Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Apri Yulda; Pembimbing: Ririn Arminsih, Zakianis; Penguji: Budi Hartono, R.R. Dian Novianti, Lusi Nurbaiti Badri
Abstrak:
TPS3R adalah salah satu solusi dalam pengolahan sampah, namun pelaksanaan TPS3R diketahui mengalami banyak kendala. Masyarakat dan pengembang kawasan tidak tertarik untuk melakukan pengolahan sampah karena mengeluarkan biaya yang terbilang tinggi dan dianggap tidak menguntungkan, sehingga perlu diyakinkan bahwa kegiatan pengolahan sampah memiliki nilai manfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai manfaat enelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif studi kasus di TPS3R Mutiara Bogor Raya dan TPS katulampa sebagai unit analisis. Metode analisis menggunakan metode Cost Benefit Analysis Kesimpulan pada penelitian ini adalah pengelolaan sampah melalui TPS3R lebih menguntungkan dan layak untuk dijalankan daripada TPS mengelola sampah dengan metode kumpul angkut buang

Waste Recycle Facility TPS3R is one of the solutions in waste management, but the implementation of TPS3R experiences many obstacles. The community and area developers are not interested in recycling because they incur high costs and are considered unprofitable, so it needs to be convinced that the construction of waste recycling facilities has a beneficial value. The purpose of this study was to determine the economic feasibility of waste recycling facilities (TPS3R) and temporary dumpsite (TPS). This research is a descriptive quantitative case study research in TPS3R Mutiara Bogor Raya and TPS Katulampa as the unit of analysis. The analytical method uses Cost Benefit Analysis (CBA). The results showed the total cost of TPS3R was Rp.549,980,813, the total benefit of TPS3R was Rp.728,616,000, with a net value of TPS3R was Rp.178,635,187 and BCR was  1.32. The total cost of the TPS was Rp. 285.208.500, the total benefit of the TPS was Rp.179,040,000, with a net value of TPS was Rp-106.168.500 and BCR was 0.62. The conclusion of this research is that TPS3R waste management is more profitable and feasible than TPS "managing waste using the dumping collection method".

Read More
T-5970
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sabrina Handayani Suciyono Astuti; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Apri Yulda
Abstrak:
Pasar adalah kontributor sampah terbesar kedua di Indonesia setelah rumah tangga. Sebagian besar sampah pasar masih dilakukan pengelolaan secara tradisional yang tidak memadai, yaitu sampah yang terkumpul diangkut ke Tempat Penampungan Sementara kemudian sampah dibawa truk pengangkut untuk dibuang, dan belum menerapkan pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah menilai kelayakan ekonomi dari pengelolaan sampah di Pasar X dan Pasar Y dengan pertimbangan nilai biaya dan manfaat. Pendekatan kuantitatif deskriptif berdasarkan studi kasus evaluasi ekonomi Cost Benefit Analysis pada pengelolaan sampah Pasar X dibandingkan dengan Pasar Y. Hasil total biaya pengelolaan sampah Pasar X adalah Rp593.412.023 dan total manfaat yang diperoleh sebesar Rp31.707.992. Dari total biaya dan total manfaat tersebut dihasilkan net value senilai -561.704.031 dan BCR 0,053. Total biaya yang dikeluarkan untuk Pasar Y sebesar Rp662.910.538 dan total manfaat yang didapatkan sejumlah Rp11.406.250. Dari total biaya dan total manfaat tersebut, dihasilkan net value senilai -651.504.288 dan BCR 0,017. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pengelolaan sampah Pasar X lebih memungkinkan untuk dilakukan dibanding Pasar Y meskipun sama-sama tidak menguntungkan dan tidak layak secara ekonomi untuk dilakukan.


Markets are the second largest contributor to waste in Indonesia after households. Most market waste is still managed using traditional methods that are inadequate, namely waste is collected and transported to temporary shelter, then transported by trucks for disposal, without processing. This study aims to assess the economic feasibility of waste management at X Market and Y market by considering the costs and benefits involved. A descriptive quantitative approach based on a case study of economic evaluation using Cost-Benefit Analysis (CBA) was applied to compare waste management at X Market with waste management at Y Market. The total cost of waste management at X Market amounted to Rp593,412,023, with total benefits is Rp31,707,992. From the total costs and total benefits, a net value of -561,704,031 and a BCR of 0.053 were obtained. The total costs for Y Market amounted to Rp662,910,538, and the total benefits obtained is Rp11,406,250, resulting in a net value of -651,504,288 and a BCR of 0.017 were obtained. This study concludes that waste management at X Market is relatively more feasible than at Y Market, although both are unprofitable and economically unfeasible to implement.
Read More
S-12030
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive