Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
ABSTRAK Nama : Anna Mardiana Ritonga Program Studi : Epidemiologi Judul : Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mortalitas Pasien Stroke Associated Pneumonia di Stroke Care Unit Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Tahun 2016-2018 Pembimbing : dr. Syahrizal Syarif, MPH, Ph.D Stroke Associated Pneumonia (SAP) adalah komplikasi stroke yang paling sering terjadi dan memiliki angka mortalitas yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi mortalitas pasien SAP belum sepenuhnya diselidiki. Pengetahuan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi mortalitas dapat membantu pengambilan keputusan klinis untuk tatalaksana pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mortalitas pasien SAP yang dirawat di Stroke Care Unit (SCU) Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) tahun 2016-2018. Desain penelitian ini adalah penelitian kohort retrospektif, pada 268 pasien di SCU RSPON yang didiagnosis SAP selama tahun 2016-2018. Variabel yang berhubungan bermakna dengan mortalitas pada pasien SAP adalah kesesuaian LOS dengan CP RSPON, didapatkan risiko 0,262 (95% CI : 0,138 – 0,501) yang berarti pasien dengan Length of Stay (LOS) tidak sesuai dengan Clinical Pathway (CP) RSPON memiliki hubungan protektif terhadap mortalitas pasien SAP yaitu sebesar 0,26 kali. Dengan menggunakan model prediktor, dapat dihitung probabilitas terjadinya mortalitas pada pasien SAP. Kata kunci: kohort retrospektif; mortalitas; Stroke Associated Pneumonia
ABSTRACT Name : Anna Mardiana Ritonga Study Program : Epidemiology Title : Determining Factors for Stroke Associated Pneumonia Mortality in the Stroke Care Unit National Brain Centre Hospital 2016-2018 Counsellor : dr. Syahrizal Syarif, MPH, Ph.D Stroke Associated Pneumonia (SAP) is the most common complication after stroke and has a high mortality rate. Determining factors for SAP mortality have not been fully investigated. Knowledge of its determining factors can help clinical decision making for patient management. The aim of this study was to determine the mortality factors of SAP who were treated in the Stroke Care Unit (SCU) National Brain Centre (NBC) Hospital. This study used retrospective cohort design, involving 268 subjects SAP obtained at SCU NBC who were diagnosed with SAP during 2016-2018. Variable that significantly related is suitability of Length of Stay (LOS) with Clinical Pathway (CP) NBC obtained the risk of 0.262 (95%CI : 0,138-0,501) which means has protective association with mortality. By using a predictor model, it can be calculated the probability of mortality in SAP patients. Keywords: mortality; retrospective cohort; Stroke Associated Pneumonia
Provinsi DKI Jakarta merupakan salah satu dari 4 Provinsi di Indonesia yang menjadi tempat implementasi awal dari penerapan penggunaan paduan BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, Linezolid) untuk pengobatan TB RO dalam tatanan penelitian operasional. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan keberhasilan pengobatan pasien TB RO pada penggunaan Bedaquiline dalam paduan pengobatan dengan keberhasilan pengobatan pasien TB RO tanpa Bedaquiline dalam paduan pengobatan. Penelitian menggunakan rancangan kohort retrospektif dan analisis datanya dengan analisis survival dari data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) Provinsi DKI Jakarta tahun 2020 – 2023. Hasil penelitian: Pada pola resistansi Monoresistan, Rifampisin Resistan, Poliresistan dan Multidrugs Resistant keberhasilan paduan pengobatan yang menggunakan Bedaquiline tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna dengan keberhasilan pengobatan menggunakan paduan tanpa Bedaquiline setelah dikontrol oleh variabel jenis paduan pengobatan (HR 1,01; 95% CI 0,79 -1,29; p-value= 0,939). Pada pola resistansi pre-Extensively Drug Resistant dan Extensively Drug Resistant, keberhasilan paduan pengobatan menggunakan Bedaquiline juga tidak berbeda bermakna bila dibandingkan keberhasilan paduan pengobatan tanpa Bedaquiline dengan mempertimbangkan jenis paduan pengobatan (HR 1,14; 95% CI 0,34 – 3,82; p-value= 0,835). Diharapkan tenaga kesehatan tetap memberikan edukasi pentingnya kepatuhan regimen pengobatan dan dukungan sosial serta psikologis kepada pasien untuk menbantu pasien tetap konsisten menjalani pengobatan.
DKI Jakarta Province is one of 4 Provinces in Indonesia for the initial implementation site of the BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, Linezolid) combination for treating DR-TB (Drug Resistant Tuberculosis) in an operational research order. The study aimed to compare the success of treatment of TB RO patients with the use of Bedaquiline in the treatment combination with the success of treatment of TB RO patients without Bedaquiline in the treatment combination. The study used a retrospective cohort design and data analysis with survival analysis from the Tuberculosis Information System (SITB) data of DKI Jakarta Province in 2020 – 2023. Results of the study shows that in Monoresistant, Rifampicin Resistant, Polyresistant and Multidrugs Resistant resistance patterns, the success of treatment combination using Bedaquiline did not show a significant difference with the success of treatment combination without using Bedaquiline after being controlled by treatment combination type variable (HR 1.01; 95% CI 0.79 -1.29; p-value = 0.939). In pre-Extensively Drug Resistant and Extensively Drug Resistant resistance patterns, the success of treatment combination using Bedaquiline was also not significantly different when compared to the success of the treatment combination without Bedaquiline after being controlled by treatment combination type variable (HR 1.14; 95% CI 0.34 – 3.82; p-value = 0.835). Health workers are expected to continue providing education on the importance of compliance with treatment regimens and giving social and psychological support to patients in order to maintain patient’s consistency in undergoing treatment.
