Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Sifa Fauzia; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Ema Hermawati, Didik Supriyono
S-7158
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sifa Fauzia; Pembimbing: Laila Fitria, Bambang Wispriyono; Penguji: Abdur Rahman, Sonny P. Warouw, Didi Purnama
Abstrak:
Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) di Indonesia menjadi salah satu usahamemperbaiki situasi ekonomi masyarakat di beberapa daerah. Namun, merkuri(Hg) yang digunakan untuk mengekstrak emas langsung dibuang ke lingkungan,sehingga menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Banyak penelitian menunjukkanpajanan Hg mengurangi tingkat antioksidan tubuh. Glutathione (GSH) adalahsalah satu antioksidan alami tubuh yang penting karena bertindak sebagai salahsatu faktor detoksifikasi Hg.Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara kadar merkuri dan totalGSH dengan karakteristik individu masyarakat di wilayah PESK Desa Lebaksitu.Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional. Kadar merkuri dan totalGSH diukur dalam darah. Hubungan antara merkuri, total GSH, dan karakteristikindividu (usia, jenis kelamin, status merokok, aktivitas fisik, dan indeks massatubuh) diuji menggunakan model regresi, korelasi, dan independen t-Test.Rata-rata merkuri darah 11,09 ± 10,6 μg/L, lebih tinggi dari batas US EPA. Rata-rata total GSH 0,874 ± 0.123 μg/mL. Di antara hubungan total GSH dengankarakteristik individu, hanya aktivitas fisik yang memiliki hubungan signifikan (p= 0,021; 95% CI -0127 - 0,01). Responden dengan kadar merkuri darah >5,8 μg/Lmemiliki risiko 2,431 kali lebih tinggi untuk memiliki total GSH <0,874 μg/mLdibandingkan responden dengan kadar merkuri darah <5,8 μg/L. Setiap kenaikankadar merkuri darah sebesar 1 μg/L dapat menurunkan total GSH sebanyak 0,002μg/mL setelah dikontrol usia, IMT, dan aktivitas fisik.Diperlukan upaya menyeluruh dari instansi lintas sektor untuk mengurangipenggunaan merkuri dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di sekitarPESK.Kata kunci: PESK, merkuri, GSH, karakteristik individu, analisis multivariat.
Read More
T-4775
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Deborah Dwipartidrisa; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Sifa Fauzia
Abstrak:
Mengingat daur ulang aki bekas informal masih banyak dilakukan di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, dan anak-anak adalah kelompok paling rentan, maka peneliti tertarik untuk meneliti faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan pajanan timbal lingkungan pada anak di sekitar lokasi tersebut. Menggunakan desain systematic review dengan pendekatan kualitatif dan berpedoman pada PRISMA-P (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyse Protocols), sebanyak 10 artikel jurnal dan penelitian akademis ditinjau. Sampel diperoleh dari pangkalan data Google Scholar dan Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2011-2021). Pada kelompok usia 1-5 tahun, 47% anak memiliki kadar timbal darah sebesar ≥5 µg/dL dan 9% sebesar ≥10 µg/dL dan anak usia sekolah sebesar 16,65±13,18 µg/dL. Kadar tersebut telah melebihi rekomendasi (<5µg/dL). Rata-rata konsentrasi timbal lingkungan di udara dan tanah masing-masing sebesar 2,94±10,7 µg/mᶾ dan 2254,5±1925,25 mg/kg. Faktor risiko yang berhubungan diantaranya usia, status ekonomi, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, sumber dan pola asupan nutrisi, kebiasaan dan perilaku anak, lokasi rumah, dan konsentrasi timbal di lingkungan.
Read More
S-10794
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hilyah Amaly Nayyirah; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Ema Hermawati, Sifa Fauzia
Abstrak:
Demam berdarah dengue merupakan penyakit menular yang menyebabkan banyakanak-anak dan remaja meninggal dunia. Di Indonesia, angka kesakitan (IR) DBDmengalami peningkatan setiap tahunnya. DBD menyebar melalui gigitan nyamuk Aedesaegypti yang membawa virus dengue. Pada tahun 2017, nilai IR DBD di KabupatenBogor sebesar 4,84 per 100 ribu penduduk dengan jumlah kasus sebanyak 277 kasus,dan 65 kasusnya (23,4%) tersebar di Kecamatan Cibinong. 41,25% kasus DBD berasaldari kelompok usia 5-14 tahun. Lingkungan sekolah merupakan wilayah yang berisikomenjadi tempat penularan DBD. Upaya pencegahan DBD yang dapat dilakukan salahsatunya dengan intervensi menggunakan media flip chart. Penelitian ini bertujuan untukmelihat perbedaan rerata pengetahuan, sikap, dan praktik siswa dalam upayapencegahan DBD serta melihat hubungannya dengan penggunaan media intervensi flipchart. Desain penelitian yang digunakan berupa eksperimen kuasi, sampel merupakansiswa yang dipilih secara acak dari kelas 4 dan kelas 5. Pengamatan jentik nyamukdilakukan untuk mengetahui nilai indeks kepadatan jentik. Variabel yang diteliti adalahpengetahuan, sikap, dan praktik siswa dalam upaya pencegahan DBD. Hasil penelitianini menemukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada kelompok siswa yangdiberi intervensi dengan media flip chart dan tanpa media flip chart, namun tidak padavariabel sikap dan praktik. Pada penelitian ini tidak ditemukan hubungan yangbermakna antara pengetahuan(p-value=0,608), sikap(p-value=0,573), dan praktik(p-value=0,702) siswa dalam upaya pencegahan DBD dengan penggunaan mediaintervensi flip chart.Kata kunci: Demam Berdarah Dengue; Pengetahuan; Sikap, Praktik; Flip Chart.
Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease that causes death amongchildren and adolescents. In Indonesia, the insidence rate has increased every year. DHFspreads by the bite of the Aedes aegypti mosquito that carries the dengue virus. In 2017,the DHF IR value in Bogor Regency was 4.84 per 100 thousand population with a totalof 277 cases, and 65 cases (23.4%) were scattered in Cibinong District. 41.25% of DHFcases come from the age group of 5-14 years. The school environment is an area that isat risk of becoming a place of transmission of dengue. One of the way to preventdengue fever by doin an intervention by using the flip chart media. This study aims tolook at differences in the average knowledge, attitudes, and practices of students in theprevention of DHF as well as see the relationship with the use of flip chart interventionmedia. The research design used was a quasi experiment, the sample was randomlyselected students from grade 4 and class 5. Observations of mosquito larvae werecarried out to determine the value of the larval density index. The variables studied werestudents knowledge, attitudes, and practices in the prevention of DHF. The results ofthis study found that there was an increase in knowledge both the student group withand without flip chart intervention media, and there was no increase in the attitude andpractice variables. In this study, no significant relationship was found between studentsknowledge(p-value=0,608), attitudes(p-value=0,573), and practices(p-value=0,702), inthe prevention of DHF with the use of flip chart intervention media.Keywords: Dengue Hemorragic Fever; Knowledge; Attitude; Practice; Flip Chart.
Read More
Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease that causes death amongchildren and adolescents. In Indonesia, the insidence rate has increased every year. DHFspreads by the bite of the Aedes aegypti mosquito that carries the dengue virus. In 2017,the DHF IR value in Bogor Regency was 4.84 per 100 thousand population with a totalof 277 cases, and 65 cases (23.4%) were scattered in Cibinong District. 41.25% of DHFcases come from the age group of 5-14 years. The school environment is an area that isat risk of becoming a place of transmission of dengue. One of the way to preventdengue fever by doin an intervention by using the flip chart media. This study aims tolook at differences in the average knowledge, attitudes, and practices of students in theprevention of DHF as well as see the relationship with the use of flip chart interventionmedia. The research design used was a quasi experiment, the sample was randomlyselected students from grade 4 and class 5. Observations of mosquito larvae werecarried out to determine the value of the larval density index. The variables studied werestudents knowledge, attitudes, and practices in the prevention of DHF. The results ofthis study found that there was an increase in knowledge both the student group withand without flip chart intervention media, and there was no increase in the attitude andpractice variables. In this study, no significant relationship was found between studentsknowledge(p-value=0,608), attitudes(p-value=0,573), and practices(p-value=0,702), inthe prevention of DHF with the use of flip chart intervention media.Keywords: Dengue Hemorragic Fever; Knowledge; Attitude; Practice; Flip Chart.
S-10275
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Adinda Intan Pertiwi; Pembimbing: Laila; Fitria; Penguji: Al Asyary, Sifa Fauzia
Abstrak:
Penelitian ini merupakan penelitian observasi deskriptif yang bertujuan untuk melihat gambaran proses daur ulanglimbah plastik ABS yang terdapat dalam E-Waste di industri informal yang berada di kota Bekasi dan melihat faktor-faktor risiko kesehatan dan lingkungan yang mungkin ditimbulkan.
Read More
S-10478
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ratih Dwi Septiani; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Budi Hartono, Sifa Fauzia
Abstrak:
Jajanan minuman dingin merupakan salah satu jenis jajanan ringan yang didinginkanataupun ditambah dengan es, cukup digandrungi oleh anak-anak. Jenis jajanan ini dapatdijumpai dengan mudah di lingkungan sekitar termasuk instusi Pendidikan. Kota Depoksendiri, memiliki penduduk dengan rerata usia berada pada usia pertumbuhan. Namunsalah satu permasalahan yang dihadapi setiap tahun di Kota Depok adalah gangguankesehatan pencernaan, salah satunya penyakit Diare. Diare umumnya disebabkan olehbakteri Escherichia coli dan umumnya menyerang individu anak usia 5-14 tahun. Anakusia pertumbuhan memiliki imun tubuh yang rentan dan masih sensitif. Penelitian inimenggunakan data sekunder dari hasil tesis saudara Nurina Vidya Ayuningtyas.Menggunakan desain studi cross sectional dengan metode observasi lapangan danwawancara di 141 Sekolah Dasar di Kota Depok pada tahun 2019. Hasil dari penelitianini menunjukkan sebanyak 16,2% dari 99 sampel terkontaminasi E. coli. Adapunvariabel higiene sanitasi makanan yang dibandingkan menunjukkan tidak ada hubunganantara kebersihan peralatan makan dengan kontaminasi E. coli (p=0,448), tidak adahubungan antara personal higiene penjamah dengan kontaminasi E. coli (p=0,411),tidak ada hubungan antara distribusi dan penyajian makanan dengan kontaminasi E. coli(p=5,569).Kata kunci: bakteri, Escherichia coli, Jajanan Minuman Dingin, Kontaminasi Pangan.
Read More
S-10495
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
