Industri tahu merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah cair dalamjumlah besar, dan umumnya limbah cair tersebut langsung dibuang kebadan air.Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang menggunakan data primerdengan pengambilan sampel limbah cair pabrik tahu untuk dianalisis sertakuesioner dengan masyarakat sekitar terhadap kesehatan dengan keberadaanlimbah cair pabrik tahu. Berdasarkan analisis kualitas limbah cair pabrik tahumemiliki nilai BOD dan COD yang tinggi serta sistem pengolahan limbah cairdengan pemberian kaporit tidak memiliki efektifitas terhadap penurunan BOD danCOD. Iritasi kulit dan Gatal-gatal merupakan penyakit yang pernah dideritamasyarakat setempat. Keluhan penyakit yang dialami masyarakat belum dapatdipastikan akibat dari keberadaan limbah cair pabrik tahu karena belum adapenelitian yang menyatakan bahwa limbah cair tahu mempengaruhi aspekkesehatan masyarakat sekitar pabrik, gangguan lainnya adalah gangguan terhadap bau menyengat yang ditimbulkan oleh limbah cair tersebut. Pemberian kaporit dengan jumlah limbah cair yang dihasilkan tidak dapat memberikan efektifitas pada pengolahan limbah cair tersebut. Oleh karena itu perlu adanya sistem pengolahan limbah cair dengan cara koagulan/flokulasi serta pemantauan berkala terhadap limbah cair pabrik tahu.
Kata Kunci : Efektifitas, Limbah cair pabrik tahu, Aspek kesehatan
Industry of tofu is one of the industries that generate large amounts of liquid wasteand liquid waste is generally disposed of the river. This study is an observationalstudy using primary data sampling tofu liquid waste to be analyzed as well asquestionnaires about the health of the community in the environtment industry oftofu. Based on the analysis of the quality of the effluent wastewater the value ofhigh BOD and COD and wastewater treatment systems by providing chlorine hasno effectiveness against reduction of BOD and COD. Skin irritation and itching isa disease that affects the local community ever. Complaints disease experiencedpeople could not be ascertained due to the presence of effluent because there is noresearch that states that wastewater of tofu effect public health aspects around theplant, other disorders are disorders of the stench caused by the liquid waste.Provision of chlorine with the amount of wastewater generated can not provideeffectiveness in the treatment of wastewater. The conclusion is we need forwastewater treatment system in a way coagulant / flocculation and regularmonitoring of the wastewater plant out.
Key words : efectivity, liquid waste of tofu industry, effect of public health
Read More
Kata Kunci : Efektifitas, Limbah cair pabrik tahu, Aspek kesehatan
Industry of tofu is one of the industries that generate large amounts of liquid wasteand liquid waste is generally disposed of the river. This study is an observationalstudy using primary data sampling tofu liquid waste to be analyzed as well asquestionnaires about the health of the community in the environtment industry oftofu. Based on the analysis of the quality of the effluent wastewater the value ofhigh BOD and COD and wastewater treatment systems by providing chlorine hasno effectiveness against reduction of BOD and COD. Skin irritation and itching isa disease that affects the local community ever. Complaints disease experiencedpeople could not be ascertained due to the presence of effluent because there is noresearch that states that wastewater of tofu effect public health aspects around theplant, other disorders are disorders of the stench caused by the liquid waste.Provision of chlorine with the amount of wastewater generated can not provideeffectiveness in the treatment of wastewater. The conclusion is we need forwastewater treatment system in a way coagulant / flocculation and regularmonitoring of the wastewater plant out.
Key words : efectivity, liquid waste of tofu industry, effect of public health
S-7573
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nurussakinah; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Zakianis, Didik Supriyono
Abstrak:
Industri garmen P.T. X merupakan jenis industri yang bergerak di bidangpembuatan pakaian jadi untuk keperluan ekspor. Proses produksi industri garmenmelibatkan penggunaan kapas dan bahan baku tekstil dalam pembuatannya.Berdasarkan data Poliklinik, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakanpenyakit tertinggi pada tahun 2010-2012. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor risiko lingkungan fisik terhadap kejadian ISPA pada pekerjabagian material, cutting dan sewing industri garmen P.T. X. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional atau potong lintang dengan jumlah sampel sebanyak 102 pekerja. Jumlah pekerja yang menderita ISPA sebanyak 39(38,2%) dan besar rata-rata suhu, kelembaban dan pencahayaan di area kerja sebesar 29,7o C, 69% dan 231 lux. Faktor lingkungan fisik kerja, karakteristik danperilaku tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian ISPA pada pekerja garmen. Himbauan penggunaan APD perlu diterapkan pada pekerja garmen.
Kata kunci:Lingkungan Fisik, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Industri Garmen.
Read More
Kata kunci:Lingkungan Fisik, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Industri Garmen.
S-7781
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Shinthia Suwardi; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Sri Tjahyani Budi Utami, Anis Fitriyani
Abstrak:
Pestisida meningkatkan hasil 40% tanaman coklat di Amerika Latin, 33% tebu di Pakistan juga mengatasi masalah hama pada program intensifikasi di Indonesia. Pestisida memberikan dampak buruk jika penggunaannya dilakukan secara terus menerus tanpa memperhatikan aturan pemakaian dan cara mengaplikasikan yang baik dan benar. Pestisida banyak digunakan petani dengan cara disemprotkan, terutama golongan organofosfat yang dapat mempengaruhi fungsi syaraf dengan jalan menghambat kerja enzim cholinesterase. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor risiko pajanan pestisida terhadap aktivitas cholinesterase dalam darah petani penyemprot hama padi. Desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan bulan April-Mei 2014, menggunakan data sekunder kuesioner responden serta hasil pemeriksaan cholinesterase yang dilakukan Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang di 3 Desa pada 2 wilayah kerja UPTD Puskesmas. Hasil penelitian, 81% petani mempunyai aktivitas cholinesterase normal atau tidak mengalami keracunan pestisida. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis pestisida yang digunakan, umur, berat badan, masa kerja, frekuensi kerja, durasi kerja, kontak terakhir dengan pestisida dan penggunaan APD terhadap aktivitas cholinesterase. Kata Kunci: Pestisida, Aktivitas Cholinesterase, Petani Penyemprot Hama Padi
Pesticides increase the yield of 40% cocoa in Latin America, 33% of sugarcane in Pakistan also solving pest problems in the intensification program in Indonesia. Pesticides had a devastating impact if used continuously regardless of usage rules and how to apply the rules. Pesticides are widely used by farmers by spraying, especially the organophosphate class which can affect nerve function by inhibiting the enzyme cholinesterase. The aim of research to analyze the risk factors of pesticide exposure to cholinesterase activity in the blood of farmers rice pest sprayer. The study used Cross-sectional design. The study was conducted in April-May 2014, using secondary data of the questionnaire respondents as well as the result of cholinesterase which has been conducted by Environmental Health Section of Karawang District Health on 3 villages at 2 UPTD Puskesmas. The results, 81% of farmers had normal cholinesterase activity or no pesticide poisoning. Bivariate analysis showed no correlation between the type of pesticide used, age, body weight, years of service, working frequency, duration of action, last contact with pesticides and the use of personal protective equipment against cholinesterase activity. Keywords: Pesticides, Cholinesterase Activity, Farmers Rice Pest Sprayer
Read More
Pesticides increase the yield of 40% cocoa in Latin America, 33% of sugarcane in Pakistan also solving pest problems in the intensification program in Indonesia. Pesticides had a devastating impact if used continuously regardless of usage rules and how to apply the rules. Pesticides are widely used by farmers by spraying, especially the organophosphate class which can affect nerve function by inhibiting the enzyme cholinesterase. The aim of research to analyze the risk factors of pesticide exposure to cholinesterase activity in the blood of farmers rice pest sprayer. The study used Cross-sectional design. The study was conducted in April-May 2014, using secondary data of the questionnaire respondents as well as the result of cholinesterase which has been conducted by Environmental Health Section of Karawang District Health on 3 villages at 2 UPTD Puskesmas. The results, 81% of farmers had normal cholinesterase activity or no pesticide poisoning. Bivariate analysis showed no correlation between the type of pesticide used, age, body weight, years of service, working frequency, duration of action, last contact with pesticides and the use of personal protective equipment against cholinesterase activity. Keywords: Pesticides, Cholinesterase Activity, Farmers Rice Pest Sprayer
S-8948
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
