Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Mina Septiani; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Trini Sudiarti, Sunersi Handayani, Rita Ismail
Abstrak: Kegemukan dan obesitas merupakan faktor risiko terjadinya Penyakit Tidak Menularutama. Perilaku makan menjadi faktor yang mempengaruhi kegemukan dan obesitas.Hasil Riskesdas tahun 2010 menunjukkan prevalensi kegemukan dan obesitas pada anaksekolah sebesar 9,2 persen. Mengalami peningkatan 2 kali lipat pada Riskesdas tahun2013 yaitu 18,8 persen, terdiri dari gemuk 10,8 persen dan obesitas 8,8 persen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku makan anak gemuk(overweight) di Sekolah Dasar Negeri wilayah Kecamatan Duren Sawit KotaAdministrasi Jakarta Timur. Metode penelitian adalah cross sectional dengan jumlahsampel 247 anak gemuk, kelas 4 dan 5. Penelitian dilakukan selama bulan Mei-Junitahun 2018. Variabel yang diteliti mencakup perilaku makan anak gemuk (overweight),pengetahuan tentang gizi, sikap tentang gizi, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlahanggota keluarga, kebiasaan membawa bekal, kebiasaan sarapan, kebiasaan jajan, perankeluarga dan guru, keterpaparan informasi, dan uang saku. Hasil penelitianmenunjukkan anak yang memiliki perilaku makan kurang baik sebesar 55,1%. Faktoryang berhubungan dengan perilaku makan anak gemuk adalah pengetahuan tentanggizi, sikap tentang gizi, pendidikan ibu, kebiasaan membawa bekal, kebiasaan sarapan,peran keluarga, dan peran guru. Peran keluarga merupakan faktor dominan yangberhubungan dengan perilaku makan anak gemuk OR 2,942 (95% CI: 1.496-5.785).Kata Kunci: perilaku makan, anak sekolah, kegemukan, pengetahuan tentang gizi, perankeluarga.
Read More
T-5354
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sulistyo Asmoro Bangun; Pembimbing: R. Sutiawan, Dian Ayubi; Penguji: Maryati Sutarno, Rita Ismail
Abstrak: Pendahuluan: Upaya yang dilakukan penurunan AKI dan AKB dengan pemerataantenaga kesehatan bidan dan pendidikan berkelanjutan. Dengan pendidikan berkelanjutanakan meningkatkan kompetensi dan mutu tenaga kesehatan bidan. Dalam menjaminmutu tenaga kesehatan, pemerintah mewajibkan tenaga kesehatan bidan mengikuti ujikompetensi. Presentase kelulusan Uji kompetensi Diploma Kesehatan Kebidanan 72%pada tahun 2015. Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)sebagai pemangku kepentingan pendidikan kebidanan memiliki peran dalampengembangan dan pembinaan Institusi Pendidikan Kebidanan agar memenuhi standar.Dalam mendukung peran AIPKIND perlu ketersediaan data dan informasi yang akuratdan tepat dari menjadi anggotanya, sehingga perlu dibangun rancangan SistemInformasi Basis Data Institusi Pendidikan Kebidanan Online di AIPKIND. Metode:Pengembangan sistem basis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan SystemDevelopment Life Cycle (SDLC) dengan menggunakan metode Prototyping. Hasil:Perancangan prototipe sistem informasi basis data berbasis client-server dan berbasisweb sehingga client dapat mengakses menggunakan web browser di semua perangkatkomunikasi yang terhubung dengan internet. Penyajian data dan informasi dalam bentukgrafik dan tabel. Kesimpulan: Prototipe Sistem Informasi Basis Data InstitusiPendidikan Kebidanan Online menyediakan data dan informasi anggota AIPKIND yangakurat dan tepat waktu. AIPKIND dapat melakukan pemantauan dan evaluasi tentangprofil, tenaga pendidik dan peserta didik yang ada di institusi pendidikan kebidanan.Kata kunci : Sistem Informasi; Prototipe; Basis Data; AIPKIND
Background: Efforts made by the reduction of MMR and IMR with equalization ofmidwife health worker and continuing education. Continuing education will improvethe competence and quality of midwife health personnel. In ensuring the quality ofhealth personnel, the government requires midwife health personnel to followcompetency test. Percentage of graduation Competency Test Diploma of Midwifery72% by 2015. The Association of Indonesian Midwifery Education Institutions(AIPKIND) as the stakeholder of midwifery education has a role in developing andfostering the Midwifery Education Institution in order to meet the standards. In supportof AIPKIND's role, it is necessary to have accurate data and information from itsmembers, so that it is necessary to build the design of Database Information SystemMidwifery Institution in AIPKIND. Method: Development of database system in thisresearch using System Development Life Cycle (SDLC) approach by using Prototypingmethod. Results: Design prototype database system based on client-server and web-based so that clients can access using a web browser on all communication devicesconnected to the internet. Presentation of data and information in the form of graphs andtables. Conclusions: Prototype of Database Information System of Online MidwiferyInstitution provides accurate and timely data and information of AIPKIND members.AIPKIND may monitor and evaluate profiles, educators and learners present inmidwifery education institutions.Key words: information system; prototype;Database; AIPKIND.
Read More
T-5374
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Ismail; Pembimbing: Luknis Sabri, Farida Mutiarawati Tri Agustina; Penguji: Sabarinah B. Prasetyo, Widaninggar, Hasnerita Artono
T-2098
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive