Ditemukan 69 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Tjahjo Harsojo; Pembimbing: Endang L. Achadi
T-558
Depok : FKM UI, 1997
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Herman Firdaus; Pembimbing: Syafri Guricci
S-3179
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Intan Prihantini; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono
S-3795
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Erni Yusnita; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmadi; Penguji: Sudijanto Kamso, Feri Achmadi
S-4340
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Meuthia Kesuma; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono
T-749
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Elva Atma Anugrah; Pembimbing: Trini Surdiarti; Penguji: Triyanti, Sri Muljati
Abstrak:
Menarche merupakan peristiwa pertama kali keluarnya darah melalui vagina pada anak perempuan. Seiring berkembangnya zaman, usia menarche mengalami penurunan, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya adalah status gizi, persen lemak tubuh, asupan zat gizi, aktivitas fisik, stimulan psikis, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi (IMT/U), persen lemak tubuh, asupan energi dan lemak, aktivitas fisik, dan keterpaparan terhadap media cetak, elektronik serta lawan jenis dengan status menarche. Penelitian menggunakan desain studi cross sectional. Populasi studi adalah seluruh siswi SDN 03 Pondok Cina tahun 2015 kelas 3, 4, dan 5 berusia 8-12 tahun yang berjumlah 89 orang ( total sampling). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 16.9% responden sudah mengalami menarche, dengan rata-rata usia menarche adalah 9.47±0.915 tahun. Usia menarche termuda adalah 8 tahun sebanyak 1 orang (6.7%) dan usia menarche tertua adalah 12 tahun atau 1 orang (6.7%). Variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan status menarche adalah persen lemak tubuh (p value = 0.001, OR= 18.375) dan asupan lemak (p value = 0.020, OR=0.199). Saran yang dapat diberikan kepada pihak sekolah adalah mengadakan sosialisasi terkait gizi seimbang khususnya asupan zat gizi yng berkaitan dengan status menarche seperti asupan lemak serta kesehatan reproduksi. Kata kunci: Menarche,, 8-12 tahun, asupan lemak, persen lemak tubuh
Read More
S-8782
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Inaya Zafira; Pembimbing: Siti Arifah Pujonarti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Engkus Kusdinar Achmad
Abstrak:
Masalah overfat dan obesitas merupakan masalah gizi yang sedang dihadapai dunia, baik negara maju maupun negara berkembang. Pada penari, persen lemak tubuh merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan karena akan mempengaruhi performa dan nilai estetika saat tampil. Penelitian ini membahas mengenai faktor yang berkaitan dengan kejadian persen lemak tubuh tinggi pada mahasiswi penari RIK UI tahun 2019. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian mengenai kebugaran fleksibilitas pada mahasiswi. Desain yang digunakan adalah studi crosssectional, dengan sampel sejumlah 128 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 25,80% mahasiswi penari RIK UI tergolong kedalam persen lemak tubuh tinggi. Tidak ditemukan perbedaan proporsi yang bermakna persen lemak tubuh berdasarkan asupan energi, asupan karbohidrat, asupan protein, asupan lemak, aktivitas fisik, dan kualitas tiduri. Meskipun demikian, ditemukan hubungan yang positif antara faktor risiko dengan kasus. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan agar dilakukan penyuluhan gizi seimbang untuk penari agar enari dapat mengontrol asupannya secara mandiri, dan juga peningkatan asupan serat untuk membantu mengontrol nafsu makan dan menurunkan persen lemak tubuh. Kata kunci: Overfat, penari, persen lemak tubuh Overfat and obesity is a nutritional problem that is being faced by the world, both developed and developing countries. In dancers, body fat percentage is one of important aspect because it will affect the performance and aesthetic value when performing. This study discusses the factors related to the incidence of high body fat percentage in RIK UI dancers in 2019. This study uses secondary data from research on flexibility fitness for female college students. The design used was a cross-sectional study, with a sample of 128 respondents. The results of this study indicate that as many as 25.80% of RIK UI dancers are classified as high body fat percentage. No significant difference was found between energy intake, carbohydrate intake, protein intake, fat intake, physical activity, and sleep quality with a high percent high body fat percentage incidence. Nevertheless, a positive relationship was found between risk factors and cases. Based on the results of the study, the authors suggest that balanced nutrition counseling be carried out for dancers so that dancers can control their intake independently, and also increase fiber intake to help control appetite and reduce body fat percentage. Key words: Overfat, dancer, body fat percentage
Read More
S-10514
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rebekca; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Yuni Zahraini, Dyah Santi Puspitasari
T-4403
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fauza Rizqiya; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Eti Rohati, Yuni Zahraini
T-4321
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Olivia Kirana Zuhdi; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Nurul Dina Rahmawati, Salimar
Abstrak:
Perilaku makan tidak sehat yang tinggi GGL merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan asupan GGL pada siswa SMAN 8 Jakarta tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pada penelitian ini, asupan GGL merupakan variabel dependen sedangkan jenis kelamin, durasi tidur, emotional eating, alasan pemilihan makanan dan minuman, pengetahuan GGL, pengetahuan logo Pilihan Lebih Sehat, uang jajan, pengaruh orang tua, pengaruh teman sebaya, serta pengaruh iklan makanan dan minuman tinggi GGL merupakan variabel independen. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni-Juli 2022 kepada 168 siswa kelas X dan kelas XI SMAN 8 Jakarta yang terpilih secara acak. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner secara daring. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara univariat serta secara bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 42,3 persen responden memiliki asupan GGL yang tinggi. Hasil juga menunjukkan bahwa uang jajan, pengetahuan GGL, dan pengaruh teman sebaya berhubungan dengan asupan GGL yang tinggi pada siswa SMAN 8 Jakarta. Oleh karena itu, disarankan dapat diberikan edukasi terkait pola hidup sehat mengenai asupan GGL dan logo Pilihan Lebih Sehat melalui UKS SMAN 8 Jakarta yang bekerja sama dengan puskesmas
Unhealthy eating behavior high in sugar, salt, and fat is one of the risk factors for non-communicable diseases. This study aims to determine the factors associated with the intake of SSF in students of SMAN 8 Jakarta in 2022. This study is a quantitative study with a cross-sectional design. In this study, intake of SSF is the dependent variable while gender, sleep duration, emotional eating, reasons for choosing food and beverages, knowledge of SSF, knowledge of the Healthier Choice logo, pocket money, parental influence, peer influence, and the influence of high SSF food and beverage advertisements are independent variables. Data collection was carried out in June-July 2022 to 168 students of class X and class IX of SMAN 8 Jakarta who were randomly selected. Data were collected through filling out online questionnaires. The data obtained were then analyzed univariately and bivariately using the chi-square test. The results showed that 42,3 percent of respondents had a high intake of SSF. The results also show that pocket money, knowledge of SSF, and peer influence are associated with high intake of SSF in students of SMAN 8 Jakarta. Therefore, it is recommended that education related to a healthy lifestyle regarding the intake of GGL and the Healthier Choice logo can be provided through UKS SMAN 8 Jakarta in collaboration with the Health Affairs Office.
Read More
Unhealthy eating behavior high in sugar, salt, and fat is one of the risk factors for non-communicable diseases. This study aims to determine the factors associated with the intake of SSF in students of SMAN 8 Jakarta in 2022. This study is a quantitative study with a cross-sectional design. In this study, intake of SSF is the dependent variable while gender, sleep duration, emotional eating, reasons for choosing food and beverages, knowledge of SSF, knowledge of the Healthier Choice logo, pocket money, parental influence, peer influence, and the influence of high SSF food and beverage advertisements are independent variables. Data collection was carried out in June-July 2022 to 168 students of class X and class IX of SMAN 8 Jakarta who were randomly selected. Data were collected through filling out online questionnaires. The data obtained were then analyzed univariately and bivariately using the chi-square test. The results showed that 42,3 percent of respondents had a high intake of SSF. The results also show that pocket money, knowledge of SSF, and peer influence are associated with high intake of SSF in students of SMAN 8 Jakarta. Therefore, it is recommended that education related to a healthy lifestyle regarding the intake of GGL and the Healthier Choice logo can be provided through UKS SMAN 8 Jakarta in collaboration with the Health Affairs Office.
S-11006
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
