Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 9 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dedik Sulistiawan, Nurmalasari
MKMI Vol.10, No.1
Tamalanrea : FKM Universias Hasanuddin, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmadyanti; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Ella Nurlaella Hadi, Sudarto Ronoatmodjo, Doni Arianto, Harni Koesno
Abstrak: Abstrak

Studi ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Manajemen dan langkah- Langkah Pelaksanaan Asuhan Persalinan Normal di Puskesmas Wilayah Sudinkes Jakarta Utara Tahun 2012. Dengan menggunakan data primer. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional dan pengolahan data dengan SPSS. Penelitian ini menggunakan total populasi. Populasi dalam penelitian in adalah seluruh bidan yang bertugas diruang bersalin yang aktif, di Puskesmas Jakarta Utara yang berjumlah pada saat pengambilan data 103 bidan. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah bidan yang melaksanakan Asuhan Persalinan Normal (APN) lengkap adalah 11,7%,umur diatas 27 tahun 58,3%, pendidikan diatas D III Kebidanan 96,1%, lama kerja lebih dari 6,5 tahun 22,3%, status pernikahan menikah 64,1%, status kepegawaian PNS 27,2%, tingkat pengetahuan baik 42,7%, pernah ikut pelatihan APN 11,7%, menerima jasa dari pasien 63,1%, menerima sanksi 19,4% dan supervisi 67,0%. Hasil analisis multivariat dengan regresi logistic ganda didapat hubungan yang bermakna adalah umur dengan OR 8,100 artinya bidan yang umur lebih dari 27 tahun mempunyai peluang 8,1 kali melaksanakan manajemen dan langkah - langkah APN lengkap dibanding dengan umur bidan yang kurang dari 27 tahun.


This study aims to determine the factors - Factors related to the manajement and Step-Step Implementation Asuhan Persalinan Normal Delivery in Nort Jakarta Sudinkes Regional Health center 2012. By using primary data. This type research design and data processing with SPSS. This research using the total population. The population in this study were all midwives in the delivery room that is active, in North jakarta clinic, amounting midwife who perform Orphanage Normal Delivery (APN) was 11,7%, aged more than 27 years of 58,3%, on D III Midwifery education 96,1% duration of employment more than 6,5 years of 22,3%, 64,1% were married marital status, civil service employeyment status 27,2%, 42,7% good knowledge level, never participated in training APN 11,7%, received fee of 63,1% of patients, receiving 19,4% sanction and supervision 67,0%. The results of multivariate analysis with multyple logistic regression obtained meaningful relationship is with OR 8,100 mean age of midwives aged more than 27 years had a 8,1 times management and implementation complete APN miwives compared with age less than 27 years.

Read More
T-3717
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Purnama Rezeki; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Puput Oktamianti, Fajar Ariyanti
S-8047
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Septi Puspo Wardani; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Rina Artining Anggorodi, Ika Lastyaningrum
Abstrak: ABSTRAK
 
Pertolongan Persalinan oleh tenaga kesehatan sangat penting dalam upaya penurunan angka kematian ibu (AKI). Penelitian ini membahas tentang analisis cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Lawanggintung Kota Bogor tahun 2013. Berdasarkan data cakupan Linakes Kota Bogor, wilayah kerja Puskesmas Lawanggintung adalah wilayah dengan cakupan Linakes terendah yaitu 67,5%. Hal ini menarik minat peneliti untuk mengetahui faktor penyebab pemilihan tenaga non kesehatan sebagai penolong persalinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Dari penelitian ini diketahui bahwa aksesibilitas terhadap jarak menjadi penyebab utama pemilihan pertolongan persalinan oleh dukun paraji.
 

 
ABSTRACT
 
Birth assisted by health personnel is a very important factor in reducing maternal mortality rate ( MMR ). This study analyzed the coverage birth attended by health personnel in the Region Public/Community Health Centre Lawanggintung Bogor in 2013. Based on previous data, the coverage Public/community health centre Lawanggintung is the lowest with only 67.5 %. We would like to determine the reasons the people in that area not choosing health personnel as birth attendants. This study is a qualitative study by using method of interviews, observation and document review. Results showed that the accessibility due to the distance from home to health centre are the main reasons to choose traditional midwife instead of health personnel.
Read More
S-8093
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irawati, Yana; Promotor: Susanna, Dewi; Promotor: Kusnoputranto, Haryoto; Kopromotor: Syafruddin/ Penguji: Achmadi, Umar Fahmi; Agus Suwandono; Tri Yunis Miko Wahyono; Bambang Wispriyono; Ririn A. Wulandari; Esrom Hamonangan
Abstrak:
Gen Aminolevulinic acid dehydratase (ALAD/G177) bersifat polimorfik dengan dua alel, ALAD1 dan ALAD2. ALAD2 mengikat timbal lebih kuat sehingga lebih rentan mengalami intoksikasi, salah satunya ditandai dengan gangguan sintesis heme dan anemia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi polimorfisme gen ALAD, menganalisis kadar timbal darah dan faktor risiko lain yang mempengaruhi kadar timbal darah anak usia 1-5 tahun di wilayah eks daur ulang aki bekas Desa Cinangka, Kabupaten Bogor.  Studi potong lintang dilakukan pada September-Oktober 2019 melibatkan 128 anak. Darah diambil melalui ujung jari untuk beberapa pemeriksaan: polimorfisme gen ALAD menggunakan PCR Sequencing, kadar timbal darah mengunakan LeadCareTM Portable Analyzer, kadar Hb menggunakan HemoCue® Hb 201+ System, dan gangguan sintesis heme menggunakan mikroskop (perbesaran 1000x) pada slide hapusan darah yang diwarnai dengan pewarnaan Giemsa untuk mengidentifikasi basophilic stipping. Analisis bivariat menggunakan Chi Square dilakukan untuk melihat hubungan seluruh faktor risiko yang mempengaruhi kadar timbal darah. Analisis multivariat dilakukan untuk mengevaluasi variabel independen yang paling mempengaruhi kadar timbal darah.  Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi alel ALAD1 (0,95) dan ALAD2 (0.05) berada dalam keseimbangan Hardy-Weinberg. Alel ALAD2 ditemukan dalam dua bentuk (177C dan 177T). Sebanyak 69,5% anak memiliki kadar timbal darah tinggi (≥10 µg/dl). Anak dengan alel ALAD2 berisiko 5 kali lipat untuk memiliki kadar timbal darah tinggi, meskipun tidak signifikan secara statistik (OR=5,359, p=0,155). Anak dengan kadar timbal darah tinggi berisiko 1.017 kali untuk mengalami anemia (OR=1.017, p=1.000), berisiko 2 kali lipat untuk memiliki berat badan kurang (OR=2.031, p=0.231) dan mengalami gangguan sintesis heme yang ditandai temuan basophilic stippling dalam eritrosit (OR=1,991, p=0,214), meskipun tidak signifikan secara statistik. Jenis kelamin laki-laki menjadi faktor dominan tingginya kadar timbal darah, setelah dikontrol variabel polimorfisme gen ALAD, lama tinggal, penghasilan, jarak dan kelupas cat. Studi ini mengungkapkan pajanan timbal masih berlangsung di Desa Cinangka, diikuti gejala intoksikasi berupa anemia, berat badan kurang, dan temuan basophilic stippling. Studi dengan jumlah sampel yang lebih representatif diperlukan untuk mendapatkan hubungan yang lebih bermakna secara statistik. Kata kunci: polimorfisme gen ALAD, kadar timbal darah, daur ulang aki bekas, keracunan timbal

The Aminolevulinic acid dehydratase (ALAD/G177) gene is polymorphic with two alleles, ALAD1 and ALAD2. ALAD2 binds lead more strongly so that individual carriers are more susceptible to intoxication, one of which is characterized by impaired heme synthesis and anemia. This study aims to identify ALAD gene polymorphisms, analyze blood lead levels and other risk factors that affect blood lead levels in children aged 1-5 years in the former battery recycling area of Cinangka Village, Bogor Regency.  A Cross-sectional study was conducted in September-October 2019 involving 128 children. Blood was taken through fingertips for several examinations: ALAD gene polymorphism using PCR Sequencing, blood lead levels using the LeadCareTM Portable Analyzer, Hb levels using the HemoCue® Hb 201+ System, and impaired heme synthesis using a microscope (1000x magnification) on stained blood smear slides with Giemsa stain to identify basophilic stipping. Bivariate analysis using Chi-Square was conducted to see the relationship of all risk factors that affect blood lead levels. Multivariate analysis was performed to evaluate the independent variables that most influence blood lead levels.  The results showed that the frequency distribution of ALAD1 (0.95) and ALAD2 (0.05) alleles was in Hardy-Weinberg equilibrium. The ALAD2 allele was found in two forms (177C and 177T). A total of 69.5% of children had high blood lead levels (≥10 g/dl). Analysis of the relationship between the ALAD2 allele and blood lead levels showed that children carrying the ALAD2 allele had a 5-fold risk of having high blood lead levels, compared to children carrying the ALAD1 allele, although not statistically significant (OR=5.359, p=0.155). Children with high blood lead levels had a 1.017 times risk of developing anemia (OR=1.017, p=1,000), a 2-fold risk of being underweight (OR=2.031, p=0.231), and having impaired heme synthesis, which was characterized by basophilic stippling findings in erythrocytes (OR=1.991, p=0.214), although not statistically significant. Male became the dominant factor for high blood lead levels, after controlling for the ALAD gene polymorphism variables, length of stay, income, distance, and paint peeling. This study revealed that lead exposure was still ongoing in Cinangka Village, followed by symptoms of intoxication such as anemia, underweight, and findings of basophilic stippling. Studies with a more representative sample size are needed to obtain a more statistically significant relationship. Keywords:, ALAD gene polymorphism, blood lead level, ULAB recycling, lead toxicity
Read More
D-569
Depok : FKM UI, 2022
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raden Pashya Mauluddy Syalsabila; Pembimbing: Suyud Warno Utomo; Penguji: Bambang Wispriyono, Esti Tusminarti
Abstrak: Timbal yang bersifat neurotoksik dapat diemisikan dari kegiatan daur ulang aki bekas. Terdapat aktivitas daur ulang aki bekas rumahan di Desa Cinangka yang telah beroperasi sejak 1978. Penelitian ini mengenai faktor risiko pajanan timbal yang berhubungan dan berpengaruh terhadap kejadian gangguan perkembangan mental di wilayah daur ulang aki bekas, Desa Cinangka. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol dengan analisis bivariat. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran kadar timbal dalam tanah dan air, kuesioner, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar timbal dalam tanah adalah 4.448,21 ppm dan rata-rata kadar timbal dalam air adalah 0,02 ppm. Variabel yang berhubungan dan berpengaruh terhadap gangguan perkembangan mental di wilayah daur ulang aki bekas adalah riwayat aktivitas daur ulang aki bekas di rumah (p=0,036; OR=7,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah di Desa Cinangka, wilayah daur ulang aki bekas, terdapat area yang memiliki kadar timbal dalam tanah melebihi baku mutu 400 ppm dari US EPA dan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap gangguan perkembangan mental di wilayah daur ulang aki bekas adalah riwayat aktivitas daur ulang aki bekas di rumah.
Read More
S-9955
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deborah Dwipartidrisa; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Haryoto Kusnoputranto, Sifa Fauzia
Abstrak: Mengingat daur ulang aki bekas informal masih banyak dilakukan di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, dan anak-anak adalah kelompok paling rentan, maka peneliti tertarik untuk meneliti faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan pajanan timbal lingkungan pada anak di sekitar lokasi tersebut. Menggunakan desain systematic review dengan pendekatan kualitatif dan berpedoman pada PRISMA-P (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyse Protocols), sebanyak 10 artikel jurnal dan penelitian akademis ditinjau. Sampel diperoleh dari pangkalan data Google Scholar dan Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2011-2021). Pada kelompok usia 1-5 tahun, 47% anak memiliki kadar timbal darah sebesar ≥5 µg/dL dan 9% sebesar ≥10 µg/dL dan anak usia sekolah sebesar 16,65±13,18 µg/dL. Kadar tersebut telah melebihi rekomendasi (<5µg/dL). Rata-rata konsentrasi timbal lingkungan di udara dan tanah masing-masing sebesar 2,94±10,7 µg/mᶾ dan 2254,5±1925,25 mg/kg. Faktor risiko yang berhubungan diantaranya usia, status ekonomi, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, sumber dan pola asupan nutrisi, kebiasaan dan perilaku anak, lokasi rumah, dan konsentrasi timbal di lingkungan.
Read More
S-10794
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Basuki Rachmat; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: I Made Djaja, Ririn Arminsih, Inswiasri, Sunersi Nurlaila
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi pajanan timbal di udara terhadap kejadian anemia diantara anak-anak berusia 7 hingga 13 tahun yang tinggal di sekitar lokasi daur ulang aki bekas informal di wilayah Jabotabek. Sebuah studi Cross-sectional dilakukan di tiga lokasi (Tangerang, Bogor, Bekasi dan Depok) yang terdapat kegiatan daur ulang aki bekas informal. Populasi penelitian adalah anak usia 7 hingga 13 tahun di wilayah daur ulang aki bekas informal, dengan total sampel 418 orang. Sampel lingkungan adalah mengukur kosentrasi timbal di udara mengunakan High Volume Air Sampler (HVAS) dan dianalisis dengan spektrometri serapan atom (AAS). Untuk mengatahui kejadian anemia dilakukan pengukuran Hb darah dengan HemoCue® Hb 201+ System. Analisis multivariat dilakukan untuk mengevaluasi faktor yang terkait dengan kejadian anemia pada anak. Hasil penelitian didapatkan rata-rata konsentrasi timbal di udara (n=52) adalah 2,96 μg/m3 dengan kisaran 0,01 hingga 78,05 μg/m3 dan standar deviasi 13,23. Rata-rata kadar Hb darah anak-anak adalah 11,89 g/dL kisaran 7,7 hingga 16,10 g/dL, dengan prevalensi anemia 51,2%. Konsentrasi timbal tinggi di udara sangat terkait dengan peningkatan kejadian anemia pada anak (OR: 3,96; 95% CI: 1,83-8,56) setelah di kontrol faktor prilaku konsumsi kalsium (OR: 0,68; 95% CI: 0,46-1,01). Studi ini menunjukan hubunan antara paparan timbal di udara dengan kejadian anemia dan menyoroti perlunya memperkuat kebijakan, pengawasan dan pengembangan strategi untuk mengurangi paparan timbal.
Read More
T-5654
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizki Yunita Kusumawati; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Puput Oktamianti, Erni Siska Sarifah Matondang
S-8407
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive