Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hardiono
Medika, No. 3
Jakarta : [s.n.] : 1991
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Medika, No. 7, th.12, Juli 1986, hal. 584-585
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alifiani Hikmah Putranti, Irawan Mangunatmadja, Hardiono D. Pusponegoro
MMI-Vol.41/No.3
Semarang : Undip, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hardiono
BDMIE No.43
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 2002
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
610 SUD d (4) (Rs)
[s.l.] : Jakarta : Sagung Seto, 2014, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wiwik Ambarwati; Pembimbing: Helda; Penguji: Lukman Hakim Tarigan, Krisnawati Bantas, Hardiono
T-2768
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esti Sri Ananingsih; Promotor: Ratna Djuwita; Kopromotor: Endang Laksminingsih Achadi, Hardiono Pusponegoro; Penguji: Budi Utomo, Rini Sekartini, Anies Irawati, Besral, Yekti Widodo
Abstrak:
Ukuran lingkar kepala digunakan sebagai indikator antropometri non-invasif dan murah untuk menilai status gizi dan perkembangan otak dan gambaran pertumbuhan otak yang kemudian hari dapat menentukan perkembangan fungsi kognitif. Penelitian, mengkaji hubungan antara ukuran lingkar kepala anak usia 0 ? 12 bulan dengan perkembangan kognitif anak usia 24 bulan di 5 Kelurahan di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan desain longitudinal, menggunakan data riset Kohor Tumbuh Kembang Anak di Kota Bogor yang dimiliki oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Sampel penelitian diambil dari seluruh bayi baru lahir yang memiliki data ukuran lingkar kepala 0 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan serta memiliki data perkembangan kognitif saat usia 24 bulan. Jumlah sampel yang dilakukan analisis berjumlah 271. Ukuran lingkar kepala anak menggunakan data ukuran lingkar kepala usia 0 bulan, 6 bulan, 12 bulan dan pertambahan ukuran lingkar kepala anak usia 0 ? 6 bulan dan anak usia 6 ? 12 bulan. Perkembangan kognitif dijelaskan dengan data skor kognitif anak usia 24 bulan. Analisis yang digunakan adalah uji t tidak berpasangan dan uji regresi linier untuk menganalisis hubungan antara ukuran lingkar kepala anak usia 0 ? 6 bulan dan usia 6 ? 12 bulan dengan perkembangan kognitif anak usia 24 bulan. Pertambahan ukuran lingkar kepala merupakan refleksi dari pertumbuhan otak anak dan berhubungan dengan perkembangan kognitif anak usia 24 bulan. Ada hubungan positif antara pertambahan ukuran lingkar kepala usia 0 ? 6 bulan dengan perkembangan kognitif anak usia 24 bulan. Anak yang memiliki rata-rata pertambahan ukuran lingkar kepala usia 0 ? 6 bulan sebesar 7,5 cm dan mendapatkan ASI Ekslusif 6 bulan kemungkinan skor kognitif anak pada usia 24 bulan sebesar 91,82 poin, termasuk cukup berkembang kognitifnya dibandingkan anak-anak lain seusianya. Hasil studi menyarankan, pengukuran lingkar kepala menjadi perhatian dalam proses pengukuran antropometri dan interpretasi yang bermanfaat untuk pemantauan perkembangan anak.

Head circumference (HC) measurement is performed as a non-invasive and inexpensive anthropometric indicator to assess nutritional status and brain development. It is also utilized as an overview of brain growth which can later determine a cognitive function development. This study examines the association between HC at 0-12 months of age and cognitive development at 24 months in 5 subdistricts in Bogor Tengah district, Bogor city. This research was a longitudinal study using data from the Bogor cohort study on child growth and development held by National Health Research and Development. The sample size was 271 recruited from all newborns who had HC at 0 months, 6 months, and 12 months and had cognitive development at 24 months. The HC measurement was collected from data of HC at the age of 0 months, 6 months, and 12 months and the children?s HC increments aged 0-6 months and 6-12 months. Meanwhile, cognitive development was reported based on children?s cognitive scores aged 24 months. The analysis used was an unpaired t-test and linear regression test to analyze the association between HC of children aged 0-6 months and 6-12 months and cognitive development of children aged 24 months. This study showed that the HC increment was a reflection of children?s brain growth and was associated with cognitive development at 24 months of age. There was a positive association between the increase of HC at 0-6 months and the children?s cognitive development aged 24 months. Children having an average HC increment of 0-6 months of 7.5 cm and experience exclusive breastfeeding for 6 months may have a cognitive score of 91.82 points at 24 months and can be categorized as having adequate cognitive development compared to other children at their age. It is recommended that HC measurement can be a concern in the process of anthropometric measurements and a useful interpretation for monitoring child growth and development.
Read More
D-467
Depok : FKM-UI, 2022
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prosiding simposium: temu ilmiah akbar 2002 editor.L.A.Lesmana, dkk. (daftar isi: 1. Penatalaksanaan Komplikasi pada Penyalahgunaan NAPZA, oleh: Nanang Sukmana; 2. Tata Laksana Detoksifikasi Cepat pada Pengguna Narkoba, oleh: M. Ruswan Dachlan; 3. Penatalaksanaan Paripurna pada Kasus Ketergantungan Zat Psikoaktif, oleh: Danardi; 4. Evaluasi dan Tata Laksana Obesitas pada Anak, oleh: Damayanti Rusli Sjarif; 5. Peran Organisasi Profesi dan Instansi dalam Penanggulangan Kebutaan Terpadu di Indonesia, oleh: Istiantoro; 6. Perkembangan Bedah Katarak di Bagian Mata Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, oleh: Vidyapati Mangunkusumo; 7. Aplikasi Laser pada Katarak Sekunder, oleh: Bondan Harmani; 8. Obesitas dan Permasalahannya, oleh: Sidartawan Soegondo; 9. Kegemukan: Pendekatan Klinis dan Pemilihan Obatnya, oleh: Sarwono Waspadji; 10. Sedot Lemak (Liposuction), oleh: Chaula L. Sukasah; 11. Psikoneuroimunoendokrin Hubungan Masalah Reproduksi, oleh: Enud J. Surjana, Jan Purba; 12. Nasib Kehamilan Triwulan Pertama: Manfaat Penentuan Progesteron dan Antibodi Antikardiolipin Serum, oleh: T. Z. Jacoeb; 13. Diare Persisten, oleh: Aswitha Boediarso; 14. Infeksi Helicobacter pylori pada Anak, oleh: Badriul Hegar; 15. Steatohepatitis Non Alkoholik Sebagai Salah Satu Bentuk Penyakit Hati Kronis pada Anak, oleh: Purnamawati S. Pujiarto; 16. Evidence- based Medicine: The Real Continuing Medical Education, oleh: Sudigdo Sastroasmoro; 17. Algoritme dan Tata Laksana Infertilisasi, oleh: T.Z. Jacoeb; 18. Penatalaksanaan Vertigo, oleh: Andradi; 19. Tata Laksana Epilepsi, oleh: S.M. Lumbantobing; 20. Masalah Diagnosis Tuberkulosis pada Anak, oleh: Nastiti N. Rahajoe; 21.Terapi Tuberkulosis pada Anak dan Permasalahannya, oleh: Darmawan BS; 22. Tata Laksana Rasional dan Mutakhir Asma pada Anak, oleh: I. Boediman; 23. Gangguan Suara (Disfonia), oleh: Hartono Abdoerrachman; 24. Sinusitis Kronik dan Bedah Sinus Endoskopi Fungsional, oleh: Damayanti Soetjipto; 25. Diagnosis dan Penatalaksanaan Otitis Media Supuratif Kronik, oleh: Zainul A. Djaafar; 26. Gangguan Motilis Usus pada Sirosis Hati, oleh: L.A. Lesmana; 27. Diagnosis dan Tata Laksana Gangguan Motilitas Saluran Cerna, oleh: Dharmika Djojoninrat; 28. Refluks Gastroesofagus pada Anak, oleh: Agus Firmansyah; 29. Penatalaksanaan Tuberkulosis Terkini, oleh: Priyanti Zuswayudha; 30. Tuberkulosis Paru dan Kesempatan Kerja, oleh: Mukhtar Ikhsan; 31. Analisis Pola Jalan (Gait Analysis), oleh: Angela B. M. Tulaar; 32. Terapi Akuatik (Aquatic Therapy), oleh: Tirza Z. Tamin; 33.Penatalaksanaan Rehabilitasi Medik Masalah Kesulitan Makan pada Anak, oleh: Luh K. Wahyuni; 34. Perkembangan Obat Asma, oleh: Faisal Yunus; 35. Teknik Molekuler untuk Diagnosis dan Evaluasi pada Penyakit Infeksi HIV, oleh: Budiman Bela; 36. Genetika Medik dan Aplikasi Kliniknya, oleh: Wahyuning Ramelan; 37. Pengaruh Medan Elektromagnet Terhadap Pekerja Kelistrikan, oleh: Oentoeng Soeradi; 38. Autisme Masa Kanak, oleh: Ika Widyawati; 39. Pengenalan Dini Penyimpangan Perilaku Anak dalam Praktek Sehari-hari, oleh: Soedjatmiko; 40. Gangguan Pemusatan Perhatian/ Hiperaktivitas, oleh: Hardiono D. Pusponegoro; 41. Trombolisis pada Infark Miokard Akut: Bisakah Dilakukan di Mana Saja?, oleh: Asikin Hanafiah; 42. Primary PTCA: Apakah Perlu Dilakukan?, oleh: Otte J. Rachman; 43. Proses Menua dan Implikasi Kliniknya, oleh: Supartondo; 44. Pencegahan Penuaan Dini pada Kulit, oleh: Ronny P. Handoko; 45. Perkembangan Antimikroba Saat Ini, oleh: Rianto Setiabudy; 46. Penanganan Depresi Terkini, oleh: Sasanto Wibisono; 47. Perlindungan Profesi Kedoteran: Peran Serta Asuransi Profesi, oleh: Budi Sampurna; 48. Pemilihan Obat yang Rasional pada Nyeri Akibat Osteoartritis, oleh: Harry Isbagio; 49. Penatalaksanaan Bedah pada Osteoartritis Genu, oleh: Soelarto Reksoprodjo; 50. Peran Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi pada Osteoartritis, oleh: Angela B. M. Tulaar; 51. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut, oleh: Alan R. Tumbelaka; 52. Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Balita, oleh: Soedjatmiko; 53. Kedaruratan dan Pelayanan Kedokteran Penerbangan, oleh: Bastaman Basuki; 54. Agen yang Menentukan Siapa dan Bagaimana Anda: Enzim dan Aplikasinya dalam Ilmu Kedokteran, oleh: Nur Asikin; 55. Prinsip Pelbagai Teknik Biomolekuler untuk Deteksi Infeksi, oleh: Agus Sjahrurachman; 56. Imunoterapi pada Asma, oleh: Dina H. Mahdi Abidin; 57. Peran Latihan Jasmani pada Anak Obesitas, oleh: Sri Nilawati)
P 610 PRO
[s.l.] : Jakarta FK UI 2002, s.a.]
Prosiding   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive