Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Wenta Chris Omega Manik; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, M. Rosidi Tarigan
Abstrak:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hak pekerja untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah sistem yang digunakan untuk mengelola dan mengendalikan keselamatan, atau adalah sistem manajemen yang khusus ditujukan untuk keselamatan. ISO 45001: 2018 memiliki manfaat bagi pekerja maupun perusahaan. PT XYZ merupakan perusahaan pengelolaan dan penanganan limbah B3 yang memiliki risiko bahaya K3 yang tinggi. Maka, SMK3 ISO 45001:2018 sangat diperlukan untuk pengembangan berkelanjutan K3. Oleh karena itu dilakukan analisis Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT XYZ berdasarkan ISO 45001:2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana pemenuhan SMK3 di PT XYZ yang selanjutnya akan menjadi masukan untuk perbaikan berkelanjutan dan pengetahuan sudah sejauh mana PT XYZ dalam kesesuaian SMK3 berdasarkan ISO 45001:2018. Penelitian merupakan penelitian cross sectional dengan desain penelitian ini dilakukan dengan menggunakan deskriptif dengan menggunakan metode studi perbandingan semi kuantitatif deskriptif yang kemudian hasilnya dianalisis secara univariat dengan skor penilaian pada skala 1 -5. Hasil dari analisis implementasi pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja berdasarkan ISO 45001:2018 adalah PT XYZ telah memenuhi persyaratan ISO 45001:2018, dengan 71% telah memahami pentingnya aktivitas dan menerapkan secara konsisten, 20% sudah menerapkan tetapi belum konsisten, dan sebanyak 9% sudah memilki dokumen tetapi belum melaksanakan atau sudah melaksanakan tetapi belum memiliki dokumen. Maka berdasarkan hasil penelitian diharapkan PT XYZ selalu dapat lakukan perbaikan yang berkelanjutan dalam penerapan SMK3 seperti pelaksanaan pelatihan, dan pelaksanaan tinjauan terhadap dokumen secara berkala,.

Occupational Safety and Health (K3) is the right of workers to obtain protection for occupational safety and health. The Occupational Safety and Health Management System (SMK3) is a system used to manage and control safety, or is a management system specifically aimed at safety. ISO 45001: 2018 has benefits for both workers and companies. PT XYZ is a B3 waste management and handling company that has a high OHS hazard risk. So, ISO 45001:2018 SMK3 is very necessary for the continuous development of K3. Therefore an analysis of the Implementation of Occupational Safety and Health at PT XYZ was carried out based on ISO 45001: 2018. The purpose of this research is to see the extent to which PT XYZ fulfills SMK3 which will then become input for continuous improvement and knowledge of the extent to which PT XYZ is in compliance with SMK3 based on ISO 45001:2018. This research was a cross-sectional study with a descriptive research design using a semi-quantitative descriptive comparative study method. The results were then analyzed univariately with an assessment score on a scale of 1 -5. The results of the analysis of the implementation of occupational safety and health implementation based on ISO 45001: 2018 are that PT XYZ has fulfilled the requirements of ISO 45001: 2018, with 71% having understood the importance of activities and implementing them consistently, 20% have implemented them but not consistently, and as many as 9% have have documents but have not implemented or have implemented but do not have documents. So based on the research results, it is expected that PT XYZ can always make continuous improvements in the implementation of SMK3 such as conducting training, and carrying out periodic reviews of documents.
Read More
T-6637
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Christanto Ghiffari Halim; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Maryanto
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dari Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan ISO 45001:2018 pada perusahaan PT. ICO Asiapacific Indonesia pada tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan desain studi cross-sectional. Data penelitian diperoleh melalui kaji dokumen, wawancara dan observasi. Analisis dilakukan menggunakan gap analysis dengan sistem skoring 1-5 terhadap setiap klausul yang ada pada instrumen checklist ISO 45001:2018 yang dibandingkan dengan realita pemenuhan SMK3 pada perusahaan. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa PT. ICO Asiapacific Indonesia telah memenuhi berbagai ketentuan sebagaimana standar ISO 45001:2018 sebesar 84,62% secara keseluruhan dan telah diterapkan secara konsisten pada 33,33% dari seluruh klausul. Namun, terdapat adanya inkonsistensi sebesar 56,41% dari total klausul serta tersedia dokumen yang dibutuhkan namun belum diterapkan pada 10,26% dari total klausul.

This research aims to analyze the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) based on ISO 45001:2018 at the company PT. ICO Asiapacific Indonesia in 2024. This research is a descriptive quantitative study using a cross-sectional study design. Research data was obtained through document review, interviews and observation. The analysis was carried out using gap analysis with a 1-5 scoring system for each clause in the ISO 45001:2018 checklist instrument which was compared with the reality of SMK3 compliance in the company. The analysis results from this research show that PT. ICO Asiapacific Indonesia has fulfilled various provisions such as the ISO 45001:2018 standard 84.62% overall and has been implemented consistently in 33.33% of all clauses. However, there are inconsistencies in 56.41% of the total clauses and required documents are available but have not been implemented in 10.26% of the total clauses.
Read More
S-11581
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dimas Angga Kharisma; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Dadan Erwandi, Zein Reynaldi, Joko Soempono
T-5586
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pinatih Tiansa Putranti; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Doni Hikmat Ramdhan, Bimo Prasetyo, Akhmad Zahron
Abstrak:
Sektor konstruksi jalan dan jembatan memiliki risiko keselamatan dan kesehatan kerja yang tinggi karena melibatkan pekerjaan dinamis, penggunaan alat berat, mobilitas tinggi, pekerjaan struktur, serta kondisi lingkungan kerja yang kompleks. PT DEF telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), namun penerapannya pada setiap proyek dapat berbeda karena dipengaruhi oleh karakteristik lokasi, sumber daya, budaya kerja, keterlibatan pekerja, dan dukungan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SMK3 berdasarkan ISO 45001:2018 serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat pada tiga proyek konstruksi  jalan dan jembatan Divisi Infrastruktur I PT DEF. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 18 informan yang terdiri dari Project Manager, Site Engineering Manager, Site Operational Manager, QHSSE Manager, Supervisor Pekerja, dan pekerja, serta dilengkapi dengan observasi lapangan dan telaah dokumen. Analisis dilakukan berdasarkan Elemen ISO 45001:2018 dan divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 pada ketiga proyek telah berjalan, tetapi tingkat penerapannya berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 pada ketiga proyek secara umum telah berjalan, namun tingkat efektivitasnya masih bervariasi sesuai dengan karakteristik masing-masing proyek. Penerapan yang lebih optimal didukung oleh komitmen manajemen, keterlibatan pemangku kepentingan, pengawasan yang konsisten, dokumentasi yang tertib, serta tindak lanjut temuan yang terstruktur. Sementara itu, hambatan penerapan SMK3 terutama dipengaruhi oleh kondisi geografis dan akses logistik, keterbatasan sumber daya, serta partisipasi pekerja dan subkontraktor yang belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan partisipasi pekerja, pembinaan subkontraktor, evaluasi kinerja K3 berbasis indikator, tindak lanjut temuan yang terukur, serta strategi pengendalian risiko yang adaptif sesuai tingkat kompleksitas proyek.

Road and bridge construction projects have high occupational health and safety  risks due to dynamic work activities, heavy equipment operation, high mobility,  structural works, and complex working environments. PT DEF has implemented an  Occupational Health and Safety Management System (OHSMS); however, its  implementation may vary across projects due to differences in location  characteristics, resources, work culture, worker involvement, and stakeholder  support. This study aims to analyze the implementation of OHSMS based on ISO  45001:2018 and to identify the supporting and inhibiting factors in three road and  bridge construction projects under Division Infrastructure I of PT DEF. This  research employed an analytical descriptive design with a qualitative approach.  Data were collected through in-depth interviews with 18 informants consisting of  Project Managers, Site Engineering Managers, Site Operational Managers,  QHSSE Managers, worker supervisors, and workers, supported by field  observations and document reviews. The analysis was conducted based on the  elements of ISO 45001:2018 and validated through source and method  triangulation. The results show that OHSMS implementation in the three projects  has generally been carried out, although its effectiveness varies according to the  characteristics of each project. More optimal implementation is supported by  management commitment, stakeholder involvement, consistent supervision, well organized documentation, and structured follow-up of findings. Meanwhile, the  main barriers to OHSMS implementation include geographical and logistical  access constraints, limited resources, and suboptimal participation of workers and  subcontractors. This study recommends strengthening worker participation,  subcontractor development, indicator-based OHS performance evaluation,  measurable follow-up of findings, and adaptive risk control strategies according to  each project’s complexity level.
Read More
T-7626
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive