Ditemukan 37 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Gizi Indonesia, Vol.XXVI, 2002, hal. 25-32, ( Cat. ada di bendel 1994 - 2002 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tjetjep Syarif Hidayat, Abas Basuni Jahari
Bulitkes Vol.40, No.1
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2012
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
641.302 LEM (P)
[s.l.] :
Jakarta LIPI, 2004, s.a.]
Prosiding Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Made Dewi Susilawati, Krisnawati Bantas, Abas Basuni Jahari
Penelitian Gizi dan Makanan (PGM), Vol.37, No.1, Juni 2014; hal. 11-20
Bogor : Balitbangkes, 2014
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Herman Sudiman, Abas Basuni Jahari
MPPK Vol.22, No.2
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2012
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lely Wahyuniar; Pembimbing: Bambang Sutrisna, Abas Basuni Jahari, Ratna Djuwita; Penguji: Soemilah Sastroamidjojo, Soewarta Kosen, Idrus Jus`at, Kusharisupeni, Puguh Bodro Irawan
D-107
Depok : FKM UI, 2004
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rustika; Pembimbing: Bambang Sutrisna, Fadillah Supari, Abas Basuni Jahari
D-99
Depok : FKM UI, 2005
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Leni Atriana; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Abas Basuni Jahari, Asih Setiarini
S-4915
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Wita Nurul Aini; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Santri Fikawati, Abas Basuni Jahari
Abstrak:
Validitas dan reliabilitas semiquantitative FFQ dalam mengukur asupan kalsium masih banyak menjadi perdebatan karena tidak melakukan pengukuran kuantitatif secara langsung. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui validitas dan reliabilitas pengukuran asupan kalsium menggunakan semiqauntitative FFQ dengan golden standard food weighing. Penelitian ini menggunakan disain studi cross-sectional yang dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2018 pada 54 Mahasiswa Gizi Universitas Indonesia yang dipilih dengan simple ramdom sampling. Validitas semiquantitative FFQ dalam mengukur kalsium dibandingkan dengan food weighing yang dilakukan selama dua hari, dan reliabilitas ditentukan dengan membandingkan asupan kalsium dua kali pengukuran menggunakan semiquantitative FFQ. Median asupan kalsium mahasiswa gizi Universits Indonesia berdasarkan semiquantitative FFQ (median±SD) adalah 537±407,5 mg/hari. Sedangkan median asupan kalsium dari dua hari food weighing adalah 569±375,6 mg/hari. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara asupan kalsium dari kedua metode (P>0,05). koefisien korelasi asupan kalsium kedua metode sebesar r=0,42 dengan korelasi yang signifikan (P=0,001). Analisis surrogate category menunjukan bahwa semiquantitative FFQ dapat membedakan asupan kalsium pada berbagai tingkat kuartil asupan (ANOVA, P80% mulai dari cutoff asupan 800mg/hari. Namun spesifisitas dan negative predictive value tetap <80% dari keempat cutoff yang digunakan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara asupan kalsium semiquantitative FFQ pada dua kali pengukuran P(<0,05). Namun korelasi antar dua pengukuran cukup tinggi, yaitu r=0,74 dengan korelasi yang signifikan (P<0,05). Semiquantitative FFQ valid dan reliabel dalam mengukur asupan kalsium mahasiswa gizi Universitas Indonesia dengan karakteristik perempuan, usia dewasa muda dan ekonomi yang beragam. Metode ini baik untuk menemukan individu dengan asupan yang kurang untuk mendapatkan intervensi maupun mengevaluasi program intervensi.
Kata Kunci : asupan kalsium, food weighing, reliabilitas, semiquantitative FFQ, validitas.
Read More
Kata Kunci : asupan kalsium, food weighing, reliabilitas, semiquantitative FFQ, validitas.
S-9830
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Widyasuci; Pembimbing: Kusdinar Achmad; Penguji: Triyanti, Kusharisupeni, Abas Basuni Jahari, Agus Triwinarto
Abstrak:
Penelitian bertujuan untuk mengetahui ukuran pengganti yang memiliki validitas optimum dan mudah diaplikasikan untuk mendeteksi prehipertensi pada siswa/i kelas 10 dan 11 SMA Insan Cendekia Madani Tahun 2017. Design penelitian adalah cross sectional dengan total sampling. Penelitian menyimpulkan bahwa pada laki-laki, RLPP cut off 0,88 (sensitivitas 66,7%, spesifisitas 66,3% ) baik sebagai ukuran pengganti mendeteksi resiko prehipertensi sistolik, persen lemak BIA cut off 21,9% (sensitivitas 64,3%, spesifisitas 60,8%) cukup baik untuk prehipertensi diastolik, dan BIA cut off 21,9% (sensitivitas 63,6%, spesifisitas 62,2%) cukup baik untuk prehipertensi. Pada perempuan, RLPTB cut off 0,46 (sensitivitas 64,3%, spesifisitas 53,2%) cukup baik untuk mendeteksi resiko prehipertensi diastolik dan prehipertensi. Kata kunci: prehipertensi, antropometri, BIA, cut off, remaja This study aims to determine the validity of measurements that has optimum validity in detecting prehypertension. The study design was cross sectional with total sampling of 10th and 11th grade students SMA Insan Cendekia Madani Year 2017. This study concluded that in boys, waist to hip ratio (WHR) cut off 0.88 (sensitivity 66.7%, specificity 66.3%) is a good alternative measurement for detecting systolic prehypertension, while BIA fat percentage cut off 21.9% (sensitivity 64.3%, specificity 60.8%) is fair for diastolic prehypertension, BIA cut off 21.9% (sensitivity 63.6%, specificity 62.2%) is fair for prehypertension. In girls, waist to height ratio (WHtR) cut off 0.46 (64.3% sensitivity, specificity 53.2%) is fair for detecting diastolic prehypertension and prehypertension. Keywords: prehypertension, anthropometry, body fat percentage, cut off, adolescents
Read More
T-4902
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
