Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Retno Ayu Widyastuti; Pembimbing: Endang Laksminingsih Achadi; Penguji: Kusdinar Engkus Achmad, Rahmawati
Abstrak: Kebugaran kardiorespiratori merupakan salah satu komponen untuk menentukan produktivitas kerja sehingga penting untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi pada kebugaran kardiorespiratori. Skripsi ini membahas perbedaan status kebugaran kardiorespiratori berdasarkan umur, status gizi (IMT), aktivitas fisik, status merokok, tingkat stres, dan asupan gizi (energi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B9, vitamin B12, vitamin C, zat besi, zinc). Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional yang dilakukan pada 108 prajurit Resimen Kaveleri 2 Marinir Jakarta selama bulan April 2015.
 
Nilai VO2max digunakan untuk menentukan status kebugaran kardiorespiratori dan diukur dengan Cooper 12-min Running Test. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji Chi Square dan uji T-Independent. Dari hasil penelitian ini, terdapat perbedaan status kebugaran kardiorespiratori menurut umur, status gizi, status merokok, tingkat stres, dan asupan vitamin C. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan prajurit marinir dapat meminimalkan faktor-faktor yang dapat menyebabkan penurunan kebugaran kardiorespiratori sehingga berdampak pada peningkatan produktivitas kerja. Selain itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan metode pengukuran yang berbeda untuk meneliti variabel lain yang sebelumnya diduga memiliki hubungan dengan kebugaran kardiorespiratori.
 

 
Cardiorespiratory fitness is one of the componens to determine work productivity thus it is important to study which factors contribute to cardiorespiratory fitness. This thesis aims to examine the differences of cardiorespiratory fitness based on age, nutritional status, physical activity, smoking status, level of stress, and dietary intake (energy, carbohydrate, protein, fat, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B9, vitamin B12, vitamin C, iron, zinc). This cross sectional study was comprised in 108 personnel of Resimen Kaveleri 2 Marinir Jakarta between April 2015.
 
VO2max was used to determine cardiorespiratory fitness using Cooper 12-min Running Test. Chi Square test and T-Independent test were used to statistical analysis. In this research, cardiorespiratori fitness statistically different based on age, nutritional status, smoking status, level of stres, and vitamin C intake. According to these result, it was expected that marine personnel can minimize factors which will reduce cardiorespiratory fitness in order to increase work productivity. Further research with different measurement method was needed to examine other variables which once expected have relation with cardiorespiratory fitness.
Read More
S-8779
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Retno Widyastuti; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Adang Bachtiar, Prastuti Soewondo, Soewarta Kosen, Yuslely Usman
Abstrak:
Kota Banjarbaru telah melaksanakan pencatatan pelaporan kematian dan penyebab kematian sejak tahun 2015 hingga saat ini dan telah menghasilkan statistik vital kematian dan penyebab kematian. Namun hasil capaian pelaksanaan pencatatan pelaporan kematian dan penentuan penyebab kematian belum sesuai dengan yang ditargetkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi kebijakan pencatatan pelaporan kematian dan penyebab kematian di Kota Banjarbaru Tahun 2019. Metode penelitian ini adalah riset implementasi dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan sejak bulan Mei sampai dengan Juli 2020 melalui wawancara mendalam dan studi data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi pencatatan pelaporan kematian di Kota Banjarbaru sudah berjalan dengan baik namun belum optimal terutama pada variabel sumber daya dan karakteristik instansi pelaksana. Peneliti merekomendasikan perlunya peningkatan sumber daya manusia, anggaran dan sarana pencatatan kematian. Selain itu diperlukan peraturan daerah untuk mendorong kolaborasi antara pencatatan sipil dan sektor kesehatan serta dukungan masyarakat.

Kota Banjarbaru has been registering the death and the causes of death report since 2015. That results the vital statistics on deaths and causes of death. Nevertheless, the target results of the data has not yet been accomplished. The aim of this reseach is to acknowledge the implementation of the death report and causes of death report of registering policy in Banjarbaru city by the year of 2019. This research method is implementation research with qualitative approach that was carried out through in a-depth interview and secondary data studies in May to July 2020. Then, this research has shown the implementation of the death report registering in Banjarbaru city has been running quite well, yet it still needs some improvement in term of resource variable and the characteristics of the implementer institute. Researcher recommends that the improvement in the human resource, budgeting and the death records mean is needed. In addition, it needs a local regulation to support the collaboration between civil registration, the health sector, and as well as the community support
Read More
T-6113
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive