Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
I Nyoman Guswan; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Wahyu Sulistiadi, Mita Juliawati
B-1212
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Manendra Muhtar; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Besral, Ella Nurlaella Hadi, Melissa Adiatman, Mita Juliawati
Abstrak: Latar Belakang: Perawatan gigi dan mulut memiliki risiko tinggi untuk terjadi penularan COVID-19, maka sangatlah penting untuk dokter gigi melaksanakan perawatan dengan protokol pencegahan transmisi COVID-19 yang ketat. Pada penelitian ini dilakukan analisis kesiapan dokter-dokter gigi di Indonesia terhadap upaya pencegahan transmisi COVID-19, yang belum banyak diteliti di Indonesia. Dilakukan juga analisis kesiapan dengan faktorfaktor yang dapat memiliki asosiasi dengan kesiapan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross- sectional). Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner secara daring. Total diperoleh 520 sampel, dengan sampel berupa dokter gigi yang masih aktif berpraktik dengan minimal gelar dokter gigi. Pada awal kuesioner, ditanyakan pertanyaan awal mengenai karakteristik responden. Selanjutnya, responden diberikan 21 pertanyaan mengenai persepsi mereka terhadap upaya pencegahan transmisi COVID-19, dan 18 pertanyaan mengenai kesiapan/ rutinitas melaksanakan tindakan-tindakan pencegahan transmisi COVID-19 pada tempat praktik mereka. Hasil: Analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan bahwa variabel yang memiliki asosiasi signifikan dengan kesiapan setelah dikontrol variabel lain adalah persepsi (adjusted odds ratio: 22,1, 95% CI: 2,9- 171,8), usia (adjusted odds ratio 0,3, 95% CI: 0,1-0,8), dan lokasi praktik (adjusted odds ratio 2,9, 95% CI: 1,5-5,6). Kesimpulan: Pelatihan dan edukasi dari organisasi profesi dokter gigi untuk meningkatkan kesiapan dokter gigi terhadap berbagai upaya pencegahan transmisi COVID-19 perlu diberikan. Selain pelatihan, berbagai stakeholder juga perlu bekerjasama untuk menangani segala keterbatasan sumber daya yang diperlukan untuk pencegahan COVID-19
Read More
T-6173
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Michael Nathanael Mahama; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Kurnia Sari, Mita Juliawati, Budi Hartono
Abstrak:

ABSTRAK

Dalam rangka meningktakan mutu pelayanan kesehatan, kualitas dari masingmasingsumber daya manusia menjadi fokus perhatian departemen SDM RumahSakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Trisakti. Salah satu strategi untukmeningkatkan kualitas SDM adalah melalui mekanisme penilaian kinerjakaryawan yang efektif.Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran sistem penilaian kinerja diRSGM Universitas Trisakti saat ini dan membuat usulan sistem penilaian kinerjayang baru berdasarkan hasil yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif yang terbagi menjadi dua tahap penelitian. Tahap pertama bertujuanuntuk melihat efektifitas sistem penilaian kinerja lama yang menggunakan DP3.Data diperoleh dari wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah denganinforman berjunlah 10 orang yang terdiri dari 3 orang pimpinan dan 7 orang staf.Selanjutnya tahap kedua bertujuan untuk mengembangkan suatu rancangan sistempenilaian kinerja yang baru. Hasilnya kemudian didiskusikan bersama denganpimpinan RSGM dalam diskusi kelompok terarah.Hasil penelitian yang didapat pada tahap pertama melalui wawancara mendalamdan diskusi kelompok terarah, terlihat bahwa informan dari lini karyawan secaraumum tidak mengetahui dengan jelas mengenai pelaksanaan sistem penilaiankinerja yang dilaksanakan di RSGM. Oleh karena itu, mereka berpendapat bahwasistem penilaian kinerja saat ini belum memiliki relevansi, sensitifitas, tingkatpenerimaan, keandalan dan kepraktisan yang cukup dalam menggambarkankinerja karyawan. Selanjutnya pada tahap kedua, dikembangkan suatu usulansistem penilaian kinerja yang baru berdasarkan konsep efektifitas Cascio denganmamadukan hasil yang didapat dari penelitian tahap pertama, aspek penilaianpada instrumen DP3, kondisi lingkungan pekerjaan di RSGM serta konseppenelitian terdahulu yang sejenis. Setelah hasil diskusi kelompok terarah bersamapimpinan dirangkum, maka didapatkan suatu rancangan pengembangan sistempenilaian kinerja yang baru bagi RSGM Universitas Trisakti. Rancanganpengembangan ini meliputi penilai, instrumen penilaian, prosedur penilaian,kriteria penilaian, waktu pelaksanaan dan manfaat penilaian yang sudahdisesuaikan dengan kondisi lingkunagn RSGM. Dengan diterapkannya rancangansistem penilaian kinerja yang baru ini, diharapkan dapat memotivasi karyawanuntuk bekerja lebih baik dan membantu dalam pengambilan keputusan manajerial.

ABSTRACT

In increasing the quality of health care, quality from individual human resourcesbecome the focus of attention of human resources department of TrisaktiUniversity Oral and Dental Hospital (RSGM). One strategy to increase the humanresources quality is through the effective mechanism of performance appraisalsystem of the employment.The goal of this study is to get the current image of performance appraisal systemin Trisakti University's RSGM and make proposal for new performance appraisalsystem based on the result. First stage is to see the efficacy of previousperformance appraisal system that using DP3. Data is collected from in depthinterview and focus group discussion with a total of 10 informants that consist of3 leaders and 7 staff. The next stage is to develop new framework for performanceappraisal system. The result then discussed with the RSGM's leaders in focusgroup discussion.The result from first stage is collected from in depth interview and focus groupdiscussion, it seems that the informant from employer group in general was notclearly know about the performance appraisal system that been carried out by theRSGM. Therefore, their opinions are the performance appraisal system until nowdoesn't have relevance, sensitivity, the level of acceptance, reliability, andpracticality that deep enough to describe the employer's work. Next on the secondstage, a proposal of new performance appraisal system is developed base onCascio's efficacy concept in concert with the first stage's result, assessment aspectin DP3 instrument, work condition in RSGM as well as previous study, thus anew framework for development of new performance appraisal system TrisaktiUniversity RSGM is made. Development of this framework consist of person whoassess the system, assessment criteria, time of assessment, and the benefit ofassessment that has been adjusted with the condition in RSGM. By applying thisnewly proposed performance appraisal system, hopefully it can motivated theemployer to work better and helps in managerial decision making.

Read More
B-1384
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winfield; Pembimbing: Yulianty Vetty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Wachyu Sulistiadi, Marta Juslily, Mita Juliawati
B-1322
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mita Juliawati; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Yuli Prapancha Satar, Amila Megraini, Mardalena
Abstrak:

Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) merupakan rumah sakit setara tipe C+ yang pada awalnya hanya memberi pelayanan kepada karyawan, keluarga Pertamina serta perusahaan yang berhubungan dengan Pertamina. Dengan perubahan status RSPJ menjadi salah [p;'-09satu unit usaha Peramedika, maka pihak manajemen RSPJ mempunyai kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan pengelolaan rumah sakit dengan mandiri yaitu dengan menerima pasien Non Pertamina. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbandingan yang ekstrem antara kunjungan pasien Pertamina dan Non Pertamina pada poli Rawat Jalan RS Pertamina Jaya Tahun 2006 yang mencapai kurang lebih 85 :15. Faktor tersebut mendorong penulis untuk melakukan penelitian di bidang pemasaran rurnah sakit dalam hal ini RS Pertarnina Jaya khususnya tentang segmentasi,target dan posisi RS Pertamina Jaya sehingga diharapkan terjadinya peningkatan kunjungan pasien Non Pertamina. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapat informasi mengenai segmen pasar Rumah Sakit Pertamina Jaya sebagai dasar analisa penetapan segrnentasi, target, posisi pasar sehingga selanjutnya dapat direncanakan strategi pemasaran untuk meningkatkan kunjungan pasien Non Pertamina. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei kepada 150 pasien poli rawat jalan RS Pertamina Jaya, bersifat deskriptif dengan pendekatan gabungan kuantitatif yaitu pengumpulan data melalui kuesioner untuk mengetahui segmentasi pasar dan kualitatif dengan analisa hasil wawancara mendalam kepada pihak manajemen RSPJ untuk mengetahui segrnentasi, target dan posisi rumah sakit. Hasil penelitian segmentasi demografi, geografi dan psikografi diperoleh bahwa profil pasien Non Pertamina yang berobat ke poli Rawat Jalan RSPJ adalah dari segmen menengah ke atas, dengan rincian jenis kelamin perempuan, usia produktif yaitu. 15 -


Pertamina Jaya Hospital (Rumah Sakit Pertamina Jaya RSPJ), as the member Pertamedica's Strategic Business Unit, was established to provide medical services particularly for their traditional customer, i.e the employees of Pertamina with their family and any company who has business relationship with Pertamina. Considering current development, however, as C+ Class Hospital, RSPJ may extend their services by receiving non traditional customer, that is, Non Pertamina patients. Background of the research was the extreme composition of 85% : 15% of "Pertamina" and "Non Pertamina" at Outpatient Clinic RSPJ in the year of 2006. As the objective of this research is to get clear market segmentation of RSPJ, and at the end, to define sound marketing plan (segmentation, targetting, and positioning) in order to increase the incoming of Non Pertamina Patient. The data for the research was collected through questionaire, descriptive with the approach of combining either quantitative and qualitative, towards 150 patients who visited Outpatient Policlinic R,SPJ 2006. To provide a comprehensive result, indepth interview was done also with Pertamina Jaya Hospital management. As summary of the result, the profile of Non Pertamina patient that comes to outpatient policlinic Pertamina Jaya Hospital 2006 are from middle to high segment as follows, gender is female, age from 15 -

Read More
B-1029
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive