Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 22 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Agus Triyono; Pembimbing: Sri Suwarti S. Koesno
M-1271
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arif Budi Waskita; Pembimbing: Hendra; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Doni Hikmat Ramadhan, Agus Triyono, Adenan
Abstrak: Bandara merupakan salah satu tempat kerja dan titik pertemuan berbagai moda transportasi dimana sektor transportasi merupakan penyumbang terbesar kedua angka kecelakaan kerja. Faktor kelelahan pengemudi merupakan penyebab utama kecelakaan kerja. Penelitian ini menggunakan Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI) sebagai instrumen ukur tingkat kelelahan subyektif berbasis kuisioner.
Penelitian ini bertujuan melihat dan menganalisa hubungan faktor terkait pekerjaan (sifat pekerjaan, shift kerja, waktu kerja, waktu istirahat, lama kerja), faktor tidak terkait pekerjaan (lama tidur, pola tidur, waktu perjalan, pengguna suplemen, akivitas fisik) dan karateristik individu (umur,status perkawinan, IMT) terhadap tingkat kelelahan pengemudi pemadu moda/bus bandara pada perusahaan pendukung layanan transportasi di bandar udara.
Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Besar sampel yang digunakan adalah 60 pengemudi yang berada di pool perusahaan dalam lokasi Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 23,3% pengemudi pemadu moda/bus bandara yang mengalami lelah, dengan variabel waktu istirahat sebagai faktor yang paling mempengaruhi tingkat kelelahan pengemudi.
Read More
T-5711
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Denny Lyus Sihite; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Mufti Wirawan, Agus Triyono
Abstrak:
Gedung Balai Kota Provinsi DKI Jakarta sebagai simbol Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta memiliki bangunan gedung yang semakin kompleks baik dari segi intensitas, teknologi, maupun kebutuhan prasarana dan sarananya. Ancaman bahaya kebakaran merupakan suatu bahaya yang dapat membawa bencana yang besar dengan akibat yang luas, baik terhadap keselamatan jiwa maupun harta benda yang secara langsung akan menghambat kelancaran pembangunan, khususnya di Provinsi DKI Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di gedung Balai Kota Provinsi DKI Jakarta dengan melakukan analisis keandalan sistem proteksi kebakaran dan sarana penyelamatan jiwa di gedung Balai Kota Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini adalah studi deskriptif dengan metode kualitatif, dimana untuk mendapatkan data yang dibutuhkan adalah dengan pengamatan langsung di lapangan. Hasil dari pengamatan yang dilakukan oleh peneliti dimasukkan ke dalam Nilai Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB) dengan menggunakan referensi Pedoman Pemeriksaan Keselamatan Kebakaran Bangunan Gedung SNI Pd-T-11-2005- C untuk memperoleh informasi tingkat keandalan dari bangunan gedung. Hasil dari penelitian ini gedung Balai Kota Provinsi DKI Jakarta memiliki tingkat keandalan bangunan gedung dengan nilai 87,6% yaitu klasifikasi Baik.

The City Hall Building of DKI Jakarta Province as a symbol of the Regional Government of DKI Jakarta Province has increasingly complex buildings in terms of intensity, technology, and infrastructure and facilities. The threat of fire hazard can lead to major disasters with severe consequences, both for the safety of life and property, which will directly hinder the smooth running of development, especially in DKI Jakarta Province. The purpose of this study was to determine the efforts to prevent and overcome fire hazards in the City Hall Building of DKI Jakarta Province by analyzing the reliability of fire protection systems and life-saving facilities in the City Hall Buliding of DKI Jakarta Province. This research is a descriptive study with qualitative methods, where to obtain the required data is direct observation in the field. The results of observations made by researchers are entered into the Building Safety System (NKSKB) Reliability Value by using the SNI Pd-T-11-2005-C Building Fire Safety Reference Guidelines to obtain information on the level of reliability of the building. The results of this study DKI Jakarta Province City Hall building has a level of building reliability with a value of 87.6%, namely Good classification.

Read More
T-5910
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indri Hapsari Susilowati; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hardianto Iridiastadi, Ridwan Z. Sjaaf, Bing Wantoro, Agus Triyono
T-2816
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hamka Decky Purnama; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Ridwan Zahdi Syaaf, Agus Triyono
T-4447
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Kusworo Destyanto; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Agus Triyono
S-8720
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andini Imaniar Putri; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Agus Triyono
S-8808
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alfi Januar; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Agus Triyono
S-8805
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Karnesyia; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Agus Triyono
S-8911
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Putu Eka Puspitasari; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Hendra, Agus Triyono
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Driver Performance pada pengemudi bus Perum DAMRI Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Lampung tahun 2017. Variabel yang di teliti adalah faktor individu (umur, masa kerja dan tingkat pendidikan), faktor pekerjaan (jadwal kerja dan waktu istirahat) dan faktor lingkungan (sarana prasarana jalan, gangguan selama perjalanan dan kondisi kendaraan).
Driver Performance diukur berdasarkan pada 5 indikator dari Driver and Vehicle Standards Agency (DVSA) yaitu persiapan sebelum perjalanan, kontrol pengemudi, kepatuhan lalu lintas, keselamatan berkendara dan peninjauan peningkatan mengemudi. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif observasional dengan menggunakan studi cross sectional melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden dan observasi lapangan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan univariat menggunakan analisis distribusi dan analisis bivariat untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang bermakna secara statistik.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa Driver Performance responden sebagian besar adalah baik (67,9%). Hasil analisis bivariat menyatakan ada hubungan yang secara statistik bermakna antara driver performance dengan variabel kondisi kendaraan (p-value 0,0, OR 9,7 (2,5-37).
Kata Kunci: bus, pengemudi, driver performance

This study aims to explain the factors associated with Driver Performance on DAMRI Lampung Intercity bus drivers. Variables in the observation are the individual factors (age, years of service and education level), work factors (work schedule and rest period) and environmental factors (road infrastructure, disruption during trip and vehicle conditions).
Driver performance are measured based on the 5 indicators of the Driver and Vehicle Standards Agency (DVSA) of pre-trip preparation, driver control, traffic compliance, driving safety and improved driver review. This study was conducted through an observational quantitative approach using cross sectional study through the spreading of questionnaires with the number of samples of 53 respondents and field observation. The data obtained in this study were analyzed by univariate using distribution analysis and bivariate analysis to know whether there was a significant relationship statistically.
The result of univariate analysis shows that the Driver Performance of respondent is mostly good (67,9%). The result of bivariate analysis stated that there was a statistically significant relationship between driver performance and vehicle condition (p-value 0,0, OR 9,7(2,5-37).
Keywords: bus, driver, driver performance
Read More
S-9340
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive