Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Aris Priya Handoko; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Bersal, Siti Yasmina Zubaedah, Rudy Kurniawan
Abstrak:

ABSTRAK Undang – Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang – Undang nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika telah mewajibkan setiap sarana kesehatan untuk membuat, menyampaikan, dan menyimpan laporan berkala mengenai pemasukan dan pengeluaran narkotika psikotropika yang berada dalam penguasaannya. Kementerian Kesehatan RI telah membuat sebuah sistem pelaporan yang bertujuan untuk menyediakan informasi mengenai pengelolaan narkotika dan psikotropika secara nasional di bawah koordinasi Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian. Namun dalam kenyataannya, informasi yang disediakan oleh Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika yang ada saat ini belum mampu dijadikan data dasar dalam pelaporan tahunan ke International Narcotic Control Board (INCB) dan belum mampu menghasilkan informasi mengenai estimasi kebutuhan narkotika dan psikotropika secara Nasional pada tahun berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memperbaiki sistem pelaporan yang ada sehingga mampu menghasilkan informasi mengenai kebutuhan narkotika dan psikotropika tahunan, penggunaan per-daerah dan pernasional. Pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan pendekatan terstruktur mengikuti tahapan siklus hidup pengembangan sistem. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi sistem di Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian. Sistem yang dikembangkan berbentuk sebuah prototype yang menggunakan arsitektur three-tiered Client-Server serta usulan terkait kebijakan, prosedur dan sumber daya manusia.


 ABSTRACT Regulations no 35/2009 on Narcotics and no 5/1997 on Psychotropics have required health facilities to arrange, deliver and document periodic reports on the flow of narcotics and psychotropics. Ministry of Health of Republic of Indonesia has developed a reporting system to provide information on national narcotics and psychotropics management under Directorate of Pharmaceutical Production and Distribution. Today, information by recent Narcotics and Psychotropics reporting system has not been a basic data for yearly report to International Narcotic Control Board (INCB) and providing national estimation of narcotics and psychotropics needs for the next year. This study aims to develop and upgrade recent reporting system to provide information of yearly needs and local usage. System development uses structured approach according to phases of system development life cycle. Data collection is implemented through interview and system observation in Directorate of Pharmaceutical Production and Distribution. This developed system is a prototype using three-tiered Client-Server architecture and proposal related to policy, procedure and human resources.

 

Read More
T-3671
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Zubaedah; Pembimbing: Robiana Modjo, Bambang Wiyono
M-2340
Depok : FKM UI, 2007
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Zubaedah; Pembimbing: Meily L. Kurniawidjaja; Penguji: Mila Tejamaya, Ridha De Fitria
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai program observasi keselamatan sebagai cara mengubah perilaku tidak aman sehingga secara dini perilaku tindakan tidak aman sebelum cidera terjadi. Evaluasi terhadap program observasi keselamatan perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa efektif program berjalan dalam upaya peningkatan perilaku kerja aman di PT Trakindo Utama cabang Jakarta tahun 2009. Penelitian ini adalah studi evaluasi deskriptif analitik dengan menggunakan survey berupa penyebaran kuesioner dan data sekunder perusahaan. Populasi penelitian adalah adalah seluruh pekerja pada direct service (pekerja di area workshop) sebanyak 85 diwakili 61 orang responden. Simpulan hasil penelitian bahwa ownership yang baik masih kurang berkontribusi pada pelaksanaan program observasi keselamatan dan berdasarkan tipe dalam penerapannya, PTTU cabang Jakarta berada pada tipe participative yaitu partisipasi sebatas upaya pencapaian tujuan target pengumpulan pelaporan kartu. Kontribusi terbesar dalam pelaksanaannya adalah supervisor dan foreman sedangkan partisipasi karyawan masih kurang. Karena masih belum efektifnya pelaksanaan program observasi keselamatan, maka disarankan pihak perusahaan melakukan evaluasi kinerja sesuai dengan penetapan tujuan. Hasil evaluasi perlu dianalisis sehingga dapat mengidentifikasi masalah. Selain itu, motivasi pekerja dan manajemen harus ditingkatkan sehingga upaya perubahan perilaku bekerja aman dapat tercapai dan menurunnya angka kecelakaan kerja akibat perilaku tidak aman.
Read More
S-5604
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive