Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tomi Herutomo; Pembimbing: Rita Damayanti
S-873
Depok : FKM UI, 1995
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Achmad Fariji, A.; Pembimbing: Sudarto Ronoatmodjo, Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Yovsyah, Tomi Herutomo, Astuti Arifin
T-2919
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Danang Wahansa Sugiarto; Pembimbing: Dian Ayubi; Penguji: Evi Martha, Hadi Pratomo, Tomi Herutomo, Alex Firngadi
Abstrak: Di Indonesia, tren usia mulai merokok paling banyak ada pada remaja rentang usia 15-19tahun, yang merupakan usia SMA. Di Kabupaten Purwakarta, jumlah proporsi perokoklebih tinggi dibanding angka provinsi. Diketahui bahwa paparan media sangatberpengaruh terhadap inisiasi remaja untuk merokok. Dikembangkanlah suatu konsepstrategi pengendalian tembakau berbasis sekolah, yaitu literasi media (smoking medialiteracy [SML]). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan SML dengan statusmerokok siswa SMA negeri di wilayah Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakartasetelah jenis kelamin, pendidikan orang tua, parenting, orang terdekat yang merokok(orang tua, saudara kandung, dan teman sebaya), capaian prestasi di sekolah, depresi, self-esteem, sifat memberontak, dan sifat mencari sensasi dikendalikan. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan padaApril-Mei 2018 di Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta. Data dikumpulkandengan kuesioner yang diisi sendiri oleh responden yang berjumlah 310 siswa-siswi SMAnegeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14,2% responden yang berstatusmerokok. Nilai rata-rata skor SML responden adalah 68,94. Hasil regresi logistik gandamenunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara SML dengan status merokok setelahjenis kelamin, saudara yang merokok, teman sebaya yang merokok, capaian prestasi disekolah, dan sifat memberontak dikendalikan (nilai p = 0,048; CI = 1,008-7,085).Perlunya pendidikan dan pemahaman literasi media, promosi kesehatan denganpendekatan media sosial, dan lebih menggalakkan upaya kesehatan dengan pendekatankeluarga dapat mengurangi penggunaan rokok pada remaja.Kata kunci: literasi media, merokok, smoking media literacy, remaja, siswa SMA.
Read More
T-5342
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lia Yulianti; Pembimbing: Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq; Penguji: Toha Muhaimin, Tomi Herutomo, Endang Ruwiandari
Abstrak:

Pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2005, angka kejadian pre-cklampsia beral(PEB) pada ibu hamil di RSUD Bayu Asih Purwakarta teljadi peningkatan dari l5,2% menjadi 23,6%. Tingginya angka kejadian PEB ini dipcrkirakan karena faktor pendidikan, pekerjaan, umur ibu, paritas, umur kehamilan, riwayat penyakit, dan pemeriksaan antenatal. Oleh karena itu dilakukan Analisis Terhadap Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Pre-Eklampsia Berat pada Ibu I-Iamil di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Desain penelitian ini adalah case comrol pada 133 kasus ibu dengan pre-eklambsia berat (PEB) dan L33 kontrol ibu dengan non PEB di RSUD Bayu Asih Purwakarta tahun 2004-2005. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor umur ibu, riwayat penyakit, dan pendidikan mempunyai hubungan yang signifikan tcrhadap kcjadian PEB. Sedangkan faktor-faktor pckcqaan, paritas, umur kehamilan, dan pemeriksaan antenatal tidak mempunyai hubungan yang signifikan dcngan kcjadian PEB. Scdangkan faktor yang paling bcrhubungan dengan kejadian PEB adalah riwayat penyakit. Berdasarkan hal di atas perlu dilakul-can penyuluhan pada ibu hamil (khususnya ibu yang berumur >35 tahun dan primigravida) dan ibu yang telah mengalami PEB agar mampu mendeteksi secara dini gejala dan tanda PEB dan segera kc pclayanan keschatan. Rumah sakit juga harus mclengkapi pengisian data dalam Ele rekam medis pasien agar dapat memberikan tindakan medis yang sesuai dan tepat.


In the year 2004 until 2005, the condition severe preeclampsia to pregnant woman in RSUD Bayu Asih Purwakarta have increase from l5,2% to 23,6%. The reason of the increasing severe preeclampsia is estimated because factors education, job, mother age, parity, pregnant age, illness and antenatal care. Because of that, need analysis the factors that relationship between severe preeclampsia to pragnent womant in RSUD Bayu Asih Purwakarta. The design of this research is case control, to 133 case mother with severe precclampsia and 133 control mother non severe preeclarnpsia in RSUD Bayu Asih Purwakarta year 2004-2005. The data analysis uses logistic regression analysis. This research found that factors mother age, illness, and education have relationship between severe preeclampsia. About factors job, parity, age pregnant, and antenatal care don?t have relationship between severe preeclampsia. The illnes is the most relationship factor to become severe preeclampsia. According to the matter above, pregnant woman (specially age more than 35 year and primigravida) and pregnant woman with several preeclampsia, they need information about syndrom and sign several preeclampsia so they can search the health sen/ice. The hospithal must doing the full report information about medical clinilc patient, so they can get the comprehensif health service.

Read More
T-2763
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Kusumawardhani; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Dian Ayubi, Tomi Herutomo
S-4198
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive