Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Bul.Pen. Sistem Kes. (Bulitsiskes), Vol.14, No.3, Juli 2011, hal: 290-300
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Euis Yuliantini; Pembimbing: Milla Herdayati
S-3275
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diah Vitaloka; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Purnawan Junadi, Wahyu Sulistiadi, Yuliantini, Endang Adriyani
B-1596
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Euis Yuliantini; Pembimbing: Ririrn Arminsih Wulandari, Budi Haryanto; Penguji: Laila Fitria, Asep Zaenal, Dadang Sulaeman
T-2741
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuliantini; Pembimbing: Hendrik M. Taurany; Penguji: Sandi Iljanto, Vetty Yulianty, Arsyanti
Abstrak:
Tesis ini membahas analisis segmen pasar potensial produk pelayanan rawat inap kelas VVIP Rumah Sakit PMI Bogor berdasarkan lcarakberistik pasien meliputi demograiik, geograflk dan psykografik serta karakteristik wilayah kota Bogor meliputi gambaran geodemograflk, analisa minat, daya beli dan akses terhadap produk pelayanan rawat imap kelas VVIP Rumah Sakit PMI Bogor.Penelitian ini adalah penelitiau kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penclitian menyarankan bahwa Rumah Sakit PMI Bogor perlu menyusun kembali strategi pemasaran yang sesuai dengan pasar potensial secara sistematis, akurat dan profesional dengan memperhatikan sarana dan prasarana, sehingga dapat meningkatkan utilisasi dan pendapatan bagi Rumah Sakit PMI Bogor.
This thesis discusses the analysis of the potential market segment for a service product of the VVIP class in patient service at PMI l-lospital,Bogor based on a patient’s characteristics which consist of the characteristics of demographic, geographic, and psychograiic, and also the characteristics of Bogor itself which covers the geodemographic picttue, intention analysis, purchase power, and access towards the VVIP class in patientservice at PMI Hospital, Bogor. This research applies a qualitative methode with a descriptive design. The reseach's result draws a conclution that the PM.I Hospital, Bogorhas to build a marketting stxategi which is proper with a potential market systematically, accurately, and professionallyby paying attention to the Hospital’s infrastructures in order to the optimize the utilization and to increase the income of PMI Hospital, Bogor.
Read More
B-1264
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elizabeth Indah PSP; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Mieke Savitri, Vetty Yulianty Permanasari, Endang Andriyani
Abstrak: Studi pelayanan farmasi di rumah sakit dilaksanakan di Rumah Sakit PMI Bogor dengan indikasi awal masih rendahnya nilai inventory turn over. Pendekatan action research dengan fokus pada pendistribusian dan penyimpanan perbekalan farmasi dipilih sebagai jenis penelitian yang digunakan. Metodologi yang digunakan untuk melakukan perbaikan adalah kombinasi Lean dan Six Sigma. Studi dilakukan terhadap proses pendistribusian, periode permintaan barang, buffer stock, besaran permintaan, kondisi-kondisi permintaan barang, ROP, indikator farmasi, kesesuaian jumlah stok barang, barang dan obat kadaluwarsa, penanganan kadaluwarsa, penanganan barang di gudang. Rendahnya nilai inventory turnover dapat disebabkan belum dipahaminya dengan baik makna persediaan perbekalan farmasi bagi pengelola perbekalan farmasi. Data pendukung menunjukkan besarnya jumlah permintaan barang farmasi pada setiap kali periode permintaan barang yaitu data standar deviasi kelipatan permintaan barang farmasi sebesar 54.8 dan standar deviasi kelipatan pemenuhan barang farmasi adalah 50.4. Nilai Six Sigma Deffect Per Million Opportunities untuk ketepatan pemenuhan permintaan barang farmasi sesuai perkiraan permintaan barang yang tertera di dokumen surat permintaan barang farmasi adalah 0.09. Pada proses pendistribusian barang farmasi terdapat 47.6% merupakan proses tidak mempunyai nilai tambah dan menimbulkan variasi dalam langkah proses tersebut. Faktor yang mendukung terjadinya hal ini adalah waktu permintaan barang yang panjang, belum tepatnya peramalan yang dilakukan oleh ruang perawatan, tidak dipahaminya standar perkiraan permintaan yang tertera di surat permintaan barang farmasi, pemakaian barang farmasi yang belum terdata dengan akurat, bottleneck proses distribusi terdapat pada Instalasi Farmasi belum melakukan secara optimal pengendalian permintaan barang farmasi dari ruang perawatan, belum dilakukan pemantauan terhadap perputaran, persediaan, belum rincinya prosedur. Belum optimalnya pemanfaatan teknologi sistem inventori. Belum memiliki standar maksimum dan minimum setiap jenis barang farmasi dan belum menerapkan standar penyimpanan dan manajemen pergudangan. Untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas Rumah Sakit PMI Bogor perlu dilakukan beberapa perbaikan pendistribusian dan penyimpanan perbekalan farmasi antara lain: Perbaikan kebijakan dan prosedur secara rinci dan operasional. Mengembangkan otomasi sistem inventori untuk mengurangi kesalahan. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM pengelola melalui pelatihan. Mengembangkan Key Performance Indicator seperti Inventory Turn Over, kesesuaian jumlah barang, penataan 5-S.
Read More
B-1579
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nickolai Bayu Indrarajasa; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Mardiati Nadjib, Atikk Nurwahyuni, Yuliantini
Abstrak: Latar belakang, melalui peraturan presiden nomor 12 tahun 2013 tentang jaminankesehatan ditetapkan pembayaran pelayanan kesehatan tingkat lanjut di rumah sakitmenggunakan pembayaran pra upaya yaitu menggunakan pola INA-CBG. Penerapantarif INA-CBGs menimbulkan polemik bagi rumah sakit karena terdapat selisihbayar yang cukup besar antara tarif rumah sakit dan tarif INA-CBG. Salah satukomponen yang harus dipersiapkan oleh rumah sakit adalah membuat suatu systemkendali biaya berbasis clinical pathways. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kuantitatif deskriptif dan kualitatif dengan mendapatkan data berupawawancara secara mendalam untuk mengetahui persepsi para pimpinan RS.PMIBogor dan dokter bedah umum atas kesiapan RS.PMI Bogor untuk melakukankendali biaya pada pasien-pasien yang menggunakan jaminan BPJS.Hasilnyadisimpulkan bahwa terdapat variasi biaya antar penjamin terhadap pasienappendicitis akut tanpa penyulit dan komplikasi yang dirawat di kelas 3 di RS.PMIBogor, dan rumah sakit belum melakukan kendali biaya secara efektif atas pasien-pasien BPJS karena hanya mengandalkan pengalamannya untuk mengelola pasien-pasien Jamkesmas dan Jamkesda di kelas 3.Kata Kunci : Kendali biaya, Clinical Pathway, INA-CBG
Background,through a presidential decree No. 12 of 2013 on health insurance set uppayment of health services at the hospital level using prospective payment systemthat based on INA-CBGs. Implementation of INA-CBGs rates for hospital ispolemical, because there is some gap between the hospital tariffs and INA-CBGstariff. One of the components that must be prepared by the hospital is making afinancial cost containment program based on clinical pathways. This study usesdescriptive quantitative and qualitative research to get the data in the form of in-depth interviews to determine the perceptions of leaders RS.PMI Bogor and generalsurgeon on the readiness of PMI Bogor Hospital to control costs in patients who useBPJS.The research concluded that there are variations in costs between theguarantors against acute appendicitis patients without complications that are treatedin class 3 room and board in PMI Bogor Hospital, and hospitals do not performeffective control costs on patients BPJS because it only rely on its experience tomanage patients JAMKESMAS and JAMKESDA.Keywords: cost control, Clinical Pathway, INA-CBG
Read More
B-1688
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive