Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fitri Dwiyani; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Ede Surya Darmawan, Helen Andriani, Dian Fitri, Cici Lia Nopita
Abstrak: Rumah Sakit Kambang Jambi merupakan rumah sakit swasta tipe C di kota Jambi yang telah berdiri sejak tahun 2010. Sebagai upaya mengefektifkan pelayanan di tengah tingginya persaingan, RS Kambang hendaknya memiliki suatu rencana strategis (renstra) yang tepat dan cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menjadi Critical Cuccess Factor (CSF), mengetahui posisi organisasi, dan merumuskan sasaran strategi disertai indikator kinerja terukur berdasarkan perspektif Balanced Scorecard. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain operational research di RS Kambang Jambi pada bulan September-Desember 2020. Data didapat dari indepth interview, Consensus Decision Making Group (CDMG), dan telaah data sekunder berupa dokumen tertulis. Data kemudian dianalisis kedalam 3 tahapan penyusunan resntra yaitu tahap input, matching, dan decision stage. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa faktor eksternal yang menjadi CSF adalah peluang dalam menarik pelanggan dari jejaring, sedangkan faktor internal yang menjadi CSF adalah aspek kekuatan berupa tersedianya pelayanan spesialis dan subspesialis dengan pilihan yang bervariasi. Jika dilihat dari posisinya RS Kambang berada pada posisi Hold and Maintain, sehingga berdasarkan hal tersebut akhirnya didapatkan 5 alternatif strategi, 12 sasaran strategis, dan 34 poin Key Permormance Indikator (KPI) yang berfokus di bidang pemasaran, SDM, keuangan, pelayanan pasien, serta sistem informasi rumah sakit.
Kambang Jambi Hospital is a privately owned hospital in the city of Jambi which has been established since 2010. As an effort to streamline services in the midst of competition, Kambang Hospital is managed with a strategic plan (renstra) that is precise and accurate. This study aims to identify internal and external factors that become the Critical Cuccess Factor (CSF), find out how to organize, and formulate strategies in measurable performance indicators based on the Balanced Scorecard perspective. The research used a qualitative approach with operational research design at Kambang Jambi Hospital in SeptemberDecember 2020. Data were obtained from in-depth interviews, Consensus Decision Making Group (CDMG), and secondary study data in the form of written documents. The data were then analyzed in 3 stages of formal preparation, namely the input, matching, and decision stage. Based on the results of the study, it was found that the external factor that became CSF was an opportunity to attract customers from the network, while the internal factor that became a CSF was the strength aspect in the form of the availability of specialist and subspecialist services with various choices. When viewed from its position, Kambang Hospital is in the Hold and Maintain position, so based on this we finally obtained 5 strategic alternatives, 12 strategic goals, and 34 Key Performance Indicators (KPI) points measured in the fields of marketing, human resources, finance, patient care, and hospital information system
Read More
B-2164
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Petra Ade Paramita Lestari; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Vetty Yulianty Permanasari, Nugroho Kampono, Dewi Yana
Abstrak:
Latar Belakang : Penyebab kematian pada bayi baru lahir sebagian besar disebabkan oleh prematuritas, asfiksia, sepsis dan kelainan kongenital. Kesemua kondisi klinis tersebut memerlukan NICU dalam perawatannya. RSIA Brawijaya Duren Tiga di bawah Brawijaya Group berusaha memberikan layanan paripurna bagi ibu dan anak. Pasca akuisisi, ekspektasi masyarakat akan layanan yang diberikan meningkat. Rencana strategis pengembangan NICU dibuat dalam upaya meningkatkan mutu layanan RSIA Brawijaya Duren Tiga (BDT). Adanya NICU yang terjangkau pada sebuah RSIA diharapkan dapat meningkatkan citra RS menjadi institusi yang lengkap dan menjamin kontinuitas pelayanan bagi pasien. Tujuan penelitian : secara umum adalah tersusunnya rencana strategis dan studi kelayakan pengembangan NICU RSIA BDT 2021 – 2025, secara khusus diperoleh data terkait analisis lingkungan internal dan eksternal RS, faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap penyusunan renstra NICU, diketahuinya posisi RSIA BDT secara strategi bisnis, mendapatkan strategi pengembangan, mengetahui Key Performance Indicator (KPI) untuk mengukur kinerja, serta mengetahui kegiatan yang diperlukan untuk mencapai KPI. Metode penelitian : menggunakan metode penelitian operasional. dilakukan di RSIA Brawijaya Duren Tiga pada bulan Oktober 2019 – Mei 2020. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan diskusi grup terarah (focused group discussion) untuk data primer, sementara data sekunder didapat dari dokumen internal RS, UU, Peraturan Pemerintah, hasil survei, hasil penelitian dan data pendukung lain. Instrumen penelitian menggunakan daftar pertanyaan sebagai pedoman wawancara serta alat perekam. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah data primer dan sekunder, kemudian diolah sesuai tahapan pembuatan rencana strategis, hingga diperoleh strategi alternatif serta penentuan strategi prioritas yang diturunkan menjadi KPI dan kegiatan. Hasil penelitian : visi dan misi RS mendukung rencana strategis pengembangan layanan NICU. Analisis lingkungan internal dan eksternal menunjukkan data yang mendukung untuk pengembangan. Hasil Matcing Stage pada matriks IE menunjukkan posisi RS pada sel 4 di matriks IE, yaitu grow dan build. Pada matriks TOWS, strategi alternatif dominan pada kuadran IV yaitu future quadrant. Kedua matriks menghasilkan strategi market development dan product development. Hasil QSPM dalam penentuan strategi prioritas menghasilkan urutan strategi sebagai berikut : meningkatkan promosi dan marketing layanan NICU, kendali biaya pada layanan NICU, audit kepatuhan Clinical Pathway pada iv Universitas Indonesia kasus NICU, meningkatkan kualitas pengelolaan SDM RS, mempertahankan loyalitas pasien, meningkatkan peran mitra dalam perolehan pasar, monitoring dan evaluasi indikator mutu NICU. Strategi diturunkan menjadi KPI dan kegiatan. Pada studi kelayakan sederhana layanan NICU, berdasarkan asumsi yang sudah ditetapkan, penyelenggaraan NICU layak untuk dijalankan dengan bukti break even point dapat dicapai di tahun kedua. Upaya yang harus dilakukan agar dapat bertahan adalah memenuhi asumsi : jumlah kenaikan sensus pasien meningkat 12/tahun, efisiensi biaya operasional tidak lebih dari 10% per tahun, meningkatkan tarif layanan NICU 10% per tahun. Kesimpulan : penelitian menunjukkan bahwa pengembangan layanan NICU di RSIA BDT layak untuk dilaksanakan selama seluruh pihak memiliki komitmen untuk menjalankan strategi serta kegiatan yang telah disepakati. Kata Kunci :NICU, rencana strategi, studi kelayakan, KPI, kegiatan
Background : Prematurity, asphyxia, sepsis and congenital disorder still considered as the cause of death in many newborn. All of those conditions required NICU treatment. Brawijaya Duren Tiga (BDT) Hospital under the Brawijaya Group has the commitment to give comprehensive care for mother and babies. After the acquisition process, there has been some increase expectation from the public. NICU development strategic plan has been made to upgrade the quality of care in the BDT hospital. An affordable NICU for all will make the good image of a hospital. Purpose : to make a NICU development strategic plan and feasibility study in BDT Hospital year 2021-2025. In a specific purpose, this research tries to analyze data related to internal and external environmental, what kind of internal and external factor that will affect the establishment of a strategic plan, in what spot the hospital position is in a business strategic scheme, and to know any development strategy, key performance indicator, and what kind of activity that is needed. Research method : operational research, held at BDT hospital, October 2019 – Mei 2020. Collecting data technique for the primary data done by doing in-depth interview to the key person and followed by focused group discussion. Secondary data is done by collecting any supporting data : internal hospital document, regulation, government rules, survey data, journal report dan others. Research instrument is question list as the interview guideline and audio recorder. Data is analyzed by processing primary and secondary data, then it is processed to establish the strategic plan. The result of data processing is alternative strategies, priority strategy, KPI and activities. Result : hospital vision and mission is supporting strategic plan of NICU development. The analysis of internal and external environment data supports the issue for development of NICU. IE matrix puts the hospital positioning on cell 4 : grow and build. TOWS matrix offered alternative strategies which are dominant at the four quadrant : future quadrant. Both matching stages matrix show that the strategy for NICU development is market development and product development. QSPM generates list of priority strategies : increase the marketing and promotion, cost control, audit process to clinical pathway compliance, emphasize the human resource management, maintain patient loyalty, increase partner part, to monitor and evaluate the NICU quality indicator. Simple feasibility study shows that based on the assumption, NICU is worth to develop because it will achieve the BEP on the second year. Some efforts must be done to fulfill the assumptions : the increase of census should be 12 patients/year, operational cost should vi Universitas Indonesia be efficient, not more than 10% per year, review of NICU tariff aim to increase of 10%/year. Conclusion : this research shows that the development of NICU in BDT hospital is feasible as long as everybody has commitment to do the strategy and activities. Keyword : NICU, strategic plan, feasibility study, KPI, activity
Read More
B-2142
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hably Warganegara; Pembimnbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Purnawan Junadi, Amal Chalik Sjaaf, Suprijanto Rijadi, Soekirman Soekin
Abstrak: Dalam meningkatkan kualitas SDM Rumah Sakit (RS) Khusus THT-Bedah KLProklamasi, maka perlu menciptakan sistem manajemen kinerja yang baik, yaitumelakukan penilaian kinerja dengan merumuskan Key Performance Indicators(KPI) yang berfungsi sebagai alat ukur tercapainya tujuan RS. Dilakukanpendekatan kualitatif dengan metode diskusi kelompok terarah (FGD) danwawancara mendalam terhadap seluruh unit di RS untuk merancang KPI yangsejalan dengan tujuan RS, dimana terbentuk 196 rancangan KPI untuk 23 unitdimana setiap unit terdiri dari 8-10 KPI yang dapat menjadi pertimbangan RSuntuk digunakan sebagai penilaian kinerja unit yang sesuai dengan tujuan RS.Kata kunci: key performance indicators, KPI, pengukuran kinerja.
Improvement in human resources quality in Proklamasi- ENT Hospital requirescreation of a good performance management system through implementation ofperformance measurement by formulating Key Performance Indicators whichfunction as a measuring instrument to achieve hospital goals. A qualitativeapproach with focus group discussions and in depth interviews method with alldivisions in the hospital was performed to formulate KPI which compatible tohospital goals. A 196 KPI draft was formed for 23 divisions whereas each divisionconsist of 8-10 KPI to became hospital consideration to measure all divisionperformance that compatible with hospital goals.Keywords: Key performance indicators, KPI, Performance Measurement.
Read More
B-1788
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggun Retnita; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Erni Trisnasari, Amila Megraini
Abstrak:

Penyusunan rencana strategis merupakan langkah penting dalam memastikan rumah sakit mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan, menjawab tantangan persaingan, dan memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis RS Permata Serdang untuk periode 2025–2029 berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis IE Matrix, dan TOWS Matrix, serta penyusunan Key Performance Indicators (KPI) dan rencana tindak lanjut. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, wawancara mendalam, serta telaah terhadap data sekunder terkait demografi, epidemiologi, dan kebijakan kesehatan di wilayah Serang dan Cilegon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Permata Serdang berada pada Kuadran V (hold and maintain) dalam Matriks IE. Namun demikian, strategi yang dipilih diarahkan ke pendekatan grow and build untuk mendorong pertumbuhan layanan dan daya saing rumah sakit. Beberapa strategi prioritas yang dihasilkan meliputi pengembangan layanan poli spesialis, telemedicine, homecare, serta perluasan kerja sama dengan mitra eksternal. Penyusunan KPI strategis difokuskan pada empat perspektif Balanced Scorecard: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa RS Permata Serdang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen rumah sakit segera menerapkan strategi yang telah dirumuskan, serta melakukan monitoring berkala terhadap implementasi strategi


The preparation of a strategic plan is an important step in ensuring that the hospital is able to adapt to environmental changes, respond to competitive challenges, and meet the needs of public health services sustainably. This study aims to prepare a strategic plan for Permata Serdang Hospital for the period 2025–2029 based on an analysis of internal and external factors. The method used is descriptive qualitative with the IE Matrix and TOWS Matrix analysis approaches, as well as the preparation of Key Performance Indicators (KPIs) and follow-up plans. Data were collected through document studies, in-depth interviews, and a review of secondary data related to demographics, epidemiology, and health policies in the Serang and Cilegon areas. The results of the study indicate that Permata Serdang Hospital is in Quadrant V (hold and maintain) in the IE Matrix. However, the chosen strategy is directed towards a grow and build approach to encourage service growth and hospital competitiveness. Several priority strategies produced include the development of specialist polyclinic services, telemedicine, homecare, and expanding cooperation with external partners. The preparation of strategic KPIs is focused on four Balanced Scorecard perspectives: finance, customers, internal business processes, and learning. This study concludes that Permata Serdang Hospital has great potential to develop. This study recommends that hospital management immediately implement the formulated strategy, and conduct regular monitoring of the implementation of the strategy.

 

Read More
B-2539
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive